3 Menghindari Akhlak Tercela Menghindari Akhlak Tercela Akhlak merupakan perbuatan

  • View
    19

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of 3 Menghindari Akhlak Tercela Menghindari Akhlak Tercela Akhlak merupakan perbuatan

  • 47Akidah Akhlak Kurikulum 2013

    Menghindari Akhlak Tercela3

    icipphotos.blogspot.com

    Akhlak merupakan perbuatan atau tindakan yang dilakukan secara terus-menerus sehingga menjadi kebiasaan. Kebiasaan atau akhlak seseorang dibedakan menjadi dua, yaitu akhlak terpuji dan akhlak tercela. Akhlak tercela merupakan perbuatan yang membawa kerugian bagi pelaku dan orang lain. Di antara akhlak tercela yang akan dibahas pada materi ini adalah nifaq dan keras hati. Kedua akhlak tercela ini sangat merugikan sekaligus mendatangkan kehancuran semata.

    Di unduh dari : Bukupaket.com

  • Buku Siswa Kelas XII48

    Kompetensi Inti (KI)

    1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya 2. Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah

    lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro aktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

    3. Memahami dan menerapkan pengetahuan factual, konseptual, procedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan procedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

    4. Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya disekolah secara mandiri, bertindak efektif dan kreatif serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

    Kompetensi Dasar (KD)

    1.3. Menyadari dampak negatif dari perilaku nifaq dan keras hati (pemarah) 2.3. Menghindari nilai-nilai negatif akibat perilaku nifaq dan keras hati (pemarah) 3.3. Memahami pengertian nifaq dan keras hati (pemarah) 4.3. Memaparkan dampak negatif dari perilaku nifaq dan keras hati (pemarah)

    Tujuan Pembelajaran

    Setelah melaksanakan proses mengamati, menanyakan, menalar, mencoba dan mengomukasikan diharapkan : 1. Siswa dapat menjelaskan pengertian nifaq dan keras hati ( pemarah ) 2. Siswa dapat menjelaskan bentuk dan contoh-contoh perilaku nifaq dan keras hati (

    pemarah ) 3. Siswa dapat menghindari hal-hal yang mengarah pada perilaku nifaq dan keras hati

    ( pemarah ) 4. Siswa dapat menyebutkan dampak negatif perilaku nifaq dan keras hati (pemarah)

    Di unduh dari : Bukupaket.com

  • 49Akidah Akhlak Kurikulum 2013

    PETA KONSEP

    AKHLAK Tercela

    KERAS HATINIFAK

    MARI MENGAMATI

    AMATI GAMBAR BERIKUT INI DAN BUATLAH KOMENTAR ATAU PERTANYAAN

    Setelah Anda mengamati gambar disamping buat daftar komentar atau pertanyaan yang relevan 1. …………………………………………….…………

    ………………………………….……………………. 2. …………………………………………….…………

    ………………………………………………............. 3. ………………………………………………………

    ………………………….………………………….....

    Di unduh dari : Bukupaket.com

  • Buku Siswa Kelas XII50

    Setelah Anda mengamati gambar disamping buat daftar komentar atau pertanyaan yang relevan 1. …………………………………………….…………

    ………………………………….……………………. 2. …………………………………………….…………

    ………………………………………………............. 3. ………………………………………………………

    ………………………….………………………….....www.centroone.com

    MARI MENDALAMI

    Selanjutnya Anda pelajari uraian berikut ini dan Anda kembangkan dengan mencari materi tambahan dari sumber belajar lainnya

    A. NIFAQ

    1. Pengertian Nifaq

    Nifaq berasal dari kata nafiqa yang berarti lubang tempat keluarnya hewan sejenis tikus dari sarangnya. Ada yang berpendapat ia berasal dari kata nafaq yaitu lobang tempat bersembunyi. Nifaq secara bahasa berarti ketidaksamaan antara lahir dan batin.

    Menurut Ibnu Rajab nifak secara bahasa bersinonim dengan kata mencela, berbuat makar dan menampakkan kebaikan serta menyembunyikan kejahatan. Orang yang melakukan perbuatan nifak disebut dengan munafik.

    Menurut Ibnu Katsir munafik adalah orang yang keluar dari jalan kebenaran masuk ke jalan kesesatan. Karena itu Allah memperingatkan dengan firman-Nya:

    إِنَّ الُْمَنافِقِنَي ُهُم الَْفاِسُقوَن Sesungguhnya orang-orang munafik itu adalah orang-orang yang fasik. (QS. Al Taubah(9): 67)

    Di unduh dari : Bukupaket.com

  • 51Akidah Akhlak Kurikulum 2013

    Perbuatan munafik sangat dibenci oleh Allah Swt dan rasulNya. Oleh karena itu orang munafik dijanjikan oleh Allah Swt mendapat balasan yang berat karena mereka melakukan perbuatan tidak islami, menebarkan kebencian dan kebatilan serta mengabaikan kebenaran. Orang munafik hanya berpikir demi kepentingan dan keinginan mereka tanpa memperhatikan kebenaran dan prinsip-prinsip yang luhur. Mereka telah menjual kejujuran dengan kesesatan dan makar.

    2. Bahaya Orang Munafik Menurut al-Qur’an

    Allah Swt telah mengingatkan kita mengenai perihal orang munafik dan memerintahkan agar kita menjauhi dan waspada terhadap perbuatan mereka. Allah Swt berfirman:

    ِۢ بَِنِميٖم آء شَّ ازٖ مَّ ِهنٍي ١٠ َهمَّ ٖف مَّ َوَل تُِطۡع ُكَّ َحلَّ “Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina. Yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah” (QS. Al Qalam(68):10­11)

    Pengkhiatan yang dilakukan oleh orang-orang munafik sangat membahayakan. Allah Swt mengingatkan hal tersebut dan berfirman:

    ۡوَضُعواْ ِخَلٰلَُكۡم َيۡبُغونَُكُم ٱۡلفِۡتَنَة َ ا َزاُدوُكۡم إِلَّ َخَباٗل َوَل لَۡو َخرَُجواْ فِيُكم مَّ

    ٰلِِمنَي ٤٧ ُ َعلِيُمۢ بِٱلظَّ ُٰعوَن لَُهۡمۗ َوٱللَّ َوفِيُكۡم َسمَّ “Jika mereka berangkat bersama­sama kamu, niscaya mereka tidak menambah kamu selain dari kerusakan belaka, dan tentu mereka akan bergegas maju ke muka di celah­ celah barisanmu, untuk Mengadakan kekacauan di antara kamu; sedang di antara kamu ada orang­orang yang Amat suka mendengarkan Perkataan mereka. dan Allah mengetahui orang­orang yang zalim”(QS. al Taubah(9):47)

    Dalam hal ini seorang muslim harus melakukan antisipasi agar sifat nifak ini tidak muncul, mengungkap, tanggap mencari informasi dan memastikannnya agar tidak terperosok ke dalam permainan mereka. Allah Swt berfirman:

    ن تُِصيُبواْ قَۡوَمۢا ِبََهٰلَةٖ َ ِيَن َءاَمُنٓواْ إِن َجآَءُكۡم فَاِسُقۢ بِنََبإٖ َفَتبَيَُّنٓواْ أ َها ٱلَّ يُّ

    َ أ َيٰٓ

    ٰ َما َفَعۡلُتۡم َنِٰدِمنَي ٦ َفُتۡصبُِحواْ َعَ

    Di unduh dari : Bukupaket.com

  • Buku Siswa Kelas XII52

    “Hai orang­orang yang beriman, jika datang kepadamu orang Fasik membawa suatu berita, Maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu”.(QS. Al Hujurat(49):6)

    3. Macam-macam nifaq

    Perbuatan nifak di dalam syariat terbagi menjadi dua:

    • Pertama, nifaq akbar Nifak akbar atau nifak besar ini adalah ketika seseorang menampakkan

    keimanannya kepada Allah Swt, para malaikat, kitab suci, rasul dan akhir, tetapi sebenarnya ia tidak percaya dan menolak dengan seluruh hal tersebut. Sifat nifak inilah yang dahulu ada di masa Rasulullah Saw dan Allah telah mencela mereka serta pelakunya kelak akan ditempatkan di neraka paling bawah. Allah Swt berfirman:

    ۡسَفِل ِمَن ٱنلَّارِ َولَن َتَِد لَُهۡم نَِصرًيا ١٤٥ َ ۡرِك ٱۡل إِنَّ ٱلُۡمَنٰفِقِنَي ِف ٱدلَّ

    “Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. dan kamu sekali­kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka”. (QS. Al Nisa(4):145)

    • Kedua, nifak asghar Nifak ashgar atau nifak kecil berarti manakala seseorang menampakkan secara

    jelas segala amal-amal yang baik(tidak termasuk di atas) hanya saja sesungguhnya ia tidak seperti itu bahkan bertolak belakang.

    4. Tanda-tanda Pelaku Nifak

    Pelaku nifak disebut dengan munafik. Ciri-ciri orang munafik sebagaimana yang dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad Saw yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim adalah sebagai berkut :

    1. Bila Berbicara, Ia berdusta

    Berdusta adalah berkata dengan tidak benar atau berbohong. Dalam ajaran Islam, perbuatan dusta atau berbohong sangat dicela. Di dalam Musnad Ahmad Rasulullah Saw bersabda:

    “Sungguh besar pengkhianatanmu jika engkau mengatakan kepada saudaramu kejujuran sedangkan engkau berdusta kepadanya”(HR. Ahmad)

    Orang yang berdusta juga dianalogikan sebagai orang yang berpaling dari ayat-ayat Allah. Rasulullah Saw bersabda:

    Di unduh dari : Bukupaket.com

  • 53Akidah Akhlak Kurikulum 2013

    ولَئَِك ُهُم الَْكذِبُوَن