Akhlak Terpuji Dan Tercela

  • View
    43

  • Download
    2

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Akhlak Terpuji Dan Tercela

Text of Akhlak Terpuji Dan Tercela

PowerPoint Presentation

Created by: M.Fahrurrozi

AKLAK TERPUJI DAN AKHLAK TERCELA

2DEFINISIImam Al-Ghazali menyebut akhlak ialah suatu sifat yang tertanam dalam jiwa . Daripada jiwa itu ,timbul perbuatan-perbuatan dengan mudah tanpa melakukan pertimbangan fikiran (spontanitas). Ibnu Maskawayh mengatakan akhlak ialah suatu keadaan bagi diri atau jiwa yang mendorong (diri atau jiwa itu) untuk melakukan perbuatan dengan senang tanpa didahului oleh daya pemikiran kerana sudah menjadi kebiasaan.

3 Maka dengan demikianbahwa akhlak ialah suatu kumpulan daripadanya nilai - nilai dan sifat - sifat yang menetap di dalam diri / jiwa yang pada pancarannya menjadikan pertimbangan baik / buruknya perbuatan sesorang pada pandangan manusia dan dari sanalah sesorang itu akan maju mengerjakannya atau mundur mengurungkannya.

MENGAPA AKLAK MENJADI PENTING?Perilaku manusia merupakan manifestasi / perwujudan daripadanya akhlak artinya kedudukan serta fungsi akhlak itu sangat dominant / menentukan terhadap perilaku. Amal perbuatan seseorang adalah wujud pancaran jiwanya jadi perilaku adalah bayiat / bukti dari pada tabiat, watak dan karakternya.3. Akhlak dan penilaian bagikan akar dengan batang pada yang tumbuh dalam sebidang tanah. Artinya : Baik buruknya seseorang karena buruknya akhlaknya, sebab batangpun busuk bila busuk akarnya.

KEDUDUKAN DAN PENTINGNYA AKHLAK DALAM ISLAMIslam telah menjadikan akhlak sebagai illat (alasan) kenapa agama Islam diturunkan. Aku diutus hanyalah semata-mata untuk menyempurnakan akhlak-akhlak yang mulia (al-Hadits)2. Islam menganggap orang yang paling tinggi darjat keimanan ialah mereka yang paling mulia akhlaknya. ( ). Sesempurnanya iman seorang mukmin adalahorang yang baik akhlaknya (H.R at-Tirmidzi)3. Sebagai kesempurnaan hidup seorang manusia. Bertaqwalah kamu kepada Allah di manapun kamu berada, dan iringilah perbuatan jahat dengan berbuatan baik, maka kebaikan itu akan mengahpuskanya, dan pergauilah manusia dengan akhlak yang baik.(H.R. Tirmidzi)

9SUMBER AKHLAK Akhlak Islam, karena merupakan sistem akhlak yang berdasarkan kepada kepercayaan kepada Allah Swt, maka tentunya sesuai pula dengan dasar dari pada agama itu sendiri. Dengan demikian, dasar atau sumber pokok daripada akhlak adalah al-Qur'an dan al-Hadits yang merupakan sumber utama dari agama itu sendiriAKHLAK AL-KARIMAH(AKHLAK TERPUJI)1. Akhlak Terhadap Allah Akhlak terhadap Allah adalah pengakuan dan kesadaran bahwa tiada Tuhan selain Allah. Dia memiliki sifat-sifat terpuji demikian Agung sifat itu, yang jangankan manusia, malaikatpun tidak akan menjangkau hakekatnya.

2. Akhlak terhadap Diri Sendiri Akhlak yang baik terhadap diri sendiri dapat diartikan menghargai, menghormati, menyayangi dan menjaga diri sendiri dengan sebaik-baiknya, karena sadar bahwa dirinya itu sebgai ciptaan dan amanah Allah yang harus dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya.

3. Akhlak terhadap sesama manusia Manusia adalah makhluk social yang kelanjutan eksistensinya secara fungsional dan optimal banyak bergantung pada orang lain, untuk itu, ia perlu bekerjasama dan saling tolong-menolong dengan orang lain. Islam menganjurkan berakhlak yang baik kepada saudara, Karena ia berjasa dalam ikut serta mendewasaan kita, dan merupakan orang yang paling dekat dengan kita. Caranya dapat dilakukan dengan memuliakannya, memberikan bantuan, pertolongan dan menghargainya.Contoh Akhlak TerpujiHusnuzzan

b. TaubatA.HusnudzanA. Husnuzzan kepada AllahKata husnuzzan berarti berprasangka baik atau disebut juga positive thinking. Lawan dari kata ini adalah su'uzzan yang artinya berprasangka buruk atau disebut juga negative thinking.Allah swt. menciptakan alam semesta seperti bumi, langit, laut, dan segala isinya menjadi bukti dan wujud kekuasaan Allah sebagai rahmat bagi makhluk hidup khususnya manusia. Rahmat adalah karunia yang dapat mendatangkan manfaat dan nikmat. Manusia akan mendapat rahmat dan nikmat dari bumi, laut, langit, dan segala isinya apabila manusia mau berusaha untuk memanfaatkan serta menggali manfaat-manfaat tersebut. Allah swt. tidak membeda-bedakan manusiia, baik warna kulit maupun suku atau bangsa sehingga siapa pun akan memperoleh manfaat tersebut bila mau berusaha.Perhatikan firman Allah swt. Surah Al Jasiyah Ayat 12-13. Artinya :Allah-lah yang menundukkan lautan untukmu supaya kapal-kapal dapat berlayar padanya dengan seizin-Nya dan supaya kamu dapat mencari karunia -Nya dan Mudah-mudahan kamu bersyukur.Dan dia Telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir.NEXT.Ketidakberuntungan sebagian manusia dalam memperoleh rahmat atau karunia Allah bukan karena Allah benci terhadapnya, melainkan kualitas atau kemampuan untuk memperoleh karunia Allah SWT belum dilakukan secara maksimal sehingga sikap sabar, berdoa serta tawakal wajib dilakukan. Berdosa hukumnya jika kita berprasangka buruk terhadap Allah swt.Manusia wajib berusaha dan berikhtiar untuk mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan masing- masing. Hanya manusia yang mau berusaha, bekerja keras, dan sungguh-sungguh yang akan meraih prestasi, baik kesuksesan hidup di dunia maupun di akhirat. Hal itu telah diisyaratkan Allah SWT dalam Al Quran QS. An Najm :39 berbunyi sebagai berikut.

Artinya :Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang Telah diusahakannya,

Manusia harus berpikir positif dan menganggap bahwa semua kejadian ada manfaatnya dan tidak ada yang sia-sia (keterangan lebih lanjut lihat QS Ali Imran: 190-191, QS Yusuf: 111 QS Taha: 54, dan QS Ar Ra'd: 3-4)Hikmah dari sifat husnuzzan antara lain adalah sebagai berikut.1. Hidup menjadi tenang, tenteram, dan damai.2. Hati menjadi bersih dan terhindar dari penyakit hati.3. Menumbuhkan sikap tulus.4. Tidak menimbulkan perselisihan atau perpecahan.5. Mengingatkan manusia agar selalu berintrospeksi.6. Dapat memacu semangat untuk lebih kreatif.7. Menumbuhkan rasa optimis dan tidak berputus asa.8. Menambah keyakinan bahwa apa yang difirmankan Allah itu benar.9. Senantiasa bersyukur atas segala rezeki sekecil apa pun.B. TaubatHakekat taubat menurut arti bahasa adalah kembali dan taba berarti kembali, maka tobat juga mempunyai makna, kembali pula.

Maksudnya ialah kembali dari sesuatu yang tercela di dalam dan menuju kepada sesuatu yang terpuji di dalam syariat. dengan begitu tobat adalah awal suatu tempat pendakian orang-orang yang mendaki dan maqam pertama bagi tokoh pemula.Sedangkan menurut para Ulama' taubat itu hukumnya ialah wajib, dan orang-orang yang berpegang teguh kepada prinsip-prinsip ahli sunnah mengatakan, agar taubat dapat di terima maka diharuskan untuk memenuhi tiga syarat utama antara lain :

1) . Menyesali atas semua pelanggaran-pelanggaran yang pernah diperbuatnya.

2) . Meninggalkan jalan yang licin (kesesatan) pada saat melakukan tobat.

3) . Berketetapan hati untuk tidak mengulangi lagi semua pelanggaran-pelanggaran yang serupa. Ayat-ayat Al-Qur'an atau hadits Nabi Muhammad saw. telah banyak menerangkan suatu kewajiban tentang bertobat, sebagaimana firman Allah :

Artinya : "Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang- orang yang beriman supaya kamu beruntung". (QS. An- Nur : 31).

NEXTMakna tobat secara definitif adalah seseorang mustahil menjadi menyesal yang sungguh-sungguh selama orang masih menetapi dosa atau berbuat dosa yang sejenisnya, sebab itulah penyesalan merupakan syarat utama untuk bertobat. Sedangkan dalil dari hadits Nabi yang artinya : "Seorang yang tobat dari dosa seperti orang yang tidak punya dosa, dan jika Allah mencintai seorang hamba pasti dosa tidak akan membahayakannya". (HR. Ibnu Mas'ud dan dikeluarkan oleh Ibnu Majjah).

Tobat itu mempunyai sebab sebagai latar belakang masalah, tata tertib dan juga pembagian, adapun proses pertama yang telah mengawali tobat itu adalah : keterjagaan hati dari keterle- lapan lupa dan kemampuan salik melihat sesuatu pada dirinya yang mana pada hakekatnya adalah merupakan bagian dari keadaannya yang buruk.

Jalan untuk menuju keselamatan serta menuju ke jalan yang ' benar guna untuk berhenti dari dosa dan akan kembali kepada Allah SWT. itulah yang dinamakan tobat. Maka dalam diri sanubari seseorang telah timbul suatu kehendak untuk bertobat, jika seseorang dengan hatinya telah mikir mengenai keburukan perilakunya juga melihat akan kenyataan-kenyataan yang negatif di dalamnya.

Dan penyiapan sebab-sebab yang mengantarkannya pada . tobat, jika tekad telah melepaskan diri dari semua perilaku buruk, oleh karenanya Al-Haaq menyongsongnya dengan suatu siraman cahaya keteguhan, tarikan dalam pengembalian.

Sehingga di dalam realisasi semacam ini, maka yang menjadi langkah pertama kali adalah meninggalkan kawan-kawan yang buruk perangainya atau dengan kata lain adalah hijrah, jika tidak maka dia akan membawanya pada penolakan tujuan yang semula serta akan mengacaukan konsentrasi dan dipikul dirinya sendiri.

Usaha semacam ini tidak akan tercapai dengan jalan yang mulus atau sempurna, kecuali menetapi secara terus-menerus musyahadah (Kesaksian dan pengakuan atas dosa-dosanya) sehingga membuat kecintaannya untuk bertobat selalu bertambah dan juga motivasi-motivasinya mampu untuk mendesak batin lebih menyempurnakan tekat tobatnya di dalam bentuk perbuatan rasa takut dan harap.

NEXTDi dalam hal ini Rasulullah saw. pernah bersabda, yang adalah sebagai berikut :

Dari Abu Hamzah, Anas bin Malik Al-Anshari pembantu rumah tangga Rasulullah saw, ia berkata, Rasulullah saw. sabda : "Sungguh Allah sangat gembira melihat tobat hambanya, melebihi kegembiraan seseorang di antara kamu yang tiba- tiba menemukan kembali untanya yang telah hilang meninggalkan