BAB 5 ASOKA GEL II

Embed Size (px)

DESCRIPTION

BAB 5 ASOKA GEL II.doc

Text of BAB 5 ASOKA GEL II

BAB 5PEMBAHASANA. MAKP (Model Asuhan Keperawatan Profesional)1. Persiapan

a. Penentuan penanggung jawab MAKP.b. Diskusi bentuk dan penerapan MAKP yaitu TIM.

c. Melakukan pembagian peran perawat.

d. Menentukan uraian tugas dan tanggung jawab perawat.

2. Pelaksanaan

a. Tanggal 10 Mei 2013 - 13 Mei 2013 tahap uji coba MAKP TIM.

b. Tanggal 14 Mei 2013 - 22 Juni 2013 tahap pelaksanaan MAKP TIM.

3. Evaluasi

a. Evaluasi strukturPersiapan dimulai 4 hari sebelum aplikasi MAKP, meliputi :

1) Penentuan penanggungjawab MAKP

2) Diskusi bentuk dan penerapan MAKP model TIM

3) Melakukan pembagian peran perawat

4) Menentukan uraian tugas dan tanggungjawab perawat

5) Melakukan pembagian jadwal serta pembagian tenaga perawat6) Kegiatan role play dilaksanakan pada hari selasa tanggal 15 Mei 2013 dengan pemeran antara lain :

a) Kepala ruangan : Dedy Santoso, S.Kepb) Ketua Tim

: Ifa Rohmatul A, S.Kepc) Perawat associate: I Kadek Predana, S.Kep

Deni Khoironi, S.Kepb. Evaluasi proses

NoTanggalKegiatan

1.

10 Mei 2013 - 13 Mei 2013Tahap uji coba MAKP model TIM

2.14 Mei 2013 - 22 Juni 2013Tahap pelaksanaan MAKP model TIM

c. Evaluasi hasil

Pada pelaksanaan MAKP TIM, sarana dan prasarana yang menunjang telah tersedia antara lain : Struktur organisasi MAKP TIM, jadwal dinas, uraian tugas sebagai kepala ruangan, perawat TIM, dan perawat associate. Mahasiswa mempunyai tugas masing masing berganti menjadi peran kepala ruangan, perawat TIM dan perawat associate sesuai jadwal yang telah ditentukan.Jumlah klien kelolaan mulai tanggal 14 Mei 2013 20 Juni 2013 adalah sebanyak 45 klien dengan diagnosa medis sebagian besar adalah COR dan 20 fraktur. 4. HambatanSelama pelaksanaan model asuhan keperawatan profesional (MAKP) TIM masih didapatkan beberapa kekurangan pada minggu ke 2 dalam menjalankan peran, tugas, serta tanggungjawabnya, yang dikarenakan kurangnya pemahaman tentang MAKP TIM, kasus kelolaan, serta kondisi klien yang menjadi kelolaan, tetapi seiring berjalanya waktu mahasiswa bisa mengerti tugasnya masing-masing dan hasilnya sudah baik.

5. Dukungan Pembimbing institusi dan pembimbing klinik memberi kesempatan dan dukungan pada mahasiswa dalam pelaksanaan MAKP model TIM.B. Timbang Terima1. Persiapan

Timbang terima selalu dilakukan setiap hari mulai tanggal 14 Mei 2013 sampai tanggal 20 Juni 2013. Timbang terima dikerjakan oleh Ka Tim yang dinas pagi ke PA 2 dinas siang dan PA 2 yang dinas siang ke PA 3 dinas malam. Ka Tim yang menyiapkan materi yang akan dilakukan timbang terima dengan dinas pagi melakukan klarifikasi ke pasien.2. Prakteknya

a. Proses timbang terima dipimpin oleh kepala ruangan pada timbang terima dari dinas malam ke dinas pagi, dinas pagi ke dinas sore dan dinas sore ke malam dan dilaksanakan oleh seluruh perawat yang jaga pada saat itu.b. Ka Tim/PA mengoperkan ke PA berikutnya yang akan operan shift.

c. Timbang terima pertama dilakukan di nurse station kemudian ke ruang perawatan pasien dan kembali lagi ke nurse station.

d. Isi timbang terima mencakup jumlah pasien, diagnosis keperawatan, dan intervensi yang belum/sudah dilakukan. Waktu untuk setiap pasien kurang lebih 5 menit saat klarifikasi ke pasien.

3. Evaluasi

a. Evaluasi struktur

1) Pada timbang terima, sarana dan prasarana yang menunjang telah tersedia antara lain :

a) Catatan timbang terima

b) Status klien dan kelompok shift timbang terima

2) Persiapan dilakukan 2 hari sebelum acara dimulai.

3) Acara sesuai dengan jadwal gann chart yang telah dibuat.

4) Pelaksanaan role play timbang terima dibuka dan ditutup kepala ruangan.

5) Timbang terima dikerjakan oleh Ka TIM jaga pagi ke PA 2 jaga siang.6) Ka TIM pagi dan PA 2 siang menyiapkan materi melakukan timbang terima dan klarifikasi langsung ke pasien.

7) Kegiatan role play dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 30 Mei 2013 dengan pemeran antara lain :a) Kepala ruangan : I Kadek Predana, S.Kep

b) Ketua Tim

: Rahmi Kabau, S.Kepc) Perawat associate: Dedy Santoso, S.Kep

Syaiful Nur Hidayat, S.Kep

Hendri Sulistyono, S.Kepb. Evaluasi proses

NoWaktuKegiatan

109.00 - 09.30 WIBPelaksanaan Timbang terima.1. Pelaksanaan timbang terima dilaksanakan pada pasien kelolaan yaitu di kelas III ruang ASOKA (10 bed). 2. Pelaksanaan role play timbang terima dibuka dan ditutup kepala ruangan.3. Timbang terima dikerjakan oleh Ka TIM pagi ke PA Siang. Ka TIM pagi yang menyiapkan materi yang akan dilakukan timbang terima dan bersama-sama dengan dinas siang melakukan klarifikasi ke pasien. Hal-hal yang disampaikan oleh PP/PA pada saat timbang terima : 1) Jumlah pasien2) Identitas klien dan diagnosa medis.

3) Masalah keperawatan.

4) Data (objektif dan subjektif)

5) Tindakan keperawatan dan kolaboratif yang sudah dan belum dilakukan.

6) Rencana umum yang perlu dilakukan : pemeriksaan penunjang, konsul, prosedur tindakan tertentu.4. Lama timbang terima tiap klien kurang lebih 5 menit, kecuali kondisi khusus yang memerlukan keterangan lebih rinci.

Diskusi dan klarifikasi dari supevisor serta perawat ruangan:

1. Henry Sudiyanto,S.Kp.M.Kesa. Ka TIM /PA yang melakukan timbang terima harus menguasai materi yang akan di timbang terimakan.

b. Sebaiknya materi yang ditampilkan harus masalah keperawatan.

c. Sebagai perawat Ka TIM harus mengetahui keadaan pasien mulai dirawat sampai pulang.d. Di bagian bawah materi timbang terima harus ditampilkan tanda tangan perawat jaga atau katim

2. Nur Chamid, S.Kep., Nersa. Role play yang di timbang terimakan sudah bagus dan mahasiswa sudah mahir melakukannya.b. Dalam timbang terima SOAP yang dioperkan sebaiknya obyektifnya difokuskan B1-B6.

c. Saat Ka TIM /PA yang melakukan timbang terima sebaiknya menguasai materi.

c. Evaluasi hasil1) Timbang terima dapat dilaksanakan setiap pergantian shift.

2) Setiap perawat dapat mengetahui perkembangan pasien.

3) Komunikasi antar perawat dapat berjalan dengan baik.

4) Timbang terima sudah dilakukan pada klien Sdr.A dan Tn.T.5) Perawat yang dinas berikutnya mengetahui perkembangan pasien

6) Komunikasi antar perawat sudah berjalan dengan baik.

7) Kegiatan dihadiri 80 % mahasiswa STIKES MAJAPAHIT Mojokerto.8) Selama kegiatan, masing-masing mahasiswa bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing.

9) Acara dimulai tidak sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

10) Kegiatan berjalan lancar dan tujuan mahasiswa tercapai dengan baik.4. Hambatan Pada pelaksanaan role play timbang terima hambatan yang kami dapat, perawat Ka TIM yang bertanggung jawab pada klien TnT nerfous sehingga penyampaiannya kurang jelas tetapi Ka TIM sudah menguasai kondisi klien yang menjadi tanggung jawabnya.5. Dukungan

Penanggung jawab ruangan dan pembimbing klinik memberi kesempatan dan dukungan pada mahasiswa dalam pelaksanaan role play timbang terima.C. Supervisi Keperawatan1. Persiapan

Persiapan supervisi keperawatan mulai dilaksanakan pada tanggal 30 Mei 2013. Persiapan yang dilakukan antara lain :

a) Setelah menentukan penanggung jawab dari pelaksanaan supervisi keperawatan kelompok mulai mendiskusikan dan menyusun proposal supervisi keperawatan.b) Menentukan materi supervisi keperawatan.c) Membuat format supervisi keperawatan.d) Menentukan tanggal pelaksanaan supervisi keperawatan.e) Menyiapkan pelaksanaan supervisi keperawatan

2. Pelaksanaan

Pelaksanaan suprevisi keperawatan sudah dilaksanakan setiap hari, yang biasanya di role play kan adalah injeksi bolus dan rawat luka dan tidak ada hambatan sama sekali, sedangkan pelaksanaan role play supervisi dilakukan pada hari Kamis, 30 Mei 2013. Adapun alur pelaksanaannya dimulai dari Nurse Station dimana Perawat Ka Tim menetapkan kegiatan dan tujuan serta instrumen atau alat ukur kemudian menyampaikannya kepada perawat yang akan di supervisi (Perawat Associate). Selanjutnya Kepala Ruangan dan Perawat Ka Tim akan mempersiapakan diri untuk melaksanakan supervisi. Setelah semua siap Perawat Ka Tim memberitahukan kepada Kepala Ruangan dan supervisi dilaksanakan. Setelah pelaksanaan supervisi selesai, Perawat Ka Tim dan yang di supervisi (Perawat Associate) kembali ke Nurse Station untuk melakukan pembinaan dan klarifikasi permasalahan. Supervisor (Ka Tim) memberikan reinforcement kepada Perawat Associate.Kegiatan supervisi keperawatan dihadiri oleh pembimbing klinik, pembimbing akademik dan penanggung jawab ruangan dengan topik supervisi keperawatan pada tindakan pemberian perawatan luka post operasi yang berperan pada saat pelaksanaan antara lain Kepala Ruangan (Supervisor) : I Kadek Predana, Perawat Ka Tim : Rahmi Kabau, Perawat Associate : Hendi Sulistyono, Syaiful Nur Hidayat, Dedi Santoso.3. Evaluasi

a. Evaluasi struktur

1) Persiapan dilakukan 3 hari sebelum acara dimulai. Acara sesuai dengan jadwal Gant Chart.2) Penyusunan proposal, dan informed consent supervisi keperawatan dilakukan 3 hari sebelum pelaksanaan.3) Penyusunan SOP penilaian rawat luka dilakukan 3 hari sebelum acara dimulai.

4) Undangan disebarluaskan 1 hari sebelum pelaksanaan supervisi dimulai.

5) Kegiatan role play dilaksanakan pada hari kamis tanggal 30 Mei 2013 dengan pemeran antara lain :

a) Kepala Ruangan : I Kadek Predana, S.Kep

b) Ketua Tim

: Rahmi Kabau, S.Kep

c) Perawat Associate: Hendri Sulistyono, S.Kep

Syaiful Nur Hidayat, S.Kep

Dedi Santoso, S.Kepb. Evaluasi proses

NoWaktuKegiatan

1.

2.09.15 09.4509.45 10.00Pelaksanaan SupervisiDiskusi dan klarifikasi dari supervisor serta perawat ruangan.

1. Henry Sudiyanto,S.Kp.Mke