Buletin Oxfam di Indonesia, Tangguh, Edisi Januari 2016

  • View
    215

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Buletin TANGGUH diterbitkan tiga kali dalam setahun. Produk ini tersedia dalam versi elektronik dan dicetak dengan menggunakan kertas daur ulang dan terbatas. Edisi tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris secara terpisah.

Text of Buletin Oxfam di Indonesia, Tangguh, Edisi Januari 2016

  • DUKUNG PANGAN LOKAL TINGKATKAN KESEJAHTERAANPETANI KECIL DI SELURUH INDONESIA

    TANGGUHB U L E T I N O X F A M D I I N D O N E S I A

    JANUARI 2016

    Versi Elektronik

  • OXFAM-TANGGUH-November 2015 | 3

    Mari SELAMATKANPANGAN LOKAL

    kampanye 16 HARi anti kekerasan terhadap perempuan (haktp) Oxfam mengajak seluruh lapisan masyarakat di Indonesia untuk mengambil tanggung jawab memerangi semua bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan, dan bersolidaritasterhadap korban-korban kekerasan di manapun mereka berada.

    http://act.oxfam.org/indonesia/akhiri-kekerasan-terhadap-perempuan

    Mari bergabung dalam mendukung promosi pangan lokal untuk meningkatkan kesejahteraan petani kecil di seluruh Indonesia dan katakan:

    Saya merasa penting mendukung pangan lokal untuk meningkatkan kesejahteraan petani kecil di seluruh Indonesia, maka dari itu, mengkonsumsi pangan lokal juga berarti meningkatkan kepedulian saya terhadap nasib petani Indonesia yang terus berjuang setiap harinya untuk pangan bangsa ini.

    Silakan klik tautan di bawah:https://act.oxfam.org/indonesia/dukung-pangan-lokal

    Oxfam melalui Program Keadilan Ekonominya sedang berkampanye tentang kembali ke pangan lokal, hak atas air dan perubahan iklim menyongsong pertemuan PBB tentang iklim di Paris, Desember 2015.

    Hastags di akun Twitter @OxfaminIndonesia#panganlokal #locavore #perubahaniklim

    DARI DIREKTUR

    Teman-teman yang baik, Selamat Tahun Baru 2016!

    Buletin TANGGUH ini kita wujudkan sebagai wahana komunikasi di antara staf Oxfam, mitra-mitra kita, serta berbagai pihak terkait lainnya, dengan maksud untuk dapat berbagi cerita, informasi, pengalaman dan pengetahuan agar lebih mendekatkan kita semua.

    Metode komunikasi dan cara penyampaian yang digagas oleh media ini diharapkan akan mampu menjembatani komunikasi antar-pihak dan lintas-gagasan sehingga memunculkan semangat ingin berbagi dan belajar bersama.

    TANGGUH edisi perdana ini memuat beberapa artikel menarik, antara lain: tiga prioritas kita di tahun 2016 untuk mengimplementasikan Strategi Oxfam di Indonesia, serta berbagai artikel menarik yang dapat merepresentasikan program-program yang sedang kita jalankan saat ini, yaitu Keadilan Gender, Keadilan Ekonomi, dan Hak saat Krisis. Kita berharap edisi perdana ini akan dapat mengispirasi teman-teman semua untuk berkenan berbagi informasi, cerita dan pengalaman.

    Kritik dan saran teman-teman semua sangat kami harapkan, dan mohon maaf atas segala kekurangan yang ada pada edisi perdana ini.

    Salam hangat!

    Budi KuncoroDirektur

    Pengawas : Budi Kuncoro

    Penanggung jawab : Aloysius Suratin

    Editor : Cici Riesmasari, Irwan Firdaus

    Kontributor : Cecilia Novarina, Taufiqul Mujib, Siprianus Guntur

    Foto sampul : Anak-anak di NTT sedang bersama orangtua mereka memanen kacang hasil yang merupakan salah satu produk andalan mereka, oleh Lara McKinley-Oxfam Australia.

    Buletin TANGGUH diterbitkan tiga kali dalam setahun. Produk ini tersedia dalam versi elektronik dan dicetak dengan menggunakan kertas daur ulang dan terbatas. Edisi tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris secara terpisah.

    Pertanyaan, informasi lebih lanjut, kritik, atau masukan dapat disampaikan ke comms_indo@oxfam.org.uk

    DAFTAR ISIJanuari 2016

    INAK INJUN, PEJUANG PEREMPUAN 3KAKAO TELAH MENYELAMATKANKU 4TRANSFORMASI DESA 6MAMA-MAMA BELAJAR MEMIMPIN 8INFO PERDA 9SYARIFAH 10RESENSI TIGA PUBLIKASI 12INFOGRAFIS TENTANG AIR 13

    6

    Saya baru saja mendukung pangan lokal yang berarti men-dukung keberlanjutan hidup dari jutaan petani di Indonesia yang masih menggantungkan nasibnya pada produksi pangan lokal.

    ACT.OXFAM.ORG

    Kantor Pusat Oxfam di Indonesia:

    Jl. Taman Margasatwa No. 26A Ragunan, Jakarta 12550Tel: +62-21-7811-827 Fax: +62-21-7812-321

    Oxfam in Indonesia

    @OxfamIndonesia

    foto: Lara McKinley-Oxfam Australia

    3 4

    10

    oxfamblogs.org/indonesia

    Oxfam in Indonesia

  • OXFAM-TANGGUH-November 2015 | 3

    Mari SELAMATKANPANGAN LOKAL

    kampanye 16 HARi anti kekerasan terhadap perempuan (haktp) Oxfam mengajak seluruh lapisan masyarakat di Indonesia untuk mengambil tanggung jawab memerangi semua bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan, dan bersolidaritasterhadap korban-korban kekerasan di manapun mereka berada.

    http://act.oxfam.org/indonesia/akhiri-kekerasan-terhadap-perempuan

    Mari bergabung dalam mendukung promosi pangan lokal untuk meningkatkan kesejahteraan petani kecil di seluruh Indonesia dan katakan:

    Saya merasa penting mendukung pangan lokal untuk meningkatkan kesejahteraan petani kecil di seluruh Indonesia, maka dari itu, mengkonsumsi pangan lokal juga berarti meningkatkan kepedulian saya terhadap nasib petani Indonesia yang terus berjuang setiap harinya untuk pangan bangsa ini.

    Silakan klik tautan di bawah:https://act.oxfam.org/indonesia/dukung-pangan-lokal

    Oxfam melalui Program Keadilan Ekonominya sedang berkampanye tentang kembali ke pangan lokal, hak atas air dan perubahan iklim menyongsong pertemuan PBB tentang iklim di Paris, Desember 2015.

    Hastags di akun Twitter @OxfaminIndonesia#panganlokal #locavore #perubahaniklim

    DARI DIREKTUR

    Teman-teman yang baik, Selamat Tahun Baru 2016!

    Buletin TANGGUH ini kita wujudkan sebagai wahana komunikasi di antara staf Oxfam, mitra-mitra kita, serta berbagai pihak terkait lainnya, dengan maksud untuk dapat berbagi cerita, informasi, pengalaman dan pengetahuan agar lebih mendekatkan kita semua.

    Metode komunikasi dan cara penyampaian yang digagas oleh media ini diharapkan akan mampu menjembatani komunikasi antar-pihak dan lintas-gagasan sehingga memunculkan semangat ingin berbagi dan belajar bersama.

    TANGGUH edisi perdana ini memuat beberapa artikel menarik, antara lain: tiga prioritas kita di tahun 2016 untuk mengimplementasikan Strategi Oxfam di Indonesia, serta berbagai artikel menarik yang dapat merepresentasikan program-program yang sedang kita jalankan saat ini, yaitu Keadilan Gender, Keadilan Ekonomi, dan Hak saat Krisis. Kita berharap edisi perdana ini akan dapat mengispirasi teman-teman semua untuk berkenan berbagi informasi, cerita dan pengalaman.

    Kritik dan saran teman-teman semua sangat kami harapkan, dan mohon maaf atas segala kekurangan yang ada pada edisi perdana ini.

    Salam hangat!

    Budi KuncoroDirektur

    Pengawas : Budi Kuncoro

    Penanggung jawab : Aloysius Suratin

    Editor : Cici Riesmasari, Irwan Firdaus

    Kontributor : Cecilia Novarina, Taufiqul Mujib, Siprianus Guntur

    Foto sampul : Anak-anak di NTT sedang bersama orangtua mereka memanen kacang hasil yang merupakan salah satu produk andalan mereka, oleh Lara McKinley-Oxfam Australia.

    Buletin TANGGUH diterbitkan tiga kali dalam setahun. Produk ini tersedia dalam versi elektronik dan dicetak dengan menggunakan kertas daur ulang dan terbatas. Edisi tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris secara terpisah.

    Pertanyaan, informasi lebih lanjut, kritik, atau masukan dapat disampaikan ke comms_indo@oxfam.org.uk

    DAFTAR ISIJanuari 2016

    INAK INJUN, PEJUANG PEREMPUAN 3KAKAO TELAH MENYELAMATKANKU 4TRANSFORMASI DESA 6MAMA-MAMA BELAJAR MEMIMPIN 8INFO PERDA 9SYARIFAH 10RESENSI TIGA PUBLIKASI 12INFOGRAFIS TENTANG AIR 13

    6

    Saya baru saja mendukung pangan lokal yang berarti men-dukung keberlanjutan hidup dari jutaan petani di Indonesia yang masih menggantungkan nasibnya pada produksi pangan lokal.

    ACT.OXFAM.ORG

    Kantor Pusat Oxfam di Indonesia:

    Jl. Taman Margasatwa No. 26A Ragunan, Jakarta 12550Tel: +62-21-7811-827 Fax: +62-21-7812-321

    Oxfam in Indonesia

    @OxfamIndonesia

    foto: Lara McKinley-Oxfam Australia

    3 4

    10

    oxfamblogs.org/indonesia

    Oxfam in Indonesia

  • OXFAM-TANGGUH-Januari 2016 | 3| OXFAM-TANGGUH-Januari 20162

    negara, menjadi penting manakala dijadikan persyaratan untuk mendaftar ke sekolah.

    Bagi Injun, memperjuangkan kepemilikan akta kelahiran bagi anak-anak adalah memperjuangkan hak mereka untuk mendapatkan pendidikan. Sedangkan akta nikah bagi perempuan, dipahami Injun sebagai bukti formal pernikahan yang bisa digunakan oleh perempuan untuk mendapatkan hak-haknya yang timbul dari pernikahan atau jika pernikahan berakhir. Dengan kegigihannya itu, Injun telah berhasil mempengaruhi Perusahaan Listrik Negara (PLN) setempat untuk membiayai pembuatan akta kelahiran dan akta nikah bagi anak-anak dan perempuan.

    Dalam setiap perjuangan perempuan, langkah akan lebih ringan jika keluarga atau suami memberikan dukungan. Demikian juga dengan Inak Injun. Ia mengaku bahwa suaminya sangat mendukung keterlibatannya di KPI. Memang suami saya orang jelek, tapi hatinya baik, ujar Inak Injun polos.

    Cerita Inak Injun merupakan inspirasi bagi kemajuan perempuan. Bagi saya, ada kebanggaan tersendiri ketika menyadari bahwa perubahan di tingkat komunitas sungguh-sungguh terjadi, dan sedikit banyak Oxfam telah ikut berkontribusi pada trans- formasi personal Inak Injun, hingga berhasil memper-juangkan hak-hak anak dan perempuan lainnya di komunitas.

    Oxfam GB membentuk unit baru (Bids and Tenders), Regional Centre (RC) di Asia membentuk Business Development Unit dan merumuskan Business Development Strategy; semua ini dilakukan Oxfam untuk merespons terhadap berubahnya funding landscape dan modality dari para institutional funding, baik di UK (misalnya DFID; dari grant mechanism menjadi competitive bidding), maupun di regional (Asia). Di Indonesia, kita memulai dengan mengembangkan kemitraan strategis dengan mem-perkuat kapasitas konsorsium lembaga lokal di Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi untuk melakukan kegiatan fundraising.

    Hal ini akan menjadi