DAFTAR RIWAYAT HIDUP - balimodule | .Web viewBersama teman-teman bermain Barong-Barongan dari batok

  • View
    214

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of DAFTAR RIWAYAT HIDUP - balimodule | .Web viewBersama teman-teman bermain Barong-Barongan dari batok

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

DAFTAR ISIAN PENERIMA

PENGHARGAAN SENI WIJA KUSUMA

RIWAYAT HIDUP DAN KARYA SENI

Prof. DR. I Nyoman Sedana, MA.

Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Teater Tradisional ISI DenpasarSejak 1 Maret 2006 mematenkan Pewayangan/Pedalangan sebagai sebuah cabang ilmu yang otonom

Dilaporkan Sebagai Kelengkapan DataPENERIMA PENGHARGAAN SENI

WIJA KUSUMA PEMKAB GIANYAR 2013PADA H.U.T. KOTA GIANYAR KE 242, 19 APRIL 2013

DATA PENERIMA PENGHARGAAN SENI

WIJA KUSUMA PEMKAB GIANYAR 2013

PADA H.U.T. KOTA GIANYAR KE 242, 19 APRIL 2013

DAFTAR RIWAYAT HIDUP DAN KARYA SENIProf. DR. I Nyoman Sedana, MA.

Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Teater Tradisional ISI Denpasar

Om Swastyastu

Daftar Riwayat Hidup dan Karya Seni dalam berkas ini meliputi:

I. Identitas dan Akte Kenal

II. Riwayat Pendidikan

III. Kronologi Pengalaman Berkesenian: Dari main wayang klopekan jadi profesorIV. Daftar Karya Seni

V. Video Sample Karya-Karya Seni pada Situs Youtube:

VI. Kliping Koran/Surat Khabar:

VII. Penghargaan / Sertifikat:

VIII. Daftar Karya Tulis Bidang Seni

a. Karya-karya tulis berbahasa Inggris

b. Karya tulis khusus di web-site

c. Karya-karya tulis berbahasa Indonesia

d. Daftar Judul Makalah Presentasi International

e. Daftar Judul Makalah Presentasi Nasional

f. Daftar Buku Ajar

IX. Beberapa Pengabdian Kepada Masyarakat

X. Tugas/Pekerjaan

DAFTAR RIWAYAT HIDUP DAN KARYA SENI

I. Identitas

1

Nama Lengkap & Gelar

:

Prof. DR. I Nyoman Sedana, SSP., M.A.

NIP

:

131693541/19621231 198703 1 025

Nomor Seri Karpeg

:

E. 269802

Tempat dan Tanggal Lahir

:

Tegallinggah Gianyar, 30 Januari 1962

Pangkat Gol Ruang

:

Penata Tk. I, III/d, 1 Maret 2006

Jabatan

:

Guru Besar 1 Maret 2006

Jenis Kelamin

:

Laki-Laki

Agama

:

Hindu

Pekerjaan

:

Dosen ISI Denpasar

Status

:

Kawin

Pendidikan Tertinggi

:

Ph.D./Doktor (S3) bidang Seni Drama dan Teater

2

Mata Kuliah yang biasa diasuh

:

1. Kajian Sastra dan Estetika

2. Literatur Pewayangan

3. Pengetahuan Teater

4. Kuliah Praktik Wayang Arja

5. Kapita Selekta Studi Kebudayaan

6. Metodologi Penelitian

7. Metodologi Penciptaan Seni

8. Seminar

3

Kegiatan lain

:

Direktur BMW (Bali Module for the World) unt Mahasiswa Asing (http://balimodule.com)

Ketua Sanggar Seni Kamajaya unt anak-anak pedesaan

(http://balimodule.com/kamajaya-arts-ins/)

4

Nama Istri

:

Ni Wayan Seniasih, S.Sn.

Tempat dan Tanggal Lahir

:

Gianyar 26 Juni 1971

Kartu Istri Pegawai (Karis

:

113230 D

Agama

:

Hindu

Pekerjaan

:

Ibu Rumah Tangga

Pendidikan Tertinggi

:

Sarjana (S1) bidang Seni Tari

5

Anak kandung (3 orang)

:

1. I Wayan Wina Widyatama (18 Maret 1994)

2. Made Georgiana Triwinadi (27 Feb 1998)

3. Nyoman Atheny Pramasastra Dewi (6Nov 2006)

6

Alamat Kampung Asal

:

Banjar Tegallinggah, Bedulu, Blahbatuh, Gianyar

Alamat Rumah

:

Banjar Kebonkuri Mangku Jl. Sedap Malam II No 11 Denpasar.

Alamat Kantor

:

Jl. Nusa Indah No. 8 Denpasar

Tlp. 0361-227316 Fax 236100

Terlampir di bawah ini foto copy Akte Kenal I Nyoman Sedana

II. Riwayat Pendidikan

Tahun

Nomor Ijazah/ pejabat yg mengesahkan

Nama Sekolah /

Perguruan Tinggi

1969 1974

XIV.A.a. 18652

SD Tegallinggah

1975 1977

XIV.B.b.14045

Kepala SMP

SMP Bedulu

1978 1982

19 OC op 0000208

Direktur SMKI

Sekolah Menengah Karawitan Indonesia (semula Kokar), Jln Ratna Denpasar

1982 1986

196/41/A.09/IX/1986 Ketua ASTI

ASTI Denpasar, Sarjana S1 dengan judul Skripsi Wayang Arja di Dusun Bona Kelod Gianyar

1987 1989

162/STSI/A.09/II/89 Ketua STSI Dps

STSI Denpasar, Sarjana S1 dengan Skrip dan karya seni Pedalangan Luh Martalangu

Summer 1990-Spring 1991

Director Education Abroad Program University of California

Sebagai Reciprocal Student dgn ID 626-30-2995 dan Teaching Assistant di University of California Santa Cruz. Kuliah yang saya rampungngkan di UCSC ini dapat ditransfer ke Brown university.

Winter 1990-Spring 1993

President of the University, Vartan Gregorian

Program Magister (S2) di Brown University, Providence, Rhode Island, USA dengan judul Tesis berjudul Training Education and the Expanding Role of Balinese Dalang.

1997 2002

President of the University, Mihcael Adam

Program Ph.D. (S3) di University of Georgia, USA, dengan disertasi berjudul Kawi Dalang: Creativity in Wayang Theatre.

Pengukuhan profesor ini mematenkan Seni Pedalangan / Pewayang sebagai satu cabang ilmu otonom diakui negara sejak SK-nya terbit tgl 1 Maret 2006

III. Kronologi Pengalaman Berkesenian: Dari main wayang klopekan, tingklik bambu, barong-barongan hingga menjadi Profesor bingang Ilmu / Seni Pedalangan

Masa kanak-kanak biasa telanjang

:

Sering merengek-rengek minta paman/Wak-De (Made Surung) membuatkan mainan; diantaranya yang paling sering adalah wayang kulit dari klopekan tiying dan Gamelan Tingklik dari bambu tanpa resonator, serta Barong dari pongpongan /batok kelapa atau bambu. Pernah juga dibuatkan kepala Barong Bangkal dari kayu.

Sekitar 1967-69

:

Bersama teman-teman bermain Barong-Barongan dari batok kelapa dengan bulu dari daun pinang atau bahan lainnya, diiringi dengan musik dari rongsokan kaleng, bambu, dan besi. Menirukan pagelaran yang sebenarnya, saya paling bangga kalau dapat kesempatan menjadi pemain depan/kepala Barong, atau nyaluk/main Rangda, atau Baris dengan hiasan kepala dari dun kelapa muda. Pusat kegiatan kami berpindah-pindah dari sanggah yang satu ke sanggah yang lain. Dari rumah-ke rumah prosesi Barong dan musiknya meniru kegiatan ritual masyarakat adat lokal Tegallinggah tatkala mengusung Barong dgn segenap Pratima atributnya lunga ke pura Samuantiga, pura Direng, pantai Lebih, atau Nglawang setiap Galungan/Kuningan.

:

Bilamana mungkin, kami selalu punya inisiatif bermain gamelan di Wantilan dan Balai Banjar hingga dibentak oleh para pengurus, spt Nang Nada dan Detu Alit, dll. karena latihan kami tidak terorganisir dan tidak ada orangtua yang mau mengorganisir. Saat itu kami belum bisa menyadarkan bahwa minat dan bakat kami berpotensi untuk ikut Mikukuhin tur ngrajegang Sang Hyang Agama, Nginggilang tata prawertining Desa Adat Pakraman, Nincapang kasukerta pawongan sekala niskala sebagaimana tujuan Desa Adat Tegallinggah yg tersurat dalam Awig-awignya sendiri.

Sekitar 1970-73

:

Berinisiatif sendiri ikut menabuh Lelambatan setiap upacara Odalan bersama orang-orang tua dengan mengisi instrumen-instrumen yang kebetulan kosong: kantilan, gangsa, calung, jegog, riong ketiga/empat dari kiri, kempur, dll. Rasa musikal saya memahami repertoar gending ternyata lebih bagus dari pada kehandalan tangan saya mengikuti tempo yang cepat, saat klimaks, pangecet, atau peralihan yang sofistik.

:

Pada masa yang sama, sehabis menonton Ramayana Kokar di pura Samuantiga atau Ramayana Sengguan di pura Pucak Bitra, saya sudah mulai berakting, berjingkrak-jingkrak sebagai Hanoman sepanjang perjalanan pulang hingga beberapa minggu kemudiannya. Meski kakak-kakak saya (Ni Wayan Sukarni dan I Nyoman Budiana, siswa Kokar) sering memberi latihan tari Pendet, Tenun, Oleg, Nelayan, dll di rumah saya, tokoh Hanoman masih menjadi favorit saya nomor satu. Konon penari Hanoman yang saya tonton itu dan membius masa kanak-kanak saya adalah Dibia, Roda, dan Lendra. Saat itu saya bahkan sudah hafal beberapa bait vokal gerong Ramayana dari catatan kakak saya.

1974

:

Pemain Kendang Wadon Grup Gong Kebyar SD Tegallinggah, Bedulu, Blahbatuh, Gianyar untuk mengiringi pagelaran tari-tarian Lepas dan Drama Gong anak-anak. Karena sudah SMP th 1975 saya diganti oleh adik kelas Ketut Wentra dan Drama Gong ini diperkuat oleh beberapa pemain anak-anak dari Abianbase, sehingga keuar sebagai juara I se Bali dengan menampilkan lakon Suka-dukaning Masanding.

1976-77

:

Pemain Kendang Wadon Grup Gong Kebyar SMP Widyasasana, Bedulu, Blahbatuh, Gianyar untuk mengiringi pagelaran tari-tarian Lepas dan Drama Gong anak-anak di pura Samuantiga, Goa Gajah, Wanayu, dan sekitarnya.

1977

:

Mulai menjadi anggota Sekha Gong Semara Putra Desa Adat Tegallinggah, Bedulu, acapkali mengiringi pagelaran Drama Gong Bali Dwipa seluruh Bali.

1978-82

:

Penari handalan SMKI (yang semula bernama KOKAR) Jln Ratna Denpasar untuk pentas di berbagai pura, desa, hotel, kantor, restaurant, dan kota termasuk Yogyakarta, Banyuwangi, Sulawesi dan empat negara Eropah. Guru-guru hanya mendesak saya menjadi dalang Sendratari Ramayana kalau adik kelas saya Ketut Kodi lambat/berhalangan hadir.

:

Di luar acara sekolah saya biasa sibuk dan selalu senang/semangat menerima undangan pentas baik sebagai penabuh, juru Tandak, dalang Sendratari, maupun sebagai penari Kebyar Trompong/Kebyar Duduk, Laki Oleg, Rajapala, Rama, Hanoman, dll.