Gangguan Psikiatri Pada Anak Dan Remaja DT

  • View
    227

  • Download
    7

Embed Size (px)

Text of Gangguan Psikiatri Pada Anak Dan Remaja DT

  • Gangguan Psikiatri pada Anak dan RemajaOleh : Amelia M. SyahutamiJuwita Handayani*

  • RETARDASI MENTAL

    *

  • DEFINISIRetardasi Mental:suatu keadaan perkembangan mental yang terhenti atau tidak lengkapterutama ditandai oleh adanya hendaya keterampilan selama masa perkembangan, yang berpengaruh pada semua tingkat intelegensia: kemampuan kognitif, bahasa, motorik dan sosial

    *

  • EPIDEMIOLOGIAngka kejadian retardasi mental: 1% dari populasi

    Perbandingan laki-laki:wanita adalah 1,5:1

    50-70 % kasus dapat ditemukan penyebab organik

    30-50% kasus penyebab tidak diketahui

    *

  • RETARDASI MENTAL*

    DERAJAT RMKISARAN IQUSIA MENTAL(TAHUN)POPULASI RM(%)RinganEducable50-55 s/d 709 - 1285SedangTrainable35-40 s/d 50-556 - 910Berat20-25 s/d 35-403 - 63-4Sangatberat 20 atau 2531-2

  • KRITERIA DIAGNOSTIKPada pemeriksaan tes IQ, fungsi intelektual di bawah rata-rata, yaitu 70Adanya keterbatasan dalam fungsi adaptif:komunikasi, perawatan diri, mengurus rumah, keterampilan sosial dan interpersonal, akademik, pekerjaan, kesehatan, keamanan, waktu luangAwitan sebelum usia 18 tahunNilai IQ 70 (90-95) disebut sebagai fungsi intelektual borderline

    *

  • RM RINGAN85% dari seluruh populasi retardasi mentalSulit terdeteksi sebelum anak sekolahKetrampilan sosial dan komunikasi berkembang sampai usia 5 tahun (seperti anak normal)Dapat dididik sampai kelas 6 SDDewasa:Secara sosial baik dan mampu memperoleh ketrampian untuk mandiriTapi butuh pengawasan, pengarahan, dukungan

    *

  • RM SEDANGTrainable = mampu latih = dapat dididik sampai kls 2SD10% dari populasi retardasi mentalMasa kanak awal:mampu mengembangkan keterampilan berkomunikasiRemaja:Kurang mampu memahami aturan sosial benturan dengan teman sebayaDewasa:Bekerja dalam pengawasan (shelter) pekerjaan yang kurang/ tidak membutuhkan keterampilan, perawatan diri baik, dapat belajar bepergian sendiri ke tempat yang sering dikunjungi

    *

  • RM BERAT3-4% dari populasi retardasi mentalUsia sekolah:Belajar berbicara dan perawatan diri paling dasarBelajar huruf dan hitungan sederhanaAjarkan survival wordsBeradaptasi dalam kelompok dan keluarga

    *

  • RM SANGAT BERAT1-2% dari populasi retardasi mentalGangguan neurologisMasa kanak:Gangguan fungsi sensorimotorHarus dibantu dan diawasi terus menerus

    *

  • Gangguan Perkembangan SpesifikGangguan perkembangan membaca (disleksia), menulis (disgrafia), berhitung (diskalkulia)

    IQ: normal (lebih dari 90)

    *

  • PENATALAKSANAANEdukasi orangtua dan keluargaObati komorbid jika adaProgram pendidikan perilaku & sedini mungkin yang melibatkan ortuSLB:Bila tak ada adalah tugas ortu untukMelatih kemandirian/bantu diriMelatih ketrampilan yang produktifTindak lanjut:Konsultasi spesialistik: rencana edukasi dan pelatihanPsikiater: bila ada gangguan tingkah laku yang tidak dapat diatasi

    *

  • GANGGUANPEMUSATAN PERHATIANdanHIPERAKTIVITAS*

  • PendahuluanAnak dengan GPPH selalu bergerak dan usil sehingga mengganggu lingkungan

    Dahulu dikenal dengan sebutan hiperaktif

    *

  • DefinisiGangguan psikiatrik yang ditandai adanya pola yang persisten dari ketidakmampuan untuk memusatkan perhatian dan atau adanya hiperaktivitas-impulsivitas

    EpidemiologiPrevalensi di AS 2-20%Penelitian di Jakarta Pusat pada tahun 2001: 4,2%Anak laki-laki : perempuan 3-4:1

    *

  • Etiologi

    Multifaktorial

    faktor genetik

    keterlibatan struktur anatomi

    neurokimiawi otak

    *

  • Gambaran Klinis GPPHUsia awal GPPH :Pada penelusuran riwayat masa bayi terdapat iritabilitas, sulit tidurPada umumnya orang tua mulai menyadari anak tidak bisa duduk tenang untuk belajar, berjalan-jalan di kelas saat sudah masuk sekolahGejala GPPH sudah mulai sejak usia sebelum 7 tahun Usia 7 tahun perilaku anak mulai terstruktur

    *

  • VARIASI GPPHGPPH dengan gejala dominan hiperaktivitas dan impulsivitasGPPH dengan gejala dominan kesulitan memusatkan perhatianGPPH dengan tipe kombinasi

    *

  • Kriteria Diagnostik GPPH :Salah satu dari (1) atau (2) atau keduanya:Inatensi : 6 atau > gejala sbb, telah menetap selama sekurangnya 6 bulan sampai tingkat maladaptif dan tidak konsisten dengan tingkat perkembangan anak:*

  • ContSering gagal memberikan perhatian secara rinci dan kurang berhati-hati dalam tugas sekolah atau aktivitas lainSering mengalami kesulitan dalam mempertahankan perhatian terhadap tugas atau aktivitas permainan (cepat bosan dan berganti permainan sblm selesai)Sering tampak tidak mendengarkan ketika sedang bercakap-cakap*

  • ContSering tidak mengerjakan tugas sesuai instruksi dan gagal menyelesaikan tugas sekolahSering mengalami kesulitan dalam mengatur tugas dan kegiatanSering menghindari, enggan atau menolak terlibat tugas yg memerlukan usaha mental yang lama (seperti tugas sekolah atau PR)Sering kehilangan hal-hal/barang yang diperlukan untuk tugas dan kegiatan di sekolah atau di rumah*

  • ContPerhatiannya mudah dialihkan oleh rangsang dari luar;Sering lupa dengan aktivitas rutin (sehari-hari)Hiperaktivitas dan impulsif (minimal 6 gejala)Sering gelisah, tangan dan kakinya bergerak-gerak atau menggeliat di tempat duduk;Di kelas selalu bergerak-gerak dan meninggalkan tempat duduk tanpa izin guru.*

  • ContSering mengalami kesulitan dalam bermain atau aktivitas waktu luang secara tenangSering mengalami kesulitan dalam bermain atau aktivitas waktu luang secara tenangSelalu bergerak atau bertindak seakan-akan di dorong oleh sebuah motorBanyak bicara*

  • ContImpulsivitasSulit menunggu giliran (misal dalam antrian), tidak sabar;Sering menjawab pertanyaan yang belum selesai diucapkan, tanpa dipikirUsil dan mengganggu anak lain*

  • ContBeberapa gejala hiperaktif-impulsif atau inatensi yang menyebabkan gangguan telah ada sebelum usia 7 tahun

    Gejala tsb tampak pada 2 situasi yg berbeda (misal di rumah dan sekolah)

    Harus ada bukti jelas adanya gangguan yang bermakna secara klinis dan fungsi sosial dan akademik

    Gejala tersebut diatas bukan disebabkan autisme, skizofrenia, gangguan depresi, gangguan cemas*

  • Yang perlu diperhatikan dalam membuat diagnosis GPPH Perhatikan perilaku anak

    Cari masalah lain/ komorbiditas

    Melihat situasi keluarga: konflik, pola asuh

    Situasi sekolah: suasana belajar-mengajar

    Lihat kemampuan akademik anak

    *

  • Standar Penanganan GPPHPendekatan pendidikanPendekatan perilakuPemberian pengobatanPilihan pertama :

    Golongan stimulan: Metilfenidat, dosis: 0,3-1mg/kgBB dlm dosis terbagiGolongan non-stimulan: Atomoxetine, dosis: 0,3-1,2mg/kgBB perhari, dosis tunggal. (maksimum 100mg)vPilihan kedua : antidepresan (SSRI)

    Bila perlu rujuk ke psikiater

    *

  • Abbreviated Conners Teacher/ Parent Rating Scale*

    0123Tak kenal lelah atau aktivitas yang berlebihanMudah menjadi gembira atau impulsifMengganggu anak-anak lainGagal menyelesaikan kegiatan yang telah dimulai, selang waktu perhatian pendekMenggerak-gerakkan anggota badan atau kepala terus menerusPerhatian kurang, mudah teralihPermintaan harus segera dipenuhi, mudah menjadi frustrasiSering dan mudah menangisSuasana hati berubah dengan cepat dan drastisLedakan kekesalan, perilaku eksplosif dan tak terdugaTOTAL SKOR

  • GANGGUAN AUTISTIK

    *

  • PENDAHULUANDisebut juga AUTISMEGangguan perkembangan pervasif (kompleks dan berat)Meliputi bidang komunikasi, interaksi sosial, bahasa, perilaku, kognisiDapat terjadi pada siapa saja, tanpa perbedaan ras, suku bangsa, sosial ekonomi, pendidikan

    *

  • Laki-laki : perempuan = 2,6-4 : 1

    IQ dapat bervariasi dari rendah sampai jenius.

    Prevalensi:1966 = 4-5 : 10.000 (Inggris)1987 = 1 : 5.0001988 = 13 : 10.000 (Jepang)1997 = 1 : 500 (USA)2000 = 1 : 150

    EPIDEMIOLOGI

    *

  • Kapan gejala mulai tampak?

    sejak bayi, atau

    sudah berkembang relatif normal, lalu sebelum usia 3 tahun berhenti berkembang atau mundur, lalu muncul gejala autistik

    *

  • FAKTOR PENYEBAB-1GANGGUAN SUSUNAN SARAF PUSATFaktor genetik:

    36-89 % pada anak kembar satu telur2,5-3 % pada saudara kandung (500-100 kali lebih tinggi dibanding populasi normal)

    *

  • FAKTOR PENYEBAB-2Faktor perinatal:Komplikasi pranatal, perinatal & neonatal: perdarahan trimester pertama, infeksi (toxoplasma, rubella, herpes simplex encephalitis, cytomegalovirus)

    Cairan amnion keruh/ hijau (mekonium)

    Terlambat menangis, gangguan pernafasan, anemia janin

    *

  • FAKTOR PENYEBAB-3Kelainan struktur otak:Usia 2-4 tahun: 90% vol otak > normal, tak merata, lingkar kepala lebih besar, dan fungsi abnormalUsia 6 tahun remaja: perlambatan petumbuhan otak (seringkali jadi lebih kecil dr normal)

    *

  • FAKTOR PENYEBAB-4Kelainan struktur otakSerebellum:Sel purkinye berkurang (merangsang pertumbuhan akson, glia dan mielin) pertumbuhan akson abnormal membuat sel purkinye matiKonsumsi alkohol, thalidomide saat ibu hamil

    Hipokampus dan amigdala:Ukuran sel neuron berkurangPerilaku pasif tapi agresif, sulit memulai dan menolak pendekatan sosial, menarik diri, gerakan stereotipik, gangguan kognitif (pada bayi monyet yang dirusak area tsb)

    Keseimbangan neurokimiawi otak

    *

  • GEJALA-1

    GANGGUAN PERKEMBANGAN DI BIDANGKomunikasiKeterlambatan perkembangan bicara dan tidak ada usaha untuk berkomunikasi nonverbal (bahasa tubuh/ isyarat)Yang dapat berbicara: sulit untuk memulai atau mempertahankan percakapan dengan orang lainBahasa stereotipik, pengulangan, aneh.

    Misal meracau, echolalia (membeo)Tidak memahami pe