Golongan via Dan VIIA

  • View
    26

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of Golongan via Dan VIIA

Golongan VIA

Golongan VIASifat Golongan VI ATitik leleh cenderung meningkat dari atas ke bawah meskipun tidak teratur.Kecuali Oksigen, unsur-unsur segolongannya mempunyai bilangan oksidasi genap +6, +4, +2, -2 dan membentuk ikatan kovalen.Jika membentuk ikatan dengan unsur yang sangat elektronegatif, kesemua unsur bertindak sebagai ion positifSifat Sifat UnsurDapat membentuk anion X2- Kecuali O, dapat membentuk ikatan tetravalen atau heksavalen.Dapat berikatan dengan F dengan membentuk XF6Dapat membentuk asam lemah dengan berikatan dengan hidrogenKecuali H2O, senyawa H2X bersifat racun dan berbau tak sedap.Kecuali Te2O, senyawa H2X larut dalam air.

Oksigen (O)Oksigen secara terpisah ditemukan oleh Carl Wilhelm Scheele di Uppsala pada tahun 1773 dan Joseph Priestley di Wiltshire pada tahun 1774. Istilah oxygen diciptakan oleh Antoine Lavoisier pada tahun 1777, yang eksperimennya dengan oksigen berhasil meruntuhkan teori flogiston pembakaran dan korosi yang terkenal.Oksigen merupakan unsur gas, menyusun 21% volume atmosfer dan diperoleh dengan pencairan dan penyulingan bertingkat.Oksigen mencapai kandungan 49.2% berat pada lapisan kerak bumi. Sekitar dua pertiga tubuh manusia dan sembilan persepuluh air adalah oksigen.

Liquid Oxygen

Orbital Elektron OksigenPembuatan Oksigen oksigen bisa dibuat dengan elektrolisis air atau dengan memanaskan KClO3 atau barium peroksida atau natrium peroksida dengan MnO2 sebagai katalis. Sedangkan untuk keperluan industri, oksigen dibuat melalui proses destilasi (penyulingan) bertingkat dari udara cair dan melalui proses elektrolisis air dengan reaksi sebagai berikut :2H2O(l) 2H2(g) + O2(g)

Sifat OksigenAllotrop Oksigen Ozon (O3) merupakan senyawa yang sangat aktif, dihasilkan dari pelepasan muatan elektris (kilat) atau penyinaran sinar Ultraviolet terhadap oksigen. Ozon yang masih pekat memiliki warna hitam kebiru-biruan dan ozon padat berwarna hitam ungu.Isotop Oksigen Oksigen memiliki 9 isotop. Oksigen alami adalah campuran dari 3 isotop. Oksigen berbobot atom 18 yang terdapat di alam bersifat stabil dan tersedia untuk keperluan komersial, seperti dalam air (H2O dengan kandungan isotop 18 sebanyak 15%).Struktur OksigenPada temperatur dan tekanan standar, oksigen berupa gas dengan rumus kimia O2, di mana dua atom oksigen secara kimiawi berikatan dengan konfigurasi elektron triplet spin.Ikatan ini memiliki orde ikatan dua/ikatan ganda ataupun sebagai kombinasi satu ikatan dua elektron dengan dua ikatan tiga elektron. Oksigen triplet merupakan keadaan dasar molekul O2.

Konfigurasi elektron molekul ini memiliki dua elektron tak berpasangan yang menduduki dua orbital molekul yang berdegenerasi. Kedua orbital ini dikelompokkan sebagai antiikat (melemahkan orde ikatan dari tiga menjadi dua)Kegunaan OksigenOksigen digunakan sebagai udara pernafasan bagi manusia dan sebagian besar makhluk hidup lainnya.Oksigen berperan dalam proses pembakaran.Campuran gas oksigen dan gas asetilin dapat menghasilkan suhu yang sangat tinggi dan digunakan untuk mengelas logam.Digunakan dalam tungku pada proses pembuatan baja.Digunakan pada proses sintesis metanol dan ammonia.

Oksigen cair digunakan sebagai bahan bakar untuk menjalankan rudal dan roket.Dalam industri, oksigen digunakan untuk membuat beberapa senyawa kimia dan sebagai oksidator.Dalam bentuk allotrop O3 (ozon) yang bersifat oksidator kuat, digunakan sebagai desinfektan dan sebagai bahan pemutih.

Data Oksigen Simbol: ORadius Atom: 0.65 Volume Atom: 14 cm3/molMassa Atom: 15.9994Titik Didih: 90.168 KRadius Kovalensi: 0.73 Struktur Kristal: KubusMassa Jenis: 1.429 g/cm3Konduktivitas Listrik: x 106 ohm-1cm-1Elektronegativitas: 3.44Konfigurasi Elektron: [He]2s2p4Formasi Entalpi: 0.222 kJ/molKonduktivitas Panas: 0.2674 Wm-1K-1Potensial Ionisasi: 13.618 VTitik Lebur: 54.8 KBilangan Oksidasi: -2Kapasitas Panas: 0.92 Jg-1K-1Entalpi Penguapan: 3.4109 kJ/mol

Belerang(S)Belerang atau sulfur merupakan unsur non logam yang dalam bentuk padatnya berwarna kuning, rapuh, tak berasa, dan tak berbau. Semua bentuk belerang tidak larut dalam air, tetapi dalam bentuk kristal (padatan), belerang dapat larut dalam karbon disulfida.

Belerang dapat membentuk senyawa dengan unsur-unsur lain, seperti besi sulfida (FeS), belerang dioksida (SO2), barium sulfat (BaSO4), hidrogen sulfida (H2S), belerang monoklorida (S2CI2), asam sulfat (H2SO4), kalium sulfit (K2SO3) dan lain-lain.

GAMBARSULFURKandungan Belerang di Alam Sejarah Penemuan BelerangMenurut Genesis, belerang sudah lama dikenal oleh nenek moyang sebagai batu belerang. Belerang ditemukan dalam meteorit. R.W. Wood mengusulkan bahwa terdapat simpanan belerang pada daerah gelap di kawah Aristarchus.

Sumber Belerang Belerang terjadi secara alamiah di sekitar daerah pegunungan dan hutan tropis. Sulfir tersebar di alam sebagai pirit, galena, sinabar, stibnite, gipsum, garam epsom, selestit, barit dan lain-lain.

Sifat Belerang Belerang berwarna kuning pucat, padatan yang rapuh, yang tidak larut dalam air tapi mudah larut dalam CS2 (karbon disulfida).Dalam berbagai bentuk, baik gas, cair maupun padat, unsur belerang terjadi dengan bentuk alotrop yang lebih dari satu atau campuran.

Isotop Belerang Belerang memiliki sebelas isotop. Dari empat isotop yang ada di alam, tidak satupun yang bersifat radioaktif. Belerang dengan bentuk yang sangat halus, dikenal sebagai bunga belerang, dan diperoleh dengan cara sublimasi.

Kegunaan BelerangDigunakan untuk membuat beberapa senyawa penting dalam industri, seperti asam sulfat, asam sulfit, belerang dioksida, dan lain sebagainya.Asam Sulfat (H2SO4) digunakan untuk berbagai keperluan, seperti pembersih logam, bahan baku industri dan sebagai cairan pengisi akumulatorDigunakan dalam bidang kedokteran sebagai obat sulfaDigunakan dalam industri korek api, vulkanisasi karet, obat celup, dan bubuk mesiu (bahan peledak)Dicampur dengan kapur digunakan sebagai fungsiidaSenyawa garam natrium tiosulfat (Na2S2O3.5H2O) yang sering disebut hypo digunakan dalam fotografiDigunakan untuk pembuatan kertas sulfit dan kertas lainnyaUntuk mensterilkan alat pengasapUntuk memutihkan buah kering

Data Penting BelerangSimbol: SPenemunya tidak diketahui secara pasti (sudah ada sejak jaman prasejarah)Mempunyai massa atom 32,066 smaMempunyai nomor atom 16Mempunyai konfigurasi elektron 2 8 6Dalam senyawa mempunyai bilangan oksidasi -2, +2, +4 dan +6Konfigurasi Elektron: [Ne]3s2p4Mempunyai volum atom 15,50 cm3/molMempunyai struktul kristal orthorombikMempunyai titik didih 717, 82 KMempunyai titik lebur 392,2Mempunyai massa jenis 2,07 gram / cm3Mempunyai kapasitas panas 0,710 J/g KMempunyai potensial ionisasi 10,360 voltMempunyai elektronegativitas 2,58Mempunyai konduktivitas listrik 5 x 10-10 ohm-1 cm-1Mempunyai konduktivitas kalor 0,269 W/mKMempunyai harga entalpi pembentukan 1,73 kJ / molMempunyai harga entalpi pembentukan 1,73kJ/molMempunyai harga entalpi penguapan 10kJ/mol

Selenium (Sc) Selenium ditemukan dalam beberapa mineral yang cukup langka seperti kruksit dan klausthalit. Beberapa tahun yang lalu, selenium didapatkan dari debu cerobong asap yang tersisa dari proses bijih tembaga sulfida. Sekarang selenium di seluruh dunia dihasilkan dari pemurnian kembali logam anoda dari proses elektrolisis tembaga.

GAMBAR

SELNIUM

Orbital SeleniumSejarah SeleniunDitemukan oleh Berzellius pada tahun 1817, yang menemukannya bergabung bersama tellurium (namanya diartikan sebagai bumi)

Pembuatan SeleniumSelenium ditemukan dalam beberapa mineral yang cukup langka seperti kruksit dan klausthalit.Selenium diperoleh dari memanggang endapan hasil elektrolisis dengan soda atau asam sulfat.Sekarang selenium di seluruh dunia dihasilkan dari pemurnian kembali logam anoda dari proses elektrolisis tembaga. Sifat SeleniumData Penting SeleniumSimbol: SeRadius Atom: 1.4 Volume Atom: 16.5 cm3/molMassa Atom: 78.96Titik Didih: 958 KRadius Kovalensi: 1.16 Struktur Kristal: HeksagonalMassa Jenis: 4.79 g/cm3Konduktivitas Listrik: 8 x 106 ohm-1cm-1Elektronegativitas: 2.55Konfigurasi Elektron: [Ar]3d10 4s2p4Formasi Entalpi: 5.54 kJ/molKonduktivitas Panas: 2.04 Wm-1K-1Potensial Ionisasi: 9.752 VTitik Lebur: 494 KBilangan Oksidasi: -2,4,6Kapasitas Panas: 0.32 Jg-1K-1Entalpi Penguapan: 26.32 kJ/mol

TeluriumDitemukan oleh Muller von Reichenstein pada tahun 1782; diberi nama oleh Klaproth, yang telah mengisolasinya pada tahun 1798.Telurium kadang-kadang dapat ditemukan di alam, tapi lebih sering sebagai senyawa tellurida dari emas (kalaverit), dan bergabung dengan logam lainnya.

GAMBAR TELURIUM Sifat TeluriumReaksi TeluriumUnsur telurium dapat bereaksi dengan unsur-unsur lain yang membentuk beberapa senyawa, seperti telurium diklorida (TeCl2), telurium dioksida (TeO2), telurium tetraklorida (TeCl4), hidrogen telurida (H2Te), natrium telurida (Na2Te), dan beberapa senyawa lainnya. Isotop TeluriumAda 30 isotop telurium yang telah dikenali, dengan massa atom berkisar antara 108 hingga 137. Telurium di alam hanya terdiri dari delapan isotop.

Kegunaan TeluriumTelurium memperbaiki kemampuan tembaga dan baja tahan karat untuk digunakan dalam permesinan.Penambahan telurium pada timbal dapat mengurangi reaksi korosi oleh asam sulfat pada timbal, dan juga memperbaiki kekuatan dan kekerasannya.Telurium digunakan sebagai komponen utama dalam sumbat peleburan, dan ditambahkan pada besi pelapis pada menara pendingin.

Telurium juga digunakan dalam keramik.Bismut telurrida telah digunakan dalam peralatan termoelektrik.Digunakan dalam penelitian ilmiah semikonduktor.Dalam campurannya dengan bahan-bahan organik digunakan pada proses vulkanisasi karet sintesis.Digunakan sebagai bahan insektisida, germisida, dan fungisida.Digunakan untuk memberi warna biru dalam proses pembuatan kacaData Penting TeluriumSimbol : TeRadius Atom : 1.42 Volume Atom : 20.5 cm3/molMass