Haluan kepri 29nov15

  • View
    242

  • Download
    9

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Haluan kepri 29nov15

Text of Haluan kepri 29nov15

  • Editor: Nando ,Grafis: Rico Ray, Layouter: NovrizalCMYK

    CMYK

    KORAN LOKAL TERBAIK

    DI INDONESIA

    Harian Umum

    Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat HARGA ECERAN Rp2.500,KRITIK & SARAN : 085264088880

    INFO BERLANGGANAN : 085374539090

    Minggu, 29 November 2015

    17 Safar 1437 H

    TERBIT 16 HALAMAN,

    NO 29/10 TAHUN KE 14Website: www.haluankepri.com

    Minggu, 22 November 2015

    04:31 04:47 12:09 15:24 18:13 19:23

    Batam dan Sekitarnya

    JADWAL SHALAT

    Imsak Subuh Dzuhur Ashar Magrib Isya

    Titi Kamal

    Siap Tambah Hal 7

    Siap Tambah Anak

    Ujian Laju Hal 7

    Tambang Pasir Hal 7

    PariadiLiputan Batam

    PERNIKAHAN Titi Kamal dan Chris-tian Sugiono yang sudah berlangsungselama enam tahun telah dikaru-nia seorang anak bernama Ar-juna Zayan Sugiono. Memili-ki satu anak dirasa Titi Ka-mal belumlah cukup.

    Pasangan yang meni-kah di Austalia pada 6Februari 2009 ini punmengaku ingin menam-bah kembali momongan."Iya (menambah momon-gan). Doakan saja yah,"kata Titi Kamal saat dite-mui di kawasan Gandaria,Kebayoran Baru, Jakarta Se-latan, Jumat (27/11).

    Lantaran hal tersebut, pe-meran Maura dalam film AdaApa dengan Cinta ini masih terusmenjalani program kehamilan. "Ka-lau program (kehamilan) sih jalanterus. Tinggal menunggu dikasihnyasaja sama Tuhan," ucapnya.

    Lebih lanjut, wanita yang kerap dis-apa Tikam ini sedang merasakan gem-bira menjadi seorang ibu. Arjuna yang te-pat berusia dua tahun pada 16 November

    ENAMBANGAN pasir ilegal di kawasanKecamatan Nongsa, Batam kian me-rajalela. Pasir dari perut bumi Nongsa

    dikeruk seolah tanpa mengenal waktu,siang dan malam. Akibat penambanganilegal itu, lingkungan Kecamatan Nongsamengalami kerusakan parah. Ironisnya,pemerintah seolah tidak berdaya menghen-tikan aktivitas penambangan ilegal itu.

    Berdasarkan penelusuran koran ini, penambangan pasir

    ilegal di kawasan Nongsa dilakukan di beberapa lokasi.

    Antara lain di kawasan Botania, dekat SMA Negeri 3. Sejum-

    lah mesin pompa pengeruk pasir beroperasi hampir 24 jam

    di lokasi ini. Pasir yang disedot oleh mesin-mesin pompa itu

    dikumpulkan di tepi pantai lalu diangkut menggunakan truk

    menuju toko bangunan maupun proyek perumahan yang se-

    dang dibangun. Informasinya, penambangan pasir ilegal di

    lokasi ini dibekingi oleh oknum aparat dan pekerjanya dida-

    tangkan dari Pulau Jawa.

    Lokasi penambangan pasir ilegal lainnya berada di Ka-

    mpung Tua Panglong, Batu Besar. Di sini, terlihat puluhan

    mesin sedot pasir beroperasi dan puluhan truk tronton lalu-

    lalang mengangkut pasir hasil sedotan setiap hari. Akibat

    penambangan pasir besar-besaran, kawasan tersebut sudah

    P

    KARIMUN (HK)Kenaikan tarif masuk

    pelabuhan domestik Tanjungbalai

    Karimun oleh PT Pelindo I Cabang

    Tanjungbalai Karimun dan Badan

    Usaha Pelabuhan (BUP) Karimun

    dari Rp2.500 menjadi Rp6.000

    menuai kecaman dari berbagai

    komponen masyarakat. Apalagi,

    kenaikan tarif tersebut tanpa sos-

    ialisasi.

    Ketua DPD Laskar Mel-

    ayu Bersatu (LMB) Kari-

    mun Datuk Panglima

    Muda Azman Zainal me-

    ngatakan, PT Pelindo

    selaku operator pela-

    Tottenham Hotspur Vs Chelsea

    Ujian Laju Positif The BluesCHELSEA akan melawat ke

    White Hart Lane untuk menantang

    tuan rumah Tottenham Hotspur

    dalam lanjutan pertandingan Pre-

    mier League, Minggu (29/11) ma-

    lam. Laga kontra Spurs ini merupa-

    kan ujian laju positif The Blues set-

    elah sukses meraih dua kemenan-

    gan beruntun. Chelsea bertekad

    meneruskan tren kemenangan.

    Setelah badai yang terjadi sejak

    awal musim ini, sang juara bertah-

    an, Chelsea, menunjukkan tanda-

    tanda kebangkitan lewat dua ke-

    menangan impresif. Yakni saat mel-

    awan Norwich City pekan lalu, dan

    juga Maccabi Tel Aviv

    pada tengah pekan ini di

    Liga Champions.

    "Ini baru awal. Tentunya

    kami ingin untuk menerus-

    kannya. Kami menyambut

    laga (melawan Spurs) itu den-

    gan dua kemenangan berun-

    tun, dengan kami juga bermain

    cukup bagus dan kepercayaan

    diri para pemain sudah pulih,"

    kata bek Chelsea Azpilicueta

    seperti dikutip Daily Star.

    "Kami akan mengambil poin-

    poin itu selangkah demi selangkah.

    2 TAHUN TANJUNGPINANG

    TANPA ADIPURAKOTA Tanjungpinang kembaligagal meraih Piala Adipura tahun2015. Dengan demikian, ibukotaProvinsi Kepri itu sudah dua tahunberturut-turut tidak berhasilmeraih piala lambang supremasikota terbersih yang diberikan olehKementerian Lingkungan Hidupdan Kehutanan itu.

    Padahal sebelumnya Kota Tan-jungpinang menjadi langgananpenerima Piala Adipura. Sebelumterhenti tahun 2014, kota ini sela-ma 10 tahun berturut-turut selalu menerima Piala Ad-ipura.

    Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyata-kan kegagalan Kota Tanjungpinang meraih Piala Adipu-ra merupakan kelemahan dirinya. Dan hal ini, menjadikoreksi baginya untuk ke depan. "Kalau tahun ini Adipu-

    Kenaikan Tarif MasukPelabuhan Karimun Dikecam

    Kenaikan Tarif Hal 7 2 Tahun Hal 7

    Lis Darmansyah

  • Editor: Nando, Layouter: Novrizal

    Sambungan 7Minggu, 29 November 2015

    Siap Tambah Dari Halaman 1

    Tambang Pasir Dari Halaman 1

    Kenaikan Tarif Dari Halaman 1

    2 Tahun Dari Halaman 1berbentuk danau dan pohon bakau

    pun kering, bahkan banyak yang

    sudah mati.

    Penambangan pasir ilegal juga

    dilakukan di sekitar perumahan

    Puri Asri Residence, Batu Besar.

    Aktifitas pengerukan pasir ilegal

    secara besar-besaran juga terjadi

    di belakang markas Polda Kepri.

    Masifnya pengerukan pasir di loka-

    si ini bisa dilihat secara kasat

    mata dari terbentuknya kawah

    besar dengan kedalaman hampir

    50 meter dengan lebar 200 meter.

    Aktifitas penambangan pasir se-

    cara ilegal di lokasi ini sudah be-

    berapa kali menimbulkan korban

    meninggal, baik pekerja maupun

    anak-anak yang terperosok ke

    dalam danau bekas penggalian

    pasir.

    Tak sampai di situ, akibat pe-

    ngerukan pasir ilegal di kawasan

    ini, pantai Melayu sepanjang pulu-

    han kilometer mengalami kerusa-

    kan parah. Objek wisata yang juga

    merupakan ikon Batam tersebut

    rusak akibat lumpur hasil sedotan

    pasir yang dibuang begitu saja ke

    laut. Hampil satu mil pantai penuh

    dengan lumpur bekas sedotan pa-

    sir laut.

    Para penambang pasir yang

    merusak ekosistem ini tidak mera-

    sa takut akan dirazia aparat kare-

    na merasa sudah membayar upeti.

    Menurut salah seorang penam-

    bang pasir, Karyo, ia sudah me-

    lakukan penambangan pasir se-

    cara ilegal sejak tiga tahun yang

    lalu dengan penghasilan per hari

    Rp 400 ribu. Ia mengaku hanya

    sebagai pekerja sedangkan mesin

    milik orang lain. "Ya kerja apalagi

    daripada menganggur, lumayan

    hanya bekerja 6 jam sebagai pe-

    nambang pasir dapat Rp400 ribu,"

    kata Karyo saat ditemui di lokasi

    tambang pasir Panglong, Batu Be-

    sar, Nongsa, Jumat (27/11).

    Karyo mengaku penambangan

    pasir di lokasi itu sudah sering dira-

    zia oleh Tim Gabungan Pemko

    Batam. "Namun setelah itu kami

    kembali beroperasi karena kami juga

    sudah memberi jasa keamanan ter-

    hadap oknum tertentu," ungkapnya.

    Seorang penambang pasir ile-

    gal di sekitar perumahan Puri Asri

    Residence juga mengaku aktifitas

    penambangan pasir di lokasi itu

    sudah berlangsung sejak lama dan

    sudah beberapa kali dirazia apar-

    at tetapi setelah itu beroperasi

    kembali. Penambang yang enggan

    menyebutkan namanya itu men-

    gaku, penambangan di tempat

    tersebut sulit dihentikan karena

    sudah menjadi sumber mata pen-

    caharian banyak orang.

    "Setiap hari kami menambang

    di sini. Ini pekerjaan tak mudah,

    dan kami hanya bisa melakukan

    ini untuk mencari makan," ujarnya.

    Menurut dia, dalam satu hari,

    dari satu tempat penambangan

    pasir ia bisa mengumpulkan pasir

    hingga 10 lori. Satu lori pasir dijual

    Rp 470 ribu hingga Rp 500 ribu.

    "Kalau ada yang ambil banyak,

    harganya bisa kurang," ujarnya.

    Ia mengaku tak tahu persis atu-

    ran yang melarang penambangan

    pasir. Baginya, pekerjaan itu ad-

    alah sumber mendapatkan rezki

    untuk kelanjutan keluarga. "Kalau

    tak kerja ini, saya dan keluarga

    mau makan apa," ujarnya.

    Kepala Badan Pengendalian

    Dampak Lingkungan (Bapedal)

    Kota Batam Dendi N Purnomo tak

    menampik maraknya aksi penam-

    bangan pasir ilegal di Batam. Kata

    dia, aktifitas penambangan pasir

    tidak hanya di kawasan Nongsa,

    tetapi tersebar di sejumlah lokasi

    lainnya, seperti Tembesi, Merbung

    dan Rempang Cate di Barelang.

    Aktifitas penambangan pasir

    secara ilegal itu, kata dia, telah

    mengakibatkan kerusakan ling-

    kungan yang cukup serius. "Kondi-

    si lokasi penambangan sudah san-

    gat rusak parah, sementara perai-

    ran sekitarnya sudah tercemar

    lumpur sisa tambang," kata Dendi

    beberapa waktu lalu.

    Selain mengakibatkan kerusa-

    kan lingkungan, Dendi menaksir

    kerugian akibat tambang pasir il-

    egal di Batam mencapai Rp 1,7 tri-

    liun. Menurutnya, nilai itu didapat

    dari hasil penghitungan pihaknya

    bersama dengan pihak ITB Band-

    ung. "Kalau dihitung-hitung keru-

    gian dari penggalian pasir ilegal di

    Batam hingga saat ini sudah seki-

    tar Rp 1,7 triliun. Sementara un-

    tuk memulihkan bek