kedaruratan PSIKIATRI

  • View
    26

  • Download
    4

Embed Size (px)

DESCRIPTION

tentang kesehatan jiwa

Text of kedaruratan PSIKIATRI

  • Bismillahirrahmanirrahim

  • KEGAWAT DARURATAN PSIKIATRI

    110.2000.163MELISA YANTRIASARI110.2002.164MERNA OKTAVIA 110.2002.166MIRA SUKAMAWATI110.2002.172MOHAMAD ARIF SAEFULLAH110.2002.182MUCHSYIM 110.2002.194MUTHI HANDAYANAI 110.2002.196NAILA KARIEMA110.2002.197NASTAIN110.2002.198NASTITI110.2002.199NENY NUR RIFAH110.2002.201NIDYASARI PINTOR NASUTION110.2002.207NOVI ROSNITA110.2002.239RICCA OKTORA . P110.2002.249RIZKI EMILDAKELOMPOK XI

  • KEGAWAT DARURATAN PSIKIATRI

  • I . DEFINISIAdalah gangguan dalam proses pikir,alam perasaan / tindakan yang membutuhkan pengobatan segera .

    II . KRITERIA KEGAWATAN PSIKIATRIMengancam keutuhan tubuh / jiwa seseorangMengancam ketenangan / keselamatan lingkungannya, termasuk anggota staf ruang gawat darurat Ansietas pasien meninggi akibat penyakitnya, stigma akibat penyakitnya, dibawa dengan paksa / karena bertemu dengan orang-orang asing dan belum dikenalAnsietas terapis meninggi akibat belum berpengalaman , harus bertindak dengan cepat dan tepat , kurang tidur/istirahat, atau karena mengahadapi pasien yang menakutkan / mengancam

  • III . PEMERIKSAAN & PENATALAKSANAANPemeriksaan psikiatri biasa dengan wawancara psikiatri lebih cepat , ringkas , tepatPikirkan kemungkinan etiologi organikSecara umum , wawancara difokuskan kepada keluhan utama pasien saat ini serta alas an pasien datang Waktu terbatas , sehingga perlu dibuat struktur wawancara terutama dalam menghadapi pasien kronik yang berbicara kacauBeberapa hal yang perlu diperhatikan , antara lain :Ruangan denagn suasana yang tenang Hubuingan dokter pasien yang baik Memberi kesempatan bicara kepada keluarga pasien sesudah giliran pasien Peralatan dan teknik yang disederhanakan Jaminan untuk keamanan terapis dan staf

    IV . TINDAKAN Intervensi krisis , medikasi , rawat jalan , rawat inap , dllTidak tergantung dari diagnosis tapi terutama dari gambaran klinis , kemampuan reorganisasi pasien dan sokongan keluarga

  • V . PEMBAHASANKetergantungan alcohol.Sampai 15 % dari semua orang yang tergantung alcohol adalah melakukan bunuh diri. Angka bunuh diri untuk alkoholik diperkirakan kira-kira 270 per 100.000 setahun.Kira-kira 80 % dari semua korban bunuh diri yang tergantung alcohol adalah laki-laki,mencerninkan rasio jenis kelamin untuk ketergantungan alcohol.Korban bunuh diri yang tergantung alcohol cenderung merupakan golongan kulit putih, usia pertengahan, tidak menikah, tidak memiliki teman, terisolasi secara social, dan baru saja minum. Sampai 40% pernah melakukan usaha bunuh diri sebelumnya. Sampai 40% dari semua bunuh diri oleh pasien yang tergantung alcohol terjadi pada satu tahun perawatanterakhir pasien di rumah sakit, pasien lanjut usia yang tergantung risiko khusus selama periode setengah pemulangan dari rumah sakit.Penelitian menunjukkan bahwa banyak pasien tergantung alcohol yang akhirnya melakukan bunuh diri dinyatakan sebagai terdepresi selama perawatan di rumah sakit dan sampai duapertiga diyatakan menderita gejala gangguan mood selama periode mereka melakukan bunuh diri.

  • Sebanyak 50 persen dari semua korban bunuh diri semua korban bunuh diri yang tergantung alcohol telah mengalami kehilangan hubungan kasih sayang yang erat selama selama tahun sebelumnya. Kehilangan hubungan interpersonal tersebut dan jenis peristiwa kehidupan lainnya yang tidak diinginkan kemungkinan diakibatkan oleh ketergantungan alcohol dan berperan dalam perkembangan gejala gangguan mood, yang seringkali ditemukan dalam beberapa minggu atau bulan sebelum bunuh diri.

    Kelompok terbesar pasien laki-laki yang tergantung alcohol adalah mereka dengan gangguan kepribadian antisocial yang menyertai. Penelitian menunjukkan bahwa pasien tersebut kemungkinan berusaha bunuh diri, menyalahgunakan zat lain, menunjukkan perilaku impulsive, agresif, dan criminal, dan ditemukan diantara korban bunuh diri yang tergantung alcohol.

  • Ketergantungan Zat Lain.Angka bunuh diri untuk orang yang tergantung heroin adalah kira-kira20 kali lebih besar dibandingkan angka untuk populasi umum. Remaja perempuan yang menggunakan zat intravena juga memiliki angka bunuh diri yang tinggi. Tersedianya zat dalam jumlah letal, pemakaian intravena, gangguan kepribadian antisocial yang menyertai, gaya hidup yang kacau, dan impulsivitas adalah beberapa factor yang mempredisposisikan orang tergantung zat pada perilaku bunuh diri, terutama jika mereka adalah disforik,terdepresi, atau terintoksikasi

  • Gangguan Kepribadian.Sejumlah besar korban bunuh diri memiliki berbagai macam kesulitan atau gangguan kepribadian yang menyertai. Menderita suatu gangguan kepribadian mungkin merupakan suatu determinan perilaku bunuh diri dalam beberapa cara: dengan mempredisposisikan kepada gangguan mental berat seperti gangguan depresif atau ketergantungan alcohol, dengan menyebabkan kesulitan dalam hubungan dan penyesuaian social, dengan mencetuskan peristiwa kehidupan yang tidak diinginkan, dengan mengganggu kemampuan untuk mengatasi gangguan mental atau fisik, dan dengan menarik orang ke dalam konflik dengan orang di sekitar mereka, termasuk anggota keluarga, dokter, dan anggota staf rumah sakit.

  • Diperkirakan 5 persen pasien dengan gangguan kepribadian antisocial melakukan bunuh diri. Bunuh diri adalah tiga kali sering pada narapidana dibandingkan populasi umum. Lebih dari sepertiga narapidana pernah menjalani terapi spikiatrik di masa lalunya, dan setengahnya pernah melakukan usaha atau ancaman bunuh diri sebelumnya.

    Depresi adalah berhubungan tidak hanya dengan bunuh diri yang dilakukan tetapi juga dengan usaha bunuh diri yang serius. Penelitian yang menghubungkan karakteristik klinik dari mereka yang berusaha bunuh diri dan berbagai ukuran mati menunjukkan bahwa cirri klinis yang paling sering berhubungan dengan keseriusan maksud untuk mati adalah diagnosis gangguan depresif.

  • EPIDEMIOLOGIFaktor yang terkait :Jenis KelaminPria 3 kali lebih sering melakukan bunuh diri dibanding wanitaMetodeLebih tingginya angka bunuh diri yg berhasil pd laki laki adl berhubungan pd metode yg digunakan. Laki laki menggunakan pistol, menggantung diri atau lompat dari tempat yg tinggi.Wanita lebih mungkin menggunakan zat psikoaktif overdosis atau racunUsiaAngka bunuh diri meningkat dgn bertambahnya usia. Pada laki laki puncak bunuh diri adl setelah usia 45 tahun dan pada wanita jumlah terbesar bunuh diri yg berhasil adl diatas 55 tahun

  • RasAngka bunuh diri orang kulit putih dua kali lebih besar dari angka diantara bukan orang kulit putih. Tapi angka tersebut masih diragukan krn angka bunuh diri pd kelompok orang kulit hitam mulai meninggi

    AgamaKhatolik adl lebih rendah dibandingkan dengan angka untuk protestan dan yahudi

    Status perkawinanPerkawinan yg diperkuat oleh anak secara bermakna menurunkan resiko bunuh diri.. Orang yg hidup sendirian dan tdk pernah menikah memiliki angka hampir dua kali lipat melakukan bunuh diri daripada orang yg menikah. Tetapi orang berstatus cerai/ditinggal mati pasangannya menunjukkan angka yg sangat tinggi.

  • Pekerjaan Semakin tinggi status sosial seseorang, semakin besar resiko bunuh diri

    IklimTidak ada hubungan musiman dgn bunuh diri

    Kesehatan F isikHubungan antara kesehatan fisik dan bunuh diri adl bermakna. Beberapa penyakit endokrin serta gangguan mood berhubungan dgn meningkatnya resiko bunuh diri

    Kesehatan MentalFaktor psikiatrik yg sangat penting dalam bunuh diri pd pasien depresif meningkat, terutama jika pasien depresif, skizofrenia, dan gangguan mental lainnya.

  • Pasien psikiatrik dengan :Resiko pasien psikiatrik sangat penting dalam bunuh diri adl 3-12 kali lebih besar dibandingkan yg bukan pasien psikiatri dan relatif berusia mudi.Gangguan panik memiliki resiko terjadinya kasus bunuh diri:Gangguan depresif paling sering berhubungan dgn bunuh diri krn resiko bunuh diri pd pasien depresif meningkat terutama jika pasien terdepresi, biasanya pasien bunuh diri pada awal perjalanan penyakitnya dibandingkan setelahnya.SkizofreniaSebagian besar pasien skizofrenia melakukan bunuh diri pd tahun2 pertama penyakitnya.jadi faktor resiko bunuh diri pd pasien skizofrenia adl usia muda, berkelamin laki2, tdk menikah, pernah melakukan usaha bunuh diri sebelumnya, kerentanan thd gejala depresif dan baru dipulangkan dari RSKetergantungan alkohol80 % adl laki2, biasanya dialami oleh golongan kulit putih, usia pertengahan, tdk menikah, tdk memiliki teman, terisolasi scr sosial, dan baru saja minumKetergantungan zat lainangka bunuh diri pd orang ketergantungan heroin kira2 20 kali lebih besar dibandingkan angka populasi umum.

  • Gangguan kepribadianMenderita suatu gangguan kepribadian merupakan suatu determinan perilaku bunuh diri dalam bbrp cara dgn mempredisposisikan kpd gangguan mental berat spt gangguan depresi atau ketergantungan alkohol dgn menyebabkan kesulitan dlm hubungan dan penyesuaian sosial

    ETIOLOGI

    Etiologi dr salah satu kegawatdaruratan psikiatrik yaitu bunuh diriEtiologi trd dr 3 faktor:Faktor sosialTeori DurkheimBunuh diri terbagi mjd 3 kategori sosialA.Bunuh diri EgoistikDiterapkan pd mereka yg tdk terintegrasi scr kuat ke dlm kelompok sosial

  • Bunuh Diri AltruistikPada orang yg terintegrasi ke dlm masyarakatnya terganggu, menghalangi mereka dari norma perilaku yg biasanyaBunuh diri AnomikSituasi ekonomi yg berubah scr drastis adl lebih rentan dibandingkan mereka sebelum perubahan keberuntungan mereka. Juga dimaksudkan pd ketidakstabilan sosial, dgn kehancuran standard dan nilai2 masyarakat

    2.Faktor Psikologis Teori Freud Sigmun Freud menggambarkan hanya 1 pasien yg mencoba bunuh diri tetapi ia melihat banyak pasien depresi

    Teori Meningger Karl Meningger dlm Man Against Himself menyimpulkan bhw bunuh diri adl pembunuhan yg di retrofleksikan, pemb