Click here to load reader

Lampiran 1 FORMULIR UJI KESUKAAN (UJI HEDONIK)repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/30839/1/Appendix.pdf · Lampiran 2 . Rekapitulasi Data Skor Hasil Penilaian Organoleptik Panelis

  • View
    311

  • Download
    12

Embed Size (px)

Text of Lampiran 1 FORMULIR UJI KESUKAAN (UJI...

  • Lampiran 1 FORMULIR

    UJI KESUKAAN (UJI HEDONIK)

    Nama panelis : Umur : Jenis kelamin : Tlp/HP : Peminatan : Instruksi

    1. Ciciplah sampel satu persatu.

    2. Pada kolom kode sampel berikan penilaian anda dengan cara memasukan nomor (lihat keterangan yang ada di bawah tabel) berdasarkan tingkat kesukaan.

    3. Netralkan indera pengecap anda dengan air putih setelah selesai mencicipi satu sampel.

    4. Jangan membandingkan tingkat kesukaan antar sampel.

    5. Setelah selesai berikan komentar anda dalam ruang yang telah disediakan.

    Indikator

    Kode Sampel

    P1 P2 P3

    Warna

    Aroma

    Rasa

    Tekstur

    Keterangan : Suka : 3 Kurang suka : 2 Tidak suka : 1

    Komentar :

    Terima kasih

    Universitas Sumatera Utara

  • Lampiran 2

    Rekapitulasi Data Skor Hasil Penilaian Organoleptik Panelis Terhadap Warna Mi Basah dengan Penambahan Tepung Biji Durian

    No Panelis

    Jenis Kelamin

    Umur (Tahun)

    Perlakuan Total Panelis P1 P2 P3 Yi Y2ij (Yi)2

    1 P 22 1 2 3 6 14 36 2 P 21 3 2 1 6 14 36 3 L 21 2 2 2 6 12 36 4 L 23 3 3 2 8 22 64 5 P 23 3 2 1 6 14 36 6 P 21 2 2 2 6 12 36 7 L 22 2 3 1 6 14 36 8 L 25 2 3 2 7 17 49 9 L 19 2 1 1 4 6 16

    10 P 21 2 3 2 7 17 49 11 P 20 2 1 1 4 6 16 12 L 19 2 2 2 6 12 36 13 L 19 2 2 1 5 9 25 14 L 19 3 2 1 6 14 36 15 P 19 3 3 1 7 19 49 16 P 22 1 1 1 3 3 9 17 P 21 3 3 2 8 22 64 18 L 23 3 3 2 8 22 64 19 L 22 3 3 2 8 22 64 20 P 19 3 2 1 6 14 36 21 L 23 3 2 2 7 17 49 22 L 21 3 2 2 7 17 49 23 P 22 2 2 1 5 9 25 24 P 22 2 3 2 7 17 49 25 L 22 3 2 1 6 14 36 26 L 20 3 3 2 8 22 64 27 P 23 3 3 1 7 19 49 28 P 23 2 2 1 5 9 25 29 L 23 3 2 1 6 14 36 30 P 21 3 2 2 7 17 49

    Yi 74 68 46 188 Y2ij 194 166 80 440 (Yi)2 5476 4624 2116 12216

    Rata-rata 2,47 2,27 1,53

    Universitas Sumatera Utara

  • Lampiran 3

    a. Varians

    b. Varians Total

    = 0,377

    c. Uji Barlett

    Ho = 12 = 22 = 32

    Ha = sekurang-kurangnya ada 2 varians populasi (2) yang tidak sama

    = 0,9942

    = 0,9325

    Ternyata bH (0,9942) > bc (0,9325) Ho diterima, hal ini menjelaskan bahwa varians ketiga

    populasi darimana sampel ditarik sesungguhnya homogen (sama) sehingga dapat dilanjutkan

    dengan Uji Anova.

    Universitas Sumatera Utara

  • Lampiran 4

    Analisa Sidik Ragam Skor Hasil Uji Organoleptik Panelis Terhadap Warna Mi basah

    dengan Penambahan Tepung biji durian

    1. Derajat Bebas (db)

    a. db perlakuan = 3 1 = 2

    b. db galat = (3 x 30 1) (3 1) = 87

    c. db jumlah = (3 x 30) 89

    2. Faktor Koreksi (FK)

    Faktor koreksi =

    =

    = 392,71

    3. Jumlah Kuadrat (JK)

    a. Jumlah kuadrat total = 440 392,71

    = 47,29

    b. Jumlah kuadrat perlakuan = 392,71

    = 407,2 392,71

    = 14,49

    c. Jumlah kuadrat galat = 47,29 14,49

    = 32,8

    Universitas Sumatera Utara

  • 4. Kuadrat Total (KT)

    a. Kuadrat total perlakuan =

    = 7,24

    b. Kuadrat total galat =

    = 0,38

    5. F hitung

    Fhitung =

    = 19,21 Sumber

    Keragaman db JK KT Fhitung Ftabel Keterangan 0,05

    Perlakuan 2 14,49 7,24 19,21 3,15 Ada Perbedaan Galat 87 32,80 0,38 Total 89 47,29

    Berdasarkan tabel analisa sidik ragam di atas, dapat dilihat bahwa Fhitung > Ftabel

    sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan warna pada setiap perlakuan.

    Universitas Sumatera Utara

  • Lampiran 5 Uji Ganda Duncan (Duncans Multiple Range Test) Terhadap Hasil Analisa Sidik Ragam Skor Hasil Uji Organoleptik Panelis Terhadap Warna Mi Basah 1. Standar Error Rata-rata (S )

    Standar Error Rata-rata (S ) =

    =

    = 0,112 2. Least Significant Ranges (LSR)

    p 2 3 Range 2,80 2,95 Least Significant Ranges (LSR) 0,314 0,330

    Keterangan : P = Banyaknya nilai tengah dalam wilayah yang diuji Range = Harga nisbah terendah untuk Uji Kurun Ganda Duncan pada beda nyata pada tingkat

    5% dengan derajat bebas galat = 87 ~ 100 LSR = Range x Standar Error Rata-rata 3. Hasil Uji Ganda Duncan Terhadap Warna Mi basah Perlakuan P3 P2 P1 Rata-rata P1 P2 = 2,47 2,27 = 0,20 < 0,297 P1 P3 = 2,47 1,53 = 0,94 > 0,313 P2 P3 = 2,27 1,53 = 0,74 > 0,297

    1,53 2,27 2,47

    Jadi P1 = P2 Jadi P1 P3 Jadi P2 P3

    Berdasarkan tabel uji Duncan di atas, dapat disimpulkan bahwa tingkat kesukaan panelis

    terhadap warna mi basah P1 (15%) sama dengan warna mi basah P2 (20%), namun warna mi

    basah P3 (25%) berbeda dengan kedua mi basah yang lain. Hal itu berarti bahwa warna mi basah

    P3 (25%) kurang disukai oleh panelis bila dibandingkan dengan warna mi basah P1 dan P2 karena

    mi basah P3 (25%) mempunyai penilaian yang paling rendah (1,70), dimana semakin rendah

    tingkat penilaian maka warna mi basah akan semakin tidak disukai.

    Universitas Sumatera Utara

  • Lampiran 6

    Rekapitulasi Data Skor Hasil Penilaian Organoleptik Panelis Terhadap Aroma Mi Basah dengan Penambahan Tepung Biji Durian

    No Panelis

    Jenis Kelamin

    Umur (Tahun)

    Rata-rata Total Panelis P1 P2 P3 Yi Y2ij (Yi)2

    1 P 22 1 2 2 5 9 25 2 P 21 3 2 1 6 14 36 3 L 21 2 2 2 6 12 36 4 P 23 2 3 2 7 17 49 5 P 23 1 2 2 5 9 25 6 P 21 3 2 2 7 17 49 7 L 22 2 3 1 6 14 36 8 L 25 2 2 2 6 12 36 9 L 19 2 2 1 5 9 25

    10 P 21 2 2 2 6 12 36 11 P 20 1 2 2 5 9 25 12 L 19 2 2 2 6 12 36 13 P 19 2 2 2 6 12 36 14 L 19 2 2 2 6 12 36 15 P 19 2 2 2 6 12 36 16 P 22 1 2 2 5 9 25 17 P 21 3 3 3 9 27 81 18 L 23 2 3 3 8 22 64 19 L 22 2 3 3 8 22 64 20 P 19 2 2 2 6 12 36 21 P 23 3 2 3 8 22 64 22 P 21 3 3 2 8 22 64 23 P 22 2 2 2 6 12 36 24 P 22 1 2 2 5 9 25 25 P 22 2 2 3 7 17 49 26 L 20 3 2 3 8 22 64 27 P 23 2 2 2 6 12 36 28 P 23 2 3 2 7 17 49 29 P 23 2 2 2 6 12 36 30 P 21 2 2 2 6 12 36

    Yi 61 67 63 191 Y2ij 135 155 141 431 (Yi)2 3721 4489 3969 12179

    Rata-rata 2,03 2,23 2,10

    Universitas Sumatera Utara

  • Lampiran 7

    a. Varians

    b. Varians Total

    = 0,287

    c. Uji Barlett

    Ho = 12 = 22 = 32

    Ha = sekurang-kurangnya ada 2 varians populasi (2) yang tidak sama

    = 0,9620

    = 0,9325

    Ternyata bH (0,9674) > bc (0,9325) Ho diterima, hal ini menjelaskan bahwa varians ketiga

    populasi darimana sampel ditarik sesungguhnya homogen (sama) sehingga dapat dilanjutkan

    dengan Uji Anova.

    Universitas Sumatera Utara

  • Lampiran 8

    Analisa Sidik Ragam Skor Hasil Uji Organoleptik Panelis Terhadap Aroma Mi basah

    dengan Penambahan Tepung Biji Durian

    1. Derajat Bebas (db)

    a. db perlakuan = 3 1 = 2

    b. db galat = (3 x 30 1) (3 1) = 87

    c. db jumlah = (3 x 30) 89

    2. Faktor Koreksi (FK)

    Faktor koreksi =

    =

    = 405,34

    3. Jumlah Kuadrat (JK)

    a. Jumlah kuadrat total = 431 405,34

    = 25,66

    b. Jumlah kuadrat perlakuan = 405,34

    = 405,97 405,34

    = 0,62

    c. Jumlah kuadrat galat = 25,66 0,62

    = 25,04

    4. Kuadrat Total (KT)

    a. Kuadrat total perlakuan =

    = 0,31

    Universitas Sumatera Utara

  • b. Kuadrat total galat =

    = 0,29

    5. F hitung

    Fhitung =

    = 1,08

    Sumber Keragaman Db JK KT Fhitung

    Ftabel Keterangan 0,05

    Perlakuan 2 0,62 0,31 1,08 3,15 Tidak ada Perbedaan Galat 87 25,04 0,229 Total 89 25,66

    Berdasarkan tabel analisa sidik ragam di atas, dapat dilihat bahwa Fhitung < Ftabel

    sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan aroma pada setiap perlakuan.

    Universitas Sumatera Utara

  • Lampiran 9

    Rekapitulasi Data Skor Hasil Penilaian Organoleptik Panelis Terhadap Rasa Mi Basah dengan Penambahan Tepung Biji Durian

    No Panelis

    Jenis Kelamin

    Umur (Tahun)

    Rata-rata Total Panelis P1 P2 P3 Yi Y2ij (Yi)2

    1 P 22 1 2 3 6 14 36 2 P 21 1 2 3 6 14 36 3 L 21 3 3 3 9 27 81 4 P 23 3 3 2 8 22 64 5 P 23 2 2 2 6 12 36 6 P 21 2 2 3 7 17 49 7 L 22 2 3 2 7 17 49 8 L 25 2 2 3 7 17 49 9 L 19 3 2 2 7 17 49

    10 P 21 1 1 1 3 3 9 11 P 20 2 2 2 6 12 36 12 L 19 2 2 3 7 17 49 13 P 19 2 2 2 6 12 36 14 L 19 3 2 2 7 17 49 15 P 19 2 2 1 5 9 25 16 P 22 2 2 2 6 12 36 17 P 21 2 3 2 7 17 49 18 L 23 1 2 3 6 14 36 19 L 22 1 2 3 6 14 36 20 P 19 2 3 3 8 22 64 21 P 23 2 3 3 8 22 64 22 P 21 3 3 2 8 22 64 23 P 22 2 2 3 7 17 49 24 P 22 1 2 3 6 14 36 25 P 22 3 3 3 9 27 81 26 L 20 3 3 2 8 22 64 27 P 23 2 2 3 7 17 49 28 P 23 1 1 1 3 3 9 29 P 23 3 3 2 8 22 64 30 P 21 3 2 3 8 22 64

    Yi 62 68 72 202 Y2ij 144 164 186 494

    Universitas Sumatera Utara

  • (Yi)2 3844 4624 5184 13652 Rata-rata 2,07 2,27 2,40

    Lampiran 10

    a. Varians

    b. Varians Total

    = 0,447

    c. Uji Barlett

    Ho = 12 = 22 = 32

    Ha = sekurang-kurangnya ada 2 varians populasi (2) yang tidak sama

    = 0,9810

    = 0,9325

    Ternyata bH (0,9923) > bc (0,9325) Ho diterima, hal ini menjelaskan bahwa varians ketiga

    populasi darimana sampel ditarik sesungguhnya homogen (sama) sehingga dapat dilanjutkan

    dengan Uji Anova.

    Universitas Sumatera Utara

  • Lampiran 11

    Analisa Sidik Ragam Skor Hasil Uji Organoleptik Panelis Terhadap Rasa Mi basah

    dengan Penambahan Tepung biji durian

    1. Derajat Bebas (db)

    a. db perlakuan = 3 1 = 2

    b. db galat = (3 x 30 1) (3 1) = 87

    c. db jumlah = (3 x 30) 89

    2. Faktor Koreksi (FK)

    Faktor koreksi =

    =

    = 453,38

    3. Jumlah Kuadrat (JK)

    a. Jumlah kuadrat total = 494 453,38

    = 40,62

    b. Jumlah kuadrat perlakuan = 453,38

    = 455,07 453,38

    = 1,69

    c. Jumlah kuadrat galat = 40,62 1,69

    = 38,93

    4. Kuadrat Total (KT)

    a. Kuadrat total perlakuan =

    Universitas Sumatera Utara

  • = 0,85

    b. Kuadrat total galat =

    = 0,45

    5. F hitung

    Fhitung =

    = 1,89

    Sumber Keragaman db JK KT Fhitung

    Ftabel Keterangan 0,05

    Perlakuan 2 7,75 3,87 1,89 3,15 Tidak Ada Perbedaan Galat 87 34,87 0,40 Total 89 42,62

    Berdasarkan tabel analisa sidik ragam di atas, dapat dilihat bahwa Fhitung < Ftabel

    sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan rasa pada setiap perlakuan.

    Universitas Sumatera Utara

  • Lampiran 12

    Rekapitulasi Data Skor Hasil Penilaian Organoleptik Panelis Terhadap Tekstur Mi Basah dengan Penambahan Tepung Biji Durian

    No Panelis

    Jenis Kelami

    n

    Umur (Tahun)

    Rata-rata Total Panelis

    P1 P2 P3 Yi Y2ij (Yi)2

    1 P 22 1 3 3 7 19 49 2 P 21 1 3 3 7 19 49 3 L 21 3 3 3 9 27 81 4 P 23 3 2 3 8 22 64 5 P 23 3 3 3 9 27 81 6 P 21 3 2 3 8 22 64 7 L 22 3 3 2 8 22 64 8 L 25 2 3 3 8 22 64 9 L 19 3 2 2 7 17 49

    10 P 21 3 3 3 9 27 81 11 P 20 2 1 1 4 6 16 12 L 19 2 2 2 6 12 36 13 P 19 3 3 3 9 27 81 14 L 19 3 2 1 6 14 36 15 P 19 3 3 1 7 19 49 16 P 22 1 2 3 6 14 36 17 P 21 2 2 3 7 17 49 18 L 23 2 2 3 7 17 49 19 L 22 2 2 3 7 17 49 20 P 19 2 3 3 8 22 64 21 P 23 2 3 3 8 22 64 22 P 21 3 3 2 8 22 64 23 P 22 2 2 3 7 17 49 24 P 22 2 3 3 8 22 64 25 P 22 3 3 2 8 22 64 26 L 20 3 2 3 8 22 64 27 P 23 2 2 3 7 17 49 28 P 23 2 3 2 7 17 49 29 P 23 3 3 1 7 19 49

    Universitas Sumatera Utara

  • 30 P 21 3 3 2 8 22 64 Yi 72 76 75 223

    Y2ij 186 202 203 591 (Yi)2 5184 5776 5625 16585

    Rata-rata 2,40 2,53 2,50 Lampiran 13

    a. Varians

    b. Varians Total

    = 0,439

    c. Uji Barlett

    Ho = 12 = 22 = 32

    Ha = sekurang-kurangnya ada 2 varians populasi (2) yang tidak sama

    = 0,9783

    = 0,9325

    Universitas Sumatera Utara

  • Ternyata bH (0,9783) > bc (0,9325) Ho diterima, hal ini menjelaskan bahwa varians ketiga

    populasi darimana sampel ditarik sesungguhnya homogen (sama) sehingga dapat dilanjutkan

    dengan Uji Anova.

    Lampiran 14

    Analisa Sidik Ragam Skor Hasil Uji Organoleptik Panelis Terhadap Tekstur Mi Basah

    dengan Penambahan Tepung biji durian

    1. Derajat Bebas (db)

    a. db perlakuan = 3 1 = 2

    b. db galat = (3 x 30 1) (3 1) = 87

    c. db jumlah = (3 x 30) 89

    2. Faktor Koreksi (FK)

    Faktor koreksi =

    =

    = 552,,54

    3. Jumlah Kuadrat (JK)

    a. Jumlah kuadrat total = 591 552,54

    = 38,45

    b. Jumlah kuadrat perlakuan = 552,54

    = 552,83 552,54

    = 0,29

    c. Jumlah kuadrat galat = 38,45 0,29

    Universitas Sumatera Utara

  • = 38,16

    4. Kuadrat Total (KT)

    a. Kuadrat total perlakuan =

    = 0,14

    b. Kuadrat total galat =

    = 0,44

    5. F hitung

    Fhitung =

    = 0,33

    Sumber Keragaman Db JK KT Fhitung

    Ftabel Keterangan 0,05

    Perlakuan 2 0,29 0,14 0,33 3,15 Tidak ada Perbedaan Galat 87 38,16 0,44 Total 89 38,45

    Berdasarkan tabel analisa sidik ragam di atas, dapat dilihat bahwa Fhitung < Ftabel

    sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan tekstur pada setiap perlakuan.

    Universitas Sumatera Utara

  • Lampiran 15

    Perhitungan Zat Gizi Mi Basah dengan Penambahan Tepung Biji Durian dengan Berbagai Variasi Penambahan Tepung Biji Durian yang Dihitung Berdasarkan DKBM (Daftar Komposisi Bahan Makanan) Cara Perhitungan: Dari setiap 1 kg (1000 gr) biji durian segar menghasilkan 400 gr tepung biji durian.

    Sehingga dapat diketahui bahwa berat kering yang dihasilkan (tepung biji durian)

    adalah 40% dari berat basahnya (biji durian). Pembuatan mi basah menggunakan 100

    gram bahan dasar yang terdiri dari campuran tepung terigu dengan beberapa variasi

    penambahan tepung biji durian dan bahan lainnya seperti telur dan minyak goreng.

    Jadi, perhitungan zat gizi mi basah dari bahan dasar dengan penambahan tepung biji

    durian dengan berbagai variasi penambahan tepung biji durian yaitu sebagai berikut:

    1. Perhitungan zat gizi mi basah dari bahan dasar dengan penambahan tepung biji durian 15% per 100 gram bahan

    Mi basah (100 gr)

    Tepung terigu Tepung biji durian (85 gr) (15 gr)

    15 gr tepung biji durian setara dengan 37,5 gr biji durian segar. Jadi,

    kandungan gizinya yaitu:

    Universitas Sumatera Utara

  • Tepung terigu 85 gr, jadi kandungan gizinya yaitu:

    Telur 20 gr, jadi kandungan gizinya yaitu:

    Universitas Sumatera Utara

  • Minyak goreng 30 gr, jadi kandungan gizinya yaitu:

    Hasil gabungan perhitungan zat gizi mi basah dari bahan dasar dapat dilihat pada

    tabel 1 sebagai berikut:

    Tabel 1. Perhitungan Zat Gizi Mi Basah dengan Penambahan Tepung Biji Durian 15% Per 100 Gram Bahan

    Bahan Jumlah (gr)

    Energi (kkal)

    KH (gr)

    Protein (gr)

    Lemak (gr)

    Serat (gr)

    Ca (mg)

    Fosfor (mg)

    Fe (mg)

    Vit. A (mg)

    Vit. B1 (mg)

    Tepung Biji Durian

    15 60,35 11,25 3,67 0,075 0,405 101,25 337,5 - - -

    Tepung Terigu

    85 310,25 65,70 7,56 1,10 - 13,60 90,10 1,02 - 0,10

    Telur 20 29,16 0,13 2,30 2,07 - 9,72 32,40 0,49 162 0,02

    Minyak Goreng

    30 270,60 - - - - - - - 18000 -

    Total 670,36 77,08 13,53 3,24 0,405 124,57 460 1,51 18162 0,12 2. Perhitungan zat gizi mi basah dari bahan dasar dengan penambahan tepung

    biji durian 20% per 100 gram bahan

    Mi basah (100 gr)

    Tepung terigu Tepung biji durian (80 gr) (20 gr)

    20 gr tepung biji durian setara dengan 50 gr biji durian segar. Jadi, kandungan

    gizinya yaitu:

    Universitas Sumatera Utara

  • Tepung terigu 80 gr, jadi kandungan gizinya yaitu:

    Telur 20 gr, jadi kandungan gizinya yaitu:

    Universitas Sumatera Utara

  • Minyak goreng 30 gr, jadi kandungan gizinya yaitu:

    Hasil gabungan perhitungan zat gizi mi basah dari bahan dasar dapat dilihat pada

    tabel 2 sebagai berikut:

    Tabel 2. Perhitungan Zat Gizi Mi Basah dengan Penambahan Tepung Biji Durian 20% Per 100 Gram Bahan

    Bahan Jumlah (gr)

    Energi (kkal)

    KH (gr)

    Protein (gr)

    Lemak (gr)

    Serat (gr)

    Ca (mg)

    Fosfor (mg)

    Fe (mg)

    Vit. A (mg)

    Vit. B1 (mg)

    Tepung Biji Durian

    20 80,46 15 4,89 0,1 0,54 135 450 - - -

    Tepung Terigu

    80 292,00 61,84 7,12 1,04 - 12,80 84,80 0,96 - 0,09

    Telur 20 29,16 0,13 2,30 2,07 - 9,72 32,40 0,49 162 0,02

    Minyak Goreng

    30 270,60 - - - - - - - 18000 -

    Total 672,22 76,97 14,31 3,21 0,54 157,52

    567,2 1,45 18162 0,11

    3. Perhitungan zat gizi mi basah dari bahan dasar dengan penambahan tepung

    biji durian 25% per 100 gram bahan

    Mi basah (100 gr)

    Tepung terigu Tepung biji durian (75 gr) (25 gr)

    Universitas Sumatera Utara

  • 25 gr tepung biji durian setara dengan 62,5 gr biji durian segar. Jadi,

    kandungan gizinya yaitu:

    Tepung terigu 75 gr, jadi kandungan gizinya yaitu:

    Telur 20 gr, jadi kandungan gizinya yaitu:

    Universitas Sumatera Utara

  • Minyak goreng 30 gr, jadi kandungan gizinya yaitu:

    Universitas Sumatera Utara

  • Hasil gabungan perhitungan zat gizi mi basah dari bahan dasar dapat dilihat pada

    tabel 3 sebagai berikut:

    Tabel 3. Perhitungan Zat Gizi Mi Basah dengan Penambahan Tepung Biji Durian 25% Per 100 Gram Bahan

    Bahan Jumlah (gram)

    Energi (kkal)

    KH (gr)

    Protein (gr)

    Lemak (gr)

    Serat (gr)

    Ca (mg)

    Fosfor (mg)

    Fe (mg)

    Vit. A (mg)

    Vit. B1 (mg)

    Tepung Biji Durian

    25 99,88 18,75 6,12 0,125 0,67 168,75 562,5 - - -

    Tepung Terigu

    75 273,75 57,97 6,67 0,97 - 12,00 79,50 0,90 - 0,09

    Telur 20 29,16 0,13 2,30 2,07 - 9,72 32,40 0,49 162 0,02

    Minyak Goreng

    30 270,60 - - - - - - - 18000 -

    Total 673,39 76,85 15,09 3,16 0,67 190,47 674,4 1,39 18162 0,11

    Universitas Sumatera Utara

  • Lampiran 16 DOKUMENTASI PENELITIAN

    Gambar 1. Biji durian Gambar 2. Biji durian yang sudah

    dikupas kulit arinya

    Gambar 3. Irisan biji durian Gambar 4. Biji durian yang sudah

    dikeringkan

    Gambar 5. Proses penghalusan biji durian Gambar 6. Proses pengayakan kering

    Universitas Sumatera Utara

  • Gambar 7. Tepung biji durian Gambar 8. Adonan mi basah dengan

    tepung biji durian 15%

    Gambar 9. Adonan mi basah dengan Gambar 10. Adonan mi basah dengan

    tepung biji durian 20% tepung biji durian 25%

    15% 20% 25%

    Gambar 11. Mi basah dengan penambahan tepung biji durian

    Universitas Sumatera Utara

  • UJI KESUKAAN (UJI HEDONIK)

    Universitas Sumatera Utara