laporan instrumentasi

  • View
    54

  • Download
    18

Embed Size (px)

Text of laporan instrumentasi

LAPORAN PRAKTIKUMINSTRUMENTASI II

Nama: Della Yolanda ONIM: P3.73.34.1.15.015

POLTEKKES KEMENKES JAKARTA IIID III ANALIS KESEHATAN

Judul: Mengenal, menggunakan dan merawat spektrofotometerHari/tanggal: Selasa, 08 Maret 2016

Tujuan : 1. Mengetahui model dari Spektofotometer MicroLab 30002. Mengetahui prinsip kerja dari Spektofotometer MicroLab 30003. Mampu mengoperasikanSpektofotometer MicroLab 30004. Mengetahui cara perawatan Spektrofotometer MicroLab 3000

Prinsip :Mampu menguraikan cahaya menjadi spectrum cahaya dengan daerah panjang gelombang yang sempit.

A. Cara mengoperasikan :1. Cara menyalakan spektrofotometer MicroLab 3000 :a. Tekan stavol.b. Spektofotometer MicroLab 3000 dihidupkan dengan menekan tombol ON. Lalu tunggu 5 menit.c. Layar Spektofotometer MicroLab 3000 akan menunjukkan End of Day Maintance.d. Bila dilayar keluar Flash the Flowcell tekan 12 hingga menyala.e. Bila Spektofotomete rMicroLab 3000 sudah selesai menghisap Aquadest, maka akan keluar menu dengan cara menekan Skip.f. Spektofotometer MicroLab 3000 siap digunakan.2. Cara memprogram spektrofotometer :a. Spektofotometer MicroLab 3000 dinyalakan, pada layar akan tampak :1. Measure2. Evalavte test3. Quality control4. Program5. User maintence6. Shut downb. Tekan nomor 4 atau Program di layar. Lalu muncul permintaan memasukkan password.c. Klik next, tekan enter, isilah nama test dan data yang ada. Turunkan kursor ke setting isi permintaan password yang ada.d. Turunkan kursor ke limit isi semua permintaan.e. Yang menggunakan standard, turunkan kursor ke standard dan isi seperti perintah yang ada di monitor.f. Setelah selesai semua, bila ingin program log,tekan next seperti diatas.3. Cara melakukan pemeriksaan alat spektrofotometer :a. Spektofotometer MicroLab 3000 dinyalakan.b. Dilayar tampak main menu.c. Pilih nomor 1 tekan enter, layar tampak program test menu.d. Pilih test yang akan di lakukan dengan menurun dan menaikkan kursor lalu tekan enter. Kemudian dilayar tampak Measure Enter.e. Aquadest dihisap dan biarkan sampai terganti menjadi Measure Reagent Blank.f. Hisap reagent blank tunggu sampai di layar munculi. Yang di pakai standar, muncul:1. Measure2. Factor3. Replication4. Deviation5. Standartii. Yang tidak dipakai standart, muncul:1. Measure Sample2. Patient Name3. Sampel Code4. Replicationg. Kemudian hisap test untuk sampel dan untuk setiap ganti sample tekan dulu, next sampai selesai.h. Setelah selesai semua, hisap Aquadest dengan menekan flush, biarkan beberapa menit kemudian tekan lagi flush.i. Apabila berganti ke test yang lain,maka tekan back dan enter.4. Cara mencuci spektrofotometer :a. Letakkan 5% Sput of Lavol dalam botol dibawah sipper.b. Tekan flush dan biarkan 10 menit.c. Ganti dengan Aquadest dan biarkan 2 menit.d. Tekan flush.e. Setelah itu matikan alat dan biarkan Aquadest yang masih ada.f. Jangan lupa cabut kabelnya dan matikan listriknya.5. Cara pengoperasian spektrofotometer :a. Alat SpektrofotometerMicroLab 3000 Tabungreaksi Micropipetb. Bahan Water Blank Reagen Blank Sample c. Langkahkerja1) Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan.2) Pada halaman awal, terdapat tulisan Pencucian Flowcel, tekan lewati.3) Kemudian lakukan pencucian manual dengan menekan tombol Flush sebanyak dua kali. Flush pertama dengan Lab. pro dan flush kedua dengan Aquades.4) Sebisa mungkin lakukan QC minimal sehari sekali5) Tentukan parameter pemeriksaan pada Spektrofotometer.6) Mulai mengoprasikannya dengan Water Blank dilanjutkan dengan reagen blank.7) Lalu lakukan kalibrasi.8) Setelah itu pilih Menu Control, tekan tombol arah kebawah, dan masukan sample.9) Baca hasil.B. Cara perawatan :spektrofotometer selesai digunakan selalu di cuci menggunakan Lab.pro dan dibilas menggunakan aquadest. Dan jika alat tidak akan dipakai dalam waktu panjang dan akan dipindahkan dalam jarak yang cukup jauh sebelum mematikan buanglah sisa cairan yang ada pada selang pembuangan sampai habis. Setelah digunakan alat dimatikan dan dibersihkan atau di lap.

Bekasi, 08 Maret 2016

Mengetahui,

Dosen pembimbing Praktikkan

BagyaMujianto, S.Pd., M.Kes Della Yolanda O

LAPORAN PRAKTIKUMINSTRUMENTASI II

Nama: Della Yolanda ONIM: P3.73.34.1.15.015

POLTEKKES KEMENKES JAKARTA IIID III ANALIS KESEHATAN

Materi: Mengenal alat elektroforesisHari/tanggal: Selasa, 05 April 2016

Tujuan :Untuk memisahkan,memurnikan, dan mengidentifikasi fragmen/sel target deoxyribonucleic acid (DNA)

Prinsip dasar :Pemanfaatan muatan listrik yang ada pada makromolekul. Jika molekul yang bermuatan negatif dilewatkan melalui suatu medium, kemudian dialiri arus listrik dari suatu kutub ke kutub yang berlawanan muatannya, molekul tersebut akan bergerak dari kutub negatif ke kutub positif.

1) Peralatan :1. DC power supply.2. Mesin pendingin.3. Elektroforesis gel aparatus.4. UV light box.5. Kamera digital.6. Reagen : pewarna gel, buffer, bubuk agarose, gel chemicals, dan lain lain.7. Alat laboratorium umum : pH meter, pipet/mikropipet, timbangan digital, labu ukur, dan pengaduk.

2) Prosedur elektroforesis gel agarose :1. Siapkan tempat cetakan gel agarose (casting tray), tutup ujung cetakan dengan menggunakan karet dam atau isolasi.2. Tempatkan well-former template (comb) ditengah tekukan casting tray, pastikan posisi comb rata dan seimbang.3. Gunakan 250 mL larutan gel, tambahkan komponen (buffer concentrate, aquadest dan bubuk agarose) sesuai dengan speesifikasi yang akan diuji.4. Aduk hingga homogen campuran tersebut agar tercampur merata dan bubuk gel agarose tidak menggumpal.5. Tandai ketinggian volume cairan di dinding luar labu dengan menggunakan pena.6. Panaskan bahan campuran untuk melarutkan gel agarose dan pastikan hasilnya bening seperti air tanpa partikel terlarut.7. Dinginkan larutan agarose hingga mencapai suhu 550C.8. Tuangkan larutan agarose yang telah didinginkan ke casting tray di tempat yang datar.9. Biarkan larutan agarose menjadi gel dan benar-benar kenyal (kuang lebih 20 menit).10. Lepaskan sisir cetak dengan menarik ke atas secara perlahan dan pastikan hasil-hasil lubang seperti sumur dan gel tidak robek.11. Tempelkan gel agarose yang sudah tercetak ke chamber elektroforesis dengan posisi di tengah dan mendatar.12. Isi ruang chamber elektroforesis dengan larutan buffer TAE sampai gel terendam, sekitar 1mm diatas gel.13. Campurkan sampel DNA yang akan di elektroforesis dengan buffer pemberat (loading buffer), dengan komposisi 2 ul DNA dan 1 ul buffer pemberat.14. Setelah DNA dan buffer pemberat di campur, masukkan ke dalam lubang-lubang sumur gel agarose menggunakan mikropipet sebanyak 35-38 ul untuk tiap-tiap lubang sumur.15. Setelah sampel dimasukkan kedalam gel agarose, pasang terminal elektrode pada chamber secara hati-hati.16. Hubungkan elektroda dengan sumber listrik bertegangan 50 volt selama 60 menit sampai proses elektroforesis selesai atau mencapai sekitar 1,5 cm dari batas bawah gel agarose.17. Setelah selesai, matikan sumber listrik dan ambil gel agarose, kemudian rendam gel agarose dengan larutan TAE yang telah ditambahkan 5 ul ErBr 1 mg/mL selama 15-20 menit (proses ini disebut dengan staining gel).18. Pindahkan gel agarose ke UV-transilluminator dan amati hasilnya, selanjutnya dokumentasikan hasil dengan Chemidoc Gel Imaging.

Perawatan :Setelah selesai digunakan lepaskan kabel dari DC power supply. Dan lap bagian luar alat elektroforesis.

Gambar mesin elektroforesis :1. Elektroforesis

2. UV-transilluminator

Bekasi, 05 April 2016Mengetahui, Dosen PembimbingPraktikan

Retno Martini, S.Si, M.Biomed Della Yolanda LAPORAN PRAKTIKUMINSTRUMENTASI II

Nama: Della Yolanda ONIM: P3.73.34.1.15.015

POLTEKKES KEMENKES JAKARTA IIID III ANALIS KESEHATAN

Materi: Pengenalan Mesin Polymerase Chain Reaction (PCR)Hari/tanggal: Selasa, 05 April 2016

Prinsip :Template DNA diperbanyak secara eksponensial di setiap siklus penggandaannya.

Tujuan: Untuk memperbanyak tempalate DNA.

Spesifikasi mesin PCR (thermocycler):1. Rentang suhu antara 40C sampai 990C.2. Gradien pemanasan sampai dengan 30C/detik.3. Gradien pendinginan sampai dengan 20C/detik.4. Resolusi tampilan suhu 0,10C5. Durasi waktu setiap tahap dapat diprogram.6. Bahan yang digunakan untuk mesin PCR harus tahan sampai dengan suhu 950C - 1200C.7. Tempat untuk peletakan sampel terbuat dari bahan perak dan dapat digunakan untuk sampel 0,2 mL atau 0,5 mL di setiap slotnya.8. Memiliki fasilitas autorestart, pause dan kalkulasi durasi waktu yang dibutuhkan.

Komponen dasar mesin PCR :1. Tempat sampel2. Sensor suhu3. Komponen pemanas4. Komponen pendingin5. Pusat control (controller)Cara pengoperasian mesin PCR (Sensoquest) :1. Masukkan power cord.2. Nyalakan mesin PCR.3. Tekan files.4. Pilih new.5. Kemudian pilih program.6. Pilih steps.7. Isi kolom temperature (0C) kemudian tekan enter.8. Isi time (hh:mm:ss) dalam detik9. Isi kolom return untuk memulai ulangan cycle dari step nomer berapa. Contoh:a. Baris nomor 1 : initial denaturationb. Baris nomor 2sampai 4 : cyclec. Baris nomor 5 : final extentiond. Baris nomor 6 : hold pada 4 derajat10. Bila ingin melakukan gradient di TA yang berbeda klik Grad +- (0C) lalu isi berapa suhu yang kita inginkan. Kemudian tekan enter.a. (Nilai untuk gradient : 0.001 5.0), bil tidak ingin melakukan gradient nomor 11 dapat diabaikan.11. Klik save lalu close.12. Block monitor akan muncul.13. Klik run kemudian start run.14. Mesin akan running.15. Jika progam telah selesai, akan terlihat pada screen mesin RUN COMPLETE

Cara perawatan :Setelah digunakan sebaiknya alat dimatikan dan di bersihkan/di lap.

Gambar :1. Tempat sampel

2. PCR

Bekasi, 05 April 2016

Mengetahui,

Dosen PembimbingPraktikan

Dewi Astuti, AMAK, S.Si, M.Biomed Della Yolanda

LAPORAN PRAKTIKUMINSTRUMENTASI II