Manajemen KeuanganAhmad+...Ekonomi dan Bisnis Manajemen Basharat Ahmad, SE, MM Manajemen Keuangan Modal Kerja dan Pengelolaan Kas ... Kas, Surat Berharga, Piutang, Persediaan

  • View
    219

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Manajemen KeuanganAhmad+...Ekonomi dan Bisnis Manajemen Basharat Ahmad, SE, MM Manajemen Keuangan...

Modul ke:

Fakultas

Program Studi

Ekonomi dan Bisnis

Manajemen

Basharat Ahmad, SE, MM

Manajemen Keuangan

Modal Kerja dan Pengelolaan Kas

www.mercubuana.ac.id

Modal Kerja danPengelolaan Kas

Materi Pembelajaran

Sumber Dana Jangka Pendek

Motif Memiliki Kas

Pengelolaan Kas

Modal Kerja

Materi Pembelajaran

Sumber Dana Jangka Pendek

Motif Memiliki Kas

Pengelolaan Kas

Modal Kerja

Modal Kerja

Modal kerja adalah dana yang diperlukan untuk operasi sehari-hari Membayar upah/gaji karyawan Membayar bahan mentah, bahan pembantu dan

sebagainya Bersifat jangka pendek (umumnya tidak lebih dari

satu tahun) Dapat diartikan sebagai keseluruhan aktiva lancar :

Kas, Surat Berharga, Piutang, Persediaan

Tingkat Operasi Perusahaan (produksi atau penjualan)

Kebijakan likuiditas (safety cash) Kebijakan penjualan secara kredit Kebijakan persediaan (safety stock) Kebijakan pembelian secara kredit

Faktor yang Mempengaruhi Modal Kerja

Kebijakan Modal Kerja

Pembelian barang dagangan dilakukan secara tunai Barang dagangan tersebut rata-rata berada di gudang selama

20 hari (sebelum laku dijual) Penjualan barang dilakukan secara kredit dengan jangka

waktu rata-rata 30 hari.

Contoh

Pembelian (kas keluar)

Penjualan Piutang terkumpul

(kas masuk)

20 hari 30 hari

=50 hari, dana terikat pada modal kerja

Pembelian barang dagangan dilakukan secara kredit , dengan jangka waktu rata-rata 15 hari

Barang dagangan tersebut rata-rata berada di gudang selama 20 hari (sebelum laku dijual)

Penjualan barang dilakukan secara kredit dengan jangka waktu rata-rata 30 hari.

Contoh

Pembelian secara kredit

Penjualan Piutang terkumpul

(kas masuk)

20 hari 30 hari

dana terikat pada modal kerja =35 hari

Bayar Hutang (kas keluar)

15 hari

Materi Pembelajaran

Sumber Dana Jangka Pendek

Motif Memiliki Kas

Pengelolaan Kas

Modal Kerja

1. Sumber dana spontan Hutang dagang : pembelian secara kredit Rekening accruals: hutang pajak, hutang gaji

2. Sumber dana tidak spontan Kredit Modal Kerja Commercial paper

Sumber dana jangka pendek

Ada 2 tipe hutang dagang:1. Open AccountPenjual mengirim barang ke pembeli dilengkapi faktur yang menyebutkan barang yang dikirim, harga per satuan, hargakeseluruhan dan syarat-syarat pembayaran

2. Notes Payable (Hutang Wesel)Pembeli membuat surat pernyataan berutang secara resmikepada penjual disertai kapan akan dilunasi. Cara ini seringdilakukan apabila pembeli tidak melunasi open account

I. Hutang Dagang

Persyaratan penjualan (tercantum dalam faktur) merupakan hal yang penting dalam open account

I. Penjual tidak memberikan kredit: Cash On Delivery (COD) Cash Before Delivery (CBD)

II. Penjual memberikan kredit Net-Period tidak ada potongan tunai (misal:net

30) Net-Period dengan potongan tunai (discount)

(misal 2/10 net 30)

Open Account

Syarat 2/10 net 30, artinya tagihan harus dibayar30 hari setelah barang diterima, tapi apabilapembayaran dilakukan dalam waktu 10 hari ataukurang, pembeli mendapatkan potongan tunaisebesar 2%

Kalau pembeli tidak memanfaatkan discount tersebut maka sebenarnya mereka kehilangankesempatan untuk memperoleh 2% lebih murahkarena tidak bersedia membayar 20 hari lebihcepat. Tingkat bunga efektif yang diberikanadalah

Syarat Net-Period dengan discount

Rekening seperti gaji yang belum dibayar, pajak yang belum dibayar

Pembayaran gaji atau pajak mempunyai interval tertentu (misal gaji bulanan, pajak tengah tahunan).

Pembayaran tersebut tidak bersamaan dengan saat disususunnya laporan keuangan.

Rekening accruals adalah sumber dana yang tidak ada biayanya

II. Rekening Accruals

Jenis kredit yang paling banyak diberikan bank di Indonesia

Umumnya selalu diperpanjang setelah jatuh tempo (evergreen credit)

Bunga dikenakan atas kredit yang benar-benar digunakan oleh nasabah

III. Kredit Modal Kerja

Surat pernyataan hutang yang menyebutkan jumlah yang akan dibayar pada saat tertentu (kurang dari satu tahun)

Surat berharga ini dijual kepada pihak lain dengan discount

Discount di atas suku bunga deposito tetapi di bawah suku bunga kredit

Perbedaan dengan notes payable, CP tidak berhubungan dengan transaksi dagang

IV. Commercial Papers

Materi Pembelajaran

Sumber Dana Jangka Pendek

Motif Memiliki Kas

Pengelolaan Kas

Modal Kerja

Aktiva yang paling likuid, yang bisa digunakan untuk memenuhi kewajiban finansial perusahaan

Kas memberikan keuntungan yang paling rendah

Kas terlalu banyak, mengurangi keuntungan Kas terlau rendah, mengganggu likuiditas

perusahaan

Kas

1. Motif transaksiUntuk pembayaran- pembayaran yang ditimbulkan olehpengeluaran sehari-hari perusahaan

2. Motif berjaga-jagaUntuk memenuhi permintaan kas yang sifatnya tidakterduga

3. Motif spekulasiUntuk mendapatkan keuntungan dari perubahan hargasurat berharga

Motif Memiliki Kas

Arus Kas

Materi Pembelajaran

Sumber Dana Jangka Pendek

Motif Memiliki Kas

Pengelolaan Kas

Modal Kerja

Taksiran kas masuk dan kas keluar pada waktu-waktu tertentu

Penyusunan anggaran kas untuk menjaga likuiditas perusahaan, memenuhi kewajiban finansial

Anggaran kas menunjukkan kapan dan berapa besar jumlah dana diperlukan, setiap bulan, setiap minggu atau setiap hari

Anggaran Kas

PT A ingin menyusun anggaran kas untuk bulan Juni, Juli dan Agustus 2014 Taksiran dan realisasi penjualan bulan yang lalu dan bulan yang akan datang

adalah :

Penjualan tersebut 30% dibayar tunai, 50% dibayar 1 bulan kemudian, dan 20% dibayar 2 bulan kemudian

Latihan

Bulan Realisasi Taksiran

April Rp 100 miliar Rp 80 miliar

Mei Rp 80 miliar Rp 100 miliar

Juni --- Rp 100 miliar

Juli --- Rp 100 miliar

Agustus --- Rp 180 miliar

September --- Rp 120 miliar

Oktober --- Rp 100 miliar

Pembelanjaan barang dagangan dilakukan 1 bulan sebelum terjadi taksiran penjualan

Pembelian tersebut dilakukan secara kredit dan dibayar satu bulan kemudian. Harga pokok 80% dari harga jual

Gaji dibayar tiap bulan sebesar Rp 10 miliar Pada bulan Agustus dilakukan pembelian aktiva tetap secara tunai

sebesar Rp 50 miliar Penyusutan per bulan dibebankan Rp 7.5 miliar Pajak dibayar pada bulan September sebesar Rp 10 miliar Saldo kas minimal (safety cash) adalah Rp 10 miliar Kalau saldo kas melebihi safety cash, dan perusahaan memiliki

hutang, maka kelebihannya dipakai untuk mengurangi beban hutang tersebut

Latihan

JawabApril Mei Juni Juli Agustus September

1 Penjualan 100 80 100 100 180 120 2 30% penjualan tunai 30 24 30 30 54 36 3 50% dibayar 1 bln kemudian 50 40 50 50 90 4 20% dibayar 2 bln kemudian 20 16 20 20 5 Jumlah penerimaan kas 90 96 124 146 6 Pembelian barang dagangan

(80% dari penjualan bln y.a.d)7 Pembayaran (1 bln kemudian) 64 80 80 144 96 8 Gaji 10 10 10 10 9 Pembelian aktiva tetap (tunai) 50

10 Pembayaran pajak 10 11 Jumlah pengeluaran kas 90 90 204 116 12 Surplus (Defisit) - 6 (80) 30 13 Safety Cash 10 10 10 10 14 Saldo Kas 10 16 10 10 15 Saldo Pinjaman kumulatif 74 44

64 80 80 144 96 80

dalam miliar rupiah

Model manajemen kas untuk menentukanberapa saldo kas yang seharusnya disediakan, dan berapa yang bisa diinvestasikan untuk suratberharga

Apabila saldo bisa ditentukan, maka selisih saldoyang seharusnya dengan saldo yang dimiliki dapatdiinvestasikan pada surat berharga

Ada dua model manajemen kas :1. Inventory Model (Baumol)2. Model Miller and Orr

Pengelolaan Kas

Inventory Model (Baumol)

Asumsi: Pada kondisi kepastian Kebutuhan kas setiap periode selalu sama Perusahaan memperoleh kas dengan menjual surat berharga Biaya penyimpanan kas adalah biaya kesempatan yang hilang

(opportunity cost) yaitu bunga. Semakin besar saldo kas semakinbesar kehilangan mendapatkan bunga

Apabila perusahaan ingin merubah surat berharga menjadi kasmaka akan timbul biaya transaksi. Semakin kecil saldo kas makasemakin sering transaksi merubah surat berharga menjadi kassehingga biaya transasksi semakin besar

Model ini meminimumkan biaya-biaya yang timbul tersebut

Inventory Model (Baumol)

Inventory Model (Baumol)Kebutuhan kas

Waktu

C

C / 2

Jual Surat Berharga

Jual Surat Berharga

Tujuan model ini untuk meminimalkan biaya-biaya

b = biaya transaksi D = jumlah kebutuhan kas dalam satu periode C = saldo kas i = biaya bunga

Inventory Model (Baumol)

Biaya minimal ketika

Inventory Model (Baumol)

Misalkan kebutuhan kas setiap bulan adalah Rp 100 juta Pemakaian kas per hari adalah konstan Biaya transaksi setiap kali mengubah surat berharga

menjadi kas adalah Rp 50,000 Tingkat bunga karena memiliki surat berharga adalah 12%

per tahun Ditanya Hitung jumlah surat berharga yang harus diubah menjadi

kas setiap kali transaksi agar total biaya menjadi minimum! Berapa rata-rata saldo kas yang harus dipelihara?

Latihan

Diketahui : b = Rp 50,000 D = Rp 100,000,000 i = 12 % per tahun (1% per bulan) Ditanya C = ? Jawab:

Jawab

Perusahaan perlu menjual surat berharga senilai Rp 31.623 juta setiap kali saldo kasnya mencapai nol.

Biaya kehilangan kesempatan dan biaya transaksi menjadi minimum Biaya transaksi

Biaya kehilangan kesempatan

Total biaya menjadi Rp 316,228 (perlu diperhatikan bahwa pada saat biaya minimum biaya transaksi sama dengan biaya kehilangan kesempatan

Jawab

Model Miller dan Orr

Apabila saldo berfluktuasi secara random, Miller dan Orr merumuskan suatu model

Perusahaan perlu menetapkan batas atas dan batas bawah saldo kas

Apabila saldo kas mendekati batas atas, perusahaan membeli surat berharga untuk memperkecil saldo kas

Apabila saldo kas mendekati batas bawah, perusahaan menjual surat berharga untuk menambah saldo kas

Model Miller dan Orr

Model Miller dan OrrKas

Waktu

z

h

0

Rumus yang disajikan Miller dan Orr

b = biaya transaksi 2 = variance arus kas masuk bersih harian

(suatu ukuran penyebaran arus kas) i = biaya bunga Nilai h yang optimal adalah 3z

Rumus Model Miller dan Orr

Misal, b = Rp 50,000 2 = (Rp 2,3 juta)2

i = 12% per tahun ( 0.12/365 per hari) Maka

Latihan

Nilai batas atas (h) = 3 (Rp 8.45 juta) = Rp 25.35 juta

Ketika saldo kas mendekati Rp 25.35 juta, perusahaan harus membeli surat berharga sebesar Rp16.90 sehingga saldo kas mendekati Rp 8.45 juta kembali.

Sebaliknya pada saat saldo kas mendekati nol rupiah, perusahaan harus menjual surat berharga senilai Rp 8.45 juta

Latihan

Terima KasihBasharat Ahmad, SE, MM