Click here to load reader

MODUL PRAKTIK KLINIK - staff.ui.ac. · PDF fileMawas diri dan pengembangan diri ... Identifikasi masalah melalui analisis survei. b. ... Tutorial Diagnosis Komunitas, menyusun laporan,

  • View
    223

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of MODUL PRAKTIK KLINIK - staff.ui.ac. · PDF fileMawas diri dan pengembangan diri ......

!

!

!

M O D U L P R A K T I K K L I N I K I L M U K E D O K T E R A N K O M U N I T A S

2 0 1 5 - 2 0 1 6

B U K U P E D O M A N S T A F P E N G A J A R

M E D I C A L E D U C A T I O N U N I T

F A K U L T A S K E D O K T E R A N U N I V E R S I T A S I N D O N E S I A

BUKU PEDOMAN STAF PENGAJAR

MODUL PRAKTIK KLINIK ILMU KEDOKTERAN KOMUNITAS

Copyright 2015 by Faculty of Medicine, University of Indonesia All rights reserved. This book or any parts there of, may not be used or reproduced in any manner without written permission from the writer/publishers. Printed in Jakarta, Indonesia Hak cipta dipegang oleh Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Dilarang mengutip, menyalin, mencetak dan memperbanyak isi buku dengan cara apapun tanpa izin tertulis dari penulis/penerbit Dicetak di Jakarta, Indonesia ISBN:

MEDICAL EDUCATION UNIT

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS INDONESIA 2015 - 2016

Buku Rancangan Pengajaran (BRP), Modul Praktik Klinik Ilmu Kedokteran Komunitas, FKUI 2015-2016

2

PENGANTAR

Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) FKUI 2012 disusun sebagai kelanjutan dari KBK 2005 yang telah sesuai dengan paradigma baru pendidikan dokter. Kurikulum ini terdiri atas tiga tahapan, yaitu tahap pendidikan umum (general education), tahap ilmu kedokteran (medical sciences) serta tahap praktik klinik (clinical teaching).

Tahap praktik klinik diselenggarakan dalam bentuk modul praktik klinik yang dilaksanakan pada program dokter (tahun ke-4) dan program profesi (tahun ke-5). Pada tahun ke-5 terdapat 4 rotasi modul sepanjang 9 minggu, yaitu modul praktik klinik Kesehatan anak dan remaja (Child and Adolescent Health), Kesehatan perempuan (Womens Health), Penyakit Dalam (Internal Medicine), dan Bedah (Surgery), yang dilanjutkan dengan rotasi modul Kedokteran Komunitas (community medicine) selama 5 minggu yang paralel dengan modul elektif (elective modules).

Modul praktik klinik kedokteran komunitas ini diikuti oleh mahasiswa yang setidaknya telah mengikuti 3 modul di semester ganjil, kecuali modul bedah. Modul praktik klinik IKK diselenggarakan pada semester ganjil karena peserta pada modul ini telah melampaui modul-modul klinik lain pada tahun akademik sebelumnya.

Untuk pelaksanaan setiap modul, telah dikembangkan 3 buah buku, yaitu Buku Rancangan Pengajaran (BRP), Buku Panduan Staf Pengajar (BPSP), dan Buku Pedoman Kerja Mahasiswa (BPKM). Ketiga buku disusun oleh tim yang terdiri atas staf pengajar dari berbagai disiplin ilmu terkait, sehingga diharapkan terdapat integrasi dalam pencapaian kompetensi sebagai dokter dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi FKUI 2012. Buku ini merupakan Buku Rancangan Pengajaran yang akan menjadi pegangan bagi seluruh sumber daya yang terlibat dalam modul ini beserta mahasiswa.

Dalam kesempatan ini, kami ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak, khususnya staf pengajar FKUI, yang dengan komitmen tinggi telah mengembangkan panduan ini, serta Dinas Kesehatan DKI, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Suku Dinas Jakarta Pusat, serta jajaran Puskesmas wilayah DKI Jakarta, Pertamedika Medical Centre, Yayasan LKC Dompet Dhuafa, KDK FKUI Kayu Putih, KDK FKUI Kiara, Rumah Sehat Masjid Agung Sunda Kelapa yang membantu mempersiapkan dan menjadi lahan pendidikan modul ini.

Jakarta, Agustus 2015

Tim Penyusun Modul Praktik Klinik Ilmu Kedokteran Komunitas

Buku Rancangan Pengajaran (BRP), Modul Praktik Klinik Ilmu Kedokteran Komunitas, FKUI 2015-2016

3

1. PENDAHULUAN

Latar Belakang

Ilmu Kedokteran Komunitas adalah cabang ilmu kedokteran yang menyelesaikan masalah-masalah kesehatan individu dengan memanfaatkan sumber-sumber yang ada di komunitas untuk menyelesaikan masalah-masalah kesehatan di komunitas. Oleh karena itu, setiap dokter yang telah lulus dari institusi pendidikan dokter nantinya diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu kedokteran komunitas baik pada masalah kesehatan individu, keluarga, maupun komunitas.

Modul Praktik Klinik Kedokteran Komunitas pada semester X selama 5 minggu dengan beban 5 SKS ini adalah modul penerapan pendekatan Kedokteran Keluarga dan Kedokteran Okupasi yang secara praktis dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat primer. Selain itu, juga akan dilatihkan keterampilan diagnosis-komunitas dan jaminan mutu pelayanan sebagai keterampilan manajerial di fasilitas kesehatan tingkat primer. Keterampilan yang diajarkan dalam modul ini akan dilaksanakan oleh dokter di pusat-pusat pelayanan kesehatan primer dan wilayah kerjanya di Indonesia. Dengan demikian, lahan pendidikan dan sistem pelayanan kesehatan yang diterapkan adalah pusat-pusat pelayanan kesehatan primer baik pemerintah maupun swasta.

Modul ini mengacu kepada Standard Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI) 2012 sedemikian rupa sehingga mahasiswa dapat terpapar pada penangananan kasus kasus di puskesmas dan klinik layanan primer yang memiliki kompetensi 3A, 3B, dan 4A, secara holistik, komprehensif, terintegrasi, dan berkesinambungan.

Tujuan

Modul Program Praktik Klinik Kedokteran Komunitas merupakan tahap proses pembelajaran untuk penerapan pengetahuan biomedik, klinik, dan keterampilan langsung dalam pengelolaan masalah kesehatan individu atau masyarakat. Penerapan kompetensi pada tahap ini dilakukan secara utuh, termasuk penerapan hal-hal yang berhubungan dengan etik, hukum, moral, empati, dan lain-lain. Pengelolaan pasien dilaksanakan secara holistik, komprehensif, kontinu, dan terintegrasi dengan bidang ilmu kedokteran lain yang terkait.

Selain itu keterampilan manajerial sebagai pimpinan pusat pelayanan kesehatan primer dalam bentuk program jaminan mutu (quality assurance) serta keterampilan sebagai pimpinan kesehatan di suatu wilayah dalam bentuk diagnosis komunitas juga diterapkan pada modul ini.

Tingkat pencapaian kompetensi pada akhir modul (berdasarkan Kurfak FKUI 2012)

Setelah melewati modul ini, diharapkan mahasiswa mampu:

1. Melakukan konseling yang terlihat dari kemampuan memberi dukungan, empati, dan sugesti yang bijaksana (area kompetensi 1).

2. Melakukan anamnesis, pemeriksaan fisik yang lengkap dan akurat serta berbagai pemeriksaan penunjang secara benar dan menyadari keadaan kegawatdaruratan, saat harus berkonsultasi, dan merujuk dalam pelaksanaan berbagai prosedur (area kompetensi 2).

3. Menggunakan atau mengaplikasikan ilmu biomedik, klinis, dan komunikasi untuk memahami secara menyeluruh masalah kesehatan dalam konteks klinis dan mampu menjelaskan rencana penatalaksanaan yang meliputi antara lain farmakokinetik, farmakodinamik, indikasi dan kontra indikasi (area kompetensi 3).

4. Menemukan dan merumuskan data primer pasien serta pemeriksaan penunjang, menegakkan diagnosis, merencanakan dan melaksanakan penatalaksanaan serta pencegahan dalam konteks klinis pada individu, keluarga, masyarakat, dan lingkungan (area kompetensi 4).

5. Mengintegrasikan ilmu-ilmu dasar, klinis, perilaku, dan komunitas dalam melaksanakan kegiatan riset (area kompetensi 8).

6. Mendemonstrasikan kemampuan manajerial dan kepemimpinan dengan mengembangkan rencana program kesehatan dan menilai pelaksanaan program kesehatan yang dilaksanakan oleh fasilitas pelayanan kesehatan tingkat primer dan sekunder (area kompetensi 10).

Buku Rancangan Pengajaran (BRP), Modul Praktik Klinik Ilmu Kedokteran Komunitas, FKUI 2015-2016

4

Kompetensi yang akan dicapai pada akhir modul

Mengelola masalah kesehatan individu, keluarga ataupun masyarakat secara komprehensif, holistik, berkesinambungan, koordinatif, dan kolaboratif dalam konteks pelayanan kesehatan tingkat primer (Kompetensi inti 4.1. Standar Kompetensi Dokter Indonesia - KKI 2012).

! Profesionalitas luhur

Mampu melaksanakan praktik kedokteran yang profesional sesuai dengan nilai dan prinsip ke-Tuhan-an, moral luhur, etika, disiplin, hukum, dan sosial budaya.

! Mawas diri dan pengembangan diri

Mampu melakukan praktik kedokteran dengan menyadari keterbatasan, mengatasi masalah personal, mengembangkan diri, mengikuti penyegaran, dan peningkatan pengetahuan secara berkesinambungan serta mengembangkan pengetahuan demi keselamatan pasien.

! Komunikasi efektif Mampu menggali dan bertukar informasi secara verbal dan nonverbal dengan pasien pada semua usia, anggota keluarga, masyarakat, kolega, dan profesi lain.

! Pengelolaan informasi

Mampu memanfaatkan teknologi informasi komunikasi dan informasi kesehatan dalam praktik kedokteran.

! Landasan ilmiah ilmu kedokteran

Mampu menyelesaikan masalah kesehatan berdasarkan landasan ilmiah ilmu kedokteran dan kesehatan yang mutakhir untuk mendapat hasil yang optimum.

! Ketrampilan klinis Mampu melakukan prosedur klinis yang berkaitan dengan masalah kesehatan dengan menerapkan prinsip keselamatan pasien, keselamatan diri sendiri, dan keselamatan orang lain

! Pengelolaan masalah kesehatan

Mampu mengelola masalah kesehatan individu, keluarga maupun masyarakat secara komprehensif, holistik, terpadu dan berkesinambungan dalam konteks pelayanan kesehatan primer

Buku Rancangan Pengajaran (BRP), Modul Praktik Klinik Ilmu Kedokteran Komunitas, FKUI 2015-2016

5

2. KARAKTERISTIK MAHASISWA

Mahasiswa yang mengikuti Modul Praktik Klinik Kedokteran Komunitas semester X adalah mahasiswa kelas Reguler dan Internasional FKUI yang telah:

1. Lulus tahap I (Tahap Pengayaan Dasar), yang terdiri dari: a. Program Dasar Pendidikan Tinggi (PDPT) b. Pengantar Modul Empati dan Bioetik untuk pe

Search related