of 30/30
K U S T A K U S T A

Morbus Hansen

  • View
    225

  • Download
    2

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Medical

Text of Morbus Hansen

  • K U S T A

  • DEFINISIPenyakit infeksi kronikDisebabkan Mycobacterium Leprae, yang obligat intrasellular.Saraf perifer sebagai afinitas pertamaDapat mengenai organ lain kecuali susunan saraf pusat

    Sinonim : Lepra, morbus Hansen

  • EPIDEMIOLOGIPenularan : ?Kontak langsung kulit lama & erat.InhalasiMasa tunas : 40 hari - 40 tahun.Bukan penyakit keturunan.Penyakit yang ditakuti : krn deformitasAspek psokologis, sosial, ekonomi.Terdapat dimana-mana.

  • Etiologi : M leprae, basil tahan asam & alkohol, positif gram , belum dapat dibiakkan media artifisial.

    Patogenesis : Predileksi pada daerah yang relatif dingin.Gejala klinis : sebanding dengan tingkat reaksi selularnya.

  • KONTAKInfeksiNon-infeksiSub KlinisInditerminateDiterminateTi BT BB BL LiT TL LISEMBUH70%95%30%

  • KLASIFIKASISPEKTRUM KUSTARidley & JoplingMADRIDW H O PuskesmasTTBTBBBLLLTuberculoidBorderlineLepromatosaPausibasiler ( PB)Multibasiler ( MB)Pausibasiler ( PB)Multibasiler ( MB)

  • DIAGNOSISKeluhan & AnamnesisGejala KlinisKulitPenebalan sarafOtotGangguan sensibilitas, anhidrosis.Deformitas.BakterioskopikPemeriksaan PenunjangPA, Lepromin, PCR.

  • Tuberkuloid ( TT )

  • Borderline ( BB )

  • Borderline lepromatosa ( BL )

  • Borderline ( BB )

  • Lepromatous ( LL )

  • Lepromatous ( LL )

  • Bentuk

    Jumlah

    Distribusi Permukaan Batas

    Anastesia

    Makula,infiltratPapula, nodus

    Tak terhitung

    SimetrisHalus berkilatTak jelas

    Tak jelas

    Plakat, kubahPunched-out

    Dapat dihitung

    AsimetrisAgak kasarLebih jelas

    Lebih jelas

    Makula saja

    Satu, beberapa

    AsimetrisKering bersisikJelas

    Jelas

    LESITTBBL L

  • BTA : Lesi kulit Mukosa

    Tes Lepromin

    Banyak,globusBanyak,globus

    Negatif

    Agak banyakNegatif

    Biasa negatif

    NegatifNegatif

    Positif kuat

    L LBBTT

  • Gejala 5 AAnestesiAkromia AtrofiAlopesiaAnhidrosis

  • DEFORMITASPrimer : Akibat langsung desakan granuloma akibat reaksi thd M leprae. Kulit, mukosa, tulang jari.

    Sekunder : Karena kerusakan saraf

  • Kerusakan SarafN. facialis : lagoftalmusN. ulnaris : Kelingking , jari manis : anestesi & clawingAtrofi hiopotenarN. medianusAnterior ujung jari I,II,III anestesi & clawing.

  • Kerusakan SarafN. radialisDorsum manus anestesiWrist drop.N. poplitea lateralis :Foot dropN.tibialis posterior :Anestesi telapak kaki.Claw toes

  • N. auricularis magnus

  • Claw - hand

  • Pemeriksaan SensibilitasSuhu : Air panas / dingin dalam tabung reaksiNyeri : JarumRaba : Kapas

    Pemeriksaan anhidrosis : test Gunawan.

  • BakterioskopikSediaan kerokan : Lesi, cuping teling, mukosa hidung.Pewarnaan :ZIEHL NEELSENBasil terlihat:Solid ( hidup )Non Solid ( Fragmented & Granular )Bentuk globus

  • BakterioskopikIndex Bakteri ( IB )Kepadatan BTA, Solid + non solid.0 s/d 6 +

    Indeks Morfologi ( IM )Prosentase bentuk solid dibandingkan seluruh jumlah bakteri.Dalam bentuk prosen

  • M. leprae

  • REAKSI KUSTAAdalah reaksi imun patologik, akut, dapat menimbulkan kerusakan organ.MacamEritema nodusum leprosum ( ENL )Pada bentuk LL, BLKlinis : Nodus, eritema, nyeri, neuritis, artritis, orkitis, limfadenitis, nefritisReversalPada bentuk BBKlinis : Lesi lama tampak lebih aktif, neuritis.

  • PENGOBATAN Multi Drug TherapyMDT-L ( LL, BL, BB )Rifampisin : 600 mg / bulanKlofazimin : 300 mg / bulan + 50 mg / hariDDS: 100 mg / hari12 bulan ( selesai < 18 bulan )

    MDT T ( TT, BT )Rifampisin: 600 mg / bulanDDS: 100 mg / hari6 bulan ( Selesai < 9 bulan )

  • Pengobatan Reaksi KustaUntuk mencegah kerusakan organ lebih lanjut.

    Kortikosteroid : prednison 15 30 mg/hariAnti piretik / analgetik, sedativa.Klofasimin ( untuk ENL )Thalidomid ( untuk ENL )

  • Mencegah cacatDiagnosa diniPengobatan MDT cepat tepat.Penanganan reaksi kusta.Petunjuk ke pasien :Pakai alas kaki, sarung tangan, kaca mata,Perawatan kulit agar tidak terlalu kering.

  • RehabilitasiCacat : OperasiFisioterapiPsikologis.Sosial ekonomi.

    ******************************