Musim Haji Tiba Lagi - aceh.· Rakyat Papua Belajar Kerukunan Umat Beragama dari Aceh Edisi 07, Agustus

  • View
    230

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Musim Haji Tiba Lagi - aceh.· Rakyat Papua Belajar Kerukunan Umat Beragama dari Aceh Edisi 07,...

Rakyat Papua Belajar Kerukunan Umat Beragama dari Aceh

Edisi 07, Agustus 2012 M/Syawal 1433 H

Musim Haji Tiba Lagi

MAjAlAH

ISSN 0216-0790

Rp.

9.5

00,-

Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu

damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya

kamu mendapat rahmat.

QS. Al-Hujurat (49): 10.

Damailah aceh,Damailah Selamanya

MAjAlAH

7 Tahun MoU HelsinkiAntara Pemerintah RI dan GAM

15 Agustus 2005 - 15 Agustus 2012

ISI

Edisi 07, Agustus 2012 M/Syawal 1433 H

MAjAlAH

Rakyat Papua Belajar KerukunanUmat Beragama dari Aceh

Tetangga UIN dan Unsyiahyang Ada CCTV

Saling Percaya, Tidak Berburuk Sangka

13 KHUSUS

54-56MADRASAH

38-39SOSOK

Musim Haji Tiba Lagi

06-12 UTAMA

PERISTIWAMariani, Kepala MIN Berprestasi

BUDAYABelajar Islam Lewat Tambeh, Nazam, dan Hikayat

KANWIL

KONSULTASI KELUARGACemburu

LENSA

TAFSIRMakanan Selektif

PUISI

ISLAMIKA

SAINSSDA, Amanah Yang Wajib DitataFatwa Haram Barang PalsuPerlu Sosialisasi

OPINIFiqh Karyawan dan Pejabat

TTS

BAHASA

STYLECandu Game, Bahaya bagi Anak

CERPENDiary Ummi

14

20

22

29

30

32

34

35

36

37

40

46

49

50

04 SantunanAgustus 2012

Redaksi hanya memuat surat, email, atau sms yang menyertakan identitas yang jelas, dan disampaikan dalam bahasa yang sopan. Demikian untuk dimaklumi.

BIRO DAERAH MAJALAH SANTUNAN: Kota Banda Aceh Yusri, Said Mahfud, Aceh Barat Narjun Ikhsan, Merahwan, Simeulu Drs. H. Yusman, Iskandar, Aceh Barat Daya Zubaili, Fajrina, Nagan Raya Muhammad Juned, Taufiq, Aceh Tengah M. Ramli, SH, Hasanah, Gayo Lues Ibrahim, S.Ag, Munirullah, S.Sos.I, Pidie Drs. Ilyas Muhammad, Syuib, S.Ag, Kota Lhokseumawe T. Helmi, S.Sos, Umar Dani, Aceh Besar Nasrullah, Amirullah, Kota Sabang H. Khairuddin, S.Ag, Eriadi, ST, Aceh Jaya Taisir, S.TH, Rahmat, Aceh Selatan Drs. Bukhari Harun, Ainul Marziah, Aceh Tenggara Syaiful, S.HI, Razali, Aceh Timur Jakfar, S.Sos.I, Hermansyah, Aceh Tamiang Muhammad Sofyan, Jumini, Kota Langsa M. Dahlan Ary, Apmilina Sari, Aceh Utara Drs. Kasmidi, A. Hadi, Aceh Singkil Ghazali, S.Ag, Widiastuti, Bener Meriah Drs. H. Hamdani, Ambiya Yusri, Bireuen Ismuar, S.Ag, Mursyidah Kota Subulussalam Taufiqurrahman,S.Sos.I, Sunarto,SE.

SURAT

Kakanwil, Kabag TU dan Bendahara Kanwil Kemenag Aceh, beramah tamah dengan kru Santunan di ruang redaksi.

Nomor Kontak dan Email Majalah SantunanPembaca dan Bendahara Satker yth.

Sliahkan menguhubungi kami: untuk keredaksian di nomor 085362367700 atau email redaksisantunan@gmail.com.Sedangkan usaha di nomor 085277759339 atau usahasantunan@gmail.com.

Rekening: Bank Rakyat Indonesia No. 00000037-01-002219-30-7 a.n. Majalah SantunanBank Syariah Mandiri No. 7070777775 a.n. Majalah Santunan

Terima kasih.

05SantunanAgustus 2012

Haji Memang Menarik dan SeksiMusim Haji Tahun 1433H/2012M, telah tiba lagi. Berbagai

persiapan baik ditingkat nasional dan daerah terus dirampungkan. Tahapan pelunasan BPIH terus dirampungkan, pengurusan paspor, visa, pemeriksaan kesehatan, dan penyuntikan vaksin terus diselesaikan. Rencana penambahan kouta pun terus dikejar. Tak kalah penting, ilmu manasik haji yang merupakan hal penting yang perlu disiapkan oleh JCH agar setiap jamaah paham seluk beluk perhajian telah dilaksanakan. Pemandangan kesibukan Bidang Hazawa pada Kanwil Kementerian Agama Aceh pun sudah beberapa bulan terakhir terlihat. Pengiriman paspor untuk divisa di Jakarta, terus diburu. Karena targetnya, sebelum pemberangkatan jamaah, seluruh paspor telah mendapat visa dan JCH Embarkasi Banda Aceh siap diberangkatkan. Insyaallah, tanggal 20 September Kelompok Terbang (Kloter) pertama Embarkasi Banda Aceh akan memasuki asrama Haji Banda Aceh dan esoknya tanggal 21, JCH Kloter 1 Embarkasi Banda Aceh bertolak ke tanah suci Makkah.

Harapan kita, penyelenggaraan ibadah haji tahun 2012 ini, seperti juga tahun-tahun sebelumnya berjalan dengan lancar dan sukses, baik pada saat keberangkatan, selama di tanah suci dan pada saat nanti kembali ke tanah air. Begitu pula, persoalan klasik yang sering muncul dalam penyelenggaraan haji setiap tahun, seperti masalah pemondokan, akomodasi, katering dan transportasi, kita berharap tahun ini semoga dapat ditekan dan berjalan dengan baik. Khususnya soal pemondokan di Makkah yang merupakan komponen penting dan bahkan dapat dijadikan tolok ukur keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji setiap tahun.

Banyak pihak yang menilai penyelenggaraan haji oleh Kementerian Agama setiap tahun menyisakan masalah; mulai dari soal pengelolaan dana haji yang begitu besar, persoalan kuota haji dan daftar tunggu jamaah yang terus meningkat setiap hari, masalah pemondokan jamaah yang tidak sesuai standar, persoalan catering, transport, dan seterusnya. Untuk itu, ada keinginan sejumlah pihak tertentu bahwa penyelenggaraan haji tidak lagi dikelola pemerintah. Swastaniasi haji dinilai sudah mendesak dilakukan dan menjadi salah satu alternatif penyelesaian carut marut soal perhajian nasional saat ini.

Mesti dipahami, bahwa penyelenggaraan haji setiap tahun oleh pemerintah adalah pekerjaan besar. Mengurus 210 jamaah setiap tahun, dengan latar belakang dan karekter berbeda ragam dan corak, nun jauh di negeri orang, kompleksitas masalah, dan dengan jamaah yang rata-rata baru pertama kali naik haji, rasa-rasanya bukan pekerjaan gampang dan enteng. Belum lagi mengelola dana umat yang sangat besar. Mungkin inilah tidak dipahami banyak orang dan banyak pihak.

Banyak orang memahami penyelenggaraan haji adalah soal ke-cil, bertaburkan uang, dan kental dengan urusan bisnis. Padahal persoalan haji bukan hanya sekadar persoalan bagaimana menga-tur keberangkatan dan kepulangan jamaah haji setiap tahun. Se-

SALAM

05SantunanJuli 2012

Juniazi

Majalah Santunan Kantor Kementerian Agama Provinsi Aceh. Pembina: Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh. Dewan Pengarah: Kepala Bagian Tata Usaha dan para Kepala Bidang. Penanggungjawab: Kepala Subbagian Hukmas dan KUB. Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: Juniazi. Sekretaris Redaksi: Khairuddin Aba. Redaktur Pelaksana: Muhammad Yakub Yahya. Redaktur: Mulyadi Nurdin; Muzakkir; Abdullah AR; Alfirdaus Putra; Zarkasyi Yusuf; Taharuddin; Suri Arniansyah; Mardin M. Nur. Pemimpin Usaha: Munawar. Wakil Pemimpin Usaha: Saifuddin. Keuangan: Darwin. Sirkulasi/Marketing: Amwar Citra Hutabarat. Staf Sekretariat: Fadhlan Mursal; Saiful Mahdi; Hartati; Nurbaiti. Layout: Jabbar Sabil; Khairul Umami. Alamat Redaksi: Jl. Tgk. Abu Lam U No. 9 Banda Aceh. Website: http://aceh.kemenag.go.id. Email redaksi: redaksisantunan@gmail.com. Email Usaha: usahasantunan@gmail.com. Telp. Redaksi: 085362367700. Telp. Usaha: 085277759339. Rekening: Bank Rakyat Indonesia No. 00000037-01-002219-30-7 a.n. Majalah Santunan; Bank Syariah Mandiri No. 7070777775 a.n. Majalah Santunan.

lesai di situ sudah. Naik haji tidak hanya dipahami sebatas ibadah mahdhah, lantas pulangnya membawa gelar haji. Namun banyak hal berkelindan dalam penyelenggraan ibadah haji yang ketika dijelaskan, tidak semua orang paham akan arti dan maknanya.

Kita melihat dan menilai, pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama terus membenahi manajemen dan tata kelola perhajian setiap tahun. Karena penyelenggaraan ibadah haji bertujuan untuk memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan yang sebaik-baiknya bagi jamaah haji sehingga jamaah haji dapat menunaikan ibadahnya sesuai dengan ketentuan ajaran agama Islam.

Kita menilai, kritik dan saran ke dalam yang disampaikan masyarakat dan berbagai pihak, penting dilakukan dalam rangka perbaikan dan penyempurnaan penyelenggaraan ibadah haji. Tidak seluruhnya kritik dan saran yang dialamatkan pada penyelengraan ibadah haji itu salah. Ada hal positif yang patut didengar. Salah satu kelemahan manajemen penyelenggaraan haii setiap tahun adalah soal sosialisasi dan informasi tentang kebijakan perhajian yang dinilai masih sangat minim. Sosialisasi dan informasi soal penyelenggaraan haji dan seluruh tetek bengeknya, belum seutuhnya diterima masyarakat terutama JCH. Misalkan, soal ke mana dana setoran awal jamaah haji dibawa? Bunganya disimpan di mana dan ke mana digunakan? Ke mana Dana Abadi Umat dibawa? Kenapa Jamaah Calon Haji harus menunggu lama untuk diberangkatkan. Konon, katanya naik haji via Malaysia jauh lebih murah.

Menarik persoalan haji diperbincangkan, karena banyaknya dana yang dikelola di haji. Sehingga benar seperti sering diutarakan Menag dan pejabat Kementerian Agama, bahwa haji ini adalah seksi. Enak dilihat, enak dibicarakan, dan enak untuk dinikmati.

Niat baik dan upaya serius tidak cukup. Perlu dilakukan langkah-langkah progresif, tidak hanya soal manajemen namun regulasi soal perhajian ini pun harus diperkuat lagi. Termasuk penerapan sanksi hukum kepada siapa pun yang lalai atau dengan sengaja melakukan kesalahan dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Makanya, kita angkat tabik kepada Menteri Agama RI, Suryadharma Ali yang ingin membenahi total soal perhajian di Kementeriannya, salah satunya dengan menempatkan pakar ekonomi, fiskal sekaliber Anggito Abimanyu diposisi Dirjen Haji. Ini artinya, ada upaya serius dari Kementerian Agama untuk membenai persoalan haji ini. Karena haji adalah etalase Kementerian Agama hari ini. Bagus dan jeleknya penyelenggaraan haji setiap tahun, akan memberikan efek positif dan negatif pada citra kementerian Agama secara umum.

Akhirnya, kepada seluruh JCH Embarkasi Banda Aceh kita m