Overdenture estetika

  • View
    209

  • Download
    11

Embed Size (px)

Text of Overdenture estetika

  • OverdentureEstetika

  • Desain OverdentureApakah sebaiknya overdenture didukung oleh sisa akar gigi yang ada? Atau dgn dukungan koping? Apakah termasuk indikasi dr penggunaan attachment? Attachment yg mana?

  • Bare Root OverdentureOverdenture yg dletakkan lgsg di atas sisa akar gg tnp mahkota, tlh dlakukn perwtan endo (dpt sbg protesa interim ataupun permanen)

    Indikasi :Sisa akar hny utk memperthnkan bntk ridge alveolar dn dukungn overdenture (dukungn dn stabilitas tdk dperlukan)Pasien dgn usia sgt tua dn kesehatan burukSbg tahap evaluasi thdp gg2 yg tersisa

  • OH & prognosis gg yg tersisa burukMurahTdk ada karies akarIndeks karies rendah

    Kelemahan :Hanya meningktkan stabilitas, tanpa retensiAkar dn protesa tdk rigidDentin yg terbuka rentan karies

  • Overdenture TeleskopikSisa akar yg tersisa dibuatkan koping primer yg berhubungan dgn koping sekunder pd protesa akrilik atau metal atau porselen-metal

    Indikasi :Sisa akar diperthnkan utk ridge alveolarDibutuhkn dukungn dan stabilitas >>, retensi >Koping utk kontrol karies

  • Splinting dibutuhkn pd gg penyangga yg lemahPenggunaan attachment yg kompleks >

    Kelemahan :Koping pendek retensi

  • Attachment Fixation OverdentureIndikasi :Sisa akar dperthnkan utk ridge alveolarDibutuhkan dukungan, retensi, & stabilitas >> utk overdentureKoping utk kontrol kariesSbg splinting pd gg abutmen yg lemahDperlukan retensi yg mudah dkendalikan & dsesuaikanDibutuhkn kenyamanan dn kepuasan pasien

  • Utk memperlebar atau mengurangi mukosa yg berkontak dgn protesaDistribusi tek mastikasi lbh baik antara gg penyangga dn jaringan >> drpd overdenture teleskopik konvensional

    Kelemahan :Sangat mahalLebih sukar dlm pembuatan dn perawatanTerkadang estetik

  • Pemilihan AttachmentIntra-coronal ZestGintaEkstra-coronalStudBarAuxiliary

  • Faktor yg mempengaruhi pemilihan attachment Rasio pnjg akar-mahkotaTipe kopingRuang vertikal yg tsediaJmlh gg yg tersisaDukungn tlg yg adaLokasi abutmen yg akn dgunakanLokasi abutmen yg terkuatOverdenture yg dbuat dgn dukungn gg, gg-mukosaRahang antagonis dn protesanyaPerawatan Harga / biaya

  • Attachment EkstrakoronalBarSplinting abutmenUtk retensi, stabilitas, dn dukungnRuang vertikal adekuatDpt dgabung dgn koping semua ukuranKeinginan pasienStudretensi, stabilitas, dn dukunganRuang vertikal terbtsBiasanya dgunakan koping pendek

  • dpt dletakkn pd spnjg span abutmendukngan jaringn maksimalkeinginan pasienAuxiliarySpring-loaded plunger Screw

  • Kasus PemicuPasien pria, 49 thn, direksi BUMNEO : tdk ada kelainanGigi2 yg ada : 16, 14, 13, 12, 11, 21, 22, 23, 24, 25, 32, 31, 41, 42Gigi 14 non vital, pasca endo, sisa mahkota 3 mm dr servikal32, 31, 41, 42 non vital, abrasi berat di bgn insisalTahanan jar RA rendah, RB tinggi

  • Treatment Sequence

  • Evaluasi Pra-perawatan AnamnesaRiwayat perawatan dental pasienRiwayat kesehatan umumKeluhan utama dan tambahan pasien ingin dibuatkan atau diperbaiki GT lamaHarapan dn keinginan pasien

  • Pemeriksaan KlinisGigi2 yg ada : 16, 14, 13, 12, 11, 21, 22, 23, 24, 25, 32, 31, 41, 42Gigi 14 non vital, pasca endo, sisa mahkota 3 mm dr servikal32, 31, 41, 42 non vital, abrasi berat di bgn insisalTahanan jar RA rendah, RB tinggi

  • Pemeriksaan Lain

    Vestibulum Proc alveolar tahanan jaringan RA rendah, tahanan jaringan RB tinggiRuang retromilohyoidFrenulumKeadaan residual ridgeRuang protesaAda tidaknya torus

  • Pemeriksaan RadiografisPanoramik evaluasi secara generalDental Kedalaman KariesBesar kamar pulpaRasio perbandingan mahkota akar

  • DiagnosaRA : GTSL overdenture dgn attachment fixation menggunakan koping panjang / sedang pada 14RB : GTSL overdenture dgn attachment fixation menggunakan koping panjang / sedang pada 32, 31, 41, dan 42

  • Rencana Perawatan Pembuatan OverdenturePerawatan Pra-prostodontik Penentuan DV tentatif dengan asumsi terjadi penurunan DV akibat kehilangan gigi posterior RB dan RA, serta abrasi berat pada gigi anterior RBPerawatan periodontalRekonturing gigi miring, extrudePSA 31, 32, 41, 42Persiapan tempat cengkeram Persiapan Gigi PenyanggaPreparasi 31, 32, 41, 42Pembuatan dan pemasangan long coping pada 31, 32, 41, 42, Pembuatan protesa

  • Pilihan LainRA : dibuatkan GTSL overdenture dgn retainer magnet pada gg 14RB : dibuatkan GTSL overdenture dgn retainer magnet pada 32, 31, 41, 42

  • Retainer magnet

    Magnet diletakkan pada gigi tiruan & flat keeper pada akar gigi penyangga path of insertion tidak terpengaruh oleh retainer

  • Keuntungan

  • Keuntungan

  • Pilihan LainRA : dibuatkan GTSKL konvensional dan gigi 14 dibuatkan post-core dan crownRB : dibuatkan GTSL overdenture dgn koping pendek / sedang pd 32, 31, 41, 42

    **