of 22/22
PEMERIKSAAN SPIROMETRI RESPIRASI Ventilasi Difusi Perfusi VENTILASI Peristiwa masuk dan keluar udara ke dalam paru Inspirasi Ekspirasi GANGGUAN VENTILASI Restriksi : gangguan pengembangan paru Parameter : ~ kapasiti vital (KV) ~ kapasiti vital paksa (KVP) Restriksi KV < 80% nilai prediksi Obstruksi : perlambatan aliran udara ekspirasi Parameter : volume ekspirasi paksa detik pertama (VEP1) Obstruksi : VEP1 < 70% nilai prediksi VEP / KVP < 70% SPIROMETRI Alat untuk mengukur ventilasi yaitu mengukur volume statik dan volume dinamik paru VOLUME STATIK Volume tidal (VT) Volume Cadangan Inspirasi (VCI) Volume Cadangan Ekspirasi (VCE) Volume Residu (VR) Kapasiti Vital (KV) Kapasiti Vital Paksa (KVP) Kapasiti Residu Fungsional (KRF) Kapasiti Paru Total (KPT)

PEMERIKSAAN SPIROMETRI

  • View
    295

  • Download
    10

Embed Size (px)

Text of PEMERIKSAAN SPIROMETRI

PEMERIKSAAN SPIROMETRI

PEMERIKSAAN SPIROMETRI

RESPIRASI

Ventilasi

Difusi

Perfusi

VENTILASIPeristiwa masuk dan keluar udara ke dalam paru

Inspirasi

Ekspirasi

GANGGUAN VENTILASI Restriksi : gangguan pengembangan paru

Parameter :

~ kapasiti vital (KV)

~ kapasiti vital paksa (KVP)

Restriksi KV < 80% nilai prediksi

Obstruksi : perlambatan aliran udara ekspirasi

Parameter : volume ekspirasi paksa detik pertama (VEP1)

Obstruksi : VEP1 < 70% nilai prediksi

VEP / KVP < 70%

SPIROMETRIAlat untuk mengukur ventilasi yaitu mengukur volume statik dan volume dinamik paru

VOLUME STATIK Volume tidal (VT)

Volume Cadangan Inspirasi (VCI)

Volume Cadangan Ekspirasi (VCE)

Volume Residu (VR) Kapasiti Vital (KV)

Kapasiti Vital Paksa (KVP)

Kapasiti Residu Fungsional (KRF)

Kapasiti Paru Total (KPT)

Pada orang dewasa normal jumlah maksimum udara di kedua paru sekitar 5,7 liter(pria), wanita sekitar 4,2 liter

Alat untuk mengukur volume paru adalah spirometer

Beberapa volume paru dan kapasitas paru : 1. Tidal volume (TV) : volume udara yang keluar masuk paru dalam pernapasan biasa. Nilainya sekitar 500 ml

2. Volume cadangan inspirasi ( Inspiratory reserve volume ) : volume udara yang masih dapat masuk keparu setelah inspirasi biasa

3. Volume cadangan ekspirasi(expiratory reserve volume,ERV) : jumlah udara yang dapat dikeluarkan secara aktif dari dalam paru , setelah ekspirasi biasa

4. Residual volume : volume paru yang masih tersisa didalam paru setelah ekspirasi maksimum

Residual volume ada 2 : kolaps volume dan minimal volume

5. Volume ekspirasi paksa dalam 1 detik ( Forced expiratory volume, FEV1.0): volume udara yang dapat dikeluarkan secara paksa selama detik pertama. Normalnya > 70%-80%

6. Kapasitas vital (Vital capacity ,VC) : volume udara maksimal yang dapat atau keluar paru selama satu siklus pernapasan , yaitu setelah inspirasi maksimal sampai ekspirasi maksimal, KV= TV+VCI+VCE. Kapasitas vital menggambarkan kemampuan paru mengembang

7. Kapasitas inspirasi : KI =TV+VCI

8. Kapasitas residual fungsional : KRF = VCE+RV, jumlah udara dalam paru pada akhir ekspirasi biasa.

9. Kapasitas paru total ( Total lung capacity ): KPT = KV+RV

Volume paru seperti : Residual volume, FRV, TLC tidak dapat diukur dengan spirometer, tapi menggunakan dilusi helium atau pletismografi tubuh

A. FVC (pr) (Forced Vital Capacity Predicted ) : the maximum volume of air forcedly exhaled from the point of maximum inspiration, by an average healthy person. The FVC is dependent on age, sex and height.

B. FVC ( Forced Vital Capacity ) : Vital capacity performed with a maximally forced expiratory effort. Forced vital capacity is often reduced in patients with chronic lung disorders.

C. % FVC( Percent Forced Vital Capacity ) : forced vital capacity expressed as percentage of the predicted FVC X 100%

FVC(pr)A value greater than 80 % is considered normal

A value less than 80 % is considered Restrictive

D. FEV1 % ( Percent Forced Expiratory Volume In One Second ) : Forced Expiratory Volume in the first second of FVC expressed as a percentage of the total FVC.

FEV1 X 100%

FVC

A value equal to or greater than 70 % is considered normal

A value less than 70 % is considered Obstructive

VOLUME DINAMIK Volume ekspirasi paksa detik pertama (VEP1)

Maximal voluntary ventilation (MVV)

FVC

: Forced vital capacity

FEV 1.0: Forced expiratory volume in 1 second

FEV 1.0%: Forced expiratory volume in 1 second as percent of FVC (FEV 1.0/FVC)x100

MVV

: Maximal Voluntary Ventilation

TUJUAN PEMERIKSAAN SPIROMETRI Menilai status faal paru (normal, restriksi, obstruksi, campuran)

Menilai manfaat pengobatan

Memantau perjalanan penyakit

Menentukan prognosis

Menentukan toleransi tindakan bedah

PEMERIKSAAN FAAL PARU Alat Teknisi SubjekPERSIAPAN ALATKalibrasi minimal 1 kali seminggu

PERSIAPAN TEKNISI Terlatih Mengerti tujuan Dapat menilai hasil

PERSIAPAN SUBJEK Mengerti tujuan pemeriksaan Bebas rokok minimal 2 jam Tidak boleh makan terlalu kenyang

Berpakaian tidak ketat

INDIKASI PEMERIKSAAN Setiap keluhan sesak Penderita asma stabil Penderita PPOK stabil

Evaluasi penderita asma tiap tahun dan penderita PPOK tiap 6 bulan

Penderita yang akan dianestesi umum Pemeriksaan berkala pekerja yang terpajan zat

Pemeriksaan berkala pada perokokCARA PEMERIKSAAN Subjek berdiri / duduk Melakukan manuver setelah keadaan steady state Pemeriksaan dilakukan sampai didapat minimal 3 hasil yang dapat diterima dan dua diantaranya reproduksibel

HASIL YANG DAPAT DITERIMA Permulaan uji harus baik

Pemeriksaan selesai

Waktu ekspirasi minimal 3 detik

Grafik flow volume mempunyai puncak

PEMERIKSAAN YANG TIDAK BAIK Permulaan ekspirasi ragu-ragu/ lambat Batuk selama ekspirasi

Manuver valsava

Ekspirasi tidak selesai

Terdapat kebocoran Mouth piece tersumbat Meniup lebih dari 1 kali

REPRODUKSIBILITIDitentukan setelah didapat 3 manuver yang dapat diterima reproduksibiliti bila nilai terbesar perbedaannya kurang dari 5% atau kurang dari 100 ml untuk nilai KVP dan VEP1

HASIL Normal KVP dan KV > 80% nilai prediksi VEP1 > 70% nilai prediksi

VEP1 / KVP > 70%

RESTRIKSI KV < 80% nilai prediksi KVP < 80% nilai prediksi Restriksi ringan 80% > KV < 60%

Restriksi sedang 60% > KV > 30%

Restriksi beratKV < 30%

OBSTRUKSI VEP1 < 70% nilai prediksi

VEP1 / KVP < 70%

Obstruksi ringan 70% > VEP1/KVP < 60%

Obstruksi sedang 60% > VEP1 / KVP > 30%

Obstruksi beratVEP1 / KVP < 30%

Penyakit paru obstruksi :

Peningkatan tahanan jalan napas

Asma , COPD

Penyakit paru restriktif :

Ketidakmampuan / berkurangnya paru untuk mengembang

disebabkan : penyakit parenkim paru ( fibrosis,edema paru), penyakit dinding dada ( kifoskoliosis , dll), otot-otot respirasi lemah, tumor paru, pleura efusi,

SPIROMETER Autospiro AS-507

Input items :

A. ID

B. Age

C. Sex ( Male or Female )

D. Height

E. Weight

Input the below data if required :

A. /day ( smoking quantity per day )

B. Year ( years of smoking )

C. SI (smoking index)

Measuring preparation for subject

1. Insert the filter holder firmly into the exhaling side of transducer (to the side where the diameter is large), and then insert the mouse filter into the head firmly.

The attachment of the mouth filter to transducer is recommended for the prevention of infection

When the disposable paper mouthpiece (option) is used, insert the mouthpiece into the filter holder instead of the mouth filter.

2. Explain the measurement that will be performed from now to the subject.

3. Close the nose's holes with nose clips

VC Measurement

1. Tap VC tab

2. Tap START button to start measurement

3. Breathe normally holding mouth filter in subject's mouth. When breathing is stabilized, the message "Exhale to the maximum" is displayed on LCD

4. When breathing is stabilized, instruct the subject to exhale to the maximum. After confirming that volume curve never changed, instruct the subject to inhale to the maximum

5. When the subject inhales to the maximum, after confirming that volume curve never changed, instruct the subject to exhale to the maximum. After confirming that volume curve never changed, instruct the subject to return to normal breathingFVC measurement :

1. Tap VC tab

2. Tap START button to start measurement

3. Breathe normally several time

4. Inhale to the maximum

5. Exhale to the maximum as quickly as possible and more to exhale maximum.

MVV (maximal voluntary ventilation), MV Measurement

1. Display MVV measurement data screen by tapping MVV tab (or MV tab). Confirm that MVV tab is shown as "MVVPs" (Reversing display) when the post-test is performed

2. Let the subject be ready for the measurement

3. Tap START button. MVV measurement screen is displayed.

4. The message of "Ventilate fully for 12 seconds" is displayed. Let the subject breathe as deeply and quickly as possible.

5. The measurement will end automatically in 12 seconds after the measurement starts. After calculating the data, it returns to the measurement data screen, and measured result is displayed. When it is required to stop the measurement for less than 12 sec, tap STOP button. The calculation processing is carried out based on the ventilatory volume till the ending point, it returns to the measurement data screen, and the measured result is displayed.

Ventilatory defect diagnosis

DiagnosisDisplay of synthetic diagnosis barConditions

NormalNO

%VC80 %

FEV1.0% 70%

OBST

(Obstructive)OB%VC80%

FEV1.0%