Pemfaktoran Bentuk Aljabar Menggunakan Blok Aljabar dengan ... pemfaktoran bentuk aljabar menggunakan

Embed Size (px)

Text of Pemfaktoran Bentuk Aljabar Menggunakan Blok Aljabar dengan ... pemfaktoran bentuk aljabar...

127

PEMFAKTORAN BENTUK ALJABAR MENGGUNAKAN BLOK ALJABAR DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA

Christiana Erlin DisasmitowariFKIP, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta,

erlindisasmitowati@gmail.com

Akmal Hi DahlanFKIP, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta,

dahlan.akmal@yahoo.com

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep siswa dalam memfaktorkan bentuk aljabar. Pada Penelitian ini digunakan blok aljabar sebagai solusi pemecahan masalah dalam memfak-torkan bentuk aljabar. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, pemahaman konsep siswa pada materi pemfaktoran bentuk aljabar masih mengalami kesulitan. Sehingga, hal ini menye-babkan terjadi kesalahan-kesalahan dalam penyelesaian masalah pemfaktoran tersebut. Oleh karena itu rangkaian aktivitas pembelajaran didesain dengan menggunakan pendekatan pembelajaran Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dengan menggunakan blok aljabar sebagai alat peraga. Peneli-tian ini merupakan penelitian deskriftif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Bopkri 1 Yogyakarta. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes pemahaman siswa dengan hasil tes awal 74 setelah menggunakan alat peraga blok aljabar kemampuan siswa meningkat menjadi 92, serta lembar pengamatan aktifitas guru dan siswa. Berdasarkan hasil analisis jawaban, siswa lebih mudah memahami pemfaktoran aljabar dengan menggunakan blok aljabar dibandingkan dengan pembelajaran matematika biasa yang sudah dilakukan pada penelitian sebelumnya. Sebagai saran untuk tenaga pengajar, hendaknya menciptakan suatu pembelajaran yang inovasi sehingga membuat siswa mudah memahami konsep belajar matematika.Kata kunci: Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia, Blok Aljabar, Pemahaman Konsep.

Abstract

This study aims to determine students understanding of the concept of factoring the algebra. In this study used block algebra as factoring solutions to problems in algebraic form. Based on research that has been done before, understanding the concept of students on the material factoring algebraic form still experiencing difficulties. Thus, this causes errors occurred in the settlement of the factoring prob-lem. Therefore, a series of learning activities designed with a learning approach Indonesian Realistic Mathematics Education (PMRI) using algebra blocks as props. This research is qualitative descriptive. Subjects in this study were students of class VIII SMP Bopkri 1 Yogyakarta.After using competency Test instrument of 74 block algebra and observation for teacher and student.. Based on the results of the analysis of the answers, the students more easily understand algebra factoring by using algebra blocks better than with the usual mathematical learning which is done in previous session. As a suggestion for the teachers,it is better if they create innovative teaching learning activity that can help the teaching staff, should create a learning innovation that helped students understand mathematic concept.Keywords: Pendidikan Matematika Realistik Indonesia ( PMRI ), Mathematics Realistic Education, Block Algebra, Concept understending.

PENDAHULUAN Mengajar tidaklah hanya sekedar menyampaikan

materi pelajaran. Akan tetapi, juga dimaknai sebagai proses mengatur lingkungan supaya siswa belajar dan berperilaku seperti manusia seutuhnya. Maka yang demikian sering diistilahkan dengan pendidikan dan pembelajaran. Hal ini dimaksudkan untuk membentuk watak, peradaban, dan meningkatkan mutu kehidupan peserta didik. Dengan demikian akan melahirkan konsep pemberdayaan yang dapat diarahkan untuk mendorong pencapaian kompetensi dan perilaku khusus agar setiap individu mampu menjadi pembelajar sepanjang hayat

dan mewujudkan perilaku yang berkemanusiaan. Se-harusnya dikelola dengan baik. Itu semua dapat dicapai dengan membangun pondasi pendidikan yang tepat se-bagai sarana mencapai tujuan pembelajaran yang baik.

Bebagai macam strategi diterapkan untuk memper-baiki pendidikan matematika di Indonesia, begitu juga dengan Pendidikan matemtika realistik yang muncul sebagai metode khusus untuk memahami matematika. Sehingga, dapat dikatakan bahwa pendidikan matemati-ka realistik bertujuan untuk mencapai keberhasilan pem-belajaran matematika di sekolah mampu mempengaruhi pola pikir suatu bangsa dalam menghadapi era yang ter-

128 Prosiding Seminar Nasional Reforming Pedagogy 2016

us menerus berubah dan berkembang.Belajar dengan menggunakan model PMR sangat

berpotensi dalam hal menumbuhkan dan menanamkan konsep matematika. Salah satu keunggulan pendekat-an PMR adalah pematangan pemahaman konsep secara matematik dengan tidak mengurangi banyaknya ma-teri matematika maupun menambahkan jam pelajaran matematika, selain itu pendekatan tersebut juga diran-cang untuk tidak saja mengembangkan aspek kognitif siswa tetapi juga bisa mengembangkan aspek (ranah) afektif sebagai wahana untuk menumbuhkan karakter.

Menurut Sembiring (2010), matematika adalah konstruksi budaya manusia. Budaya merupakan sesuatu yang dekat dengan manusia, sehingga matematika mer-upakan hasil konstruksi dari berbagai hal yang ada di sekitar manusia. Jika pandangan ini dihubungkan den-gan filosofi RME sebagimana dituangkan dalam pandan-gan Hans Freudenthal bahwa matematika merupakan aktivitas insani (mathematics as human activity). Oleh sebab itu, pembelajaran harusnya dihubungkan dengan sesuatu yang nyata sehingga nampak bahwa siswa tidak dipandang sebagai penerima pasif matematika yang su-dah jadi (passive receiver of read-made mathematics).

Pandangan umum PMRI sebagai adaptasi dari RME dalam konteks keindonesiaan mengusung lan-dasan filosofis, prinsip dan karakteristik yang tepat sama dengan RME, namun berbeda pada beberapa hal kare-na konteks, budaya, sistem sosial, dan alam yang ber-beda. Dalam PMR, dunia nyata (real word) digunakan sebagai titik awal untuk pengembangan ide dan konsep matematika. Dunia nyata sebagimana yang dikemuka-kan oleh Blum dan Niss (dalam Hadi, 2005: 19), adalah segala sesuatu diluar matematika, seperti mata pelajaran lain selain matematika, atau kehidupas sehari-hari dan lingkungan sekitar kita.

Kondisi pembelajaran yang realistik dan mendekat-kan siswa kepada lingkungan bertujuan agar siswa mampu memahami subjek secara (konkrit) dan juga memudahkan siswa untuk dibayangkan dalam pikiran-nya. Dalam hal ini, guru memunculkan masalah untuk diselesaikan oleh siswa dengan pengetahuan awalnya yang kemudian berkembang seiring dengan semakin kompleksnya masalah yang diberikan. Dalam PMR salah satu yang perlu dihindari adalah Pembelajaran yang berpusat pada guru. Hal ini bertujuan agar siswa mengonstruksi sendiri pengetahuannya sehingga cara berpikir siswa semakin meningkat, dari konkret ke ab-strak. Aktivitas-aktivitas selama siswa memecahkan masalah diharapkan mampu memunculkan rasa ingin tahu, juga keberanian mengungkapkan pendapat dan ha-sil pemikirannya kepada teman-temannya yang lain, dan berbagai cara berfikir yang lain.

Dalam penelitian ini, peneliti mencoba memband-ingkan pemahaman konsep siswa yang diperoleh dalam menggunakan pembelajaran matematika biasa den-gan pembelajaran matematika realistik (menggunakan

blok aljabar). Selain itu, yang dapat dilihat juga ten-tang kemudahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal matematika yang akan diberikan oleh peneliti. Jadi dari hasil perbandingan kedua model ini, kita dapat melihat bahwa apakah siswa lebih mudah menyelesaikan dan merasa terbantu dengan menggunakan metematika real-istik (blok aljabar) atau sebaliknya.

Berdasarkan uraian di atas maka rumusan masalah pada pelelitian ini adalah bagaimana pemahaman kon-sep siswa dalam menyelesaikan soal-soal memfaktor-kan bentuk aljabar menggunakan blok aljabar dengan pendekatan matematika realistik? Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah agar siswa dapat lebih mudah me-mahami konsep dasar Aljabar dengan mempraktekkann-ya secara langsung dalam menyelesaikan soal memfak-torkan bentuk aljabar menggunakan blok aljabar dengan pendekatan matematika realistik.

KAJIAN TEORIKajian teori ini akan membahas tentang peran me-

dia (alat peraga) dalam metematika, persamaan kuadrat, dan pembelajaran matematika realistik.

Peran Media (peraga) dalam Pembelajaran Matem-atika

Dalam pembelajaran matematika sangat penting untuk menekankan media (peraga) untuk mengembang-kan pemahaman siswa. Benda-benda fisik atau manip-ulative untuk memodelkan konsep-konsep matemati-ka merupakan alat-alat yang penting untuk membantu siswa belajar matematika. Dalam hal ini konsep matem-atika berisi hubungan-hubungan logis yang dikonstruksi di dalamnya dan yang ada dalam pikiran sebagai bagian dari jaringan ide.

Alat peraga dapat membuat siswa mampu mengua-sai konsep-konsep matematika yang bersifat abstrak. Oleh karena itu alat peraga harusnya didesaian sede-mikian rupa sehingga dapat menimbulkan perhataian siswa, baik dari segi bentuk, ukuran, maupun warna. Ke-tika proses pembelajaran berlangsung sudah seharusnya menggunakan model atau benda nyata yaitu alat peraga yang dapat digunakan sebagai jembatan bagi siswa un-tuk berfikir abstrak yang berkaitan dengan topik-topik tertentu yang dapat membantu pemahaman terhadap siswa.

Nasrullah (2013, 12-13) menyatakan bahwa alat peraga berasal dari kata Raga artinya benda yang dapat diraba, dilihat, didengar dan dapat diamati melalui panca indra. Alat peraga adalah segala sesuatu yang dapat memberi rangsangan kepada alat indra sehingga interaksi pembelajaran dapat berjalan dengan baik, pe-san yang disampaikan dapat diterima dengan jelas, mu-dah dimengerti, konkret, dan tahan lama dalam ingatan siswa.

Pada topik ini, alat peraga yang dimaksudkan ada-lah Blok Aljabar. Alat peraga ini merupakan model geo-

Bagian II: Met