Penggunaan Peralatan Lab

  • View
    581

  • Download
    5

Embed Size (px)

Text of Penggunaan Peralatan Lab

PENGENALAN DAN PENGOPERASIAN ALAT PRAKTEK DI LABORATORIUM / BENGKEL KERJAOleh . Th. Sukardi

I. PENDAHULUAN: Pada institusi perguruan tinggi, keberadaan tempat praktikum dan fasilitas para mahasiswa, praktikum merupakan perangkat yang sangat penting peranannya , karena perangkat ini sebagai tempat untuk mengembangkan dan mendidik ketrampilan sehingga lulusannya mampu bekerja sesuai pada bidangnya . Tempat praktikum yang dimaksudkan disini adalah Laboratorium atau bengkel kerja (workshop) yang lengkap dengan segala fasilitasnya . Fungsi lain dari laboratorium atau bengkel kerja, selain untuk mendidik ketrampilan mahasiswa juga berfungsi untuk kegiatan penelitian ilmiah para dosen, dengan demikian peranan laboratorium dan bengkel kerja ini sangat penting sekali di lembaga perguruan tinggi, terutama untuk keperluan pengembangan ilmu. Dalam suatu laboratorium atau bengkel kerja (workshop) teknisi merupakan tenaga pokok yang harus ada dan selalu siap dalam melayani keperluan praktikum mahasiswa. Fungsi dan jabatan teknisi sangat berbeda sekali dengan pegawai negeri sipil lainnya dilihat dari fungsi, teknisi sebagai tenaga spesifik yang bertugas dibidang laboratorium/bengkel kerja , dan jabatannya adalah tenaga profesional. Dengan demikian jabatan teknisi memerlukan persyaratan-persyaratan khusus yang tentu saja berbeda dengan pegawai negeri sipil lainnya.

A. Pengertian TeknisiTeknisi (techniciant) menurut Kamus Jabatan Indonesia adalah Juru Teknik yang mempunyai kemampuan ketrampilan yang sesuai bidangnya. Dan teknisi merupakan suatu jabatan profesi yang disandang oleh seseorang pada bidang kerja masing-masing yang mereka tekuni. Pada sektor industri logam dasar ada berbagai macam dan jenis jabatan yang sering digunakan yaitu ada yang mengacu jenis kelompok penyelia dan ada juga yang mengacu jenis kelompok operator . Kelompok penyelia adalah kelompok yang dikategorikan klasifikasi teknisi ahli dan kelompok operator adalah kelompok yang dikategorikan klasifikasi teknisi biasa, secara rinci pengelompokan tersebut adalah sebagai berikut : 1. Teknisi ahli/penyelia :

1

a. Foreman; pada, electrical maintenance, electronic maintenance,dlsb b. Superintendent; pada , perawatan mesin, maintenance, mechanical maintenance,dlsb; c. Assistant superintendent; pada..dst d. Mandor; padadst e. Penyelia atau pengawas lapangan; pada..dst. 2. Teknisi biasa/tukang/operator : a. Pembuat, misal, pembuat ketel uap,pembuat kapal, dst. b. Perakit, misal , perakit komponen sepeda motor, perakit mesin bubut,dst. c. Pembantu, misal, pembantu maintenance mesin, pembantu superintendent maintenance, dst,dst.

B. Persyaratan Akademis dari teknisi.Persyaratan akademis utama dari teknisi adalah derajat pendidikan yang sesuai dengan bidang tugas yang diampu , misal untuk teknisi bengkel pemesinan adalah lulusan Diploma-3 jurusan pemesinan/manufaktur; atau minimum lulusan SMK (yang telah dilatih) jurusan pemesinan /manufaktur.

C. Syarat Jabatan Teknisi.Persyaratan jabatan yang harus dipenuhi oleh seorang teknisi menurut Kamus Jabatan Nasional adalah : 1. Syarat pendidikan : Yaitu merupakan pendidikan formal yang harus dimiliki seseorang (dalam hal ini teknisi) untuk memangku jabatan tertentu. 2. Syarat Pengetahuan dan Keterampilan kerja : Yaitu merupakan pengetahuan dan keterampilan kerja yang harus dimiliki oleh seseorang (teknisi) agar dapat menjalankan tugas-tugas jabatan dengan baik. Syarat ini sangat berpengaruh sekali dalam pengelolaan alat/mesin yang harus digeluti setiap hari oleh seorang teknisi. 3. Syarat Fisik : Yaitu upaya jasmani (physical effort) yang menonjol yang diperlukan untuk melaksanakan tugas-tugas jabatan. 4. Syarat Bakat :

2

Yaitu mencerminkan kapasitas tertentu yang harus dimiliki oleh seseorang (teknisi) agar dapat diperkembangkan untuk mampu menjalankan tugas-tugas jabatan dengan baik. 5. Syarat Minat : Yaitu kecenderungan seseorang (teknisi) untuk tertarik atau senang dengan suatu macam pekerjaan atau tugas-tugas jabatan. 6. Syarat Temperamen : Yaitu sikap mental yang harus dimiliki seseorang (teknisi) agar dapat menyesuaikan diri terhadap tipe-tipe khusus yang berhubungan dengan tugas.

D. Tugas Utama dari Teknisi/Laboran.Dalam suatu laboratorium /bengkel kerja, seorang teknisi mempunyai tugas yang sangat berat dan beragam jenis pekerjaannya. Secara garis besar tugas-tugas tersebut memperlancar jalannya Proses Belajar Mengajar yang ada di laboratorium / bengkel kerja yang diampunya, yang dalam hal ini bertanggung jawab kepada guru, kepada siswa dan kepada kelancaran fungsi mesin dan peralatan yang ada di laboratorium/bengkel kerja dimana mereka menjalankan tugasnya. Berkaitan dengan hal tersebut salah satu persyaratan yang paling utama bagi teknisi adalah menguasai segala peralatan/mesin yang ada di lab / bengkel kerja yang diampu, artinya menguasai sifat-sifat peralatan/mesin, penggunaan peralatan/mesin, dan cara memperbaiki peralatan/mesin yang ada di lab/bengkel kerja tersebut. Secara rinci tugas-tugas tersebut adalah sebagai berikut : 1. Sebagai penyelenggara kegiatan praktek di Lab/bengkel kerja mempunyai tugas: a. Melayani keperluan mengajar dosen/instruktur; b. Melayani keperluan praktikum mahasiswa; c. Mengatur keluar/masuk peralatan praktikum; d. Mengatur keluarnya bahan praktek keperluan mahasiswa; e. Memeriksa kondisi mesin/alat yang ada di Lab/bengkel kerja; f. Menyiapkan alat potong (tool) untuk siswa (mempunyai kemampuan/ketrampilan mengasah pahat bubut,sekrap, dan cutter untuk mesin frais, mata bor,dlsb). 2. Sebagai administratur praktek di Lab/bengkel kerja mempunyai tugas:

3

a. Membuat data inventaris mesin/alat yang ada di Lab/bengkel kerja; b. Membuat laporan penggunaan bahan-bahan praktek; c. Membuat laporan penerimaan bahan-bahan praktek; d. Membuat laporan penggunaan mesin/alat praktek; e. Membuat laporan kerusakan/perbaikan mesin/alat praktek; f. Membuat jadwal kegiatan akademis yang ada di lab/bengkel kerja; g. Dlsb. 3. Sebagai tenaga Maintenance di Lab/bengkel kerja, mempunyai tugas : a. Melakukan inspeksi kondisi mesin/alat yang ada di lab/bengkel kerja; b. Melaksanakan perawatan priventive thd mesin/alat yg ada di lab/bengkel kerja; c. Mengatur penempatan peralatan-peralatan bantu prakek sesuai dengan fungsinya; d. Mengatur tata letak mesin ; e. Memeriksa /mengganti oli mesin,termasuk oli hidrolik secara periodik ( harus menguasai jenis dan fungsi dari oli pelumasan dan oli hidrolik mesin); f. Melakukan perbaikan perbaikan (dari menengah s/d overhoul ) pada mesin/alat; g. Memeriksa sistim kelistrikan di lab/bengkel kerja mesin secara berkala; h. Dlsb.

E. Job Diskripsi Pada Laboratorium.Semua penyelenggara aktifitas di laboratorium dilakukan oleh tehnisi laboratorium dan dosen pengampu, masing-masing mempunyai tugas dan peranan sendiri-sendiri, semua kegiatan yang dilakukan oleh tehnisi dan dosen diorganisasi oleh seorang kepala laboratorium. Dengan demikian masing-masing mempunyai tugas dan tanggung jawab sendiri-sendiri, tugas dan tanggung jawab tersebut secara eksplisit disebutkan dalam job diskripsi berikut ini : 1. Job Diskripsi Kepala Laboratorium : 1) Merencanakan dan mengadakan alat dan bahan untuk kegiatan praktikum sesuai usulan dari penanggung jawab laboratorium, laboran dan teknisi. 2) Merencanakan dan mengadakan alat dan bahan untuk kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai usulan dari penanggung jawab laboratorium,laboran dan teknisi.

4

3) Mengatur dan melaporkan administrasi keuangan penggunaan dana DIK, Sardik/BOP, dan sumber dana lain dari masyarakat dan pengguna. 4) Memfasilitasi Laboratorium untuk kelancaran kegiatan praktikum, penelitian, pemeliharaan dan pengembangan laboratorium. 5) Menginventarisasi alat dan bahan di laboratorium. 6) Melaksanakan perbaikan dan pemeliharaan fasilitas dan alat di laboratorium. 7) Mengembangkan tim layanan masyarakat untuk kemajuan laboratorium dan kesejahteraan staf laboratorium (unit produksi). 8) Mewakili Ketua jurusan jika berhalangan dalam tugas yang menyangkut pengembangan fasilitas dan keuangan. 9) Memfasilitasi pengembangan KBK dan mengembangkan kerjasama dengan pihak luar untuk pemanfaatan dan peningkatan fasilitas laboratorium. 2. Job Diskripsi Dosen praktikum: 1) Membantu penanggungjawab laboratorium dalam merencanakan kebutuhan bahandan alat, serta kegiatan praktikum. 2) Merencanakan dan mengatur pelaksanaan praktikum secara teratur. 3) Melakukan pretes praktikum bersama asisten (kalau ada). 4) Memantau dan mengevaluasi kegiatan praktikum. 5) Melaksanakan kegiatan responsi praktikum. 6) Memantau kerja asisten laboratorium. 3. Job Diskripsi Teknisi/laboran: 1) Membantu kerja penanggungjawab laboratorium secara teknis 2) Mendata kebutuhan bahan dan alat untuk kegiatan praktikum dan penelitian 3) Mengusulkan kebutuhan bahan dan alat untuk kegiatan praktikum dan penelitian kepada penanggungjawab laboratorium atau kalab 4) Membantu dosen praktikum dalam menyiapkan pelaksanaan kegiatan praktikum 5) Membantu dosen praktikum dalam pelaksanaan praktikum mahasiswa 6) Mendata dan mengatur penggunaan alat dan bahan untuk kegiatan praktikum dan penelitian. 7) Menjaga kebersihan dan keamanan laboratorium yang menjadi tanggung jawabnya.

5

8) Melaporkan kebutuhan bahan dan alat praktikum dan penelitian kepada penanggungjawab laboratorium atau Ka.lab. 9) Melaporkan kondisi laboratorium masing-masing kepada penanggung jawab laboratorium atau kalab.

F. Peran Teknisi dalam pengelolaan LaboratoriumLaboratorium adalah sarana yang sangat penting bagi terelenggaranya Proses Belajar mengajar (PBM) dan laboratorium merupakan indicator dari kualitas lulusan, untuk memfungsikan laboratorium sebagaimana mestinya, artinya laboratorium dapat berfungsi sebagai, pusat belajar, pusat pengembangan ilmu, pusat riset/penelitian, dan sebagainya, untuk itu perlu pengelolaan yang betul-betul baik dan komprehensip antara,