PERANCANGAN AWAL DAN ANALISIS KELAYAKAN USAHA .Tata Letak Pabrik 11 ... 5 Kebutuhan Ruang dan Luas

Embed Size (px)

Text of PERANCANGAN AWAL DAN ANALISIS KELAYAKAN USAHA .Tata Letak Pabrik 11 ... 5 Kebutuhan Ruang dan Luas

PERANCANGAN AWAL DAN ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENGOLAHAN BIJI KOPI DI KABUPATEN BENER

MERIAH PROVINSI ACEH

KHOIRUNNISA HERDYANTI

DEPARTEMEN TEKNIK MESIN DAN BIOSISTEM FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR

2013

PERNYATAAN MENGENAI SKRIPSI DAN SUMBER INFORMASI SERTA PELIMPAHAN HAK CIPTA

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi berjudul Perancangan Awal dan

Analisis Kelayakan Usaha Pengolahan Biji Kopi di Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh adalah benar karya saya dengan arahan dari komisi pembimbing dan belum diajukan dalam bentuk apapun kepada perguruan tinggi manapun. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka di bagian akhir skripsi ini.

Dengan ini saya melimpahkan hak cipta dari karya tulis saya kepada Institut Pertanian Bogor.

Bogor, Desember 2013

Khoirunnisa Herdyanti F14090145

ABSTRAK

KHOIRUNNISA HERDYANTI. Perancangan Awal dan Analisis Kelayakan Usaha Pengolahan Biji Kopi di Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh. Dibimbing oleh SETYO PERTIWI.

Kopi termasuk komoditas perkebunan yang banyak diperdagangkan di dunia internasional dan dapat berperan sebagai sumber devisa negara. Kabupaten Bener Meriah merupakan salah satu sentra produksi kopi di Provinsi Aceh. Daerah ini merupakan daerah yang kaya akan hasil kopinya, namun demikian masyarakatnya kurang berdaya akan limpahan kopinya karena sistem perdagangan yang ada masih dikendalikan oleh para tengkulak. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang usaha pengolahan kopi gelondong menjadi kopi beras dan menganalisis kelayakan finansial usaha pengolahan biji kopi. Pada usaha pengolahan biji kopi ini daerah yang menjadi alternatif pendirian pabrik yaitu di Desa Pondok Gajah Kecamatan Bandar. Pabrik dirancang untuk beroperasi dengan kapasitas produksi sebesar 1,000 kg/hari dengan peralatan utama mencakup mesin pulper, mesin huller, dan perlengkapan penunjang lainnya Berdasarkan analisis finansial yang dilakukan diperlukan modal investasi sebesar Rp. 317,423,000.00 dan biaya produksi setiap tahun adalah sebesar Rp. 2,902,831,710.00. Proyeksi keuntungan yang diperoleh pada usaha pengolahan biji kopi ini mencapai Rp. 64,341,333.00. Titik impas produksi sebesar 64,825.95 kg. Waktu pengembalian modal selama 9 bulan. Sedangkan rasio laba dengan investasi yang digunakan untuk memperoleh laba adalah 10.71. Dengan NPV sebesar Rp.1,523,542,701.66, Net B/C 5.97, Gross B/C 1.10 serta IRR 77.98% yang lebih besar dari suku bunga yang berlaku yaitu 12.30%, maka dapat diputuskan bahwa usaha pengolahan biji kopi ini layak untuk dilaksanakan.

Kata kunci : perancangan usaha, kopi, kelayakan finansial, kelayakan teknis

ABSTRACT

KHOIRUNNISA HERDYANTI. Preliminary Design and Feasibility Analysis of Processing Coffee Been Plant in the District Bener Meriah, Aceh Province. Supervised by SETYO PERTIWI.

Coffee is one of the commodities that are traded internationally, and can act

as a source of foreign exchange. The District Bener Meriah is a coffee producing area in the Aceh Province. This area produces a high volume of coffee. However, with those coffee production the society is still economically disadvantaged because the coffee trading system is still controlled by the middlemen. The purpose of this research is to design a coffee processing plant which process coffe bean into rice coffee and analyze the financial feasibility of the business. The

village of Pondok Gajah Sub-District of Bandar was selected as the location of the plant. The plant was designed to operate on production capacity of 1,000 kg/day with the main equipment includes a pulper machine, huller machine, and other supporting equipment. Based on the financial analysis carried out the necessary capital investment is Rp. 317,423,000.00 and the cost of production per year is Rp.2,902,831,710.00. The projected profits earned in the business of processing coffee beans is Rp. 64,341,333.00. Breakeven point is 64,825.95 kg. Payback period is about 9 months, while the ratio of investment income to be used to make a profit is 10.71. With NPV of Rp 1, 523,542,701.66, Net B/C 5.97, Gross B/C 1.10 and IRR 77.98%, which is greater than the applicable interest rate is (12.30% pa), it can be concluded that the business of processing coffee beans is financially feasible.

Key words : business design, coffee, financial feasibility, technical feasibility

Skripsi sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar

Sarjana Teknologi Pertanian pada

Departemen Teknik Mesin dan Biosistem

PERANCANGAN AWAL DAN ANALISIS KELAYAKAN

USAHA PENGOLAHAN BIJI KOPI DI KABUPATEN BENER MERIAH PROVINSI ACEH

KHOIRUNNISA HERDYATI

DEPERTEMEN TEKNIK MESIN DAN BIOSISTEM FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR

2013

Judul Skripsi : Perancangan Awal dan Analisis Kelayakan Usaha Pengolahan Biji Kopi di Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh

Nama : Khoirunnisa Herdyanti NIM : F14090145

Disetujui oleh

Dr Ir Setyo Pertiwi, MAgr

Pembimbing

Diketahui oleh

Dr Ir Desrial, MEng Ketua Departemen

Tanggal Lulus:

Judul Skripsi : Perancangan Awal dan Analisis Kelayakan Usaha Pengolahan Biji Kopi di Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh

Nama : Khoirunnisa Herdyanti NIM :F14090145

Disetujui oleh

DrlrS~gr

Pembimbing

I' ~"__'Tr' Desrial, MEng

Ketua Departemen

Tanggal Lulus: 0 8 JAN 2014 j

PRAKATA

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas segala limpahan karunia-Nya sehingga skripsi ini berhasil diselesaikan.Judul penelitian yang dipilih dalam penelitian yang dilaksanakan sejak bulan April 2013 sampai bulan Juni 2013 ini adalah Perancangan Awal dan Analisis Kelayakan Usaha Pengolahan Biji Kopi di Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh. Penulis sangat menyadari kedhaifannya bahwa masih banyak yang harus diperbaiki karena skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan sehingga sangat diharapkan adanya saran dan kritikan dalam bentuk perbaikan maupun penelitian lebih lanjut agar perancangan usaha ini bisa lebih baik.

Selain itu penulis juga mengucapkan terima kasih yang sangat tulus dan sedalam-dalamnya kepada : 1. Bapak, Ibu, Adik-Adik di Aceh, dan keluarga penulis yang selalu menjadi

motivasi dalam hidup penulis dan selalu menyayangi serta mendoakan penulis dengan tulus ikhlas.

2. Dr Ir Setyo Pertiwi, MAgr selaku pembimbing yang tidak pernah lelah dan selalu sabar dalam membimbing dan mengarahkan serta membentuk pola pikir.

3. Dinas Kehutanan dan Perkebunan serta Dinas Keuangan Kabupaten Bener Meriah yang telah membantu penulis untuk melengkapi data yang dibutuhkan.

4. Prof Dr Ir Bambang Pramudya, MEng dan Dr Ir Rokhani Hasbullah, MSi yang telah berkenan menguji penulis.

5. Rekan-rekan seperjuangan ORION TMB 46 FATETA IPB. 6. Dan seluruh kalangan yang telah membantu dan memotivasi yang tidak bisa

disebutkan satu persatu atas segala kebaikannya. Semoga karya ilmiah ini bermanfaat.

Bogor, Desember 2013

Khoirunnisa Herdyanti

DAFTAR ISI

DAFTAR TABEL vi

DAFTAR GAMBAR vi

DAFTAR LAMPIRAN vii

PENDAHULUAN 1

Latar Belakang 1

Tujuan Penelitian 2

TINJAUAN PUSTAKA 3

Tanaman Kopi 3

Teknologi Pengolahan Kopi 3

Mesin Pengupas Buah Kopi (Pulper) 3

Mesin Pengupas Kulit Tanduk Kopi (Huller) 3

Lantai Jemur Kopi 4

Bak Fermentasi dan Pencuci 4

Gudang Penyimpanan 4

Bahan Baku 4

Proses Pengupasan 5

Pengupasan Kulit Buah (Pulping) 5

Pengupasan Kulit Tanduk (Hulling) 5

Proses Fermentasi 5

Proses Pengeringan 5

Pengemasan dan Penyimpanan 6

Analisis Kelayakan Proyek 6

Aspek Kelayakan Teknis 6

Aspek Kelayakan Finansial 6

Analisis Biaya Pokok 7

Analisis Titik Impas (BEP) 7

Analisi Net Present Value (NPV) 7

Analisis Internal Rate of Return (IRR) 7

Analisis Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) 8

Analisis Payback Period (PP) 8

Analisis Return on Invesment (ROI) 8

Penelitian Terdahulu 8

METODE 9

Lokasi dan Waktu Penelitian 9

Jenis dan Sumber Data 9

Analisis Kelayakan Teknis 10

Perencanaan Kapasitas Produksi 10

Kebutuhan Bahan Baku 10

Penentuan Lokasi Industri 10

Pemilihan Mesin dan Peralatan Produksi 11

Tata Letak Pabrik 11

Analisis Kelayakan Finansial 11

Analisis Biaya Pokok 11

Analisis Titik Impas (BEP) 11

Analisi Net Present Value (NPV) 12

Analisis Internal Rate of Return (IRR) 12

Analisis Benefit Cost Rasio (B/C Ratio) 12

Analisis Payback Period (PP) 13

Return on Invesment (ROI) 13

HASIL DAN PEMBAHASAN 13

Analisis Kelayakan Teknis 13

KebutuhanAlat/Mesin dan Sarana Produksi 13

Perancangan Kapasitas Produksi 15

Kebutuhan Bahan Baku 15

Penentuan Lokasi Industri 18

Kebutuhan Mesin dan Peralatan Produksi 18

Tata Letak Pabrik 20

Analisis Kelayakan Finansial 20

Analisis Titik Impas (BEP) 22

Analisis Proyeksi Laba Rugi 23

Analisis Net Present Value (NPV) 23

Analisis Internal Rate of Return (IRR) 23

Analisis Benefit Cost Rasio (B/C Rasio) 25

Analisis Payback Period (PP) 25

Analisis Return On Invesment (ROI) 25

Analisis Sensitivitas 26

SIMPULAN DAN SARA