Peraturan BSNP Nomor 0031/P/BSNP/III/2015 tentang

  • View
    219

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of Peraturan BSNP Nomor 0031/P/BSNP/III/2015 tentang

  • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR

    PENYELENGGARAAN UJIAN NASIONAL

    TAHUN PELAJARAN 2014/2015

    BADAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN2015

  • 1

    PERATURAN

    BADAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN

    NOMOR 0031/P/BSNP/III/2015

    TENTANG

    PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR PENYELENGGARAAN UJIANNASIONAL TAHUN PELAJARAN 2014/2015

    DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

    BADAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN

    Menimbang : Bahwa dalam rangka menjamin kelancaran pelaksanaan UjianNasional Tahun Pelajaran 2014/2015 perlu menetapkanProsedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian NasionalTahun Pelajaran 2014/2015.

    Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang SistemPendidikan Nasional (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 4301);

    2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentangStandar Nasional Pendidikan (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496)sebagaimana telah diubah dengan PeraturanPemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang PerubahanAtas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2013 Nomor 71, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5410),sebagaimana telah diubah dengan PeraturanPemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang PerubahanPeraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 LembaranNegara 45 tambahan Lembaran Negara 5670 tanggal 6Maret 2015;

    3. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 TentangPengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan(Lembaran Negara Tahun 2010 Nomor 23, TambahanLembaran Negara Nomor 5105) sebagaimana telahdiubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun2010 tentang Perubahan Atas Peraturan PemerintahNomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan danPenyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Tahun2010 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Nomor5157);

    4. Keputusan Presiden Nomor 121/P Tahun 2014 tentang

  • 2

    Pembentukan Kementerian dan Pengangkatan MenteriKabinet Kerja Periode Tahun 2014-2019;

    5. Peturan Presiden Nomor 14 Tahun 2015 tentangKementerian Pendidikan dan Kebudayaan (LembaranNegara Tahun 2015 Nomor 15);

    6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 5Tahun 2015 tentang Kriteria Kelulusan Peserta DidikDari Satuan Pendidikan Dan Penyelenggaraan UjianNasional Dan Ujian Sekolah/Madrasah/PendidikanKesetaraan;

    7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor31 Tahun 2014 tentang Kerja Sama Penyelenggaraandan Pengelolaan Pendidikan oleh Lembaga PendidikanAsing dengan Lembaga Pendidikan di Indonesia;

    8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor129 tentang Sekolah Rumah;

    9. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk SatuanPendidikan Dasar dan Menengah;

    10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23Tahun 2006 Tentang Standar Kompetensi Lulusanuntuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah;

    11. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 6 Tahun2007 tentang Pelaksanaan Peraturan MenteriPendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 TentangStandar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar danMenengah dan Peraturan Menteri Pendidikan NasionalNomor 23 Tahun 2006 tentang Standar KompetensiLulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar danMenengah;

    12. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 14Tahun 2007 tentang Standar Isi untuk Program Paket A,Program Paket B, dan Program Paket C;

    13. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20Tahun 2007 Tentang Standar Penilaian Pendidikanuntuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah;

    14. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 3 Tahun2008 tentang Standar Proses Pendidikan KesetaraanProgram Paket A/Ula, Program Paket B/Wustha, danProgram Paket C;

    15. Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 13Tahun 2014 tentang Pendidikan Keagamaan Islam;

    16. Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 7Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan PendidikanKeagamaan Kristen;

    17. Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 54Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Peraturan MenteriAgama Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2013 tentangSekolah Menengah Agama Katolik;

  • 3

    MEMUTUSKAN

    Menetapkan : PERATURAN BADAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKANTENTANG PROSEDUR OPERASIONAL STANDARPENYELENGGARAAN UJIAN NASIONAL TAHUNPELAJARAN 2014/2015.

    Pasal 1

    (1) POS UN ini merupakan dasar dan acuan dalam penyelenggaraanUjian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah,Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa, Sekolah MenengahAtas/Madrasah Aliyah/Sekolah Menengah Agama Katolik/SekolahMenengah Teologi Kristen, Sekolah Menengah Atas Luar Biasa,Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan, ProgramPaket B/Wustha, dan Program Paket C Tahun Pelajaran 2014/2015.

    (2) POS UN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalamLampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dariPeraturan BSNP ini.

    Pasal 2

    Hal-hal lain yang belum diatur dalam POS UN ini akan diatur lebihlanjut oleh BSNP.

    Pasal 3

    Peraturan BSNP ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

    Ditetapkan di JakartaPada tanggal 13 Maret 2015

    KetuaBadan Standar Nasional Pendidikan

  • 1

    LAMPIRAN

    PERATURAN

    BADAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN

    NOMOR: 0031/P/BSNP/III/2015

    TENTANG

    PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR PENYELENGGARAAN UJIANNASIONAL TAHUN PELAJARAN 2014/2015.

    DAFTAR ISI

    I. PENGERTIAN ....................................................................................2II. PENYELENGGARA DAN PANITIA UJIAN NASIONAL ...........................4

    A. Penyelenggara UN ........................................................................................4B. Panitia UN Tingkat Pusat .............................................................................4C. Panitia UN Tingkat Provinsi..........................................................................6D. Panitia UN Tingkat Kabupaten/Kota ............................................................8E. Panitia UN Tingkat Satuan Pendidikan ....................................................... 10

    III. PESERTA UJIAN NASIONAL ..........................................................12A. Persyaratan Peserta Ujian Nasional ............................................................ 12B. Pendaftaran Peserta Ujian.......................................................................... 15

    IV. BAHAN UJIAN NASIONAL ..............................................................17A. Kisi-Kisi UN ............................................................................................... 17B. Bahan UN.................................................................................................. 17C. Penyiapan Bahan Ujian Nasional................................................................ 17D. Penggandaan dan Pendistribusian Bahan UN ............................................. 22

    V. PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL ...................................................22A. Pelaksanaan UN......................................................................................... 22B. Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer ......................................... 25C. Prosedur Pelaksanaan Ujian Nasional......................................................... 25

    VI. PEMERIKSAAN HASIL UJIAN NASIONAL .......................................29A. Pengumpulan Hasil Ujian........................................................................... 29B. Pengolahan Hasil Ujian .............................................................................. 30

    VII. KELULUSAN.................................................................................31VIII. PEMANTAUAN, EVALUASI, DAN PELAPORAN ..............................32IX. BIAYA PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL .......................................32X. PROSEDUR TINDAK LANJUT..........................................................34XI. SANKSI.........................................................................................35XII. KEJADIAN LUAR BIASA ...............................................................36LAMPIRAN 1 ......................................................................................37

    Tanggal Penting Pelaksanaan UN Tahun Pelajaran 2014/2015 ........................ 37

    LAMPIRAN 2 ......................................................................................39Petunjuk Pelaksanaan UN-CBT ...................................................................... 39

  • 2

    I. PENGERTIAN

    Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan:1. Satuan pendidikan adalah satuan pendidikan dasar dan menengah

    yang meliputi Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah(SMP/MTs), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), SekolahMenengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA)/Sekolah Menengah AgamaKatolik (SMAK)/Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK), SekolahMenengah Atas Luar Biasa (SMALB), dan Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK), serta lembaga pendidikan yangmenyelenggarakan Program Paket B/Wustha, dan Program Paket C.

    2. Jenjang pendidikan adalah tahapan pendidikan yang ditetapkanberdasarkan tingkat perkembangan peserta didik, tujuan yang akandicapai, dan kemampuan yang dikembangkan.

    3. Pendidikan kesetaraan adalah pendidikan nonformal yangmenyelenggarakan pendidikan setara SMP/MTs,SMA/MA/SMAK/SMTK, dan SMK/MAK mencakup Program PaketB/Wustha, dan Program Paket C.

    4. Pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikanformal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang.

    5. Program Wustha adalah pendidikan dasar tiga tahun pada PondokPesantren Salafiyah setingkat Program Paket B dengan kekhasanpendalaman pendidikan agama Islam.

    6. Satuan Pendidikan Kerjasama ya