Petunjuk KIP page 1
Petunjuk KIP page 2
Petunjuk KIP page 3
Petunjuk KIP page 4
Petunjuk KIP page 5

Petunjuk KIP

  • View
    43

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Petunjuk KIP

Text of Petunjuk KIP

  • Lampiran Surat DireKur Jenderal Pendidikan lslamNomorTanggal

    : DT.r . r r l I t l th.at / l t7 /2015- o ,'.

    ^Lb J anuar\ zv LJ

    o .

    PELAKSANAAN PROGRAM INDONESIA PINTAR PADA KEMENTERIAN AGAMADI LINGKUNGAN PENDIDIKAN KEAGAMAAN ISLAM

    Tujuan Program Indonesia Pintar Pada Kementerian AgamaProgram Indonesia Pintar pada Kementerian Agama bertujuan untuk:1. menghilangkan hambatan ekonomi bagi anak untuk berpartisipasi di sekolah sehingga

    merJka memperoleh akses pelayanan pendidikan yang lebih baik di tingkat dasar danmenengah pada satuan/program pendidikan dibawah binaan Kementerian Agama'

    2. mencegah anak dari putus sekolah akibat kesulitan ekonomi.3. menarik anak yang putus sekoiah agar kembali bersekolah.4. membantu anik kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan kegiatan pembelajaran.5. mendukung penuntasan wajib belajar pendidikan dasar 9 (sembilan) tahun dan pendidikan

    menengah universal (wajib belajar 12 tahun).

    pengelolaan program lndonesia Pintar pada Kementerian Agama di Lingkungan PendidikanKeagamaan lslam1. Pengelolaan Program Indonesia Pintar pada Kementerian Agama di iingkat pusat

    diseienggarakan o-leh Unit Eselon I pusat yang memiliki tugas dan fungsi pendidikan, dandilaksanikan oleh Pengetola Program Indonesia Pintar di tingkat pusat yang ditetapkan olehKPF,/Pelaksana Tugas KPA pada Unit Eselon I Pusat.

    2. pengelolaan Progrim lndonesia Pintar pada Kementerian Agama di Lingkungan PendidikanKea[amaan lslJm diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan lslam, dandilaklanakan oleh Pengelola Program Indonesia Pintar pada Kementerian. Agama diLingkungan Pendidikan Keagamaan lslam yang ditetapkan oleh DireKur Jenderal Pendidikanlslam.

    3. Tugas Pengelola Program Indonesia Pintar di Lingkungan Pendidikan Keagamaan lslam:a.

    -

    melakukan koordinasi dengan Kementerian sosial, Tim Nasional PercepatanPenanggulangan Kemiskinan (TNP2K), serta Pemerintah Daerah Provinsi danPemerintah Daerah Kabuoaten/Kota dalam memastikan ketepalan sasaran Programlndonesia Pintar pada Kementerian Agama di Lingkungan Pendidikan Keagamaan lslam;

    b. menyediakan data calon penerima manfaat Program Indonesia Pintar pada KementerianAgama di Lingkungan Pendidikan Keagamaan lslam;

    c. menyediakan Kartu Indonesia Pintar sejumlah calon penerima Program Indonesia Pintarpada Kementerian Agama di Lingkungan Pendidikan Keagamaan lslam;

    d. menyediakan dan mendistribusikan anggaran manfaat Program Indonesia Piniar besertatambahan manfaat lainnya kepada slntri penerima Program Indonesia Pintar padaKementerian Agama di Lingkungan Pendidikan Keagamaan lslam;

    e. menyelenggarakan sosialisasi secara intensif kepada penerima Program IndonesiaPintar pada Kementerian Agama di Lingkungan Pendidikan Keagamaan lslam; dan

    f. menyampaikan laporan pelaksanaan Program Indonesia Pintar sekurang-kurangnya 3(tiga) bulan sekali atau sewaktu-waktu kepada Menteri Agama, melalui Direktur JenderalPendidikan lslam.

    4. Pengelola Program Indonesia Pintar pada Kementerian Agama di Lingkungan PendidikanKeagamaan lslam terdiri dari unsur Pegawai Negeri Sipil pada Direktorat Pendidikan Diniyahdan Pondok Pesantren, serta unsur Pegawai Negeri Sipil pada unit organisasi lain dilingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan lslam.

    5. Pengelolaan Program lndonesia Pintar Pada Kementerian Agama, di iingkai wilayahdiselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi,rdan dilaksanakan olehPengelola Program Indonesia Pintar di tingkat wilayalylang ditetapkan oleh KPA"/PelaksanaTugas KPA pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi,

    6. Tugas Pengelola Program Indonesia Pintar di tingkat wilayah: i--a. melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah

    Kabupaten/Kota, seria pillak lain yang terkaii dalam penelapan sasaran ProgramIndonesia Pintar pada Kementerian Agama;

    b. menyediakan data calon penerima manfaat Program Indonesia Pintar pada wilayahmasing-masing;

    c. mendistribusikan Kartu Indonesia Pintar kepada sejumlah calon penerima Programlndonesir Pinler oacla wilavah mesino-masino:

  • d. melaksanakan sebagian dari kewenangan dan tanggung jawab penggunaan anggaranmanfaat Program Indonesia Pintar beserta tamb'ahan manfaat lainnya untuk disalurkankepada anak/peserta didiUsiswa penerima Program lndonesia Pintar pada wilayahmasing-masing;

    e. melaksanakan sosialisasi secara intensif kepada penerima Program Indonesia Pintarpada wilayah masing-masing; dan

    f. menyiapkan bahan laporan pelaksanaan Program Indonesia Pintar sekurang-kurangnya3 (tiga) bulan sekali atau sewaktu-waktu kepada Pengelola Program di tingkat pusat.

    7. Dalam melaksanakan tugasnya, Pengelola Program Indonesia Pintar pada KementerianAgama di Lingkungan Pendidikan Keagamaan lslam berkoordinasi dengan PengelolaProgram lndonesia Pintar pada Kementerian Agama di tingkat wilayah

    fl"-T,llJ:gilTanfaat program Indonesia pinrar pada Kementerian ns"." o.""ri" tambahanmaniaat lainnya dialokasikan dalam DIPA unit Eselon I pusat yang memiliki tugas dan fungsipendidikan, serta dalam DIPA Satker Kantor Wlayah Kementerian Agama Provinsi, padasetiap tahun anggaran selama berlangsungnya Program Indonesia Pintar pada KemenierianAgama.

    2. Anggaran pencetakan kartu, leaflet, berikut pengiriman Kartu lndonesia...Pintar padaKemLnierian Agama dialokasikan dalam DIPA unit Eselon l,pusat yang memiliki tugas danfungsi pendidikan, pada setiap tahun anggaran selama berlangsungnya Program lndonesiaPintar pada Kementerian Agama.

    3. Anggaran Biaya Operasional Kegiatan Program Indonesia Pintar pada Kementerian Agamayang meliputi biaya tim operasional, biaya pengelolaan, biaya pelaporan, biaya penyalurandana manfaai, biaya koordinasi, biaya sosialisasi, biaya moniloring, evaluasi danpengawasan, biaya pengendalian program, serta biaya pengadaan barang dan jasa,dialokaslfan berdasarkan kebutuhan unit Eselon I pusat yang memiliki tugas dan fungsipendidikan dan Satker Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, pada setiap tahunahggaran selama berlangsungnya Pfogram Indonesia Pintar pada Kementerian Agama

    4. Pelaksanaan anggaran di laksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-unoangan.

    Sasaran dan Kriteria Penerima Manfaat Program lndonesia Pintar pada Kementerian Agama diLingkungan Pendidikan Keagamaan lslam1. Sasaran\ Sasaran penerima manfaat Program .Indonesia' Pintar pada Kementerian Agama di$ Lingkungan Pehdidikan Keagamaan lslam adalah:'

    a. Santri Pesantren peserta Program W:ijib Belajar Pendidikan Dasar pada Pesantren;b. Santri Pesantren peserta Program Pendidikan Menengah Universal (PMU) pada

    D.

    d .

    t.

    Pesantren;Santri Pesantren peserta Program Pendidikan Kesetaraan Paket fuB/C pada Pesantren;Santri Satuan Pendidikan Muadalah pada Pesantren:Santri Satuan Pendidikan Diniyah Formal; danSantri hanya mengaji, yaitu Santri Pesantren sebagai Satuan Pendidikan yang tidakberstatus sebagai peserta didik pada satuan pendidikan umum (SD/SMPISMA/SMK),madrasah (Ml/MTs/MAIMAK), dan/atau satuan/program pendidikan sebagaimanadimaksud pada huruf a, huruf b, huruf c, huruf d, dan huruf e.

    KriteriaKriteria penerima manfaat Program Indonesia Pintar pada Kementerian Agama meliputi:a. berasal dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau memenuhi salah

    satu dari kriteria berikut:1) orang tua peserta didik/siswa/santri terdaftar sebagai peserta Program Keluarga

    Harapan (PKH);2) orang tua peserta didiUsiswa/santri pemegang Surat Keterangan Rumah Tangga

    Miskin (SKRTM) sebagai pengganti KKS;3) peserta didiusiswa/santri korban musibah bencana alam;4) peserta didildsiswa/santri yang memiliki hambatan ekonomi sehingga terancam tidak

    dapat melanjutkan pendidikan;5) peserta didik/siswa/santri yatim dan/atau piatu; atau

    2.

    {\,

    1 J

  • -3 -

    7) pertimbangan lain, seperti kelainan fisik,,korban musibah berkepanjangan/belumpulih dari dampak m.usibah tersebut, korban konflik sosial, peserta didiUsiswa/santridari keluarga.miskin terpidana,. peserta didiUsiswa/santri dari keluarga miskin yanghidup di panti. asuhankumah singgah, atau peserta didiUsiswa/santii yang berasaldari keluarga hampir/rentan miskin yang memiliki lebih dari 3 (tiga) saudara tinggalserumah berusia kurang dari 18 (delapan belas) tahun.

    b. berada pada usia sekolah.c. Santri iidak berstatus sebagai peserta didildsiswa pada satuan pendidikan umum(SDiSMP/SMA/SMK) dan/atau peserta didik/siswa pada madrasah (MliMTs/MA/MAK).d. Santri bermukim di pesantren.

    - ' ' . - ^

    E. Besaran Manfaatl Besaran manfaat ditentukan !)erdasarkan kategori jenjang pendidikan yang diikuti, yangditetapkan pada setiap tahun anggaran, dan berlaku secara nasional2 . Kategorijenjang pendidikan yang diikuti sebagaimana dimaksud pada angka 1 meliputi:

    a. Kategori Kesatu, apabila memenuhi salah satu dari kriteria berrkut:1) santri pada Pesantren peserta program wajib Belajar pendidikan Dasar pada

    Pesantren Salafiyah tingkat Ula;2) santri pada Pesantren peserta program pendidikan Kesetaraan paket A paoa

    Pesantren;3) Santri Satuan Pendidikan Muadalah pada Pesantren seiingkat Madrasah lbtidaiyah;4) Santri Satuan Pendidikan Diniyah Formal tingkat Ula; atau5) santri hanya mengaji, yaitu santri pesantren sebagai Satuan pendidikan yang tidak

    !^efl-aty: - sebagai peserta didik pada satuan pendidikan umum(sD/sMP/sMA/sMK), madrasah (M|/MTs/MA/MAK), dan/atau satuan pendidikansebagaimana dimaksud pada angka .1), angka 2), angka 3), dan angka 4) yangberusia 7 (tujuh) tahun sampai dengan 12 (dua belas) tahun.

    b. Kategori Kedua, apabila memenuhi salah satu dad kriteria berikut:' 1) santri pada pesantren peserta program wajib Belajar pendidikan Dasar paoaPesantren Salafiyah tingkat Wustha;2) santri pada Pesantren peserla program pendidikan Kesetaraan paket