Click here to load reader

POSITIF #09

  • View
    224

  • Download
    3

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Warta PO Sabtu, Bina Nusantara

Text of POSITIF #09

  • issue#09

    21 04 12

    Growing Com

    munity

    Hot issue :Kingdom of God

    Posting:FAITH!

    Kacang Polang Kesombongan

    Manusia

    Celine dionInpotaintment :

  • Kingdom of God

    Syalooom teman-teman...

    Bagaimana nih minggu pertama ujiannya? Tentunya masih semangat dong untuk mengikuti ujian minggu berikutnya lagi.

    Minggu ini tema Persekutuan Sabtu, Kingdom of God.Bersama-sama kita belajar menghadirkan kerajaan Tuhan di tengah-tengah hidup kita terkhususnya dalam perkuliahan kita. Belajar dari tokoh alkitab, Daniel, Sadrakh, Mesakh dan Abednego. Bagaimana mereka menyatakan kemuliaan Allah melalui karya-karya mereka bagi bangsa, melayani dan membagikan kasih bagi orang lain, mengenal Allah lebih dalam yang menjadi sumber kasih bagi orang lain. Bagaimana mereka dapat membedakan hal esensial dan non-esensial dalam pelayanan mereka untuk mengenalkan Kerajaan Allah di tengah bangsa yang tidak mengenal Allah.

    POsitif!

    2 positif - 25 februari 2012

  • Jawab Yesus: Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini; jika Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan, supaya Aku jangan diserahkan kepad orang Yahudi, akan tetapi Kerajaan-Ku bukan dari sini. - Yohanes 18:36Mungkin ada yang bertanya-tanya, Perlukah orang Kristen terlibat dalam politik?Ah! Politik itu kan kotor! Biar saja itu diurus oleh orang-orang duniaa. Urusan kita kan membangun Kerajaan Allah! demikian dalih sebagian orang.Apakah sebenarnya yang dimaksudkan Yesus ketika Ia mengatakan, Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini? Apakah Ia sedang menyatakan aspek geografis, bahwa Kerajaan-Nya adalah kerajaan rohani, yang tidak bersentuhan dan tidak mengefek dunia sekuler? Kalau begitu, kenapa Ia mengajar kita untuk berdoa, Datanglah Kerajaan-Mu... di bumi seperti di surga?Dikotomi rohani dan sekuler bukanlah pemikiran yang bersumber dari Alkitab, melainkan dari Platonisme, filasafat yang beranggapan, bahwa alam rohani itu lebih unggul daripada dunia fana. Firman Tuhan, sebaliknya, menyatakan bahwa Ia berkuasa atas surga dan bumi, atas yang rohani dan yang sekuler. Sebelum naik ke surga, Tuhan Yesus menegaskan, Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi (Matius 28:18).Pernyataan Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini bukanlah mengacu pada wilayah Kerajaan-Nya, melainkan pada sumber kekuasaannya. Pemerintahan demokrasi, misalnya, menyatakan kedaulatan ada di tangan rakyat -- dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat. Nah, kedaulatan pemerintah Kerajaan Allah bukan dari dunia ini, melainkan dari Allah sendiri. Sebab Tuhanlah yang empunya kerajaan-kerajaan, Dialah yang memerintah atas bangsa-bangsa (Mazmur 22:29, versi terjemahan New King James).Sejauh ini, pengaruh Platonisme telah melahirkan apa yang oleh John W. Whitehead disebut sebagai false pietism (kealiman yang palsu). Mazhab ini hanya menekankan pengalaman keselamatan pribadi. Meskipun mengakui, bahwa Alkitab adalah standar bagi segala aspek kehidupan, mereka hanya menerapkannya bagi diri mereka sendiri. Mereka beranggapan, agama atau ibadah adalah perkara pribadi -- pribadi dalam arti, seseorang boleh mengerjakannya di rumah atau di gereja, tapi lebih baik bungkam bila di muka umum. Akibatnya, orang Kristen cenderung meletakkan pelita iman mereka di bawah gantang, serta menjauhi dan kehilangan pengaruh dalam dunia politik, bisnis, pendidikan dan area-area penting lainnya.Gary North mengingatkan, politik menjadi dunia yang kotor karena sudah sekian lama orang

    positif - 25 februari 2012 3

  • Kristen menghindari politik. Politik menjadi korup karena orang Kristen tidak tekun untuk menyelidiki firman Allah dan menemukan prinsip-prinsip politik yang telah ditetapkan Allah. Hal ini dapat diterapkan pula dalam area-area kehidupan masyarakat lainnya. Dunia menjadi gelap sewaktu orang Kristen gagal menjadi terang.Kita harus menyadari, bahwa Kristus datang untuk menebus manusia seutuhnya. Dengan demikian, kita harus mengintegrasikan seluruh pengajaran Tuhan ke dalam setiap area kehidupan kita. Tidak ada perbedaan antara bidang rohani dan bidang sekuler. Tidak ada satu bidang kehidupan pun yang berada di luar jangkauan Ketuhanan Yesus Kristus.Sayang sekali, akibat dikotomi yang keliru tersebut, banyak orang yang cukup puas dengan pengharapan akan pengudusan pribadi belaka. Mereka mengesampingkan konsep pengudusan sosial.Pengudusan pribadi menggambarkan proses perubahan kehidupan seseorang, sehingga secara progresif semakin sepadan dengan standar etis yang digariskan dalam Alkitab. Dengan kata lain, menjadi semakin serupa dengan Kristus. Pengudusan adalah proses dipisahkan dari dunia yang berdosa dan memberontak -- secara progresif dalam kehidupan sekarang dan di muka bumi. Orang-orang yang telah lahir baru itu pada akhirnya berubah menjadi pemakan makanan keras, dan bukannya terus menerus minum susu (1 Korintus 3:2).Lalu, apakah pengudusan sosial itu? Konsep ini sejajar dengan pengudusan pribadi. Sewaktu orang-orang saleh mengubah tata perilaku mereka sesuai dengan tuntutan Alkitab, dunia sekitar mereka pun akan mulai berubah. Mereka mempengaruhi budaya sekitar mereka seperti ragi pada adonan roti. Semakin banyak orang yang mengubah kehidupannya sepadan dengan standar Alkitab, seluruh masyarakat pun secara progresif akan turut dikuduskan -- dipisahkan oleh Allah untuk kemuliaan-Nya.Paulus mengatakan, Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang kudus akan menghakimi dunia? Implikasinya, sekali lagi, kita harus membuang konsep yang memisahkan kehidupan menjadi yang rohani dan yang sekuler tadi. Ya, bagaimana kita bisa menghakimi sesuatu kalau kita tidak menguasai pokok persoalannya? Kita perlu kompeten dalam kedua bidang tersebut. Kita perlu menekuni firman Tuhan dan menyelidiki prinsip-prinsip Allah untuk berbagai bidang kehidupan: keluarga, pendidikan, ekonomi, pemerintahan, kesenian, dan sebagainya. Dengan demikian, kita bisa berdiri untuk menyatakan nilai-nilai Kerajaan Allah ke tengah-tengah masyarakat.Menyadari Ketuhanan Yesus Kristus yang mutlak dan menyeluruh ini -- bukan saja atas kehidupan kita pribadi, namun juga atas seluruh area kehidupan -- seharusnya mendorong kita untuk memenuhi amanat-Nya untuk menjadikan ajaran-Nya dikenal dalam seluruh area kehidupan

    http://www.geocities.ws/denmasmarto/arsip39.htm

    4 positif - 25 februari 2012

  • positif - 25 februari 2012 5

    Mmm... teman-teman kita ini masih ingat ga yah tentang sosok Daniel yang sering di ceritakan waktu sekolah minggu dulu...

    Yuk lihat pendapat mereka

    Agung Wiratama (SisCo 10)Daniel itu sosok yang luar biasa taat, disiplin, terutama dalam berdoa [:D]

    kalo kenapa kenapa yang dicari pertama itu Tuhan [^_^]

    Daniel = Humble

    Helga (MarCom 10) taat, setia

    Teddy (IT10)Kalo mnurut ku si Daniel itu org yg taat n setia pd Tuhan

    walaupun ada resiko bahkan bahaya yang mengancam nyawa sekalipun..

    Ariel Christofer (IT11)Dia taat pada Tuhan

    meskipun raja gak suka sama itu tapi Daniel tetap taat sama Tuhan

    Deddy Hermansyah (TI 09)ehmm.. Daniel itu pemuda yang sangat berintegritas.

    Dia berani berbuat sesuai apa yg dia yakini benar. Dia juga rajin banget, 3x sehari datang berdoa pada Tuhan. Dan dia juga orang yang baik dengan sahabat-sahabatnya.

    Helen (MarCom 10)Taat, setia, punya iman yg luar biasa n peka terhadap kehendak Tuhan

    Daniel it org yang menjaga persekutuan dengan Tuhan dan juga dengan teman-temannya..

    yang di cerita Abednego dan kawan-kawan, mereka selalu bersekutu dan berembuk dulu kalau ada apa-apa.. [:D]

    Wew... ternyata mereka belum lupa yah, gut-gut bahkan mereka mengenal sosok Daniel ga terbatas gua singa doang. :D

    menurutmu sosok daniel itu di alkitab seperti apa sih?

  • 6 positif - 25 februari 2012

    Seorang Ibu sangat gembira ketika menerima telegram dari anaknya yang telah bertahun-tahun menghilang. Apalagi ia adalah anak satu-satunya. Maklumlah anak tersebut pergi ditugaskan perang ke Vietnam pada 4 tahun yang lampau dan sejak 3 tahun yang terakhir, orang tuanya tidak pernah menerima kabar lagi dari putera tunggalnya tersebut. Sehingga diduga bahwa anaknya gugur dimedan perang. Anda bisa membayangkan betapa bahagianya perasaan Ibu tersebut. Dalam telegram tersebut tercantum bahwa anaknya akan pulang besok.

    Esok harinya telah disiapkan segalanya untuk menyambut kedatangan putera tunggal kesayangannya, bahkan pada malam harinya akan diadakan pesta khusus untuk dia, dimana seluruh anggota keluarga maupun rekan-rekan bisnis dari suaminya diundang semua. Maklumlah suaminya adalah Direktur Bank Besar yang terkenal diseluruh ibukota.Siang harinya si Ibu menerima telepon dari anaknya yang sudah berada di airport.Si Anak: Bu bolehkah saya membawa kawan baik saya?Ibu: Oh sudah tentu, rumah kita cuma besar dan kamarpun cukup banyak, bawa saja, jangan segan-segan bawalah!Si Anak: Tetapi kawan saya adalah seorang cacat, karena korban perang di Vietnam.Ibu: oooh tidak jadi masalah, bolehkah saya tahu, bagian mana yang cacat? nada suaranya sudah agak menurunSi Anak: Ia kehilangan tangan kanan dan kedua kakinya!Si Ibu dengan nada agak terpaksa, karena si Ibu tidak mau mengecewakan anaknya: Asal hanya untuk beberapa hari saja, saya kira tidak jadi masalah..Si Anak: tetapi masih ada satu hal lagi yang harus saya ceritakan sama Ibu, kawan saya itu wajahnya juga rusak.. begitu juga kulitnya, karena sebagian besar hangus terbakar, maklumlah pada saat ia mau menolong kawannya ia menginjak ranjau, sehingga bukan tangan dan kakinya saja yang hancur melainkan seluruh wajah dan tubuhnya turut terbakar!Si Ibu dengan nada kecewa dan kesal: Nak, lain kali saja kawanmu itu diundang ke rumah kita, untuk sementara suruh saja tinggal di hotel, kalau perlu biar ibu yang bayar nanti biaya penginapannya..Si Anak: tetap ia adalah kawan baik saya Bu, saya tidak ingin pisa

Search related