POTENSI SERAPAN KARBON DI HUTAN RAKYAT DESA .Karbon di Hutan Rakyat Desa Dlingo Daerah Istimewa Yogyakarta

  • View
    221

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of POTENSI SERAPAN KARBON DI HUTAN RAKYAT DESA .Karbon di Hutan Rakyat Desa Dlingo Daerah Istimewa...

POTENSI SERAPAN KARBON

DI HUTAN RAKYAT DESA DLINGO

DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

WIEKE HERNINGTYAS

DEPARTEMEN MANAJEMEN HUTAN

FAKULTAS KEHUTANAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

2013

POTENSI SERAPAN KARBON

DI HUTAN RAKYAT DESA DLINGO

DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Skripsi

Sebagai Salah Satu Syarat untuk

Memperoleh Gelar Sarjana Kehutanan

Institut Pertanian Bogor

Oleh:

Wieke Herningtyas

E14080074

DEPARTEMEN MANAJEMEN HUTAN

FAKULTAS KEHUTANAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

2013

RINGKASAN

WIEKE HERNINGTYAS. Potensi Serapan Karbon di Hutan Rakyat Desa Dlingo Daerah Istimewa Yogyakarta. Dibimbing oleh: SRI RAHAJU dan YULIUS HERO

Hutan rakyat merupakan model pengelolaan hutan skala kecil yang

dibangun oleh masyarakat di lahan hak milik yang ditujukan untuk menghasilkan kayu. Selain secara ekonomis bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, keberadaan hutan rakyat juga dapat berpotensi dalam perdagangan karbon, untuk itu diperlukan penelitian untuk mengetahui kelayakan hutan rakyat dalam partisipasi perdagangan karbon.

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh potensi tegakan hutan rakyat jati, potensi serapan karbon, dan mengetahui keuntungan pengelolaan hutan rakyat dengan mekanisme perdagangan karbon. Penelitian ini dilakukan di hutan rakyat Desa Dlingo, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling di tiga dusun, yaitu: Pakis II, Pokoh II dan Dlingo II. Jumlah responden masing-masing kelompok tani diambil dengan intensitas sampling (IS) sebesar 10% dari jumlah anggota kelompok tani.

Besarnya potensi tegakan hutan rakyat jati umur 9 tahun di Desa Dlingo sebesar 71,89 m3/ha. Potensi serapan karbon jati diperoleh sebesar 29,11 tonC/ha sehingga estimasi serapan karbon dioksida di lokasi penelitian sebesar 106,83 tonCO2/ha. Skema perdagangan karbon yang digunakan skema perdagangan karbon sukarela Plan Vivo. Biaya perdagangan karbon ini yaitu penjumlahan biaya transaksi dengan biaya dalam pembangunan hutan rakyat dan biaya pemeliharaan. Keuntungan dari karbon diperoleh dari pendapatan karbon dikurangi dengan biaya perdagangan karbon.

Adanya kegiatan skema perdagangan karbon di hutan rakyat akan mendapatkan tambahan keuntungan berturut-turut sebesar Rp 45.891.500/ha (harga karbon 10 USD/tonCO2); Rp 76.283.400/ha (harga karbon 15 USD/tonCO2) dan Rp 106.675.400/ha (harga karbon 20 USD/tonCO2) dalam 15 tahun. Skema perdagangan karbon di hutan rakyat dengan skema perdagangan sukarela Plan Vivo lebih menguntungkan apabila dibandingkan dengan skema perdagangan karbon CDM. Kata Kunci: hutan rakyat, jati, perdagangan karbon, plan vivo, serapan karbon

SUMMARY

WIEKE HERNINGTYAS. Potency of Carbon Absorption in the Community Forest in Desa Dlingo Daerah Istimewa Yogyakarta. Supervised by: SRI RAHAJU and YULIUS HERO

The community forest is a model in small forest management scale that built

by the community on the land property rights are aimed in producing wood. Besides economically aims to improve income and social welfare, the existence of the forest community also has potentially in carbon trading, so it necessary research to know the feasibility of the community forest in carbon trading participation.

This research aimed to calculate potency volume of teak plantation community forest, potency of carbon absorption, and determine the profit from management of community forest with carbon trading mechanism. This research was located in community forest in Desa Dlingo, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Sampling method used purposive sampling and samples are Dusun Pakis II, Dusun Pokoh II and Dusun Dlingo II. The number of respondents in each group of farmers with sampling intensity (IS) 10% of the total membership of the farmers group.

The potency of teak plantation community forest in Desa Dlingo by age 9 years obtained that volume potency of standing stock is 71,89 m3/ha. The carbon absorption potential of teak is 29,11 tonC/ha and the estimation of carbon dioxide absorption is 106,83 tonCO2/ha. The carbon trade scheme used voluntary carbon trading scheme Plan Vivo. The cost of carbon trading taken the sum of the transaction cost with the development of the forest cost and the maintenance of plants cost. The profit of carbon obtained from the revenue reduced by the costs in carbon trading.

The carbon trading scheme in the community forest will get an additional profit are Rp 45.891.500/ha (10 USD/tonCO2); Rp 76.283.400/ha (15 USD/tonCO2) and Rp 106.675.400/ha (20 USD/tonCO2) for 15 years. This profit has not been added to the profit of wood is Rp 672.400.600/ha. Carbon trading in community forest using voluntary carbon trading scheme Plan Vivo will profitable than CDM scheme.

Keywords: community forest, teak, carbon arbsorption, carbon trading, plan vivo

PERNYATAAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi berjudul Potensi Serapan

Karbon di Hutan Rakyat Desa Dlingo Daerah Istimewa Yogyakarta adalah benar-

benar hasil karya sendiri dengan dosen pembimbing dan belum pernah digunakan

sebagai karya ilmiah pada perguruan tinggi atau lembaga manapun. Sumber

informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun yang

tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan

dalam Daftar Pustaka di bagian akhir skripsi ini.

Bogor, Januari 2013

Wieke Herningtyas

NRP E14080074

Judul penelitian : Potensi Serapan Karbon di Hutan Rakyat Desa Dlingo

Daerah Istimewa Yogyakarta

Nama : Wieke Herningtyas

NIM : E14080074

Menyetujui:

Komisi Pembimbing

Dosen Pembimbing I, Dosen Pembimbing II,

Dra. Sri Rahaju, MSi Dr.Ir. Yulius Hero, MSc

NIP. 19611217 199003 2 003 NIP.19650707 199003 1 002

Mengetahui:

Ketua Departemen Manajemen Hutan

Fakultas Kehutanan

Institut Pertanian Bogor,

Dr. Ir. Didik Suharjito, MS

NIP. 19630401 199403 1 001

Tanggal Lulus:

RIWAYAT HIDUP

Penulis dilahirkan di Bantul, 7 Desember 1989 sebagai anak pertama dari

dua bersaudara dari pasangan Bapak Herman Kemis dan Ibu Sudarminingsih.

Pendidikan formal yang pernah ditempuh penulis dimulai dari SD Negeri Bantul

Timur dan diselesaikan pada tahun 2002. Pada tahun yang sama, penulis

melanjutkan ke SMP Negeri 1 Bantul dan lulus pada tahun 2005. Pendidikan

selanjutnya penulis melanjutkan di SMA Negeri 8 Yogyakarta dan diselesaikan

pada tahun 2008. Penulis diterima sebagai mahasiswa Institut Pertanian Bogor

melalui Ujian Seleksi Masuk IPB (USMI) di Departemen Manajemen Hutan,

Fakultas Kehutanan IPB.

Penulis telah mengikuti Praktek Pengenalan Ekosistem Hutan (P2EH) di

Sancang Barat dan Kamojang. Praktek Pengelolaan Hutan (P2H) di Hutan

Gunung Walat (HPGW) dan KPH Cianjur. Penulis melaksanakan Praktek Kerja

Lapang (PKL) di PT. Finnantara Intiga, Sintang, Kalimantan Barat. Selama

perkuliahan penulis mengikuti kegiatan International Forestry Student

Association (IFSA) pada tahun 2009 sampai dengan 2011. Penulis juga pernah

bergabung pada kelompok studi Perencanaan di Forest Management Student Club

(FMSC).

Untuk memperoleh gelar Sarjana Fakultas Kehutanan IPB, penulis

menyelesaikan skripsi dengan judul Potensi Serapan Karbon di Hutan Rakyat

Desa Dlingo Daerah Istimewa Yogyakarta dibawah bimbingan Ibu Dra. Sri

Rahaju, MSi dan Bapak Dr.Ir. Yulius Hero, MSc.

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan

rahmat dan karunia-Nya serta berkat ridho-Nya sehingga skripsi ini berhasil

diselesaikan dengan judul Potensi Serapan Karbon di Hutan Rakyat Desa Dlingo

Daerah Istimewa Yogyakarta. Karya ilmiah ini merupakan salah satu syarat untuk

memperoleh gelar Sarjana Kehutanan di Fakultas Kehutanan Institut Pertanian

Bogor.

Penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada:

1. Kedua orang tua, Ibu Sudarminingsih dan Bapak Herman Kemis serta

Adik Helda Shantyabudi atas segala doa, nasehat dan dukungan sehingga

penulis dapat menyelesaikan studinya.

2. Ibu Dra. Sri Rahaju, MSi dan Bapak Dr.Ir.Yulius Hero, MSc selaku

dosen pembimbing yang telah meluangkan waktunya untuk membimbing

dan memberikan arahan serta pengetahuan kepada penulis selama

penulisan skripsi.

3. Bapak Dr.Ir. I Nyoman Jaya Wistara, MS selaku dosen penguji

4. Teman-teman MNH 45 dan teman-teman 45 penghuni Pondok Mona atas

kebersamaannya selama menuntut ilmu di Institut Pertanian Bogor.

Penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi berbagai pihak.Penulis

menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna sehingga kritik dan saran

sangat penulis harapkan demi perbaikan skripsi.

Bogor, Januari 2013

Penulis

i

DAFTAR ISI

Halaman

DAFTAR ISI ........................................................................................ i

DAFTAR TABEL ........................................................................................ iii

DAFTAR GAMBAR ..................................................................................... v

DAFTAR LAMPIRAN .................