Presus Stase Anak

  • View
    26

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

aa

Text of Presus Stase Anak

PRESENTASI KASUS

ARTRITIS REUMATOID JUVENIL

Disusun Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Dalam Mengikuti Program Pendidikan Profesi Dokter Bagian Ilmu Kesehatan AnakBadan Rumah Sakit Daerah Wonosobo

Diajukan Kepada :dr. H. Heru Wahyono., Sp.ADisusun Oleh :Santo Juliansyah20100310044

FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI DOKTER UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA BAGIAN ILMU KESEHATAN ANAKBADAN RUMAH SAKIT DAERAH WONOSOBO2014HALAMAN PENGESAHAN

Telah dipresentasikan dan disetujui presentasi kasus dengan judul :ARTRITIS REUMATOID JUVENIL

tanggal :tempat : RSUD Setjonegoro Wonosobo

oleh :Santo Juliansyah20100310044

disahkan oleh :dokter pembimbing

dr. H. Heru Wahyono., Sp.AKATA PENGANTAR

Assalamualaikum wr wbAlhamdullilah dengan memanjatkan puji syukur kehadirat allah swt atas segala limpahan rahmat yang telah diberikan sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas dalam presentasi kasus yang memenuhi sebagian syarat mengikuti ujian akhir program pendidikan profesi di bagian ilmu kesehatan anak dengan judul :ARTRITIS REUMATOID JUVENILPenulisan presentasi kasus ini dapat terwujud atas bantuan berbagai pihak, oleh karena itu maka pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada :1. dr. H. Heru Wahyono., Sp.A selaku dokter pembimbing dan dokter spesialis Anak RSUD Wonosobo.2. dr. Hndayani Sp.A selaku dokter spesialis Anak RSUD Wonosobo3. Seluruh perawat bangsal Dahlia, Perinatal, Edelwies dan Poli Anak di RSUD Wonosobo4. Teman-teman coass atas dukungan dan kerjasamanya.Dalam penyusunan presentasi kasus ini penulis menyadari bahwa masih memiliki banyak kekurangan. Penulis mengharapkan saran dan kritik demi kesempurnaan penyusunan presentasi kasus di masa yang akan dating. Semoga dapat menambah pengetahuan bagi penulis khususnya dan pembaca pada umumnya.Wassalamualaikum wr.wb

Wonosobo, 22 Januari 2015

Santo juliansyah

DAFTAR ISI

PRESENTASI KASUS1HALAMAN PENGESAHAN2KATA PENGANTAR3DAFTAR ISI4BAB I7LAPORAN KASUS7A.IDENTITAS7B.ANAMNESIS7C.PEMERIKSAAN FISIK9D.PEMERIKSAAN PENUNJANG11E.DIAGNOSIS KERJA12F.DIAGNOSIS BANDING12G.TERAPI12H.RENCANA PEMERIKSAAN13I.PROGNOSIS13J.FOLLOW UP13BAB II15TINJAUAN PUSTAKA15A.DEFINISI15B.EPIDEMIOLOGI15C.ETIOLOGI16D.MANIFESTASI KLINIS161.Artritis Reumatoid Juvenil Pausiartikular182.Artritis Reumatoid Juvenil Poliartikular193.Artritis Reumatoid Juvenil Onset Sistemik19E.PATOFISIOLOGI201.Berhubungan dengan molekul HLA dan non HLA212.Mediator Inflamasi Pada Kerusakan Sendi223.Profil Inflamasi Khas Pada Penyakit Tipe Sistemik234.Mediator Anti Inflamasi Pada ARJ24F.DIAGNOSIS25G.DIAGNOSIS BANDING271.Artritis pada penyakit infeksi272.Artritis pada Keganasan283.Artritis pada Kondisi non-inflamasi294.Artritis pada penyakit reumatik lain30H.PEMERIKSAAN PENUNJANG311.Laboratorium312.Radiologi32I.PENATALAKSANAAN341.Obat Anti Inflamasi Nonsteroid (OAINS)34a.Tolmetin35b.Naproksen35c.Ibuprofen36d.Diklofenak362.Analgetik363.Imunosupresan364.Obat Antireumatik Kerja Lambat375.Kortikosteroid386.Fisioterapi dan Latihan Fisik397.Nutrisi39J.PROGNOSIS40K.KOMPLIKASI421.Komplikasi pada mata422.Deformitas tulang423.Gangguan pertumbuhan434.Kontraktur sendi435.Lainnya43BAB III44PEMBAHASAN44DAFTAR PUSTAKA45

BAB ILAPORAN KASUSA. IDENTITASNo. Rekam medis : 623202Tanggal masuk rumah sakit : 9/1/2015Tanggal keluar rumah sakit : 13/1/2015Nama: An. PatmaUmur: 5 tahunJenis Kelamin: Laki-lakiAYAHNama : Tn WAlamat : AndongsiliPekerjaan : Buruh taniPendidikan : SMPIBUNama : Ny MAlamat : AndongsiliPekerjaan : Ibu rumah tanggaPendidikan : SDB. ANAMNESIS Keluhan utamaNyeri telapak tangan, sendi jari tangan dan lutut Riwayat penyakit sekarangPasien datang dari poli anak pada tanggal 9/1/2015 dengan keluhan 2 minggu yang lalu nyeri dan bengkak pada telapak tangan, sendi jari tangan kiri dan kedua sendi lutut. Selain itu pasien juga mengeluh sulit menggerakan tangan dan lutut yang nyeri, dan teraba panas pada daerah tersebut. Bagian-bagian tersebut sulit digerakan ketika pagi hari. Keluarga pasien juga mengatakan demam naik turun serta nafsu makan pasien menurun dan terdapat penurunan berat badan selama sakit. BAB tidak cair, BAK dalam batas normal, muntah, pusing, disangkal. Riwayat penyakit dahulu Pasien pernah mengalami sakit seperti ini Riwayat mondok di rumah sakit Riwayat trauma sebelumnya disangkal Riwayat penyakit keluargaDi keluarga tidak ada yang sakit dengan keluhan serupa Riwayat social, ekionomi dan lingkungan Pasien adalah anak ke dua dalam keluarga Bapak adalah seorang buruh tani dan ibu sebagai ibu rumah tangga Tinggal dilingkungan yang tidak padat, dan bukan wilayah wabah penyakit apapunkesan: social, ekonomi dan lingkungan cukup baik Riwayat Makanan-Umur 0-7 bulan : ASI -Umur 1 tahun lebih : Bubur tim-Umur 3- sekarang : Nasi (makan bersama keluarga)kesan: kualitas dan kuantitas pemberian gizi cukup Riwayat Imunisasi BCG: (+) DPT: (+) Polio : (+) Hepatitis: (+) Campak : (+)Ibu pasien mengatakan lupa dengan tanggal jadwal imunisasi tetapi mengaku sesuai dengan jadwal imunisasikesan: Imunisasi dasar lengkapC. PEMERIKSAAN FISIKPemeriksaan pada tanggal 10-1-2015Keadaan umum : Tampak sakit sedangKesadaran: compos mentisVital sign: Nadi: 110 kali per menit, isi dan tegangan cukup Respirasi : 36 kali per menit, irama regular Suhu : 38.2 oC Tekanan darah : tidak dilakukanStatus Generalis : Kulit Warna : sawo matang Sianosis : (-) Ruam : (-) Ikterus: (-) Turgor : baik, kembali cepat Kulit kering : (-) Edema : Tangan kiri dan kedua lutut Kepala Bentuk : bulat, simetris, bentuk mesocephal, rambut hitam dan distribusi merata Rambut : lurus, tidak mudah dicabut Mata : tidak cekung, konjungtiva anemis (-/-) sklera ikterik (-/-) pupil bulat, reflek cahaya (+) Telinga : bentuk dan ukuran dbn, secret (-/-), pendengaran normal Hidung : bentuk dan ukuran dbn, secret (-/-), nafas cuping (-/-) Mulut : sianosis (-), bibir kering (-) Leher Bentuk : simetris Trakhea : ditengah Pembesaran limfonodi : (-) Thorax Paru-paru Inspeksi : dinamis, simetris, retraksi (-)Perkusi : sonor kedua lapang paruPalpasi : Nyeri tekan (-)Auskultasi : vesikuler (+/+), wheezing (-/-), ronkhi (-/-) JantungInspeksi : iktus cordis tak terlihatPalpasi : iktus kordis tak terabaAuskultasi : HR 110 kali per menit, murmur (-), gallop (-) Abdomen Inspeksi : datar, simetris, tanda peradangan (-) Auskultasi : Bising usus (+) N Perkusi : Tympani (+) Palpasi : Nyeri tekan (-), supel, hepar dan lien tidak teraba Pemeriksaan anogenitaltidak dinilai EkstremitasAkral dingin (-), sianosis (-), edema telapak tangan kiri & kedua lutut, sukar digerakan pada bagian yang edema. Neurologis Reflek Fisiologis : (+) Reflek Patologis : (-) Rangsang meningeal : (-) D. PEMERIKSAAN PENUNJANGPemeriksaan darah rutin (tanggal : 9-01-2015)Jenis PemeriksaanHasilSatuanInterpretasiNilai Rujukan

Hemoglobin Leukosit Eosinofil Basofil Netrofil Limfosit Monosit Hematokrit Eritrosit Trombosit MCV MCH MCHC Ureum- Kreatinin12.530.60.800.1068.9021.109.10364.784477273426.80.29g/dL103/ul%%%%%%106/uL103/uLfLpgg/dLmg/dLmg/dLNHLNNLHNNHNNNNN10.8 -15.65.0-14.52.00-4.000-150-7025-402-833-453.80-5.80150-40069-9322-3432-36, < 50< 39

E. DIAGNOSIS KERJAArtritis Reumatoid JuvenilF. DIAGNOSIS BANDING Demam reumatik thypoid feverG. TERAPI injection plug inj. vicillin 4x400 mg IV inj ketorolac 2x15 mg IV inj dexametason 3x1/2 amp IV Progresic syr 3x1 cth imunos 1x1 tabH. RENCANA PEMERIKSAAN Rontgen SGOT/SGPT CRP Kultur Widal AstoI. PROGNOSIS Quo ad vitam : bonam Quo ad fungsionam : bonamJ. FOLLOW UPTanggalPemeriksaan Umumpemeriksaan fisikLabDiagnosistindakan

9/1/2015keluhan: demam, nyeri dan bengkak pada tangan kiri dan kedua lutut KU:tampak kesakitan, CMT: 38.2 oC N: 110 bpm RR: 36 bpm kepala: ca-/- si-/- Thorax: SDV+/+, ST-/-, simetris+/+ Abd: BU (+) N Eks: Edema telapak tangan dan kedua lutut

Hb: 12.5 gl/dLLeukosit : 30.6, AT: 844ARJpasang injection plug, inj vicillin4x400mg, inj ketorolac 2x15mg, inj dexa 3x1/2 amp, progresic syr 4x3/4

10/1/2015keluhan: nyeri dan bengkak pada tangan kiri dan kedua lutut KU:sakit berkurang, CMT: 37 oC N:115 bpm RR: 35 bpm kepala: ca-/- si-/- Thorax: SDV+/+, ST-/-, simetris+/+ Abd: BU (+) N Eks: Edema telapak tangan dan kedua lutut

ARJterapi lanjut

11/1/2015keluhan: nyeri dan bengkak pada tangan kiri KU:sakit berkurang, CMT: 37.2 oC N:112 bpm RR: 37 bpm kepala: ca-/- si-/- Thorax: SDV+/+, ST-/-, simetris+/+ Abd: BU (+) N Eks: Edema telapak tangan ARJterapi lanjut

12/1/2015keluhan: nyeri dan bengkak pada tangan kiri berkurangKU:sakit berkurang, CMT: 37.3oC N:115 bpm RR: 35 bpm kepala: ca-/- si-/- Thorax: SDV+/+, ST-/-, simetris+/+ Abd: BU (+) N Eks: Edema telapak tangan dan kedua lutut

terapi lanjut

13/1/2015keluhan: nyeri dan bengkak pada tangan kiri berkurangKU:sakit berkurang, CMT: 37.3oC N:115 bpm RR: 35 bpm kepala: ca-/- si-/- Thorax: SDV+/+, ST-/-, simetris+/+ Abd: BU (+) N Eks: Edema telapak tangan ARJBLPL

BAB IITINJAUAN PUSTAKAA. DEFINISIArtritis Reumatoid Juvenil (ARJ) merupakan penyakit reumatik yang paling sering ditemukan pada anak. Artritis rheumatoid juvenile didefinisikan sebagai adanya tanda objektif artritis pada sedikitnya satu sendi yang berlangsung lebih dari 6 minggu pada anak usia kurang dari 16 tahun dan jenis artritis lain pada anak telah disingkirkan. Adapun artritis didefinisikan sebagai pembengkakan pada sendi atau ditemukannya dua atau lebih tanda berikut: keterbatasan gerak, nyeri tekan, nyeri saat bergerak, atau sendi teraba hangat.Patogenesis ARJ didasari oleh mekanisme kompleks imun. Banyak sekali faktor etiologi yang dapat menyebabakan gejala klinis ARJ seperti infeksi, autoimun, trauma, stres, serta faktor imunogenetik. Penyakit ARJ umumnya mudah mengalami remisi, sehingga pengobatan ditujukan untuk mencegah komplikasi dan timbulnya kecacatan terutama yang mengenai sendi.B. EPIDEMIOLOGIARJ merupaka