Profil RSUD Sekayu Musi Banyuasin Tahun Profil 2018.pdf1.1 SEJARAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SEKAYU 1.1.1

  • View
    304

  • Download
    14

Embed Size (px)

Text of Profil RSUD Sekayu Musi Banyuasin Tahun Profil 2018.pdf1.1 SEJARAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SEKAYU...

Profil RSUD Sekayu Musi Banyuasin Tahun 2018

Alamat :

Jl. Kol Wahid Udin Lk. I Kayuara Telp (0714) 321855 / (0714) 3330203

Faximile di (0714) 321855

Website : www.rsudsekayu.mubakab.go.id

Email : sekayursud@gmail.com/ rsud.sekayu@yahoo.com

mailto:sekayursud@gmail.com/mailto:rsud.sekayu@yahoo.com

PROFIL RSUD SEKAYU TAHUN 2018

1

BAB I

GAMBARAN UMUM RSUD SEKAYU

1.1 SEJARAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SEKAYU

1.1.1 PERKEMBANGAN SEBELUM TAHUN 2000

RSUD Sekayu dibangun pada zaman Belanda yaitu tepatnya pada

tahun 1937 yang berlokasi di Jalan dr. Slamet Imam Santoso Sekayu.

Kegiatan pelayanan kesehatan di rumah sakit pada waktu itu terfokus pada

rawat jalan dan rawat inap dengan kapasitas 10 tempat tidur. Dokter

pertama yang bertugas di RSUD Sekayu adalah dr. Slamet Imam Santoso.

Pada tahun 1963 bersamaan dengan kepindahan Ibu kota

Kabupaten Musi Banyuasin dari Palembang ke Sekayu, RSUD Sekayu

sedikit mengalami perkembangan dengan perubahan tipe menjadi Rumah

Sakit Tipe D dengan kapasitas 42 tempat tidur.

Pada tahun 1970 dilakukan renovasi gedung RSUD Sekayu

dengan penambahan gedung perawatan bertingkat. Gambaran RSUD

Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin kelas D sebagai berikut : RSUD

Sekayu memiliki luas 2500 m2 dengan luas bangunan 1105 m2, terletak di

pinggir Sungai Musi dan sering mengalami kebanjiran akibatnya rumah sakit

terkesan kumuh dan tidak terawat, lokasi yang berada di lingkungan rumah

penduduk serta area lahan terbatas sehingga tidak memungkinkan untuk

dikembangkan.

Pada tahun 1996 Pemerintah Daerah merencanakan realokasi/

pemindahan gedung RSUD Sekayu ke lokasi baru yang terletak di jalan

Kolonel Wahid Udin Lingkungan I Kayuara. Untuk merealisasikan rencana

tersebut 6,7ha. Kemudian dilakukan proses penimbunan terhadap lahan

yang merupakan lahan persawahan/daerah rawa-rawa hingga menjadi

lahan bebas banjir.

Pada tanggal 6 Mei 1997 dilakukan pembanguan fisik tahap I dan

II. Pembangunan gedung secara resmi ditandai dengan peletakan batu

pertama pembangunan gedung RSUD Sekayu dilakukan oleh Dirjen

PROFIL RSUD SEKAYU TAHUN 2018

2

Pelayanan Medik Departemen Kesehatan RI yang pada saat itu dijabat oleh

dr. Suyoga, MPH,.Kemudian diteruskan dengan penyelesaian pengerjaan

fisik bangunan dan pengadaan peralatan.

Tepat pada tanggal 23 Maret 1999 kegiatan operasional RSUD

Sekayu pindah dari rumah sakit lama ke lokasi baru yang berada di jalan

kol. Wahid Udin Lingkungan I Kelurahan Kayuara Kabupaten Musi

Banyuasin dengan kapasitas 60 tempat tidur. Fasilitas dan saran kegiatan

pelayanan dilengkapi.

Pada tanggal 10 Februari 2000 ditetapkan menjadi kelas Type C

dengan Surat Keputusan Bupati MUBA Nomor:058/SK/IV/2000, dengan 60

TT, 4 dokter spesialis (Anak, Kebidanan dan Kandungan, Penyakit Dalam

dan Bedah).

1.1.2 PERKEMBANGAN RSUD SEKAYU

A. PERIODE PERSIAPAN

Pada tahun 2007 dilakukan pembangunan gedung baru RSUD Sekayu dan

mulai operasional Rawat Jalan (Tahap Awal) pada Bulan Maret 2008. Gedung baru

dengan penambahan gedung perawatan bertingkat, dengan kapasitas 150 (seratus

lima puluh) tempat tidur. RSUD Sekayu menjadi pusat rujukan 25 unit Puskesmas,

103 Pustu, 142 Polindes serta 22 unit Puskesmas Keliling.

RSUD Sekayu Kelas C yang berlokasi di Jalan Kolonel Wahid Udin

Lingkungan I Kecamatan Kayuara Kabupaten Musi Banyuasin berbatasan dengan:

Sebelah Utara berbatas : Gedung SMP 6 Unggul Sekayu Kab. Muba

Sebelah Selatan berbatas : Gedung AKPER Kab. Musi Banyuasin

Sebelah Barat berbatas : Tanah penduduk (area persawahan)

Sebelah Timur berbatas : Jalan raya (Jalan Kol. Wahid Udin)

Pada awalnya RSUD Sekayu kelas C hanya memiliki 60 tempat tidur

dengan fasilitas dan jenis pelayanan seperti layaknya RSU Kelas C lainya, yang

mempunyai 4 orang dokter spesialis yaitu; Spesialis Kebidanan dan Kandungan,

Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Bedah, Spesialis Anak. Namun pada

kenyataannya hanya Spesialis Penyakit Dalam dan Spesialis Anak yang ada,

sedangkan dua Spesialis lainnya adalah Tenaga Kontrak.

PROFIL RSUD SEKAYU TAHUN 2018

3

Banyak hal substansi dan finansial yang dihadapi RSUD Sekayu pada

masa ini, antara lain jumlah tenaga perawatan yang kurang, gedung baru yang

belum rampung sehingga diperlukan adaptasi dalam hal pemantauan dan

pemeliharaannya.

Persiapan pelayanan fisik gedung baru disertai pula pelaksanaan kegiatan-

kegiatan perubahan kelembagaan RSUD Sekayu menuju Badan Layanan Umum

Daerah (BLUD) dengan segala substansi yang mendukung.

B.PERIODE PEMANTAPAN

a. Penetapan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)

Pada tahun 2007 Pemerintah Daerah KabupatenMusi Banyuasin

membangun gedung baru untuk Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu, hal ini

memacu kami untuk melakukan peningkatan sarana dan fasilitas pelayanan serta

peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia kesehatan di rumah sakit

yang memenuhi harapan dan kebutuhan seluruh masyarakat Kabupaten Musi

Banyuasin.

Seiring dengan upaya mewujudkan visi dan misi Kabupaten Musi

Banyuasin, Pemerintah Republik Indonesia mengeluarkan Peraturan Pemerintah

Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2005, tanggal 13 Juni 2005 tentang

Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU), Rumah Sakit Umum Daerah

Sekayu mengalami perubahan status institusi dari Unit Pelaksana Teknis Daerah

(UPTD) Kabupaten Musi Banyuasin ke Badan Layanan Umum Daerah Musi

Banyuasin berdasarkan Surat keputusan Bupati Musi Banyuasin Nomor : 451

Tahun 2008 pada tanggal 31 Mater 2008, tentang Penetapan Rumah Sakit Umum

Daerah Sekayu sebagai Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Musi

Banyuasin yang menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum

Daerah (PPK-BLUD) secara penuh.

b. Pelaksanaan Akreditasi Rumah Sakit

Seiring peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi mempengaruhi pola

pikir masyarakat terhadap pelayanan di Rumah sakit. Masyarakat sebagai

customer / pelanggan menuntut adanya kepuasan terhadap pelayanan di Rumah

Sakit. RSUD Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin merupakan Rumah Sakit Milik

Pemerintah Daerah Kabupaten Musi Banyuasin berdiri sejak tahun 1937.

Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit di indonesia perlu terus ditingkatkan

PROFIL RSUD SEKAYU TAHUN 2018

4

sehingga dapat sejajar dengan mutu layanan rumah sakit di negara-negara maju

lainnya.

Dalam rangka peningkatan mutu pelayanan tersebut, setiap 3 (tiga) tahun

sekali rumah sakit wajib mengikuti akreditasi rumah sakit sesuai ketentuan undang-

undang rs nomor 44 tahun 2009, pasal 40 yang menerangkan bahwa Dalam

upaya peningkatan mutu pelayanan Rumah Sakit wajib dilakukan akreditasi secara

berkala minimal 3 (tiga) tahun sekali .

Akreditasi rumah sakit adalah pengakuan yang diberikan kepada rumah

sakit oleh pemerintah melalui badan yang berwenang (KARS/Komisi Akreditasi

Rumah Sakit) karena Rumah Sakit telah memenuhi standar pelayanan yang

ditentukan.

Akreditasi RSUD Sekayu versi lama telah berlangsung sejak tahun 2002

dan telah diperbaharui pada tahun 2012.

Pada tahun 2014 dibawah kepimpinan direktur dr. H. Azmi

Dariusmansyah, MARS , RSUD Sekayu mulai melakukan persiapan akreditasi

versi baru (akreditasi versi 2012). Ada beberapa tahapan yang dilalui sebelum

dilakukan survei akreditasi meliputi

1) Kegiatan Workshop akreditasi oleh tim KARS Pusat dilaksanakan tanggal 11-12

Agustus 2014

2) Kegiatan Bimbingan akreditasi oleh tim KARS Pusat dilaksanakan tanggal 6 - 28

November 2015

3) Kegiatan Survei akreditasi oleh tim KARS Pusat dilaksanakan tanggal 11-13

Oktober 2016. Pada tanggal 1 Desember 2016 , Berdasarkan surat dari KARS

PUSAT NOMOR 2757 /KARS/XII/2016 menyatakan Hasil Survei RSUD Sekayu

dari 15 Bab yang dilakukan survei , 4 bab mencapai > 60 % dan < 80 % :

TINGKAT MADYA atau dapat mengajukan remedial untuk Bab sebagai berikut:

1. SKP / Sasaran Keselamatan Pasien

2. PPK / Pendidikan pasien dan keluarga

3. KPS / kualifikasi pendidikan dan staf

4. TKP / Tata kelola kepemimpinan dan pengarahan

Pada Tahun 2017, ada perubahan kepemimpinan Direktur RSUD Sekayu

yaitu Bapak dr. Makson Parulian Purba MARS . Dibawah kepemimpinan dr.

Makson Parulian Purba MARS, RSUD Sekayu melakukan Kegiatan survei ulang

akreditasi oleh tim KARS Pusat untuk mendapatkan Tingkat paripurna yang

dilaksanakan 12 Mei 2017. Hasil survei ulang akreditasi tersebut telah keluar dan

PROFIL RSUD SEKAYU TAHUN 2018

5

RSUD Sekayu mendapatkan Tingkat Paripurna (bintang lima) dikeluarkan pada 26

Mei 2017 berlaku hingga 10 Oktober 2019

Survei / Penilaian Akreditasi bertujuan untuk mengetahui apakah pelayanan

Rumah sakit telah memenuhi standar Akreditasi . Survei Akreditasi Baru di RSUD

Sekayu ini menjadi tolak Ukur perubahan pola pikir dan budaya RSUD sekayu dari

yang berorientasi kepada provider menjadi berorientasi kepada pasien