of 34 /34
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Hipertensi adalah penyakit yang terjadi akibat peningkatan tekanan darah yang bisa menimbulkan berbagai macam komplikasi terhadap beberapa penyakit lain, bahkan penyebab penyakit jantung, stroke, dan ginjal. Di seluruh dunia hipertensi merupakan masalah besar dan serius. Hipertensi merupakan penyebab kematian tertinggi ke-tiga setelah stroke dan tuberkolosis. Mencapai 6,7% dari populasi kematian di Indonesia. (Depkominfo, 2010) Data sosiodemografi tingkat pengukuran ekologi sebagai variabel independen utama, diperoleh dari Profil Kesehatan Indonesia, Statistik Indonesia, Statistik Kesehatan, Statistik Kesejahteraan Rakyat, dan Data Departemen Dalam Negeri, unit pengamatan provinsi. Hasil penelitian ini menunjukkan prevalensi hipertensi di Pulau Jawa 41,9%, dengan kisaran di masing-masing provinsi 36,6%-47,7%. Prevalensi di perkotaan 39,9% (37,0%-45,8%) dan di perdesaan 44,1% (36,2%-51,7%). (FKM UI,2004). Pada usia-usia remaja juga bisa terkena hipertensi, bukan hanya pada usia tua saja. Bisa 1

proposal hipertensi (Repaired)

  • Author
    izkar

  • View
    863

  • Download
    4

Embed Size (px)

Text of proposal hipertensi (Repaired)

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Hipertensi adalah penyakit yang teriadi akibat peningkatan tekanan darahyangbisamenimbulkanberbagaimacamkomplikasiterhadap beberapapenyakitlain,bahkanpenyebabpenyakitiantung,stroke,dan ginial. Di seluruh dunia hipertensi merupakan masalah besar dan serius. Hipertensimerupakanpenyebabkematiantertinggike-tigasetelah strokedantuberkolosis.Mencapai6,7daripopulasikematiandi Indonesia.(DepkominIo,2010)DatasosiodemograIitingkatpengukuran ekologisebagaivariabelindependenutama,diperolehdariProIil KesehatanIndonesia,StatistikIndonesia,StatistikKesehatan,Statistik KeseiahteraanRakyat,danDataDepartemenDalamNegeri,unit pengamatanprovinsi.Hasilpenelitianinimenuniukkanprevalensi hipertensi di Pulau Jawa 41,9, dengan kisaran di masing-masing provinsi 36,6-47,7.Prevalensidiperkotaan39,9(37,0-45,8)dandi perdesaan 44,1 (36,2-51,7). (FKM UI,2004). Padausia-usiaremaiaiugabisaterkenahipertensi,bukanhanya pada usia tua saia. Bisa saia karena perilaku remaia yang tidak baik seperti minumalcohol,merokok,danlain-lain.Tingkatprevalensikasus hipertensiinicukupbanyak,dan tingkatkeganasannyaiuga tinggiberupa morbiditas dan mortalitas. GenetikiugasalahsatuIactorteriadinyahipertensi.Seseorang yangmempunyairiwayathipertensiduakalilebihbesarrisikoterkena hipertensidisbandingyangtidakmempunyairiwayathipertensipada keluarganya.Obesitasiugadapatmenimbulkanhipertensi.Karenalemak dapat menyumbat pembuluh darah yang dapat menaikan tekanan darah. Olahragadapatmenurunkanrisikohipertensi,karenaiikatidak dibiasakanberolahragakeriaiantungakanlebihkerastiapkontraksi. 2 Makinkerasototiantungmelakukankontraksi akan semakinbesarbeban yangditekankanpadaarteri.Kurangolahragaiugabisamenimbulkan kelebihanberatbadan,danpenimbunanlemakyangberbahayabagi iantung. 1.2. Perumusan Permasalahan dakahhubunganantaraklasiIikasiBMI(BodyMassIndex) terhadap resiko terkena hipertensi? 1.3. Hipotesis TerdapathubunganantaraklasiIikasiBMI(BodyMaskIndex) terhadap resiko terkena hipertensi. 1.4. %ujuan O Tuiuan umum:UntukmengetahuihubunganantaraklasiIikasiBMI(Body Mask Index) terhadap resiko hipertensi. O Tuiuan khusus:a. Mengetahuikarakteristikresponden(kebiasaanmerokok,umur, statusperkawinan,tingkatpendidikan,seringatautidaknya mengkonsumsimakananasin,kebiasaanolahraga,tekanandarah yangdigolongkanhipertensiatautidak,dantingkatanBMI responden) b. MengetahuiadaatautidaknyahubunganantarakelompokBMI (Body Mass Index) dengan resiko terkena hipertensi. 1.5. Manfaat 1.5.1 ManIaat bagi peneliti Sebagaiprasyarattugasdalammenempuhpembelaiaranmodul risetdiFakultasKedokterandanIlmuKesehatanProgramStudi Pendidikan Dokter Universitas Islam Negeri SyariI Hidayatullah Jakarta. 3 1.5.2 Bagi Masyarakat DiharapkanpenelitianinidapatbermanIaatbagisemuakalangan masyarakattentanginIormasikesehatankhususnyatentangbahaya hipertensi dan bagaimana cara pencegahannya, minimal untuk mengurangi risiko teriadinya hipertensi. 1.5.3 Bagi Institusi Hasil penilitian ini diharapkanmeniadi data dasar untuk penelitian lebihlaniutmengenaiIaktor-Iaktoryangmenyebabkanhipertensidalam hal ini adalah Iaktor resiko yaitu berat badan. 4 BAB II %IN1AUAN PUS%AKA 2.1 Kerangka %eori 2.2 Landasan %eori 2.2.1 DeIinisi Hipertensi HipertensidideIinisikansebagaipeningkatantekanandarahsistolik sedikitnya 140mmHg atau tekanan diastolik sedikitnya 90 mmHg. KlasiIikasi tekanan darah pada orang dewasa KategoriSistolik(mmHg)Diatolik (mmHg) Normal130 85Normal tinggi130-13985-89Hipertensi +%ingkat 1 (ringan)140-15990-99%ingkat 2 (sedang)160-179100-109%ingkat 3 (berat)>180>110nILk1LN5I uslasexobes|tasllfesLvleaeneLlk k|as|f|kas| bm| (body mass |ndex) 1|ngg| 8adan8erat badan 2.2.2 Mekanisme Hipertensi Mekanisme teriadinya hipertensi adalah melalui terbentuknya angiotensin II dariangiotensin Ioleh angiotensin Iconvertingenzvme().memegang peranIisiologispentingdalammengaturtekanandarah.Darahmengandung angiotensinogenyangdiproduksidihati.Selaniutnyaolehhormon,renin (diproduksiolehginial)akandiubahmeniadiangiotensinI.Olehyang terdapat di paru-paru, angiotensin I diubahmeniadi angiotensin II. ngiotensin II inilahyangmemilikiperanankuncidalammenaikkan tekanandarahmelaluidua aksi utama. ksipertama adalahmeningkatkan sekresihormonantidiuretik(DH)dan rasahaus.DHdiproduksidihipotalamus(keleniarpituitari)danbekeriapada ginial untukmengatur osmolalitas danvolume urin. Denganmeningkatnya DH, sangatsedikiturinyangdiekskresikankeluartubuh(antidiuresis),sehingga meniadi pekat dan tinggi osmolalitasnya. Untuk mengencerkannya, volume cairan ekstraselulerakanditingkatkandengancaramenarikcairandaribagian intraseluler.kibatnya,volumedarahmeningkatyangpadaakhirnyaakan meningkatkan tekanan darah. ksi kedua adalah menstimulasi sekresi aldosteron dari korteks adrenal.ldosteronmerupakanhormonsteroidyangmemilikiperananpentingpada ginial.Untukmengaturvolumecairanekstraseluler,aldosteronakanmengurangi ekskresi Nal (garam) dengan caramereabsorpsinya dari tubulus ginial. Naiknya konsentrasiNalakandiencerkankembalidengancarameningkatkanvolume cairan ekstraseluler yang pada gilirannya akan meningkatkan volume dan tekanan darah. 2.2.3 tiologi Hipertensi Berdasarkan penyebabnya hipertensi dibagi meniadi 2 yaitu : a. Hipertensi primer Hipertensiprimermerupakantipeyangpalingumum,yaitu hipertensi yang tidak diketahui penyebabnya atau idiopati (hipertensi tanpa kelainandasarpatologiyangielas).Lebihdari90kasusmerupakan hipertensi primer.Penyebabnya multiIaktorial meliputi Iaktor genetik dan lingkungan. b. Hipertensi sekunder Jenishipertensiyangpenyebabnyadapatdiketahui,antaralain kelainan pada pembuluh darah ginial, gangguan kelenia tiroid. Faktor risiko Hipertensi dibedakan menadi 2 kelompok, yaitu : a) Faktor risiko yang tidak dapat diubah 1. Umur Umur mempengaruhi teriadinya hipertensi. Dengan bertambahnya umur, risiko terkena hipertensi meniadi lebih besar sehingga prevalensi hipertensidikalanganusialaniutcukuptinggi,yaitusekitar40, dengan kematian sekitar di atas 65 tahun pada usia laniut. 2. Jenis kelamin Faktorieniskelaminberpengaruhpadateriadinyahipertensi, dimanaprialebihbanyakmenderitahipertensidibandingkandengan perempuan,denganrasio2,29untukpeningkatantekanandarah sistolik.Priadidugamemilikigayahidupyangcenderungdapat meningkatan tekanan darah dibandingkan dengan perempuan. 3. Keturunan (genetik) Riwayatkeluargadekatyangmenderitahipertensi(Iaktor keturunan)yangmempertinggirisiko(ensensial).TentunyaIaktor genetikiniiugadipengaruhiIaktor-Iaktorlingkunganlain,yang kemudianmenyebabkanseseorangmenderitahipertensi.Faktor genetikiugaberkaitandenganmetabolismepengaturangaramdan rennin membran sel. b) Faktor risiko yang dapat diubah Faktorrisikoyangdiakibatkanperilakutidaksehatdaripasien hipertensi antara lain : 1) Obsesitas Kegemukan(obesitas)adalahpersentaseabnormalitaslemakyang dinyatakandenganIndeksMasaTubuh(IMT)yaituperbandingan antara berat badan dengan tinggi badan kuadrat dalammeter berkaitan eratantarakelebihanberatbadandankenaikantekanandarahtelah dilaporkan oleh beberapa studi. 2) Merokok MerokokmerupakansalahsatuIaktorrisikoyangkuatuntuk teriadinyakematianakibatkardiovaskuler,danpenelitantelah menuniukanbahwapenghentianmerokokdapatmencegahteriadinya penyakit kardiovaskuler seperti stroke dan inIark miokard. 3) Stress Steressatauketeganganiiwa(rasatertekan,murung,rasamarah, dendam,rasatakut,rasabersalah)dapatmerangsangkeleniaranak ginialmelepaskanhormonadrenalindanmemacuiantungberdenyut lebihcepatsertalebihkuat,sehinggatekanandarahakanmeningkat.Jikastressberlangsunglama,tubuhakanberusahamengadakan penyesuaiansehinggatibulperubahanpatologis.Geialayangmuncul dapat berupa hipertensi atau penyakit maag. 2.2.4 Dampak Hipertensi Hipertensi dapat menimbulkan dampak pada diri si penderita antara lain :1. Sakitkepala,pegal-pegal,perasaantidaknyamanditengkuk, perasaanberputar/inginiatuh,berdebar-debar,detakiantung yang cepat, telinga berdenging. 2. Gagaliantung,karenaiantungbekerialebihkerassehinggaotot iantung membesar (hipertropi ventrikel kiri). 3. Berkembangnyaplaklemakdalamdindingpembuluhdarah atherosclerosis) dan plak garam-garaman (arteriosclerosis).4. therosclerosis dan arteriosclerosis menyebabkan sumbatan aliran darah, sehinggameningkatkan potensikebocoran pembuluh darah. Sumbatandipembuluhnadileherdapatmenyebabkan berkurangnyasuplaioksigenkesel-selotak.pabilaotak mengalami kekurangan oksigen dalam iangkawaktu tertentu dapat menimbulkan matinya sel-sel saraI otak (stroke iskhemik). 5. Pecahnyapembuluhdarahkapilerdiotakmenyebabkan pendarahan,sehinggasel-sel saraIdapatmati. Penyakitinidisebut strokehemoragik(strokependarahan). Strokependarahansering menimbulkan kematian mendadak. 6. Pecahnyapembuluhdarahmenyebabkanmatinyabeberapaorgan sehingga teriadi kelumpuhan. Lumpuh separuh badan sering teriadi pada penderita stroke. 7. Pecahnyapembuluhdarah taiukdi iantung,menyebabkanmatinya sebagianselototiantung.Hipertensimenyebabkanresikogagal iantung 6 X lebih besar dari orang yang tekanan darahnya normal. 8. Pecahnyapembuluhdarahginialmenyebabkanpendarahanpada ginial dan teriadi gagal ginial. 9. Pecahnyapembuluhdarahretinamenyebabkanpandanganmata meniadi kabur bahkan bisa buta (retrinopati). 10.Bersamaandenganhipertensiakanmengalamikencingmanis iabetesmellitus),hiperIungsikeleniartiroidhvperthvroid), rematik, serta meningkatnya kadar lemak hvperlipidemia)b. 2.2.5 Pencegahan Hipertensi ModiIikasi pola hidup Mengubahpolahidup/intervensinonIarmakologispadapenderita hipertensi, sangat menguntungkanuntukmenurunkantekanandarah.Beberapapolahidupyang harusdiperbaikiadalah:menurunkanberatbadaniikaadakegemukan, mengurangiminumalcohol,meningkatkanaktivitasIisikaerobik,mengurangi asupangaram,mempertahankanasupankaliumyangadekuat,mempertahankan asupankalsiumdanmagnesiumyangadekuat,menghentikanmerokok, mengurangiasupanlemakienuhdankolesterol.IntervensinonIarmakologisini harusdimulaisebelummenggunakanobat-obatan.Mengingatrisiko-risikonya yanghebat,makadianiurkanpengukurantekanandarahsecarateratur,misalnya denganmengukurtekanandarahsetiapsatubulansekali,terutamauntukmereka yang berusia di atas 45 tahun. 2.2.6 Tatalaksana Hipertensi Pengobatan Hipertensi : 1.Terapi Iarmakologis Pengobatanhipertensitergantungdarietiologimaupunderaiathipertensi. dapuntuiuandaripengobataniniadalahuntukmencegahteriadinyamorbilitas danmortalitasakibattekanandarahyangtinggi.Programpengobatanhipertensi terdiri dari dua macam, yaitu : O PengobatankonservatiIdenganobat-obatantihipertensi,untuk hipertensi essensial. O Tindakan pembedahan untuk hipertensi sekunder Penderitadenganhipertensiberatharussegeradiobati,sedangkanuntuk hipertensi ringan perlu dipastikan dulu dengan pengukuran ulang. 2. Penggolongan obat-obat anti hipertensi :UmurdanadanyapenyakitmerupakanIaktoryangakanmempengaruhi metabolismedandistribusiobat,karenanyaharusdipertimbangkandalam memberikan obat antihipertensi. Hendaknya pemberian obat dimulai dengan dosis kecil dan kemudian ditingkatkan secara perlahan.Diuretik dideIinisikan sebagai zat-zat yang dapat memperbanyak pengeluaran kemihataudiuresisakibatkhasiatlangsungterhadapginial.Diuretikdigunakan untukpengobatanhipertensiterutamahipertensiyangringanatausedang.Pada penderitahipertensiyangberatseringdigunakandiuretikbersamadenganobat-obat penuruntekanan darah yang lain. Khasiatdaridiuretikainiadalahmenurunkantekanandarahdengan mempertinggipengeluarannatriumdanairsehinggavolumedantekanandarah menurun.danyapenyakitpenyertalainnyaakanmeniadipertimbangandalam pemilihan obat antihipertensi.10 Padapenderitadenganpenyakitiantungkoroner,penyekatbetamungkin sangatbermanIaat;namundemikianterbataspenggunaannyapadakeadaan-keadaansepertipenyakitarteritepi,gagaliantung/kelainanbronkusobstruktiI. PadapenderitahipertensidengangangguanIungsiiantungdangagaliantung kongestiI,diuretik,penghambatangiotensinconveningenzvme)atau kombinasi keduanya merupakan ptlihan terbaik.Obat-obatanyangmenyebabkanperubahan tekanandarahpostural(penyekat adrenergikperiIer,penyekat alIadandiuretikdosis tinggi)atauobat-obatanyang dapat menyebabkan disIungsi kognitiI (agonis2 sentral) harus diberikan dengan hati-hati.Perludiperhatikanadanyainteraksiobatantaraantihipertensidengan obat lainnya. Obat yang potensial memberikan eIek antihipertensi misalnya : obat antipsikotikterutamaIenotiazin,antidepresankhususnyatrisiklik,L-dopa, benzodiapezin, bakloIen dan alkohol.ObatyangmemberikaneIekantagonisantihipertensiadalah: kortikosteroiddanobatantiinIlamasinonsteroid.Interaksiyangmenyebabkan toksisitasadalah:(a)tiazid:teoIilinmeningkatkanrisikohipokalemia,lithium risikotoksisitasmeningkat,karbamazepinrisikohiponatremiamenurun;(b) Penyekatbeta:verapamilmenyebabkanbradikardia,asistole,hipotensi,gagal iantung; digoksin memperberat bradikardia, obat hipoglikemik oral meningkatkan eIekhipoglikemia,menutupi tandaperingatanhipoglikemia.Dosisbeberapaobat diureticpenyekatbeta,penghambat,penyekatkanalkalsium,danpenyakat alIayangdianiurkanpdapenderitahipertensipadalaniutusiaadalahsebagai berikut.Dosisobatobatdiuretic(mg/hari)msialnya:bendroIluazid1,25-2,5, klortiazid500-100,klortalidon25-50,hidroklortiazid12,5-25,danindapamid SR 1,5.Dosisobat-oabatpenyekatbetayangdirekomendasikanadalah:asebutolol 400mg sekali atau dua kali sehari, atenolol 50mg sekali sehari, bisoprolol 10-20 mgsekalisehari,celiprolol200-400mgsekalisehari,metoprolol100-2000mg sekalisehari,oksprenolol180-120mgduakalisehari,danpindolol15-45mg sekalisehari.Dosisobat-obatpenghambatyangdirekomendasikanadalah: kaptopril6,25-50mgtigakalisehari,lisinopril2,5-40mgsekalisehari, perindropil 2-8mg sekali sehari, quinapril 2,5-40 mg sekali sehari, ramipril 1,25-11 10mgsekalisehari.Dosisobat-obatpenyakatkanalkalsiumyangdianiurkan adalah: amlodipin5-10mg sekali sehari, diltiazem 200mg sekai sehari, Ielodipin 5-20 mg sekali sehari, nikardipin 30 mg dua kali sehari, niIedipin 30-60 mg sekali sehari, verapamil 120-240 mg dua kali sehari. Dosis obat-obat penyakat alIa yang dianiurkanadalah;doksazosin1-16mgsekalisehari,danprazosin0,5mgsehari sampai 10 mg dua kali sehari. 2.3 Kerangka Konsep 12 BAB IIIMetodologi Penelitian 3.11enis dan Desain Penelitian Jenispenelitianyangdipergunakanadalahpenelitiananalitik dengan pendekatan croos sectional untukmengetahui hubunganobesitas dengan keiadian hipertensi pada Laki-Laki yang berumur 18 tahun keatas pada daerah puri intan ciputat,tangerang selatan. 3.2%empat dan waktu penelitian Penelitian ini dilakukan di daerah Puri intan ciputat seiak hari selasa-rabu,22 s/d 24 ianuari 2011. 3.3Populasi dan Sampel Penelitian Populasi-nyayaituwargalaki-lakiberumur18tahunkeatasyang beradadidaerahPuriintanciputatdenganpembatasanpopulasi berdasarkan kriteria inklusi.PengambilansampledilakukandengancaraSistematicRandom Sampling mengingat iumlah warga yang diambil tidak teralalu banyak . 3.4Kriteria Inklusi dan Ekslusi a. Kriteria Inklusi 1. Menderita hipertensi dan tidak hipertensi (kontrol) 2. Warga yang berada di daerah puri intan ciputat3. Jenis kelamin laki-laki 4. Usia 18 tahun ke atas 5. Bersedia meniadi responden. 6. Responden berada di tempat pada saat pengumpulan data. 13 Non h|pertens| h|pertens| ers|apan pene||t|an Ident|f|kas| sub[ek random Informed consent b. Kriteria ksklusi 1. menderita penyakit diabetes melitus, penyakit ginial, dan kelainan pada korteks adrenal. 2. menderita penyakit psikosis 3. memiliki riwayat merokok 4. memiliki riwayat hipertensi di keluarga (Iaktor genetik) 5. konsumsi garam berlebih 3.5Cara Kerja Mempersiapkanalatyangakandigunakanseperti timbanganberat badan.KemudianmengidentiIikasisubiekyangakanditelitidengan meminta inIormasi iumlah warga yang ada kepada kelurahan setempat.Seluruhpopulasidiiadikansampelpenelitiandenganmembagi2 kelompokyaituyangbukantermasukpenderitahipertensidantermasuk penderitahipertensi.Sebelumnyadimintapersetuiuan(inIormedcnsent) dimana subiek akan mendapatkan salinan lembar persetuiuan. Subiek yang bersediaditiapmasing-masingkelompokdiinterviewberatbadan kemudian di analisis. 3.6Alur Penilitian 14 3.7ManagementData Metodepengolahandatadiambilsecararandomdengancara interviewdanobservasidanmetodepengolahandatadilakukansecara manual dan komputerisasi. KarenadataberbentukanalitikkomperatiIkategoriktidak berpasanganmaka dalammenganalisis datamenggunakan uii 'hi square Fisher KS dengan rumus pengambilan besar sampel : Bila dimasukkan ke dalam data penelitian maka : Zu : 1.96P : 0.54 Z : 0.842Q: 0.46 P1 : 0.64Q1 : 0.36 P2 : 0.44Q2 : 0.56 2 Besar Sample 1.96\2(0.54 x 0.46) 0.842\(0.64 x 0.36) (0.56 0.44) 0.2 57.95 dibulatkan meniadi 58 Jadiminimalsampleyangdiambildalampenelitianiniadalah sebanyak58respondenyangmewakilipopulasi,namundalampenelitian memakaiseluruhpopulasiuntukdiiadikansampelpenelitianagarmengurangi resiko ketidakvalidan data. 3.8Etika Penilitian O Mengaiukan usulan penelitian kepada komisi etikO Memberikan inIormed consent kepada subiek penelitian dan rumah sakit Zu\2PQZ\P1Q1P2Q2 P1P2 1 3.9Definisi Operasional No.VariabelDefinisiAlat UkurCara UkurHasil ukur 1.Hipertensi Suatukeadaandimanatekanan darahrespondenmelebihibatas normalyaitusistolik~140 mmHgdanDiastolik~100 mmHg.12 Tekanan darah sistolik : - 120 : normal - 120139 : prehipertensi - 140159 : hipertensi stage 1 - ~ 160 : hipertensi stage 2 Tekanan darah diastolik : - 80 : normal - 8089 : prehipertensi - 9099 : hipertensi stage 1 - ~ 100 : hipertensi stage 2 - Kuesioner -Tensi Meter - Wawancaraberdasarkan kuesioner - Pengukuran 1.Hipertensi ( TD~120) 2. Non Hipertensi (TD 120) 2. Tekanan Darah Tekanandarahadalahtekanan yangdiberikanolehdarah terhadapdindingpembuluhdarah arteri.Tekananitudiukurdalam satuanmilimetermercury (mmHg)anddirekamdalamdua angka-tekanansistolik(ketika iantungberdetak)terhadap tekanandiastolik(ketikaiantung relaksasi)11 - Kuesioner -Tensi Meter - Wawancaraberdasarkan kuesioner - Pengukuran Sesuai hasil pengukuran, lalu dikelompokkan meniadi hipertensi atau tidak. 3. ObesitasKelebihan massa tubuh responden yangdidapatberdasarkan perhitungan rasioberat badan dan tinggibadanpadakurunwaktu tiga bulan terakhir.9 - Kuesioner - Timbangan - Pengukur Tinggi Badan- Wawancaraberdasarkan kuesioner - Pengukuran 1. Obesitas 2. Tidak Obesitas4.IMTMetodeyangpalingbergunadan banyakdigunakanuntuk mengukur tingkat obesitas.9 KlasiIikasi IMT : - 18,5 : Underweight - 18,5-24,9 : Normal - 25-29,9 : Overweight - 30-34,9 : Obesitas Tahap I - 35-39,9 : Obesitas Tahap II - ~40 : kstrim, Obesitas Tahap III Kuesioner - Wawancaraberdasarkan kuesioner - Pengukuran 1. Non obesitas (underweight, normal) 2. Obesitas (overwight, Obesitas) 5.Berat Badan dalahukuranmassaseseorang dandiketahuidengansatuan kilogram (kg)9 Kuesioner - Wawancaraberdasarkan kuesioner - Penimbangan Sesuai hasil penimbangan (kg) 6.Tinggi Badan dalahukurantinggiseseorang dariuiungkepalahinggauiung kakidandiketahuidengansatuan centimeter (cm) / meter (m)9 Kuesioner - Wawancaraberdasarkan kuesioner - Pengukuran Sesuai hasil pengukuran (m) 1 3.10 Perincian Anggaran 1. Biaya peralatan NoJenisJumlah BarangHarga SatuanTotal Biaya 1Tensimeter3Rp.200.000Rp.600.000 2 Timbangan badan 3Rp.200.000Rp.600.000 3steteskop3Rp.30.000Rp.90.000 JUMLHRp. 1.290.000 2. Perialanan NoJenis Kendaraan Bahan Bakar/hari Jumlah HariTotal Biaya 1Motor1 L ( 50003Rp. 15.000 JUMLHRp. 15.000 3. lat Tulis Kantor NoJenisJumlah BarangHarga SatuanTotal Biaya 1Buku3Rp.5000Rp.15.000 2Pulpen3Rp.2000Rp.6.000 3Pensil3Rp.2000Rp.6.000 4Penghapus3Rp.1000Rp.3.000 5Tipe-X3Rp.2500Rp.7.500 JumlahRp.37.500 4. Biaya Pengelolaan NoJenisJumlah BarangHarga SatuanTotal Biaya 3Biaya Print20500Rp.10.000 4Jilid 22000Rp.4.000 JumlahRp.14.000 1 5. Konsumsi Jumlah Makan/hari Harga WaktuJumlah Total 2 kali Rp.10.0003Rp.60.000 1 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1Hasil 4.1.1 Pendeksripsian Data a. Kebiasaan Merokok asll keblasaan Merokok 1ak ernahernahMaslh nllal233214 ersen ()11133 b. Status Perkawinan asll SLaLus erkawlnan Sudah8elumuuda nllal112 ersen ()043 c. Pendidikan Responden asll endldlkan 8esponden 8uLa uruf 8aca 1ullsSuSMSMAS1S21ak ulkeLahul nllal02130211 ersen ()3234210144100 d. Makanan sin asll Makanan Asln amplr Lak pernah kurana darl semlnaau12 kall semlnaau 34 kall permlnaau amplr Llap harl nllal122313 ersen ()24134114 1 e. Kebiasaan Olahraga asll keblasaan Clah 8aaa 1ak ernah kurana darl 3 kall semlnaau leblh darl 3 kall semlnaau nllal 42 ersen ()3320142 I. Golongan Umur asll Colonaan umur 8ema[auewasaLansla nllal3131 ersen ()1423 g. Hipertensi asll Colonaan lperLensl lperLensl non lperLensl nllal130 ersen ()223 h. KlasiIikasi BMI asll 8Ml CbeslLas non CbeslLas nllal231 ersen ()11 20 4.1.2Hubungan KlasiIikasi BMI (Body Mass Index) dengan resiko terkenanyaHipertensi CbeslLas Colonaan lperLensl non lperLensllperLensl non CbeslLasnllal11 ersen ()312 CbeslLasnllal1013 ersen ()43

1es Chl Square Asvmp sla(2slded) LxacL sla (2slded) LxacL sla(1slded) earson Chl Square02 ConLlnulLv CorrecLlon013 llkellhood 8aLlo0 llsher LxacL 1esL 04032 llnear bv llnear AssoclaLlon n ofvalld Cases03 BerdasarkantabeldiatasapabiladilihatdarinilaiP,Pbernilai0.649iadi lebihdarinilaialpa(0.05)makahubunganantaraklasiIikasiBMIdenganresiko terkenahipertensimenurutstatistiktidakbermaknanamunmenurutteori, klasiIikasi BMI itu berpengaruh resiko terkenanya hipertensi atau tidak. 4.2 Pembahasan Dilihatdarisampelyangdidapatditemukanada130orangyang terpaianhipertensi.Namunhanya13orangyangterpaianhipertensidisertai obesitas. Sehinggasampelyangdiambilbelumlahmenuniukanadanyahubungan antara klasiIikasi BMI dengan resiko terkena hipertensi. Secarastatistikhasilpenelitianmenuniukantidakadahubunganantara orangyangobesitasdenganresikoterkenanyahipertensi.Namunmenurutteori yangkitatemukanadanyaketerkaitanantaraseseorangyangobesitasdengan resiko terkenannya. 21 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan BerdasarkanhasilpenelitiandanpembahasanpadaBBsebelumnya, maka dapat ditarik beberapa simpulan sebagai berikut : 1. Subiek penelitian yang meniadi sampel terdistribusi sebagai berikut : a. Hipertensi dengan Obesitas : 13 responden b. Hipertensi tanpa Obesitas : 117 responden c. Obesitas tanpa Hipertensi : 10 responden d. Tanpa Obesitas dan tanpa hipertensi : 69 responden 2. Walaupundalampenelitiansecarastatistiktidakterbuktiadanya hubunganantaraobesitasdenganresikohipertensi,tetapimenurut landasanteoriyangkamidapatkantertuliskanbahwaterdapatnya hubunganantaraklasiIikasiBMIdenganresikoterkenahipertensi,maka denganitumenurutlandasanteoriyangkamitemukanuntukmencegah hipertensi haruslah mencegah obesitas terlebih dahulu 3. Secarateoriobesitas(meningkatnyaberatbadan)meningkatkan kemungkinanterkenahipertensiwalaupunsecarastatistikterbuktitidak ada hubungan antara hipertensi dengan obesitas. 5.2 Saran 5.2.1 Saran Bagi Pasien Berdasarkan penelitian, tidak ditemukan adanyakecenderungan bahwa orang yang obesitas dapat terpaian hipertensi, namun menurut teoriyangkitatemukanterdapatkecendrunganorangyangobesitas resikoterkenahipertensiOlehkarenaitupasienharuslahmeniaga pola hidupnya denganmeniaga polamakan, teratur berolah raga, dan polahidupsehatlainnya.Sehinggahipertensipadapasienbisa dicegah. 22 5.2.2 Saran Bagi Institusi Berdasarkanhasilpenelitian,tingkathipertensididaerahpuri intanciputatdidapatkanbanyaknyarespondenyangmenderita hipertensiyaitusebanyak130orangatausekitar62.2persendari responden.Olehkarenaitudiperlukansuatupenyuluhan/edukasi terhadap pasien tersebut tentang pentingnya hidup sehat. 5.2.3 Saran Bagi Peneliti a. Peneliti selaniutnya diharapkan dapat melaniutkan penelitian ini denganmemperbaikitekniksamplingsehinggadiperoleh sampel yang lebih representatiI terhadap populasi. b. Penelitiselaniutnyadiharapkanmengikutsertakanvariabel-variabellainyangdidugaberhubungandenganhipertensiyang tidak dapat diteliti pada penelitian ini. 23 DAF%AR PUS%AKA 1. Van Rossum TM, van de Mhen H, Witteman JM, HoItnan , Mackenbach JP, Groobee D. !revalence. treatment. and control of hvpertension bv sociodemographic factors among the dutch elderlv. Hypertension 2000;35:814-21. 2. Borzecki M, Glickman M, Kader B, Bcrlowitz DR. %he effect of age on hvpertension control and management. JH 2006; 19:520-527. 3. National Intervention ooperative Study in lderly Hypertensives Study Group (NIS-H). Randomized double-blind comparison oI a calcium antagonist and a diuretic in elderly hypertensives. Hypertension 1999;34:1129-33. 4. Sylvia .Price & Lorraine M.wilson. !atofisiologi.Jakarta:G.2005. 24