Click here to load reader

Sintesa Fungsi Mineral

  • View
    1.010

  • Download
    5

Embed Size (px)

Text of Sintesa Fungsi Mineral

KalsiumAdanya hubungan antara kalsium dengan keseluruhan aktivitas hidup manusia dan gangguan yang mungkin terjadi bila kekurangan zat ini, merupakan temuan spektakuler di bidang riset produk kesehatan dua puluh lima tahun terakhir ini. Ion kalsium ternyata memainkan peran penting, bahkan sejak awal kehidupan manusia. Ragam fungsi kalsium, antara lain : 1. Fertilisasi / Kesuburan Di mata awam, asal satu sel sperma berhasil membuahi satu sel telur, maka janinpun terbentuk. Namun, ternyata proses sesung-guhnya tidaklah sesederhana itu, diperlukan kalsium yang memadai agar kelahiran sosok kehidupan baru, dapat terjadi. Berbagai riset medis telah membuktikan bahwa ion kalsium memainkan peranan penting di sperma pria. Para ilmuwan kesehatan menemukan bahwa di ujung sperma terdapat komponen kalsium yang berfungsi membelah dan menembus dinding sel telur agar terjadi pembuahan. Oleh karena itu, terapi kalsium sekarang menjadi salah satu terapi penting untuk pasangan yang telah lama belum memiliki keturunan. 2. Pembentukan Tulang dan Gigi yang Sehat Peran penting kalsium terus berlanjut. Begitu bayi lahir hingga usia enam tahun adalah usia rawan terhadap kebutuhan kalsium, yang merupakan komponen utama dari pembentukan gigi sehat dan kuat. Periode rawan kebutuhan kalsium berikutnya, terjadi sampai usia delapan belas tahun, yang menjadi periode kesempatan terakhir untuk mengatasi defisiensi (kekurangan) kalsium berkaitan dengan pertumbuhan tulang, karena begitu periode ini terlampaui, maka berbagai masalah sekitar tulang sudah dapat diramalkan pasti terjadi di usia lanjut mereka. Tulang sendiri mengalami puncak proses pemadatannya sampai seseorang berusia tiga puluh lima tahun. Lewat dari usia tiga puluh lima tahun, massa tulang secara perlahan mulai berkurang. Kalsium dalam bentuknya sebagai garam kalsium berfungsi sebagai pengeras tulang agar kerangka tubuh mampu menyokong keseluruhan badan berdiri tegak. Bila tulang kekurangan kalsium, disebut sebagai osteoporosis, maka akan terjadi tulang mudah retak atau patah. Dalam kondisi yang serius, bahkan tulang bisa retak walau dalam kondisi aktivitas badan yang normal. Kekurangan asupan kalsium, atau daya resap asupan kalsium yang kurang, plus kekurangan dalam penyinaran matahari, menjadi penyebab dari kurangnya kandungan kalsium dalam tulang. Tulang menjadi rapuh, yang tampak pada kondisi tulang rusuk atau tulang kaki yang tidak berkembang sempurna, dengan gejala-gejalanya seperti: sakit pinggang, tulang rusuk yang rapuh, dan kaki yang berbentuk O atau X . Walau pengaruh utama dari defisiensi kalsium adalah di tulang, karena memang 99% dari kalsium di tubuh manusia (sekitar 1.200 g) tersimpan di tulang, namun defisiensi kalsium pada seorang muda bisa berpengaruh besar pula pada energi fisik dan kesehatan psikologis mereka. Hal ini terjadi karena ternyata 1% sisanya terdapat di serum, limpa, darah dan cairan tubuh lainnya. 3. Kerja Otot dan Jaringan Syaraf

Walau hanya 1%, namun perannya sungguh tidaklah kecil. Dalam bentuk ion, kalsium sisa di luar tulang ini, sangat berperan pada stimulasi/sistem rangsang di jaringan otot. Seperti seorang prajurit, kapan otot perlu berkontraksi dan meregang, ditentukan oleh perintah sang ion kalsium. Jika ketersediaan kalsium di otot, yang terutama disimpan di jaringan myoplasma, mengalami kekurangan, maka gangguan yang terjadi bisa merembet ke jaringan otot halus dan otot jantung. Sebagai akibatnya, orang tersebut akan kehilangan kemampuan untuk mengendalikan tubuhnya. Bentuk paling ringan pada gangguan ini biasa disebut dengan kesemutan , yang biasa kita alami bila kaki tertekuk dalam waktu lama. Masih sekitar jaringan otot. Ion kalsium memainkan peran penting pula dalam pelepasan neurotransmitter, yang berfungsi sebagai pembawa perintah dari otak ke otot untuk melakukan suatu gerakan tertentu. Bila tubuh kita kekurangan kalsium, maka perintah dari otak ini akan diblokir, dan akhirnya mekanisme normal dari pengaktifan dan pengendoran otot tidak berjalan. Gejala paling ringan dari kekurangan kalsium yang mengganggu kerja neurotransmitter, adalah otot kram . Dalam kondisi yang lebih parah, fungsi system syaraf akan mengalami gangguan cukup serius. Pada anak-anak, hal ini terlihat melalui simptom sulit tidur / insomnia dan hiperaktif. Pada mereka yang sudah lebih lanjut usianya, simptomnya tampak pada gejala ingatan yang menurun, emosi yang mudah bergejolak, keras kepala, dan pikun. Pemberian suplemen kalsium pada kondisi di atas, akan banyak membantu berfungsinya kembali sistem syaraf otak secara normal. Bahkan berbagai riset tentang pengaruh kalsium pada sistem syaraf otak ini menunjukkan bahwa penyajian kalsium pada anak-anak dapat membantu pertumbuhan inteligensi. 4. Sistem Imunitas / Kekebalan Sekali lagi, meski cuma 1% yang di luar tulang, namun peran kalsium sungguh luas, bahkan sampai ke sistem kekebalan juga. Ketika ada kuman, virus, atau zat racun lain menyerang tubuh, sistem kekebalan akan bertindak sebagai tentara yang memerangi makluk asing tersebut. Namun, sebelumnya kalsium-lah yang tampil sebagai alarm pertama terhadap serangan tersebut, dan memberi perintah ke sel kekebalan untuk bertindak, menangkap musuh dan menghancurkannya. Bilamana seseorang mengalami kekurangan kalsium, sistem kekebalannya pun tak akan berfungsi penuh. Sebagai akibatnya, bisa muncul ragam gangguan kulit seperti kulit gatal kemerahan / biduran , kudis, jerawat, dan sebagainya, termasuk juga rematik. Suplemen kalsium sangat berperan untuk penyembuhan terhadap gangguan-gangguan tersebut. Jadi, terlihat bahwa kalsium penting juga untuk kesehatan kulit dan sekaligus mencegah rematik. 5. Jantung dan Jaringan Pembuluh Darah Jantung meski hanya sebesar kepalan tangan, tapi merupakan penentu kehidupan. Jantung bekerja dalam bentuk otot-ototnya berkontraksi memompa darah ke seluruh sel di tubuh. Untuk berkontraksi, jantung membutuhkan energi, dan sumber energi tersebut adalah kalsium. Jika kita melihat ke dalam sel otot jantung, akan kita lihat bahwa kalsium masuk ke dalam sel dan mengaktifkan sejenis protein yang berfungsi memacu gerak otot jantung untuk mengalirkan darah. Kekurangan kalsium akan memperlemah otot jantung untuk berkontraksi dan menjadi penyebab beragam gangguan jantung. Uji coba medis menunjukkan bahwa pemberian ion kalsium secara bertahap memperkuat detak otot jantung.

Arteriosclerosis adalah perubahan arteri / saluran darah yang bersifat patologik, berbentuk penebalan dan pengerasan pembuluh darah yang bukan terjadi karena pembengkakan, sehingga pembuluh darah kehilangan elastisitasnya dan mengurangi arus aliran darah. Arteriosclerosis disebabkan oleh penumpukan lemak yang menyebabkan pembuluh darah makin berserabut hingga menghalangi aliran darah. Bila tubuh kekurangan kalsium, dan kandungan kalsium dalam darah rendah, kelenjar parathyroid mengirim perintah agar kalsium di tulang masuk ke darah. Namun kalsium dari tulang ini tidak sepenuhnya sejalan dengan struktur dan keperluan kalsium di pembuluh darah. Kalsium yang terurai dari tulang ini bisa menimbulkan masalah. Ia mengikat lemak di jaringan pembuluh darah, hingga menyebabkan pembuluh menebal dan mengeras, serta kehilangan elastisitasnya. Arteriosclerosis inilah penyebab utama dari hipertensi, serta gangguan koroner dan pembuluh darah di otak. Berbagai riset terbaru menunjukkan bahwa penderita arteriosclerosis harus menggunakan suplemen kalsium. Suplemen kalsium tidak hanya bermanfaat untuk mencegah arteriosclerosis dan hipertensi, tapi juga mampu mereduksi kandungan lemak dalam darah. Kalsium Tianshi diolah secara khusus untuk mereka yang harus melakukan diet rendah lemak. 6. Sistem Pencernaan Ion kalsium memainkan peran penting pula dalam proses rumit pencernaan manusia. Ion kalsium tidak hanya berperan dalam merawat dan mengendalikan aktivitas otot halus di saluran pencernaan, tapi berpartisipasi pula dalam fungsi pengeluaran dan aktivasi enzim-enzim pencernaan. Bagian atas dari usus kecil, kemudian usus dua belas jari, dan ileum, bagian bawah dari usus kecil, merupakan bagian yang menyerap kalsium dalam jumlah besar untuk mempertahankan jumlah seimbang dari kalsium dalam tubuh. Bila seseorang menderita sakit perut atau diarhe yang berkepanjangan, maka penyerapan kalsium oleh usus akan terhalang, sehingga kandungan kalsium dalam darah juga berkurang. Hal ini menyebabkan kelenjar parathyroid terangsang untuk meningkatkan konsentrasi kalsium di usus, dan bisa mengakibatkan terjadinya kekejangan di otot halus lambung dan usus. Dalam kondisi demikian, penyajian nutrisi kalsium akan mengurangi penurunan konsentrasi kalsium dalam darah dan meredakan gejala diarhe. Luka atau sariawan usus kronis merupakan gangguan yang terjadi karena asam lambung dan enzim protein lambung yang menyebabkan selaput lendir lambung menggerus dirinya sendiri. Peningkatan asam lambung yang disebabkan oleh diet yang tak sehat, produksi empedu yang berlebihan, atau nervous, adalah penyebab utama dari luka usus ini. Bila tubuh kekurangan kalsium, maka biasanya asam lambung meningkat pula seiring dengan enzim protein lambung, yang akan menimbulkan luka di saluran pencernaan. Jadi, penyajian nutrisi kalsium penting untuk membantu proses penyembuhan luka atau sariawan usus pula.

7. Diabetes Diabetes merupakan gangguan metabolisme yang umum terjadi. Energi penderita berkurang terus hari ke hari, seperti pohon yang sekarat, karena urine yang terbuang di penderita diabetes mengandung

sejumlah besar gula. Lewat urine, sejumlah besar kalsium turut terbuang pula. Defisiensi dalam metabolisme kalsium memperkuat symptom diabetes. Enam puluh persen penderita diabetes adalah penderita osteoporosis pula. Oleh karena itu, kekurangan kalsium merupakan masalah serius pada penderita diabetes. Untuk mereka, Tianshi mengembangkan suplemen Kalsium khusus, yang mengandung bubuk labu merah, tapi tidak mengandung sukrosa. Bubuk labu merah mengandung zat CTY yang bermanfaat untuk memacu kelenjar pancreas, sebagai penghasil insulin. 8. Khusus untuk Kaum Wanita Kaum wanita memiliki kekhususan dalam hal kebutuhan kalsium. Sejak bulan ketiga kehamilan, kebutuhan janin akan kalsium bertambah banyak. Pada waktu itu, sang ibu memasok sejumlah besar kalsium dari tubuhnya, dan sementara itu jumlah sirkulasi / peredaran darahnya juga meningkat sehingga kandungan kalsium dalam darahnya berkurang. Kandungan kalsium yang rendah dalam darah inilah yang menjadi penyebab sang ibu menderita hipertensi, kesulitan dalam proses melahirkan, perubahan bentuk tulang pinggul, dan gigi yang mudah rontok. Kekurangan kalsium dapat menyebabkan pula bayi tidak bertumbuh normal. Jadi, wanita hamil sangat membutuhkan nutrisi kalsium tambahan, khususnya sejak triwulan kedua kehamilannya. Selain itu, sepanjang masa menyusui, kebutuhan kalsium juga meningkat karena ibu memasok kalsium ke bayinya melalui air susunya (Catatan : ASI merupakan salah satu sumber kalsium utama bagi bayi yang memiliki daya serap sampai 60%, sementara susu bayi hanya mencapai 40%). Pada waktu ini, bila kebutuhan kalsium tak terpenuhi, maka ibu beresiko mengalami penuaan dini, system kekebalan tubuhnya menurun, terjadi ketidak-seimbangan kelenjar hormon, dan kesehatannya akan terganggu. Wanita yang sudah masuk ke masa menopause mengalami penurunan fungsi ovarium sebagai penghasil hormon estrogen. Ovarium ini memainkan peranan penting pada metabolisme tubuh, khususnya tulang dan system syaraf. Penurunan fungsi ovarium ini akhirnya menyebabkan tulang wanita menjadi rapuh karena kandungan kalsiumnya terbuang lewat urine. Kondisi ini diperparah oleh kemampuan system pencernaan wanita menopausal dalam menyerap kalsium. Oleh karena itu, wanita yang sudah masuk periode menopause tak dapat ditawar lagi membutuhkan suplemen kalsium sepanjang sisa hidupnya. 9. Sifat Asam / Basa dalam Cairan Tubuh Acidosis merupakan suatu kondisi cairan tubuh yang terlalu asam. Para ilmuwan telah menemukan bahwa cairan tubuh manusia sehat bersifat basa / pH tinggi. Jadi, bila cairan tubuh seseorang memiliki pH yang rendah / bersifat asam, maka itu merupakan pertanda bahwa orang tersebut sedang menderita sakit, yang sekaligus menjadi indikator utama bahwa orang tersebut mengalami kekurangan kalsium. Dari paparan di atas, terlihat bahwa kekurangan kalsium beresiko menimbulkan beragam penyakit. Kekurangan kalsium merupakan kondisi tersembunyi / tidak langsung terlihat dalam jangka panjang. Itulah sebabnya kondisi kekurangan kalsium biasanya tidak langsung terasa oleh penderita, terutama bagi mereka yang masih berusia muda. Namun pada orang tua, wanita dan anak, kondisi kekurangan kalsium ini bisa langsung terlihat / terasa. Sekarang kita bahas dua pertanyaan yang banyak dikemukakan. Pertama, apakah kita bisa mencukupi kebutuhan tubuh akan kalsium dari asupan makan / diet berimbang? Walaupun jumlah elemen kalsium

di bumi itu besar, tapi kandungan kalsium dalam diet manusia tidaklah besar. Jadi, ungkapan bahwa kekurangan kalsium dapat dihindari lewat makan yang cukup adalah kesalahan besar. Banyak faktor yang mempengaruhi penyerapan kalsium dalam tubuh, seperti proporsi kalsium terhadap fosfor (yang direkomendasi adalah 2 : 1), suhu ketika makanan dimasak (kalsium rusak pada suhu tinggi / di atas 800), pola makan, gaya hidup, situasi kesehatan dan normalitas mekanisme pencernaan. Jadi kita harus memahami kompleksitas dan keterbatasan penyerapan kalsium oleh tubuh, dan menaruh perhatian lebih besar terhadap perlunya tambahan nutrisi kalsium.

Fungsi kalsium dalam kehidupan (lanjutan 3)

Gbr kalsium By smaslah Kalsium dan system pertahanan tubuh secara maksimal Ketika kuman asing,virus,racun atau serangan penyakit masuk dalam tubuh,system pertahanan tubuh (immune system) bereaksi sebagai pelindung dari penyerang dan menolak unsur asing yang masuk,ion kalsiumlah yang pertama kali memberikan tanda bahaya tentang masuknya unsur asing tersebut dan memerintahkan system kekebalan tubuh untuk beraksi dan menaklukkan musuh dengan mengubah bentuk dan menghancurkannya.Ketika orang kekurangan kalsium,system kekebalan akan kacau,dan mengakibatkan beberapa masalah kulit seperti:scabby skin (kulit bopeng),dermatitis (radang kulit),acne(jerawat),dan lainnya juga rematik. Suplemen kalsium akan meningkatkan fungsi system kekebalan tubuh,dan mempunyai efek penyembuhan (curative effect) terhadap penyakit tersebut. Kalsium juga melindungi kulit dan meningkatkan penampilannya. Kalsium dan darah tinggi ,Penyempitan pembuluh darah,dsb Arteriosclerosis (penyempitan pembuluh nadi) mengakibatkan pembuluh mengental dan mengeras dan kehilangan elastisitas,dan akhirnya mengurangi arus darah.Ini diakibatkan oleh zat lemak yang bertumuk dan menutup aliran darah . Ketika tubuh kekurangan kalsium ,dan kalsium dalam darah berkurang ,parathyroid mengirim perintah ,yang mengakibatkan kalsium dalam tulang masuk ke darah.Peleburan kalsium dari tulang ,mengakibatkan masalah dalam pembuluh darah (blood vessel),kalsium menangkap lemak disana dan mengakibatkan pembuluh jadi menebal dan keras sehingga kekurangan elastisitas. Arteriosclerosis merupakan sebab utama terjadinya tekanan darah tinggi,dan penyakit yang berkaitan dengan pembuluh darah,jantung dan otak dan sangat membahayakan kesehatan kita. Kesimpulan: Ternyata kalsium memegang peranan penting dalam tubuh kita ,sehingga kekurangan kalsium bisa menyebabkan berbagai macam penyakit

Lebih dari 200 penyakit berhubungan dengan kekurangan kalsium Keasaman (cairan tubuh terlalu asam),adalah indikasi utama penyakit yang berhubungan dengan kekurangan kalsium.Ilmuwan menemukan bahwa cairan tubuh orang yang sehat adalah basa dan memiliki ph tinggi,sedangkan cairan tubuh orang sakit adalah asam dan mempunyai ph rendah. Berapa banyak kalsium yang di butuhkan untuk memenuhi kebutuhan 1% kalsium yang bersirkulasi dalam darah sehingga bisa terhindar dari berbagai macam penyakit?. Umur Kebutuhan harian 0-6 bulan 210 milligram/hari 6-12 bulan 270 milligram/hari 1-3 tahun 500 milligram/hari 4-8 tahun 800 milligram/hari 9-18 tahun 1300 milligram/hari Dewasa 19-50 tahun 1000 milligram/hari Dewasa 51+tahun 1200 milligram/hari APAKAH KALSIUM ITU?y y y

Mineral yang diperlukan di dalam tubuh manusia. Pada manusia normal, kandungan kalsium adalah 1,5%-2,2% dari berat tubuh (totalnya sekitar 700-1400 gr) Kalsium banyak terdapat di dalam tulang dan gigi ( 99%),dan sisanya tersebar dalam darah dan jaringan lunak. FUNGSI KALSIUM

y y y y

Pembentukan tulang dan gigi. Mempertahankan struktur normal sel Penyampaian pesan syaraf Kontraksi otot jantung

Kalsium adalah mineral yang sangat penting bagi tubuh kita.Salah satu fungsinya adalah membentuk tulang dan menjaganya agar tetap kuat. Tetapi ingat fungsi kalsium bukan hanya untuk tulang Sembilan puluh sembilan persen (99%) kalsium berada di tulang atau gigi sedangkan 1% sisanya bersikulasi dalam darah dan ini sangat penting dalam kehidupan dan kesehatan (www.calsiuminfo.com).Kalsium di butuhkan dalam proses metabolisme tubuh,transmisi syaraf,pengaturan detak jantung,kontraksi otot,membantu pembentukan energi,membantu proses pembuahan,mempercepat pembekuan darah,mengaktifkan siatem pertahanan tubuh,dan lainnya. Jadi: SALAH BESAR ! JIKA BERANGGAPAN KALSIUM HANYA UNTUK TULANG

FUNGSI 1% KALSIUM DALAM TUBUH Kalsium dan jantung

Gbr jantung

Organ jantung merupakan organ yang berpengaruh langsung terhadap hidup matinya manusia,jika organ jantung tidak berdetak,maka darah tidak mengalir,dan hidup manusia pun akan berakhir. Tahukah anda apa yang membuat jantung bergerak? Kalsium.! Ketika jantung mengerut (constrict) ion kalsium mengatur ritmenya,jika kita Lihat ke dalam sel otot jantung,kita akan melihat ketika kalsium masuk ke dalam sel,mineral ini akan mengaktifkan protein yang menyebabkan gerakan dari otot jantung,dan ini membuat otot jantung mengempis dan mengembang terus-menerus dan membuat kita tetap hidup .Kekurangan kalsium akan melemahkan kemampuan otot jantung untuk mengembang dan mengempis dan menyebabkan berbagai penyakit jantung .Beberapa test membuktikan ketika kita memberikan ion kalsium kepada jantung yang lemah,jantung secara bertahap akan mendapatkan kembali tenaga,sehingga ini menunjukkan betapa pentingnya kalsium dalam menjaga detak jantung. KALSIUM DALAM GAIRAH SEKSUAL DAN KESUBURAN Dalam proses pembuahan,sperma bergerak ke ovum dengan energi yang diberikan oleh kalsium.Para ilmuwan tercengang mengetahui bahwa ternyata Komponen kalsium berada di ujung depan sperma.Dan kalsium inilah yang membantu masuk ke dalam membran sel telur.Ketika sperma mencapai sel ovum,maka fertilisasi akan segera terjadi.Selanjutnya kalsium juga berperan untuk menciptakan calsium vibration (getaran kalsium) yang merangsang ovum untuk mampu terjadinya pembuahan (fertilisasi).alsium ( Ca ) Fungsi dari Kalsium merupakan mineral terbanyak di tubuh manusia, yaitu 1200 gram pada orang dewasa berat 70 kg. 99 persen Ca terdapat pada tulang dan gigi. Ca dan fosfat membentuk endapan hidroksiapatit

di bawah jaringan kolagen. Hubungan hi-droksiapatit dengan kolagen bertanggung jawab terhadap kekerasan dan daya tahan tu-lang.Tulang mengandung cukup banyak Ca fosfat nonkristal, Ca karbonat dan garam-garam lain dalam jumlah lebih kecil. Mineral menyusun sekitar 50 persen total masa rangka, sisa massa terdiri dari matrik organik protein, glikoprotein, dan proteoglikan, dimana garam Ca diendapkan.

Tulang terus menerus dibentuk kembali (remodel), kadar mineral mencerminkan keseimbangan antara endapan dan pengambilan dari tulang sehari-hari. Sebanyak 700 mg Ca,memasuki dan meninggalkan tulang setiap hari. Kalsium berguna untuk mengatur aktivitas sel , fungsi saraf dan otot, kerja hormon, pem-bekuan darah, mobilitas seluler, dll. Karena mengatur banyak proses maka kalsium dise-but messenger kedua, sebagai perantara respon seluler untuk berbagai stimulus dengan cara yang analog terdapat pada pengaturan kerja nukleotida siklik. Kerja kalsium melalui reseptor protein intrasel yang disebut kalmodulin. Ca yang terikat kalmodulin menga-tur aktivitas sejumlah enzim, termasuk berperan dalam metabolisme siklik nukleotida, fosforilasi protein, fungsi sekresi, kontraksi otot penyusun mikrotubuli, metabolisme gli-kogen dan pengaliran kalsium. Obat fenotiazin dan beberapa peptida dalam racun serangga merupakan penghambat kuat kerja kalmodulin. Kadar Ca dalam plasma mengandung 9-11 mg kalsium/100ml plasma, pengaturannya dijaga oleh vitamin D, hormon paratiroid, kalsitonin. Kalsium dalam plasma terdapat dalam 3 bentuk yaitu : 1. Ion bebas 2. Berikatan dengan ion organik 3. Terikat oleh protein Metabolisme Ca diabrospsi duodenum dan jejunum proksimal oleh protein pengikat Ca yang di-sintesis sebagagi respon terhadap kerja 1,25-dihidroksikolekalsiferol (1,25-dihidroksivi-tamin D ). Abrospsi dihambat oleh senyawa yang membentuk garam Ca yang tidak larut. Kalsium diekskresi melalui ginjal bila kadarnya diatas 7 mg/100 ml. Sejumlah besar diekskresi melalui usus dan hampir semuanya hilang dalam feses. Sejumlah kecil diekskresi melalui keringat. Pengaturan keseimbangan kalsium Untuk mempertahankan kadar kalsium dala keadaan normal, diperlkan interaksi beberapa proses antara lain : 1. Pemasukan yang berasal dari makanan dan absorpsi saluran cerna 2. Pengeluaran melalui ekskresi urin dan faeses 3. Keseimabnan formasi dan resorpsi tulang yang disebut sebagai dinamika tulang(bone turnover) Untuk menjamin keseimbnagan proses-2 diatas dengan baik diperlukan pengatran secara hormonal,yaitu : 1. Hormon paratiroid 2.Vitamin D 3. Kalsitonon

Defisiensi Gejala difisiensi Ca antara lain adalah tetani, gangguan otot dan syaraf yang berhu-bungan. Sering terjadi akibat defisiensi vitamin D, hipoparatiroidisme, atau insufisiensi ginjal, dan kekurangan kalsium. Bila kadar kalsium dibawah normal, kalsium tulang dimobilisasi, meningkatkan Ca yang bersirkulasi, sehingga pembentukan tulang baru dihambat. Keseimbangan negatif Ca menyebabkan rakitis pada anak-anak dan osteomalasia pada orang dewasa. Toksisitas Hiperkalemia tampaknya tidak terjadi, karena kelebihan kalsium tidak diabsorpsi Intake berlebihan, menyebabkan kadar Ca serum tinggi, dapat menyertai adanya gangguan klinis seperti hiperparatiroidisme, intoksikasi vitamin D, sarkoidosis dan kanker.

fosforPeranan fosfor adalah untuk pembentukan tulang dan gigi, penyimpanan dan pengeluaran energi (perubahan antara ATP dengan ADP). DNA dan RNA terdiri dari fosfor dalam bentuk fosfat; demikian juga membran sel yang membantu menjaga permeabilitas sel. Dalam bahan pangan, fosfor terdapat dalam berbagai bahan organik dan anorganik. Enzim dalam saluran pencernaan membebaskan fosfor yang anorganik dari ikatannya dengan bahan organik. Sebagian besar fosfor diserap tubuh dalam bentuk anorganik, khususnya di bagian atas duodenum yang bersifat kurang alkalis 70% yang dicerna akan diserap. Pada umumnya jumlah fosfor yang dianjurkan untuk dikonsumsi sebanyak 0,7 g per orang dewasa per hari, kira-kira sama dengan kalsium. Sumber fosfor yang utama adalah bahan makanan dengan kadar protein tinggi seperti daging, unggas, ikan, dan telur. Biji-bijian terutama bagian lembaganya dan biji-bijian yang utuh (pecah kulit) juga banyak mengandung fosfor. Bahan pangan yang kaya protein dan kalsium biasanya juga kaya akan fosfor. Fosfor merupakan mineral kedua terbanyak di dalam tubuh, yaitu 1% dari berat badan. Kurang lebih 85% fosfor di dalam tubuh terdapat sebagai garam kalsium fosfat, yaitu bagian dari kristal hidroksiapatit di dalam tulang dan gigi yang tidak dapat larut. Hidroksipatit memberi kekuatan dan kekakuan pada tulang. Fosfor di dalam tulang berada dalam perbandingan 1:2 dengan kalsium. Fosfor selebihnya terdapat di dalam semua sel tubuh, separuhnya di dalam otot dan di dalam cairan ekstraseluler. Fosfor merupakan bagian dari asam nukleat DNA dan RNA yang terdapat dalam tiap inti sel dan sitoplasma tiap sel hidup. Sebagai fosfolipid, fosfor merupakan komponen struktural dinding sel. Sebagai fosfat organik,

fosfor memegang peranan penting dalam reaksi yang berkaitan dengan penyimpanan atau pelepasan energi dalam bentuk Adenin Trifosfat (ATP). Absorpsi dan Metabolisme Fosfor Fosfor dapat diabsorpsi secara efisien sebagai fosfor bebas di dalam usus setelah dihidrolisis dan dilepas dari makanan. Bayi dapat menyerap 85-90% fosfor berasal dari Air Susu Ibu/ ASI. Sebanyak 65-70% fosfor berasal dari susu sapi dan 50-70% fosfor berasal dari susunan makanan normal dapat diabsorpsi oleh anak dan orang dewasa. Bila konsumsi fosfor rendah, taraf absorpsi dapat mencapai 90% dari konsumsi fosfor. Fosfor sebagai bagian dari asam fosfat yang terutama terdapat di dalam serealia tidak dapat dihidrolisis, oleh karena itu dapat diabsorpsi. Faktor-faktor makanan lain yang menghalangi absorpsi fosfor adalah Fe++, Mg++, asam lemak tidak jenuh dan antasid yang mengandung alumunium, karena membentuk garam yang tidak larut air. Fungsi Fosfor Fosfor mempunyai berbagai fungsi dalam tubuh: 1. Klasifikasi tulang dan gigi. Klasifikasi tulang dan gigi diawali dengan pengendapan fosfor pada matriks tulang. Kekurangan fosfor menyebabkan peningkatan enzim fosfatase yang diperlukan untuk melepas fosfor dari jaringan tubuh ke dalam darah agar diperoleh perbandingan kalsium terhadap fosfor yang sesuai untuk pertumbuhan tulang. 2. Mengatur pengalihan energi. Melaui proses fosforilasi fosfor mengaktifkan berbagai enzim dan vitamin B dalam pengalihan energi dan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein. Bila satu gugus fosfat ditambahkan pada ADP (Adenin Difosfat) maka terbentuk ATP (Adenin Trifosfat) yang menyimpan energi dalam ikatannya. Bila energi diperlukan, ATP diubah kembali menjadi ADP. Energi yang mengikat fosfat pada ADP dilepas untuk keperluan berbagai reaksi di dalam tubuh. 3. Absorpsi dan transportasi zat gizi. Dalam bentuk fosfat, fosfor berperan sebagai alat angkut untuk membawa zat-zat gizi menyeberangi membran sel atau di dalam aliran darah. Proses ini dinamakan fosforilasi dan terjadi pada absorpsi di dalam saluran cerna, pelepasan zat gizi dari aliran darah ke dalam cairan interseluler dan pengalihannya ke dalam sel. Lemak yang tidak larut dalam air, diangkut di dalam darah dalam bentuk fosfolipida. Fosfolipida adalah ikatan fosfat dengan molekul lemak, sehingga lemak menjadi lebih larut. Glikogen yang dilepas dari simpanan hati atau otot berada di dalam darah terikat dengan fosfor. Bagian dari ikatan tubuh esensial. Vitamin dan enzim tertentu hanya dapat berfungsi bila terlebih dahulu mengalami fosforilasi, contohnya enzim yang mengandung vitamin B1 tiamin pirofosfat (TPP). Fosfat merupakan bagian esensial dari DNA dan RNA, bahan pembawa kode gen/ keturunan yang terdapat di dalam inti sel dan sitoplasma semua sel hidup. DNA dan RNA dibutuhkan untuk reproduksi sel. Pengaturan keseimbangan asam-basa. Fosfat memegang peranan penting sebagai buffer untuk mencegah perubahan tingkat keasaman cairan tubuh. Ini terjadi karena kemampuan fosfor mengikat tambahan ion hidrogen.

Angka Kecukupan Fosfor yang Dianjurkan Kecukupan fosfor rata-rata sehari untuk Indonesia ditetapkan sebagai berikut (Widya Karya Pangan dan Gizi LIPI 1993): Bayi : 200-250 mg Anak-anak : 250-400 mg Remaja dan dewasa : 400-500 mg Ibu hamil dan menyusui : +200-+300 mg Sumber Fosfor Karena fosfor ada di semua sel makhluk hidup, fosfor terdapat di dalam semua makanan, terutama makanan kaya protein, seperti daging, ayam, ikan, telur, susu dan hasilnya, kacang-kacangan dan hasilnya, serta serelia. Akibat Kelebihan Fosfor Kelebihan fosfor karena makanan jarang terjadi. Bila kadar fosfor darah terlalu tinggi, ion fosfat akan mengikat kalsium sehingga dapat menimbulkan kejang. Akibat Kekurangan Fosfor Karena fosfor banyak terdapat di dalam makanan, jarang terjadi kekurangan. Kekurangan fosfor bisa terjadi bila menggunakan obat antasid untuk menetralkan asam lambung, seperti alumunium hidroksida untuk jangka lama. Alumunium hidroksida mengikat fosfor, sehingga tidak dapat diabsorpsi. Kekurangan fosfor juga bisa terjadi pada penderita yang kehilangan banyak cairan melalui urin. Kekurangan fosfor menyebabkan kerusakan tulang. Bayi prematur juga dapat menderita kekurangan fosfor, karena cepatnya pembentukan tulang sehingga kebutuhan fosfor tidak bisa dipenuhi oleh ASI.

Manfaat Fosfor Bagi TubuhDiposkan oleh redaksi | 21.37 kesehatan 0 komentar Pentingnya peranan mineral fosfor, menempati urutan kedua setelah kalsium dalam total kandungan tubuh. Fosfor yang berbentuk kristal kalsium fosfat yang terdapat dalam tubuh sebanyak 80% berada dalam tulang dan gigi. Fungsi utamanya sebagai pemberi energi dan kekuatan untuk metabolisme lemak dan pati, sebagai penunjang kesehatan gigi dan gusi, untuk sintesa DNA serta penyerapan dam pemakaian kalsium. Kandungan fosfor dalam makanan banyak terdapat dalam makanan yang tinggi protein, seperti ikan, ayam, daging, telur, kacang-kacangan, biji-bijian, dan serelia atau gandum. Kandungan fosfor dalam makanan olahan juga banyak seperti daging proses, roti, havermut atau bahan

makanan yang mengandung bahan makanan utama pengandung fosfor seperti disebutkan diatas. Kebutuhan fosfor untuk anak-anak berfungsi untuk penunjang perkembangan disaat pertumbuhan. Kebutuhan fosfor bagi ibu hamil tentu lebih banyak dibandingkan saat-saat tidak mengandung, karena ibu hamil membutuhkan fosfor lebih banyak untuk tulang janinnya. Jika intake kalsium kurang, janin akan mengambilnya dari sang ibu. Ini salah satu penyebab penyakit tulang keropos pada ibu, kebutuhan fosfor akan terpenuhi apabila konsumsi protein juga diperhatikan. Kalsium dan fosfory

Tubuh manusia mengandung sekitar 22 gram kalsium per kg berat badan tanpa lemak. Kira-kira 99% kalsium terdapat dalam tulang dan gigi. Peranan kalsium tidak saja pada pembentukan tulang dan gigi tersebut di atas, namun juga memegang peranan penting pada berbagai proses fisiologik dan biokhemik di dalam tubuh Bahan makanan yang kaya akan kalsium : susu, keju dan es krim, brokoli, kacangkacangan dan buah-buahan Tubuh manusia mengandung sekitar 12 gram fosfor per kilogram jaringan tanpa lemak. Fosfor adalah bagian dari senyawa tinggi energi ATP yang diperlukan dalam suplai energi untuk kegiatan selulero o

y

y

y y

) Fosfor berfungsi menjaga kesehatan serta kekuatan gigi dan gusi. Jika kekurangan fosfor dapat menyebabkan radang gusi dan kerusakan gigi. Fosfor terdapat dalam susu danMagnesium merupakan salah satu nutrien paling penting untuk kesehatan jantung. Tugas utama magnesium adalah membantu otot jantung untuk relaksasi. Fungsi ini berlawanan dengan fungsi mineral kalsium yang membuat jantung berkontraksi. Kerja duet dari magnesium dan kalsium inilah yang berguna untuk mempertahankan irama jantung tetap normal dengan relaksasi dan kontraksi otot jantung. Selain itu, magnesium juga memiliki fungsi sebagai pemblokir jalur kalsium alami dalam tubuh sehingga dapat mencegah kalsium yang tidak diserap tubuh agar tidak menggumpal, menumpuk, dan menyumbat arteri sehingga meningkatkan risiko serangan jantung. Magnesium juga diperlukan untuk metabolisme kalsium yang sesuai. Kekurangan magnesium menyebabkan terjadinya perubahan metabolisme yang berperan terhadap serangan jantung. Magnesium dapat digunakan sebagai suplemen untuk membantu pengobatan penyakit jantung koroner karena memiliki efek membantu dalam melebarkan arteri koroner, memperbaiki aliran darah ke jantung, meningkatkan kolesterol baik (HDL), mencegah penggumpalan trombosit, mengatur kontraksi dan relaksasi otot jantung, serta menstabilkan irama jantung.

Fosfor ( P ) Fosfor sebagai fosfat, penting dalam struktur dan fungsi semua sel hidup. Fosfat da-lam sel sebagai ion bebas, merupakan bagian penting asam-asam nukleat, nukleotida dan beberapa protein.Dalam ruang ekstraseluler, fosfat bersirkulasi sebagai ion bebas dan terdapat sebagai hidroksiapatit, komponen utama dari tulang, Semua sel mempunyai enzim-enzim yang dapat mengikatkan fosfat dalam ikatan ester atau anhidrida asam ke molekul lain. Metabolisme Fosfat bebas diabsorpsi dalam jejunum bagian tengah dan masuk aliran darah melalui sirkulasi portal. Pengaturan absorpsi fosfat diatur oleh 1 , 25 dihidroksikolekalsiferol (1,25-dihidroksivitamin D ). Fosfat ikut dalam pengaturan derivat aktif vitamin D . Bila kadar fosfat serum rendah, pembentukan 1,25-dihidroksivitamin D dalam tubu-lus renalis dirangsang, sehingga terjadi penambahan absorpsi fosfat dari usus. Deposisi fosfat sebagai hidroksiapatit dalam tulang diatur oleh kadar hormon para-tiroid.1,25dihidroksivitamin D ,memegang peranan yang memungkinkan hormon para- tiroid melakukan mobilisasi kalsium dan fosfat dari tulang. Ekskresi fosfat terjadi terutama dalam ginjal. 80persen-90persen fosfat plasma difiltrasi pada glomerulus ginjal. Jumlah fosfat yang diekskresi dalam urin menunjukkan perbedaan antara jumlah yang difiltrasi dan yang direabsorpsi oleh tubulus proximal dan tubulus distal ginjal. 1,25-Dihidroksivitamin D merangsang reabsorpsi fosfat bersama kalsium dalam tu-bulus proksimal. Hormon paratiroid mengurangi reabsorpsi fosfat oleh tubulus renalis sehingga mengurangi efek 1,25Dihidroksivitamin D pada ekskresi fosfat. Bila tidak ada efek kuat hormon paratiroid, ginjal mampu memberi respon terhadap 1,25-dihdrok-sivitamin D dengan pengambilan semua fosfat yang difiltrasi. Defisiensi Kekurangan fosfat terjadi akibat berkurangnya absorpsi dari usus, pembuangan ber-lebihan melalui ginjal. Hipofosfatemia mempengaruhi sebagian besar tipe sel. Rakitis pada anak dan osteomalasia pada orang dewasa adalah akibat metabolisme abnormal kalsium dan fosfat. Selain itu terdapat kelainan pada eritrosit, leukosit, trombosit dan pada hati. Toksisitas Jarang terjadi, kecuali bila kegagalan ginjal akut atau kronis menghambat ekskresi fosfat normal. Magnesium ( Mg )

Ion magnesium terdapat pada semua sel. Pada reaksi ATP, substrat sebenarnya adalah Mg -ATP. Mg dikhelasi di antara fosfat beta dan gama dan mengurangi sifat kepada-tan anionic ATP, sehingga Mg dapat mencapai dan mengikat secara reversible tempat protein spesifik. Sintesis semua protein, asam nukleat nucleotida, lipid dan karbohidrat dan pengaktifan kontraksi otot memerlukan magnesium. Metabolisme Absorpsi Mg terjadi diseluruh usus halus.Dalam plasma, sebagian besar Mg terdapat dalam bentuk padat difiltrasi oleh glomelurus ginjal Diekskresi melalui urin sebanyak 35persen-45persen dari intake sehari-hari. Toksisitas Keracunan Mg jarang terjadi pada fungsi ginjal normal. Pada penderita payah ginjal, hipermagnesemia dapat menimbulkan masalah. Efek depresan magnesium pada system saraf pusat biasanya mendominasi gejala toksisitas hipermagnesemia. Natrium ( Na ) Natrium adalah kation Na utama cairan ekstrasel dan sebagian besar berhubungan dengan klorida dan bikarbonat dalam pengaturan asam-basa. Na penting dalam mem-pertahankan tekanan osmotik cairan tubuh. Pada individu yang peka, terdapat hubungan jelas antara intake Na dengan tekanan darah diastolik. Jadi NaCl dapat memperhebat hipertensi yang telah ada. Sumber utama dalam makanan adalah pada garam dapur (NaCl). Metabolisme Diserap oleh ileum, diekskresi melalui urin. Ginjal mampu menghemat Na dengan membuang K atau H . Apabila diperlukan intake air lebih dari 4 l/hari untuk mengganti keringat yang hilang, maka harus diberi Na Cl ekstra. Kontak terus menerus dengan suhu tinggi dengan berkeringat berlebihan, kehilangan Na dalam keringat akan dijurangi oleh proses adaptasi yang mengikut sertakan aldosteron. Pada penyakit ginjal, kemampuan menghemat Na seringkali hilang, dan terjadi gangguan keseimbangan natrium, klorida, kalium dan air yang parah. Kalium ( K ) Kalium adalah kation (K )utama cairan intra sel Metabolisme K mudah di serap oleh usus halus, sebanding dengan jumlah yang dimakan dan bere-dar dalam plasma.

Di dalam cairan ekstra sel memasuki semua jaringan. Mempunyai efek besar pada fungsi beberapa organ, terutama depolarisasi dan kontraksi jantung. Ginjal tidak dapat menghemat K selektif ginjal menghemat Na .Penghematan Na disertai dengan pembuangan kalium adalah efek aldosteron. Jadi terdapat kehilangan kalium obligatorik pada fungsi ginjal normal, dan jumlah kehilangan obligatorik 160 mg per-hari. Bila intake K kurang dari kebutuhan minimal, konsentrasi K serum akan menu-runkan, K intrasel, dan tubulus renalis bersama-sama sel-sel tubuh menggunakan pro-ton (H ) sebagai pengganti K , jadi konsentrasi H intrasel meningkat, menyebabkan asidosis intraseluler. Kehilangan K obligatorik oleh tubulus renaslis diganti dengan ke-hilangan H obligatorik, karena tubulus renalis menghemat Na dengan membuang H , sehinga menyebabkan alkalosis ekstraseluler dan asidosis intraseluler. Penggunaan obat-obat diuretic meningkatkan pembuangan Na dan K oleh ginjal Toksisitas Keracunan K (hiperkalemia) sering terjadi pada penderita payah ginjal. Kelebihan K pada jantung dapat membahayakan kehidupan. Cobalt (Co), Tembaga (Cu), Besi (Fe), Molibdenum (Mo), Selenium (Se), Mangan (Mn), Zinc (Zn), Kromium (Cr) dan Iodium (I) adalah unsur-unsur runutan (trace element) yang diperlukan dalam jumlah kecil saja. Dalam makanan diubah menjadi kobalamin oleh bakteri usus. Kobalt anorganik di-absorpsi di usus dan ikut pada mekanisme transpor besi. Absorpsi meningkat pada pen-derita penyakit hati, kelebihan besi hemokromatosis idiopatik. Diekskresi melalui urin. Tembaga ( Cu ) Tubuh manusia mengandung sekitar 100 mg tembaga. Konsentrasi tertinggi terdapat di dalam hati, otak, ginjal dan jantung. Metabolisme Absorpsi tembaga dalam traktus gastrointestinalis. Dalam sel mukosa usus, tembaga mungkin berikatan dengan protein pengikat metal yaitu metalotionein. Tembaga dalam plasma, terikat pada asam amino terutama histidin, dan pada albumin serum. Tembaga yang diserap kurang dari satu jam, akan diambil dari sirkulasi oleh hati.

Hati memproses tembaga melalui 2 jalan : 1.Tembaga diekskresi dalam empedu ke dalam traktus gastrointestinalis, dan tidak diabsorpsi kembali. Homeostasis tembaga dipertahankan oleh sekresi billier. Semakin tinggi dosis tembaga, semakin banyak yang diekskresi dalam feses. Dalam keadaan normal, urin hanya mengandung sedikit tembaga. 2.Penggabungan tembaga sebagai bagian integral seruloplasmin, suatu glikoprotein yang disentesis dalam hati. Seruloplasmin bukan protein pembawa Cu , karena tembaga seruloplasmin tidak bertukar dengan ion tembaga atau tembaga yang terikat dengan molekul-molekul lain. Seruloplasmin mengandung 6-8 atom tembaga, 50persen ion kupro (Cu ) dan 50persen ion kupri ( Cu ). Seruloplasmin , mengoksidasi Fe menjadi Fe Metaloprotein tembaga lainnya adalah sitokrom oksidase, tironase, monoamin oksida-se, superoksida dimutase dan lisil oksidase. Toksisitas Manifestasi keracunan tembaga yaitu diare dengan feses biru hijau hemolisis akut, dan kelainan fungsi ginjal. Penyakit Menkes (sindroma rambut keriting atau seperti baja) adalah kelainan yang terangkai kromosom X dari absorpsi tembaga usus. Fase pertama absorpsi tembaga, up-take tembaga ke dalam sel mukosa, dan fase kedua, transpor intraseluler tembaga dalam sel mukosa. Pada penyakit menkes keduanya normal. Fase ketiga, transpor melalui aspek serosa membran sel mukosas terganggu. Pemberian tembaga intravena normal diperguna-kan untuk terapi. Penyakit Wilson adalah kelainan heriditer autosimal resesif pada penggabungan tem-baga ke dalam aposeruloploasmin. Pada penderita ini, hati kurang mampu mengekskresi tembaga kedalam empedu. Retensi tembaga meningkat, terutama dalam hati, otak, ginjal, kornea. Terjadi demensia dan kegagalan hati. Seruloplasmin pada pendeerita tidak me-ngandung Cu, kadar tembaga serum rendah. Ekskresi dalam urin meningkat. Besi ( Fe ) Dalam tubuh orang dewasa 70 kg mengandung 3-4 gr besi. Fungsi utama adalah un-tuk transpor oksigen oleh hemoglobin. Terdapat pada daging organ, tumbuhan polong, tetes tebu, kerang-kerangan, dan daun sup. Pada makanan, besi berbentuk feri yang terikat molekul organik. Dalam lambung, jika pH kurang dari 4, Fe berdisosiasi dan bereaksi dengan senya-wa BM rendah seperti

fruktosa, asam askorbat, asasm sitrat, dan asam amino untuk mem-bentuk kompleks yang memungkinkan Fe larut dalam pH netral cairan usus. Biasanya kehilangan besi pada laki-laki sekitar 1 mg/hari akibat lepasnya sel-sel usus dan sel lainnya yang mengandung besi. Wanita yang menstruasi, kehilangan besi bersama darah menstruasi, sekitar 2 mg. Metabolisme Besi hem diabsorpsi oleh sel mukosa usus, dan hem kemudian dipecah dan besi dibe-baskan dalam sel. Besi non hem diabsorpsi dalam bentuk ferro. Fe diabsorpsi ke da-lam sel mukosa duodenum dan jejunum proksimal dan segera dioksidai menjadi Fe . Ion feri terikat oleh molekul pengemban intraseluler. Dalam sel molekul karier membawa Fe ke mitokondria dan kemudian, tergantung pada keadaan metabolisme besi indivi-dual, mendistribusikan Fe dalam proporsi spesifik ke apoferitin atau apotransferin. Apoferitin, suatu molekul dengan BM sekitar 500.000, tersusun dari 24 subunit identik dengan BM 18.000 . Menyusun 4300 atom besi kedalam molekul tunggal untuk mem-bentuk feritin, protein penyimpan besi utama dan paling banyak tersedia. Apotransferin, suatu protein BM 90.000 yang mengikat 2 atom besi untuk membentuk transferin. Transferin adalah pengangkut besi sejati, sebagai suatu beta globulin, yang terdapat dalam plasma. Pada keadaan difisiensi besi, kapasitas karier besi intraseluler bertambah, dan lebih banyak besi diabsorpsi bila tersedia dalam makanan. Kelebihan besi, kapasitas dan kejenuhan karier besi intraseluler berkurang. Transpor Besi ditranspor ke tempat penyimpanan dalam sumsum tulang dan sampai batas ter-tentu ke hati dalam bentuk Fe , terikat pada transferin plasma. Pada tempat penyimpa-nan, Fe diubah menjadi apoferitin sebagai bentuk cadangan yang stabil tetapi dapat mengalami pertukaran. Feritin dalam system retikuloendotelial merupakan cadangan besi yang dapat diambil. Feritin dapat mengalami denaturasi, kehilangan subunit apoferitin dan kemudian beragre-gasi (berkumpul) ke miselmisel hemosiderin. Hemosiderin mengandung lebih banyak besi dibandingkan feritin dan terdapat sebagai partikel-partikel. Besi dalam hemosiderin tersedia untuk pembentukan hemoglobin. Mobilisasi besi besi lebih lambat dari hemosi-derin dibanding feritin. Pembentukan feritin dari apofeeritin mula-mula memerlukan pengikatan Fe pada permukaan kulit apoferitin.Apoferitin bekerja sebagai feroksidase dan mengoksidase Fe menjadi Fe , yang terikat pada

apofereitin. Supaya dapat dilepaskan dari feritin, besi harus direduksi dari Fe menjadi Fe Cacat heriditer pada absorpsi besi oleh mukosa menyebabkan sindroma kelebihan besi, dinamakan hemokromatosis. Besi yang ditimbun sebagai endapan hemosiderin dalam hati, pancreas, kulit, dan sendi, menyebabkan penyakit. Bila cadangan besi ber-tambah dan endapan hemosiderin tersebar luas, dinamakan hemosiderosis. Ini disebabkan oleh intake besi makanan yang bertambah atau lisis sel-sel darah merah yang bertambah dan peningkatan absorpsi besi yang menyertai eritropoisis. Bila endapan hemosiderin mulai mengganggu fungsi sel dan orgam normal, kelainan disebut hemokramatosis. Molibdenum (Mo) Logam ini diperlukan untuk fungsi metaloenzim xantin oksidase, aldehida oksidase, dan sulfit oksidase. Ekskresi utama melalui urin. Terdapat beberapa bukti bahwa molybdenum dapat mempengaruhi metabolisme tembaga dengan mengurangi efisiensi penggunaan tembaga dan bahkan mungkin mobilisasi tembaga dari jaringan. Selenium (Se) berfungsi sebagai Unsur glutation peroksidase, suatu enzim anti oksidan intraseluler, mirip dengan fungsi vit. E atau alfa-tokoferol Defisiensi menyebabkan dilatasi jantung dan payah jantung kongestif Toksisitas Tanda keracunan adalah nafas berbau bawang putih akibat pengeluaran dimetilselenida. Penebab keracunan adalah kontak jabatan pada industri elektronik, kaca, dan cat. Mangan Terdapat pada kacang-kacangan, biji-bijian utuh, sayuran, dan sedikit pada daging. ikan, produk susu. Pada konsentrasi tinggi terdapat pada mitokondria. Fungsi Mangan : 1. Sebagai faktor penting untuk pengaktifan glikosiltransferase yang berperan pada sintesis oligosakarida, glikoprotein dan proteoglikan 2. Untuk aktivitas superoksida dimutase Metabolisme Diserap melalui usus halus. Pada difisiensi besi, absorpsi Mn meningkat dan dihambat oleh besi. Adanya etanol dalam usus, menambah absorpsi Mn

Toksisitas Keracunan dapat terjadi pada penambang yang kontak dengan Mn 2+ biji tambang. Seng ( Zn ) berfungsi sebagai tempat penampung dan terdapat sekitar 2 lusin metaloenzim seng antara lain karbonat anhidrase, laktat dehi-drogenase, glutamat dehidrogenase, alkali fosfatase, dan tumidin kinase. Metabolisme Dalam lumen usus terdapat factor pengikat Zn yang diekskresi oleh pankreas dan membantu absorpsi Zn. Seng kemudian diangkut kemolekul albumin pada sisi serosa membran sel mukosa. Tembaga dapat mempengaruhi absorpsi Zn dengan kompetisi pada tempat pengikatan molekul albumin dalam ruang intravaskuler. Seng disekresi dalam getah pancreas dan dalam jumlah sedikit dalam empedu. Ekskresi melalui feses, dan keringat. Seng dapat diikat oleh metalotionin hati bila intake seng bertambah. Defisiensi akibat kelainan primer absorpsi Zn pada akrodermatitis enteropatika, sua-tu penyakit autosomal yang jarang ditemukan. Defisiensi sekunder terjadi akibat malab-sorpsi atau peningkatan ekskresi dalam urin. Keadaan terakhir berperan pada defisiensi Zn yang relatif sering terjadi pada penderita penyakit sel sabit (sicle cell disease). Zn ma-kanan dapat terikat pada fitat dalam lumen usus (inositol heksafosfat) pada roti tak bera-gi. Kompleks fitat Zn tidak diabsorpsi dan dapat menyebabkan defisiensi Zn sebagai sindroma hambatan pertumbuhan, hipogonadism, alposia, dan nafsu makan kurang, Alko-holisme akut akan menambah ekskresi seng pada urin. Fosfat dan kalsium kadar tinggi akan memperberat defisiensi seng. Chromium ( Cr ) berfungsi : 1. Pada pengaturan metabolisme glukosa, mungkin sebagai penguat kerja insulin. 2. Bentuk krom valensi 3 dapat memperbaiki toleransi glujosa penderita malnutrisi protein kalori. Metabolisme Diabsorpsi dalam usus halus. Krom yang ditransfer ke jaringan terikat pada trans-ferin dan terdapat pada mitokondria hati, mikrosom, dan sinositol. Diekskresi terutama dalam urin. Toksisitas Krom valensi 6 lebih toksik dari pada valensi 3. Kontak kronis debu kromat akibat peker-jaan, akan

menambah risiko kanker paru-paru. Krom dalam jumlah berarti masuk maka-nan pada waktu memasak dengan panic stainless steel. Iodium ( I ) berfungsi : 1. Untuk sintesis hormon tiroid 2.Mengatur temperatur tubuh, kecepatan metabolisme, pertumbuhan dan fungsi otot. Sumber : 1. 150 uq/haro 9 sendok the/2 gram garam beriodium) 2. Sea food 3. Tanaman yang tubuh di tanah kaya iodium Defisiensi : 1. Gondok (penbesaran glandula tiroid) 2. Kecepatan metabolisme basal menurun 3. Daerah dekat laut kaya iodi, daerah sekitar danau kekurangan iodium 4. Bahan giotergenik dapat dihilangkan saat memasak Toksisitas 1. Terjadi bila intake 10 kali lebih besar dari RDA 2. Menyebabkan gondok Fluoride ( F ) Anggota golongan halogen, sangat reaktif berikatan dengan senyawa logam membentuk kompleks kuat. Mempunyai sifat antibakteri. Membantu proses remineralisasi, mengurangi demineralisasi dan mengurangi perkembangan bakteri plak di rongga mulut. Topikal & sistemik (Air minum, tablet, makanan & minuman) Simtom awal keracunan F akut jika dosis 30 mg/kg BB Lethal Dosis : 50 mg/kg BB Pengaruh F pada masa pembentukan email Proses kalsifikasi primer : Ektomesenchym membentuk odontoblast Lapisan epitel di atas ektomesenkim mengalami proses induksi menjadi ameloblast Odontoblast dan ameloblast berasal dari protein dan bahan dasar pengendapan kalsium dan fosfat membentuk (pre)dentin dan (pre)email Mekanisme F menghambat pertumbumbuhan bakteri Streptokokus mutans (Anaerob)

Streptococcus mutans memfermentasi manitol, sorbitol dan memproduksi glukan yang merupakan polisakarida ekstraseluler, glukan 1,3 dari sukrosa yang bersifat lengket dan tidak larut pembentuk plak. Streptococcus mutans memetabolisme substrat diet dari sukrosa. Sukrosa memasuki sistem fosfotransferase sel menggunakan fosfofenol piruvat disintesis enzim enolase melalui fermentasi asam. Selama proses glikolisis itulan pH menjadi asam. Asam melepas ion H berreaksi dengan hidroksiapatit sehingga kristal tidak stabil. Terbentuknya air dan fosfat menghancurkan membrane email dan berpenetrasi pada lapisan yang lebih dalam. Dapat menghambat enolasese sehingga proses glikolisis terganggu dan phosphofenol piruvat tidak disintesis, selanjutnya transportasi sukrosa ke dalam sel bakteri dihambat dan bakteri Streptococcus mutans kekurangan sumber karbon. Jika , Fluor berlebihan : Amelogenesis yang terganggu Mottled enamel Enamel hypoplasia (fluorosis) Absorbsi Mineral ( Penyerapan Mineral ) Mineral, (kecuali K dan Na), membentuk garam dan senyawa lain yang relatif sukar larut, sehingga sukar diabsorpsi. Absorpsi mineral sering memerlukan protein pengemban spesifik (spesific carrier proteins), sintesis protein ini berperan sebagai mekanisme penting untuk mengatur kadar mineral dalam tubuh. Ekskresi sebagian besar mineral melalui ginjal, ada juga disekresi kedalam getah pencernaan, empedu dan hilang dalam feses. Kelainan akibat kekurangan mineral Kekurangan intake semua mineral esensial dapat menyebabkan sindroma klinik.Bila terjadi difisiensi biasanya sekunder, akibat malabsorpsi, perdarahan, berlebihan (besi), penyakit ginjal(kalsium), atau problem klinis lain. Kelaianan akibat kelebihan mineral. Kelebihan intake dari hampir semua mineral menyebabkan gejala toksik.

zat besi dan fungsinya bagi tubuh kita2 03 2010

zat besi punya peran vital bagi tubuh kita. salah satu fungsi utamanya adalah transportasi utama dalam mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh. jadi fungsinya betul betul sangat penting.

selain itu zat besi berperan dalam produksi hemoglobin dan menyokong sistem kekebalan tubuh. jadi jika kekurangan zat besi, resiko terserang penyakit jadi besar. kebutuhan zat besi pada pria dewasa antara 40 50 miligram per kilogram berat badan. sementara bagi perempuan antara 35 50 miligram per kilogram berat badan. jika kekurangan zat besi, gejala yang timbul diantaranya rasa lelah yang cepat terasa. biasanya dibarengi dengan rasa ngilu, pusing kepala, mual, berkurangnya nafsu makan, hingga berujung pada anemia. pada wanita hamil, kasus ini harus dihindari agar tak mengganggu kesehatan janin dan ibu yang mangandung. agar terhindar dari situasi kekurangan zat besi, perbanyaklah konsumsi makanan yang kaya kandungan besi, seperti daging tanpa lemak, kerang, hati, telur, tiram, unggas dan ikan ikanan. sementara sumber nabati bisa diperoleh dari kacang kacangan, kentang, nasi, gandum, dan sayur sayuran, khususnya bayam. selain kaya zat besi, bayam ternyata mengandung vitamin C, E dan memiliki kadar antioksidan tinggi. jadi selain bagus untuk memenuhi kebutuhan zat besi bagi tubuh, bayam pun berkasiat memelihara jantung, menghindari stroke, dan kanker. untuk mempermudah penyerapan zat besi dalam tubuh, konsumsilah protein hewani dengan makanan yang mengandung vitamin C dalam satu hidangan. jadi kombinasi daging tanpa lemak dan bayam merupakan salah satu resep yang cocok untuk memenuhi kebutuhan zat besi dalam tubuh. selamat mencoba. baca jugaMenurut Prof Dr Soetaryo (dalam pidato pengukuhannya sebagai guru besar Fakultas Kedokteran UGM): Teh Menghambat Penyerapan Zat Besi dalam Tubuh Bagi para pecandu teh , disarankan untuk tidak meminumnya setelah makan. Pasalnya, minum teh setelah makan dapat menyebabkan hambatan penyerapan zat besi dalam tubuh hingga 80 %. Padahal, zat besi sangat dibutuhkan dalam upaya pertumbuhan kualitas tubuh manusia. Seharusnya kebiasaan minum teh sesudah makan dihilangkan. Minumlah teh dua jam sesudah dan sebelum makan, persoalan zat besi masih menjadi persoalan serius bagi Indonesia. Bahkan, kekurangan zat besi telah ikut menjadi andil besar rendahnya kualitas sumber daya manusia Indoensia. Bahkan anemia defisiensi besi (ADEBE), merupakan salah satu bencana nasional yang tidak pernah kita rasakan, Data yang ada sekarang ini menunjukkan ADEBE pada ibu hamil antara 21-92 persen. Sedangkan pada anak umur 6 bulan-5 tahun dengan kondisi gizi baik mencapai 38-73 persen dan pada kondisi gizi buruk mencapai 85-100 %. Buruknya zat besi dalam tubuh manusia Indonesia inilah yang menjadi salah satu penyebab indeks kualtias hidup manusia Indonesia menurut UNDP berada pada urutan 111 dari 177 negara di dunia. Zat besi menjadi sangat penting dalam kualitas manusia karena setiap pertumbuhan sel manusia membutuhkan keberadaan zat besi ini. Zat besi digunakan sebagai profilerasi dan diferensi sel, termasuk sel syaraf, otot, tulang dan organ lain. Defisiensi besi meskipun belum muncul sebagai anemia juga akan mengganggu perkembangan fungsi kognitif, Kekurangan zat besi ini biasanya terjadi pada anakanak. Dan salah satu ciri anak yang mengalami kekurangan zat besi ini antara anak akan menjadikan anak merasa cemas, depresi, gangguan perhatian. Dan pada akhirnya akan mengganggu prestasi sekolah mereka.

3. Cobalt / Kobal / Kobalt / Co Cobalt memiliki fungsi untuk membentuk pembuluh darah serta pembangun B. Kobalty

Merupakan koostifuen vitamin B 12 yang diperlukan bagi perkembangan normal sel-sel darah merah. Sumber utamanya adalah vitamin B 12 , B1, dan sayuran berdaun hijau. Kobalt mempunyai fungsi untuk keseimbangan tubuh ruminansia.

y y

Magnesium / Mg Fungsi atau kegunaan dari magnesium adalah sebagai zat yang membentuk sel darah merah berupa zat pengikat oksigen dan hemoglobin.

Kalium / KMagnesiumy y

Sumber : sayur-sayuran hijau, kedelai, dan kecipir fungsi dari magnesium

Sebagai aktifator enzim peptidase dan enzim lain yang memecah gugus Phospat Sebagai obat pencuci perut Meningkatkan tekanan osmotic Membantu mengurangi getaran otot

y

Orang dewasa pria membutuhkan magnesium sebanyak 350mg/hari ,dewasa wanita 300mg/hari Jika terjadi defisiensi, maka akan menimbulkan gangguan metabolic, insomania, kejang kaki serta telapak kaki dan tangan gemetar.

y y

Magnesium (Mg)

y

Fungsi:Berperan penting untuk menjaga kesehatan jantung, ginjal dan otot.

Kalium kita butuhkan sebagai pembentuk aktivitas otot jantung. 10. Zincum / Zinc / Seng / Zn Seng oleh tubuh manusia dibutuhkan untuk membentuk enzim dan hormon penting. Selain itu zinc juga berfungsi sebagai pemelihara beberapa jenis enzim, hormon dan aktifitas indera pengecap atau lidah kita.y

Seng (Zn)

Fungsi:Mempertahankan kesuburan, memperkuat daya tahan tubuh, membantu dalam proses penyembuhan dan mampu membantu tubuh agar menghasilkan sekitar 100 enzim yang diperlukan. Kekurangan enzim-enzim ini membuat metabolisme tubuh terganggu yang dapat menyebabkan berbagai penyakit. Seng juga berguna untuk kecantikan kulit yaitu dapat mencegah timbulnya jerawat, mencegah kulit kering dan membantu regenerasi kulit.

Zinc (Zn) Zinc merupakan salah satu mikromineral terpenting dalam tubuh karena banyak sekali fungsi yang dimiliki mineral satu ini. Zn merupakan salah satu komponen pembentuk hormon insulin dan berbagai macam enzim, materi genetik, pembuatan sperma, penyembuhan luka, dan sistem imunitas tubuh. Zn juga membantu pertumbuhan dan perkembangan otak. Kekurangan Zn menyebabkan terhambatnya pertumbuhan, tertundannya perkembangan organ seksual bagi para remaja, dan kehilangan nafsu makan. Sama seperti mineral fosforus, daging merah, ikan, unggas, serta makanan sumber protein juga merupakan sumber utama dari mineral Zn.

11. Sulfur atau Belerang Zat ini memiliki andil dalam membentuk protenin di dalam tubuh.

Zat Besi (Fe)y

Fungsi zat besi:Mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh dan menghilangkan racun dari tubuh.

y

Efek jika kekurangan:Bagian bawah kelopak mata berwarna pucat dan mudah lelah.

y

Efek jika kelebihan:Dapat menyebabkan pembengkakan pada hati. Zat besi dapat mencegah penyerapan obat. Sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan jika sedang mengkonsumsi suatu obat agar khasiat obat tidak terbuang percuma. Zat besi yang berlebih dapat menyebabkan pembengkakan pada hati dan mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerap zat tembaga.

y

Sumber makanan zat besi:Hati ayam, daging ayam, daging merah, ikan dan kacang polong.

Fe (Besi)y y

Sumber telur, daging, ikan, tepung, gandum,roti sayuran hijau, hati, Fungsi besio o o o

pembentukan hemoglobin baru. mengembalikan hemoglobin kepada nilai normalnya setelah terjadi pendarahan. menggantikan kehilangan zat besi lewat darah sekresi air susu

y

Kebutuhan akan zat besi untuk berbgai jenis kelamin dan golongan usia

Zat besi yang tidak mencukupi bagi pembentukan sel darah, akan mengakibatkan anemia, menurunkan kekebalan individu, sehingga sangat peka terhadap serangan bibit penyakitZat besi berfungsi sebagai pengikat oksigen di dalam darah. Jika kekurangan zat besi, tubuh kita akan mengalami anemia (kekurangan darah). Bahan makanan yang banyak mengandung zat besi adalah daging, roti, kuning telur, dan kacang-kacangan. Besi (Fe) Membentuk hemoglobin dan Telur, tanah, makanan hijauan mioglobin, bagian dari susunan dan butiran, injeksi besi, enzim

Kurang kalium masalah di ginjal, kurang kalsium keropos tulang.September 18, 2009 ningharmanto Leave a comment Go to comments

Definisi Hipokalemia adalah suatu keadaan dimana konsentrasi kalium ( K ) dalam darah kurang dari 3,8 mEq / L darah Kalium merupakan mineral zat mikro yang penting dalam tubuh manusia. Ia membantu dalam kontraksi otot dan menjaga keseimbangan elektrolit dalam sel tubuh. Kalium juga penting dalam penghantaran impuls saraf serta pembebasan tenaga yang berasal dari protein, lemak, dan karbohidrat pada proses metabolisme. Kalsium atau disebut juga zat kapur adalah zat mineral yang mempunyai fungsi dalam membentuk tulang dan gigi serta memiliki peran dalam vitalitas otot pada tubuh.. Ginjal yang normal dapat menahan kalium dengan baik. Jika konsentrasi kalium darah terlalu rendah, biasanya disebabkan oleh ginjal yang tidak berfungsi secara normal atau terlalu banyak kalium yang hilang melalui saluran pencernaan (karena diare, muntah, penggunaan obat pencahar dalam waktu yang lama atau polip usus besar). Hipokalemia jarang disebabkan oleh asupan yang kurang karena kalium banyak ditemukan dalam makanan sehari-hari. Kalium bisa hilang lewat air kemih karena beberapa alasan. Yang paling sering adalah akibat penggunaan obat diuretik tertentu yang menyebabkan ginjal membuang natrium, air dan kalium dalam jumlah yang berlebihan. Hipokalemia ringan biasanya tidak menyebabkan gejala sama sekali. Hipokalemia yang lebih berat (kurang dari 3 mEq/L darah) bisa menyebabkan kelemahan otot, kejang otot dan bahkan kelumpuhan. Irama jantung menjadi tidak normal, terutama pada penderita penyakit jantung. Kalium biasanya dapat dengan mudah digantikan dengan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung kalium seperti pisang ambon, alpukat , melon, kentang,tomat, jeruk, kacang-kacangan, bayam dan sayuran berdaun hijau. Herbal yang mengandung kalium adalah Angelica, pegagan, seledri, sambiloto, dan teh hijau. Kalsium ( Ca ) Kalsium atau disebut juga zat kapur adalah zat mineral yang mempunyai fungsi dalam membentuk tulang dan gigi serta memiliki peran dalam vitalitas otot pada tubuh.. Gejala awal kekurangan kalsium adalah lesu, banyak keringat, gelisah, sesak napas, berkurang daya tahan tubuh, kurang nafsu makan, sembelit, berak-berak, insomnia, dan kram. Sebagian besar kalsium tubuh disimpan dalam tulang, namun kalsium juga ditemukan didalam sel dan darah Sumber kalsium terbagi dua, yaitu hewani dan nabati. Bahan makanan hewani yang mengandung kalsium antara lain adalah Ikan, Udang,susu, kuning telur, dan daging sapi. Sayangnya, jika dikonsumsi berlebihan bahan hewani ini, terutama daging sapi, bisa menghambat penyerapan kalsium, karena kadar proteinnya tinggi. Kandungan proteinnya yang tinggi akan meningkatkan keasaman (pH) darah. Guna menjaga agar keasaman darah tetap normal, tubuh terpaksa menarik deposit kalsium (yang bersifat basa) dari tulang, sehingga kepadatan tulang berkurang. Karena itu, sekalipun kaya kalsium, makanan hewani harus dikonsumsi secukupnya saja. Jika berlebihan, justru dapat menggerogoti tabungan kalsium dan mempermudah terjadinya keropos tulang. Bahan makanan yang mengandung kalsium nabati bisa diperoleh dari sayuran daun hijau seperti sawi, bayam, brokoli,daun pepaya,daun singkong, daun labu. Selain itu biji-bijian(kenari, wijen, almond) dan kacangkacangan serta hasil olahannya (kedelai, kacang merah, kacang polo, tempe, tahu). Herbal yang

mengandung kalsium adalah : Angelica, pegagan, Licorice, dan seledriTag : Kesehatan, Kalium, Atur, Keseimbangan, Elektrolit, Tubuh BERITA - kesehatan.infogue.com - KALIUM sangat penting bagi sistem saraf dan kontraksi otot, kata Dr. Samuel Oetoro, Sp.GK, MS, ahli nutrisi dari Semanggi Specialist Clinic. Kalium juga dimanfaatkan oleh sistem saraf otonom (SSO), yang merupakan pengendali detak jantung, fungsi otak, dan proses fisiologi penting lainnya. Potasium ditemukan di hampir seluruh tubuh dalam bentuk elektrolit dan banyak terdapat pada saluran pencernaan. Sebagian besar kalium tersebut berada di dalam sel, sebagian lagi terdapat di luar sel. Mineral ini akan berpindah secara teratur dari dan keluar sel, tergantung kebutuhan tubuh.Di dalam tubuh, kalium biasanya bekerja sama dengan sodium atau natrium (Na) dalam mengatur keseimbangan muatan elektrolit cairan tubuh. Keseimbangan ini dijaga dengan menyesuaikan jumlah asupan kalium dari makanan dan jumlah kalium yang dibuang. Cukup mudah memperoleh kalium dari makanan sehari-hari. Kalium banyak ditemukan pada jeruk, pisang, kentang, alpukat, bayam, tomat, daging, susu, dan kacang-kacangan. Orang sakit yang kurang konsumsi makanan melalui mulut, tentunya asupan kalium akan berkurang pula. Dalam keadaan normal, organ ginjal berperan menyesuaikan asupan dan jumlah kalium yang dibuang tubuh. Sebagian besar kalium dibuang melalui urin, walaupun ada juga yang keluar bersama tinja.Penggunaan PencaharDijelaskan Dr. Samuel, kadar kalium dalam darah orang normal 3,5-5 mEq/liter. Bila kurang dari itu dibilang kekurangan kalium atau dikenal dengan istilah hipokalemia. Orang jarang kekurangan kalium, kata Dr. Samuel.

Macam dan Jenis Garam Mineral yang Dibutuhkan Tubuh Manusia - BiologiSun, 14/05/2006 - 11:39pm godam64 Pada artikel ini akan dijelaskan kegunaan dari beberapa zat mineral yang pada umumnya kita konsumsi setiap hari. Biasanya zat garam mineral terdapat pada minuman yang kita minum dan juga pada makanan yang kita makan. Beberapa kegunaan dan fungsi dari garam mineral : 1. Yodium / Iodium / I Zat mineral yodium biasanya terdapat pada garam dapur yang tersedia bebas di pasaran, namun tidak semua jenis dan merk garam dapur mengandung yodium. Yodium berperan penting untuk membantu perkembangan kecerdasan atau kepandaian pada anak. Yodium juga dapat membatu mencegah penyakit gondok, gondong atau gondongan. Yodium berfungsi untuk membentuk zat tirosin yang terbentuk pada kelenjar tiroid. 2. Phospor / Fosfor / P Fosfor berfungsi untuk pembentukan tulang dan membentuk gigi. 3. Cobalt / Kobal / Kobalt / Co Cobalt memiliki fungsi untuk membentuk pembuluh darah serta pembangun B.

4. Chlor / Klor / Cl Chlor digunakan tubuh kita untuk membentuk HCl atau asam klorida pada lambung. HCl memiliki kegunaan membunuh kuman bibit penyakit dalam lambung dan juga mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin. 5. Magnesium / Mg Fungsi atau kegunaan dari magnesium adalah sebagai zat yang membentuk sel darah merah berupa zat pengikat oksigen dan hemoglobin. 6. Mangaan / Mangan / Mn Mangaan berfungsi untuk mengatur pertumbuhan tubuh kita dan sistem reproduksi. 7. Tembaga / Cuprum / Cu Tembaga pada tubuh manusia berguna sebagai pembentuk hemo globin pada sel darah merah. 8. Kalsium / Calcium / Ca Kalsium atau disebut juga zat kapur adalah zat mineral yang mempunyai fungsi dalam membentuk tulang dan gigi serta memiliki peran dalam vitalitas otot pada tubuh. 9. Kalium / K Kalium kita butuhkan sebagai pembentuk aktivitas otot jantung. 10. Zincum / Zinc / Seng / Zn Seng oleh tubuh manusia dibutuhkan untuk membentuk enzim dan hormon penting. Selain itu zinc juga berfungsi sebagai pemelihara beberapa jenis enzim, hormon dan aktifitas indera pengecap atau lidah kita. 11. Sulfur atau Belerang Zat ini memiliki andil dalam membentuk protenin di dalam tubuh. 12. Natrium / Na Natrium adalah zat mineral yang kita andalkan sebagai pembentuk faram di dalam tubuh dan sebagai penghantar impuls dalam serabut syaraf dan tekana osmosis pada sel yang menjaga keseimbangan cairan sel dengan cairan yang ada di sekitarnya. 13. Flour / F Flour berperan untuk pembentuk lapisan email gigi yang melindungi dari segala macam gangguan pada gigi. Fungsi magnesium dalam tubuh Magnesium ialah makromineral yang penting bagi tubuh. Di dalam tubuh, magnesium berperan dalam menjaga kinerja membran sel, berperan sebagai kofaktor enzim dalam metabolism energi, serta membantu kontraksi dan relaksasi otot, terutama otot halus yang menyusun saluran pernafasan(2).

Hubungan antara magnesium dan asma? Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa responden yang kekurangan magnesium lebih rentan terserang asma dibandingkan responden yang banyak mengonsumsi magnesium (2,4,5). Selain itu, diketahui bahwa konsumsi magnesium dapat meningkatkan fungsi paru-paru, khususnya pada penderita asma (2,3,4,5). Magnesium meningkatkan fungsi paru-paru dan meringankan serangan asma dengan memfasilitasi pelebaran bronkus dan relaksasi otot halus yang menyusun saluran pernafasan. Dengan demikian, penyempitan saluran nafas pun dapat dicegah. Selain itu, magnesium pun dapat mencegah inflamasi saluran pernafasan dengan menghambat transmisi cholinergic atau dengan produksi prostacyclin dan sel T-limfosit yang dapat mencegah inflamasi pada saluran pernafasan (2,3).Fungsi didalam Tubuh Potasium adalah mineral penting yang membantu ginjal berfungsi fisiologis. Juga merupakan elektrolit yang berperan sebagai listrik tubuh bersama dengan natrium, klorida dan magnesium. Juga sangat dibutuhkan dan berperan penting menjaga fungsi jantung, otot rangka dan kontraksi otot polos untuk fungsi pencernaan dan geraknya menjadi baik. Terlalu banyak kalium dalam tubuh dinamakan hiperkalemia; terlalu sedikit kalium tubuh disebut hipokalemia. Keseimbangan kalium tubuh dipengaruhi imbang natrium dan magnesium plasma. Misal kebanyakan natrium pada diet orang barat yang banyak konsumsi garam akan berpengaruh pada meningkatnya kebutuhan kalium tubuh. Diare, muntah, berkeringat banyak, malnutrisi dan sindrom malabsopsi (misal penyakit Crohn's) bisa memicu defisiensi kalium tubuh, sama halnya saat kita menggunakan obat jantung golongan diuretik loop (2).

Tabel 2. Peran mineral mikro esensial dalam tubuh. Mineral Fungsi Sumber Besi (Fe) Membentuk hemoglobin dan Telur, tanah, makanan hijauan mioglobin, bagian dari susunan dan butiran, injeksi besi, enzim babi, FeSO4 Tembaga (Cu) Eritropoiesis, susunan Bahan makanan dan CuSO4 Co enzim, fungsi jantung yang (0,25 0,50%) CuSO4 ditambahkan baik, pigmentasi bulu, reproduksi pada garam Iodin (I) Membentuk hormon trioksin, Garam beriodin (kalium iodida sebagai komponen esensial pada garam, minyak ikan) tiroksin dan kelenjar tiroksin Kobalt (Co) Bagian dari vitamin B12 Pelet kobalt (untuk ruminansia), 0,50 ppm garam kobalt ditambahkan pada ransum (injeksi vitamin B12 untuk menghilangkan defisiensi kobalt) Seng (Zn) Carbonic anhydrase ZnO atau ZnCO3 ditambahkan pada ransum

PERAN ZINK DALAM KESUBURAN PRIAFungsi zat Seng (Zn) Seng memiliki fungsi yang sangat penting untuk kelangsungan hidup sel-sel tubuh manusia. Salah satunya sebagai kofaktor atau zat perantara bagi lebih 70 macam enzim dan protein yang ada di tubuh manusia. Enzim yang berperan dalam metabolisme seluruh sel-sel ditubuh manusia, maka jika enzim-enzim tersebut tidak terbentuk sempurna, fungsi sel tubuh akan terganggu. Selain itu, seng berperan pula dalam proses pembentukan genetik, yaitu pada DNA (Deoxyribose nucleid Acid). Sebagai mineral esensial, seng dibutuhkan untuk sintesis dihydroxytestosterone (DHT), hormon laki-laki, yaitu testosteron. Pria berusia 20 tahun dengan berat tubuh 55 kg memiliki 2,2 gr seng pada tubuhnya, sebagian besar berpusat di testis. Kalau jumlah mineral ini kurang, pria muda tersebut tidak akan merasakan desakan seksual yang adekuat, tidak dapat mempertahankan ereksi, atau memproduksi sperma. Seng dalam jumlah normal dalam tubuh sangat dibutuhkan untuk dapat berfungsi seksual. Seiring berjalannya usia, kemampuan tubuh untuk menyerap seng dari makanan semakin berkurang. Merokok, minum alkohol, infeksi, dan obat-obatan dapat mengurangi cadangan seng yang telah terkumpul. Tanpa zat seng yang mencukupi maka tubuh tidak dapat memproduksi DHT, sehingga konsentrasi testosteron rendah, kadang menjadi terlalu rendah sehingga tidak dapat menerima rangsang seksual. Fungsi dan peran seng dalam tubuh antara lain membantu pembuatan materi genetik sel-sel, pembentukan sel darah merah (Hemoglobin), serta membantu fungsi-fungsi pankreas dalam proses pencernaan. Seng juga terlibat dalam metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak, melepaskan vitamin A dari gudangnya sehingga menjadi bentuk aktif, serta meredam keganasan radikal bebas .Zat seng dapat mempengaruhi perilaku dan kemampuan belajar, memperkuat fungsi imunitas, diperlukan dalam proses penyembuhan luka, dan kepekaan indra pengecap. Dalam aspek reproduksi, mineral seng tidak dapat diabaikan karena ia sangat diperlukan dalam produksi sperma, perkembangan janin, dan tumbuh kembang anak.0 2004 Rahmat Hidayat Posted: 27 November 2004 Makalah Pribadi Pengantar ke Falsafah Sains (PPS 702) Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor Oktober 2004 Dosen : Prof. Ir. Rudy C. Tarumingkeng, Ph.D (Penanggung jawab) Prof. Dr. Ir. Zahrial Coto Dr. Ir. Hardjanto, MS

PERANAN MINERAL SENG (Zn) DALAM TUBUH TERNAKOleh:

Rahmat HidayatD061040011 [email protected]

Pendahuluan Mineral merupakan zat makanan yang jumlahnya relatif sedikit dalam tubuh, namun demikian zat tersebut merupakan mikronutrien penting dalam kehidupan manusia. Tidak seperti unsur karbon, hidrogen, oksigen dan nitrogen yang jumlahnya mencapai 95 % berat badan, jumlah seluruh mineral dalam tubuh hanya sebesar 4 %. Mineral-mineral dalam tubuh manusia yang biasa ditemukan berjumlah sekurangkurangnya 20 macam. Kemungkinan sejumlah 60 macam mineral telah diidentifikasi dari organisme hidup. Mineral biasanya dibagi dalam dua golongan, golongan pertama ialah mineralmineral yang jumlahnya dalam tubuh lebih besar dari 0,01 % berat badan, atau dengan perkataan lain dalam makanan dibutuhkan sebanyak 100 Mg atau lebih per hari. Mineral-mineral ini disebut mineral makro. Mineral-mineral yang termasuk golongan ini adalah : Kalsium (Ca), Phospor (P), Magnesium (Mg), Sulfur (S), Kalium (K), Natrium (Cl) dan Chlorida (Cl). Mineral-mineral yang terdapat dalam tubuh dengan jumlah lebih1

kecil dari 0,01 % berat badan disebut mineral mikro. Mineral-mineral tersebut antara lain Besi (Fe), Yodium (I), Flourida (F), Seng (Zn), Selenium (Se), Tembaga (Cu), Chromium (Cr), Mangan (Mn), Molibdenum (Mo), Kobalt (Co), Arsenik (As), Nikel (Ni), dan Vanadium (Vn). Mineral Besi dan Seng merupakan mineral-mineral mikro yang banyak ditemukan dalam tubuh dengan jumlah masing-masing 2 - 4 gram. Mineral-mineral mikro lainnya ditemukan dalam jumlah yang lebih sedikit, yaitu sekitar seperseribu (0,001) kali lebih sedikit dari kedua mineral tersebut di atas. Fungsi Mineral Beberapa mineral mempunyai fungsi untuk proses pertumbuhan , reproduksi dan untuk memelihara kesehatan. Jumlah mineral yang diperlukan oleh tubuh untuk pertahanan dan pemeliharaan tubuh, tidak selamanya harus proporsional dengan jumlah mineral tersebut dalam tubuh. Misalnya tubuh manusia mengandung lebih banyak Alumunium, yang ternyata tidak esensial untuk tubuh, dibandingkan dengan mineralmineral Chromium, Mangan dan mineral-mineral mikro lainnya. Selanjutnya defisiensi mineral-mineral mikro dapat menimbulkan kelainan yang sama parahnya dengan defisiensi mineral-mineral makro (Piliang, 1997). Seperti halnya zat makanan lain yang esensial, kelebihan mineral dari yang dibutuhkan dapat membahayakan tubuh. Misalnya mineral Seng dan Besi sangat esensial untuk kehidupan, namun bila dikonsumsi terlalu banyak akan menimbulkan keracunan. Pembagian kepentingan mineral bagi tubuh ternak terkait dengan mekanisme pengaturan kondisi tubuh terhadap lingkungan, aktivitas hormon, enzim dan sistem angkutan lain (Annenkov, 1982). Tillman et al. (1991) menyatakan secara umum mineral-mineral mempunyai fungsi yaitu sebagai bahan pembentuk tulang dan gigi (menguatkan dan mengeraskan jaringan), mempertahankan koloidal dari berbagai senyawa dalam tubuh, memelihara keseimbangan asam dan basa dalam tubuh, sebagai aktivator sistem enzim tertentu, sebagai komponen suatu enzim dan mempunyai sifat yang spesifik terhadap kepekaan otot dan syaraf. Parrakasi (1985) menyatakan kebutuhan mineral dari ternak2

dipengaruhi beberapa faktor yaitu jenis dan tingkat produksi, tingkat dan bentuk ikatan kimia dari elemen, bangsa ternak, proses adaptasi, tingkat konsumsi, umur dan hubungan

dengan zat makanan lain. Mineral Seng (Zn) Sejarah Mineral Seng (Zn) Pada tahun 1897, Raulin seorang peneliti yang pertama kali membuktikan bahwa mineral seng esensial untuk pertumbuhan normal jamur Aspergillus niger. Kegunaan mineral ini pada tanaman-tanaman tingkat tinggi dilaporkan pada tahun 1926. Todd, Elvehjem dan Hart pada tahun 1934 membuktikan kegunaan mineral Seng pada tikus. Defisiensi mineral ini merupakan suatu masalah yang sering terjadi pada industri ternak babi pada tahun 1950-an, bersamaan dengan ditemukan sintesa vitamin B12 secara in vitro yang pada saat itu dikenal sebagai Animal Protein Factor, terutama dengan timbulnya keinginan untuk beternak babi secara terkurung. Tucker dan Salmon tahun (1955) membuktikan bahwa mineral Seng dapat mencegah serta menyembuhkan penyakit parakeratosis pada ternak babi. Defisiensi mineral ini telah dibuktikan dapat terjadi pada beberapa spesies ternak. Tanda-tanda klinis akibat defisiensi mineral Seng pada manusia pertama kali dilaporkan pada tahun 1961 terhadap pria-pria muda dari suatu kota kecil di sebelah Utara Iran. Ternyata orang-orang ini hampir tidak pernah mengkonsumsi roti-roti yang dibuat tanpa ragi dan mengkonsumsi protein asal hewani yang sangat sedikit. Orang-orang tersebut juga pernah mengalami geophagia. Pada akhir tahun 50-an, dibuktikan bahwa mineral Seng kurang tersedia pada protein yang berasal dari tanaman dibandingkan dengan jumlah mineral Seng dalam protein asal hewani. Pada tahun 1960, ODell dan Savage membuktikan bahwa asam fitat merupakan komponen utama dalam tanaman yang mempengaruhi ketersediaan mineral Seng. Sifat dan Sumber Mineral Seng (Zn) di Alam Seng merupakan logam putih kebiru-biruan dengan nomor atom 30, berat atom 65,38, titik cair 419,5 0 C dan titik didih 907 0 C termasuk unsur golongan IIB pada tabel3

periodik. Seng terdapat secara luas di alam terutama dalam bentuk Sphalerite dan marmamite yang merupakan bijih Seng Suifida (Zn Fe)S. Hampir 90 % logam Seng yang digunakan saat ini berasal dari senyawa-senyawa tersebut (Abdel-Mageed dan Oehme, 1990). Seng dan beberapa senyawa Seng diproduksi dalam produksi logam campuran seperti perunggu, loyang dan kuningan. Bangsa Mediterania menggunakan salep yang mengandung Seng sebagai obat penyakit kulit. Seng mempunyai aktivitas elektrokimia sehingga digunakan dalam galvanisasi (penyepuhan) besi dan baja untuk melindungi dari kerusakan struktural. Seng oksida secara umum digunakan dalam produksi karet, cat, gelas dan bahan keramik. Seng juga merupakan salah satu zat pencemar lingkungan. Cemaran Seng biasanya berasal dari limbah pabrik semen. Hal ini terlihat dari hasil penelitian Darmono (1994), yang menyatakan bahwa rumput yang tumbuh di sekitar kawasan pabrik semen mengandung kadar Seng yang tinggi dibandingkan dengan rumput yang tumbuh jauh dari kawasan pabrik tersebut. Biokimia Seng (Zn) Seng merupakan mineral esensial bagi tanaman tingkat tinggi, hewan dan manusia. Seng terlibat dalam beberapa aktivitas enzim dan merupakan reseptor bagi beberapa protein (Burns, 1980), sehingga defisiensi Seng dalam tubuh dapat

menimbulkan gangguan kesehatan. Menurut Abdel-Mageed dan Oehme (1990), Seng ditemukan bergabung dengan lebih 70 metaloenzim yang berperan dalam metabolisme penting. Sedangkan Bagavan (1992) menyatakan bahwa Seng berikatan dengan lebih dari 100 metaloenzim yang sudah diketahui. Selain itu Seng juga dibutuhkan untuk mempertahankan struktur apoenzim. Seng juga ditemukan bergabung dengan insulin yang penting dalam sistesis RNA (Prassad dkk., 1976 dalam Burns, 1980). Selain itu Seng di dalam testis terlibat dalam pematangan spertozoa (Burns, 1980). Mekanisme Absorpsi Mineral Seng (Zn)4

Mineral Seng diabsorpsi dengan bantuan proses difusi dalam duodenum dan jejenum bagian atas. Zat-zat yang membantu absorpsi mineral antara lain asam-asam amino terutama histidin dan sistein, asam sitrat, asam pikolonik pada tikus dan air susu manusia, tetapi tidak pada air susu sapi. Zat-zat lain yang mempengaruhi absorpsi mineral Seng adalah monosakarida dan komponen-komponen EDTA. Dalam jumlah besar, mineral Seng disekresikan dalam cairan saliva dan cairan pankreas. Konsentrasi mineral Seng dalam duodenum dapat mencapai tiga kali jumlah konsumsi mineral ini dalam ransum. Sebagian besar mineral Seng yang disekresi harus diabsorpsi kembali, namun demikian perlu diingat bahwa mineral Seng dalam ransum akan menjadi rusak dan tidak tersedia karena terikat dengan fitat. Sebagian kecil mineral Seng juga dapat ditemukan dalam empedu. Absorpsi Seng dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Pada tikus, Seng yang diabsorpsi sekitar 5 - 10 %, pada ayam 20 - 30 %, dan pada manusia kurang lebih 50,8 % (Abdel-Mageed dan Oehme, 1990). Hewan muda mengabsorpsi Seng lebih efisien dibanding hewan dewasa (Burns, 1980). Menurut Fahy (1987), Seng yang masuk ke dalam tubuh mula-mula diserap oleh hati dengan konsentrasi tinggi. Kemudian Seng terikat dalam darah merah dan terakumulasi dalam tulang, otot, ginjal dan pankreas. Ruminansia mengabsorpsi Seng melalui rumen, abomasum dan usus kecil (Burns, 1980). Seng yang diabsorpsi berikatan dengan albumin dan 30 - 40 % dibebaskan ke dalam sirkulasi darah yang kemudian didistribusikan ke seluruh jaringan lain. Sekitar 60 - 80 % Seng intraseluler terdapat dalam praksi sitosol, 10 % dalam bagian inti, dan hanya sebagian kecil yang ditemukan dalam mitokondria dan ribosom. Sebagian besar Seng dalam sitosol berikatan dengan protein, dan Seng yang berlebih berikatan dengan metalotionein di bawah kondisi normal. Mekanisme Ekskresi Mineral Seng (Zn) Saluran pencernaan makanan merupakan jalur normal untuk ekskresi mineral Seng. Mekanisme pengaturan ekskresi mineral Seng tidak sepenuhnya dimengerti, namun dalam batas-batas fisiologis, kelebihan dari mineral Seng diekskresi dari tubuh melalui saluran pencernaan. Kandungan mineral ini dalam urine biasanya konstan.5

Konsentrasi mineral Seng dalam urine manusia cukup konstan dengan kisaran antara 600 - 800 mikrogram/hari. Dalam kondisi defisien Seng, konsentrasi mineral ini dalam urine akan menurun. Hal ini merupakan suatu indikasi akan adanya penyimpangan mineral Seng dalam ginjal. Pada hewan normal 65 - 85 % Seng yang masuk ke dalam tubuh diekskresikan melalui feses dan 1 % dekskresikan melaui urine. Sedangkan ekskresi Seng pada

hewan yang menderita defisiensi Seng hanya 9 - 25 % (Burns, 1980). Sebaran Mineral Seng (Zn) Piliang (1997) menyatakan bahwa mineral tersebar dimana-mana di seluruh tubuh. Tidak terdapat tempat penyimpanan khusus untuk mineral Seng dalam tubuh, meskipun sumsum tulang dan ginjal merupakan tempat-tempat yang terbanyak mengandung mineral Seng labil. Tempat-tempat ini juga merupakan tempat-tempat yang pertama-tama akan mengalami defresi mineral Seng dalam kondisi defisiensi Seng. Georgievskii et al (1982) menyatakan bahwa konsentrasi Seng dalam organ tidak konstan, namun bervariasi tergantung pada umur, jenis kelamin, dan level mineral pakan yang dikonsumsi ternak. Selanjutnya dinyatakan bahwa organ yang sangat responsif terhadap level mineral dalam pakan adalah darah, hati, tulang, pankreas, dan gonad. Rata-rata konsentrasi Seng dalam darah ternak antara 0,25 - 0,60 mg/100ml, sedangkan dalam plasma antara 0,1 - 0,2 mg/100 ml. Dalam plasma Seng ditemukan dalam dua bentuk yaitu yang berikatan dengan globulin dan dengan albumin dengan proporsi 1 : 2 dan masing-masing terlibat dalam fungsi enzim dan sebagai agen transportasi. Kelenjar prostat ternyata mengandung mineral Seng dengan konsentrasi tertinggi meskipun pada kenyataannya tidak terdapat keseimbangan dengan konsentrasi mineral Seng dalam darah dan juga tidak disebarkan pada jaringan-jaringan lain pada saat diperlukan. Kelenjar prostat merupakan tempat sintesis dan penyimpanan cairan seminalis yang kaya akan mineral Seng. Secara umum, jaringan organ mengandung mineral Seng dengan konsentrasi lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan mineral dalam jaringan otot. Hal ini membuktikan aktivitas metabolik dalam jaringan-jaringan lain dalam tubuh (Piliang, 1997).6

Menururt Underwood (1977) dan Church (19983), konsentrasi Seng tertinggi didapatkan pada jaringan lunak yaitu hati, pankreas, kelenjar pituitari, ginjal, adrenal, paru-paru, jantung dan otot kerangka. Pergantian Seng yang paling cepat terjadi di hati, sedangkan tulang, gigi, testikel, kelenjar asesoris seks dari jantan dan cairan sekresi alat pencernaan mempunyai kandungan Seng yang relatif tinggi. Underwood (1977) menambahkan bahwa Seng didapatkan pula dalam rambut atau bulu (wool), iris dan jaringan choroid mata. Ilustrasi mengenai distribusi dari mineral Zn dapat dilihat pada tabel 1. Tabel 1. Distribusi mineral Cu, Fe, Mn, Mo, Se dan Zn diantara berbagai organ tubuh dan jaringan dari seekor domba dengan berat badan 40 kg dan bulu domba 3 kg. Bagian tubuh Cu Fe Mn Mo Se Zn Otak Paru-paru Jantung Limpa Ginjal Pankreas Hati Darah Saluran Pencernaan Otot Tulang

Kulit Wool 0,15 0,75 0,45 0,04 0,31 0,04 65,12 1,68 2,13 11,56 0,88 2,87 14,02 0,08 2,53 0,42 0,54 1,04 0,06 3,99 37,52 7,32 24,59 9,45 7,72 4,77 0,11 0,32 0,20 0,07 0,58 0,38 11,97 0,54 20,02 7,88 5,24 13,24 39,45 0,10 2,71 0,15 0,15 2,94

0,26 62,20 5,25 9,16 10,86 2,04 4,18 0,46 2,63 0,99 0,48 6,55 0,46 4,40 8,57 10,08 33,51 7,30 7,16 17,41 0,07 0,46 0,16 0,09 0,16 0,05 1,55 1,64 2,48 32,15 11,88 2,87 46,44 Sumber : Grace (1983) dan Grace and Watkinson (1985), Satuan Persen (%) Metabolisme Seng (Zn) dalam Tubuh Makhluk hidup Seng mempunyai banyak fungsi dalam tubuh dan sangat penting bagi semua jenis hewan, karena terlibat dalam fungsi berbagai enzim yang ada hubungannya dengan metabolisme karbohidrat, energi, degradasi dan sintesis protein dan asam nukleat (Tilman et al (1983) dan Linder, (1992)). Sebagai ion metal, Seng memiliki sifat transisi metal yang rumit dan terutama terikat pada ligand yang mengandung sulphur, nitrogen, dan sedikit oksigen. Sejumlah besar Seng berikatan pada protein dengan daya gabung yang besar terhadap fungsi khusus lipoprotein dan protein yang bergabung dengan biomembran (Bettger dan ODell, 1981)7

Seng di tubuh ternak sangat penting karena berperan dalam sistem enzim, sebagai

komponen aktivator metaloenzim. Selain dari itu, mineral Seng juga mempunyai fungsi yang tidak berkaitan dengan aktivitas enzim. Menurut Piliang (1997), fungsi-fungsi mineral Seng diantaranya sebagai kofaktor enzim-enzim sebagai berikut : 1. Enzim Carbonic anhydrase berperan penting dalam homeostatis asam basa pada organisme hidup. 2. Enzim Pancreatic carboxypeptidase A da B berfungsi dalam mencerna peptidapeptida menjadi asam-asam amino agar dapat diabsorpsi. Aktivitas ini cepat hilang akibat defisiensi mineral Seng. 3. Enzim Aldolase berfungsi memecah fruktosa-1, 6-difosfat menjadi gliseral-dehida-3fosfat dalam silkus glikolisis. Tidak berperan sebagai kofaktor pada semua spesies hewan dan juga tidak berperan pada semua jaringan. 4. Enzim Dehydrogenase yang meliputi enzim-enzim : alkohol dehydrogenase, malat dehidrogenase, laktat dehidrogenase, lipoil (NADH) diaphrose, glutamat dehidrogenase, glyceraldehida-3-fosfat. Berperan pada proses oksidasi dan reduksi NAD dan NADH selalu merupakan kofaktor. 5. Enzim phosphatase, enzim-enzim alkaline phosphatase dari beberapa macam sumber dan tergolong pada enzim-enzim phosphomonoesterase yang juga memerlukan mineral magnesium dalam menjalankan fungsinya. 6. Enzim Asam ribonuclease dan enzim basa ribonuclease, suatu enzim yang aktivitasnya diatur oleh mineral Seng dan berperan penting pada katabolisme ribonucleic acid (RNA). 7. Enzim RNA polymerase berfungsi dalam polimerasi ribonukleotida menjadi asam ribonukleat (RNA). 8. Enzim DNA polymerase, berfungsi dalam polimerisasi deoksiribonukleotida menjadi deoxyribonucleic acid (DNA). 9. Enzim Thymidin kinase, berfungsi dalam fosforilasi deoxythimidine sebelum bergabung dengan DNA dan mengatur kecepatan limiting enzyme dalam sintesis DNA. 10. Enzim pyridoxyl phosphokinase, berperan dalam fosforilasi pyridoxal menjadi bentuk koenzim.8

11. Enzim dipeptidase, berfungsi dalam memecah dipeptida menjadi bentuk asam-asam amino bebas. 12. Enzim phosphoglucomutase, berfungsi dalam mengubah glukosa-1-fosfat menjadi glukosa-6-fosfat. 13. Enzim phospholipase C, berperan pada ikatan ester antara gliserol dan fosforifilcholine. 14. Enzim leucine aminopeptidase, merupakan salah satu kelompok enzim aminopeptidase yang terdapat dalam sel-sel mukosa usus. 15. Enzim phosphomannose, berfungsi dalam isomerisasi fruktosa-6-fosfat menjadi manosa-6-fosfat. 16. Enzim pyruvat carboxylase, berfungsi dalam proses karboksilasi asam piruvat menjadi oksaloasetat. Enzim piruvat karboksilase juga memerlukan vitamin biotin. 17. Enzim ornithin carbamyl transferase, berfungsi dalam proses kondensasi karbamil fosfat dengan omitin untuk membentuk citruline yang merupakan bagian dari siklus urea. 18. Enzim aspartate transcarbamylase, berfungsi untuk mengkatalisis gabungan antara

karbamil fosfat dan asam aspartat untuk membentuk karbamilaspartat dan CTP. 19. Enzim alpha amylase, berfungsi dalam memecah ikatan 1,4 amilase dan amilopektin menjadi maltosa. Enzim ini terdapat Bacillus subtilis. 20. Enzim mercaptovyruvate sulfur transferase, berfungsi dalam proses desulfurisasi beta-mercaptopyruvate untuk membentuk asam piruvat dalam proses katabolisme sistein. 21. Enzim reverse transcriptase, suatu enzim DNA-polimerase yang tergantung pada RNA, berfungsi dalam mengkatalisis proses polimerisasi dari DNA dengan menggunakan RNA sebagai sumber informasi genetik (virus-virus RNA dan berperan dalam memperbaiki DNA). 22. Enzim Protease yang bersifat netral maupun basa, merupakan enzim-enzim pemecah protein dalam proses pencernaan. 23. Enzim delta amino-levulinic acid dehydratase, berfungsi dalam proses kondensasi 2 molekul deta ALA membentuk porphobilinogen. Aktivitas ini dihambat oleh Hg, Cd, Ag, Al terutama oleh Pb (mineral tembaga). Enzim ini mengandung 5 - 6 atom9

Seng/molekul. Enzim ini banyak mengandung grup SH. Mineral Seng diperlukan pada setiap sisi aktif. 24. Enzim Collagenase, berperan pada sintesis dan pembentukan kembali jaringan kolagen tulang. Enzim-enzim lain yang aktivitasnya dipengaruhi oleh mineral Seng adalah AMP amynohydrolasepy, D-lactate cytochrome reductasedan thermolysin (yang berasal dari Bacillus thermoproteolyticus). Metallothionein telah diisolasi dari ginjal, hati dan mukosa usus halus. Metallothionein sangat kaya akan asam amino sistein dan dapat mengikat 9 gram atom logam untuk setiap protein dengan berat molekul 9000. Protein ini terikat secara erat dengan mineral-mineral Seng, cadmium, tembaga, kuprum, dan kemungkinan dengan beberapa elemen lainnya. Beberapa peneliti membuktikan bahwa sintesis thionein dirangsang oleh adanya mineral Seng, cadmium atau tembaga dalam mukosa lambung tetapi tidak dirangsang oleh mineral kupruk. Hal ini menggambarkan mekanisme pada kondisi defisiensi mineral tembaga yang disebabkan karena pencernaan mineral Seng dalam jumlah besar secara kronis. Protein ini tidak mempunyai kegiatan enzimatik, namun demikian dapat menurunkan kadar ion-ion bebas yang terdapat dalam sirkulasi. Sekitar 1 - 2 % dari berat total metallothionein merupakan protein yang dapat larut yang berasal dari korteks ginjal. Defisiensi Mineral Seng (Zn) Berdasarkan laporan yang dikemukakan Little (1986) kandungan Seng pada pakan ternak ruminansia di Indonesia berkisar antara 20 dan 38 mg/kg bahan kering. Defisiensi Seng dapat menyebabkan parakeratosisi jaringan usus yang akibatnya sama dengan defisiensi asam lemak, dan juga dapat mengganggu peran Seng dalam metaboilisme mikroorganisme rumen, mengingat kebutuhan Seng bagi mikroorganisme cukup tinggi yaitu antara 130 - 220 mg/kg (Hungate, 1966, Arora, 1989). Menurut Piliang (1997), banyak faktor yang mempengaruhi penyimpanan mineral Seng dalam tubuh. Asam fitat, suatu komponen yang terdapat dalam biji-bijian tanaman, akar tanaman dan umbi-umbian mengikat mineral Seng secara kuat dalam saluran pencernaan makanan dan oleh karena itu menurunkan ketersediaan mineral Seng untuk10

diabsorpsi dan direabsorpsi. Sejumlah mineral Seng disekresi dalam saliva, cairan pankreas (yang sebagian berfungsi sebagai kofaktor enzim procarboxypeptidase) dan juga dalam empedu. Mineral Seng yang terdapat dalam se