SKRIPSI - lib.unnes.ac.idlib.unnes.ac.id/2132/1/5177.pdf · sama mengakui tari topeng Endel dan lima

  • View
    221

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of SKRIPSI - lib.unnes.ac.idlib.unnes.ac.id/2132/1/5177.pdf · sama mengakui tari topeng Endel dan...

TARI TOPENG ENDEL DALAM PERKEMBANGAN DAN

PELESTARIAN KESENIAN KHAS TEGAL

(STUDI DI KECAMATAN DUKUHWARU

KABUPATEN TEGAL)

SKRIPSI

Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Sosiologi dan Antropologi

pada Universitas Negeri Semarang

Oleh Indri Arum Fachriya

NIM 3501403033

FAKULTAS ILMU SOSIAL

JURUSAN SOSIOLOGI ANTROPOLOGI

2009

ii

PERSETUJUAN PEMBIMBING

Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke sidang

panitia ujian skripsi pada:

Hari :

Tanggal :

Pembimbing I

Drs. Totok Rochana M.A

NIP. 19581128 198503 1 002

Pembimbing II

Drs. M. S. Mustofa M.A

NIP.19630802 198803 1 001

Mengetahui :

Ketua Jurusan Sosiologi dan Antropologi

Drs. M. S. Mustofa M.A

NIP. 19630802 198803 1 001

iii

PENGESAHAN KELULUSAN

Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skripsi

Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang pada:

Hari :

Tanggal :

Penguji

Dra. Elly Kismini, M.Si

NIP. 19620306 198601 2 001

Anggota I

Drs. Totok Rochana, M.A

NIP. 19581128 198503 1 002

Anggota II

Drs. M. S. Mustofa, M.A

NIP. 19630802 198803 1 001

Mengetahui:

Dekan Fakultas Ilmu Sosial

Drs. Subagyo, M.Pd

NIP. 19510808 198003 1 003

iv

PERNYATAAN

Saya menyatakan bahwa yang tertulis di dalam skripsi ini benar-benar

hasil karya saya sendiri. Bukan jiplakan dari karya tulis orang lain, baik sebagian

atau seluruhnya. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi atau

dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah.

Semarang, 2009

Indri Arum Fachriya

NIM 3501403033

v

MOTTO DAN PERSEMBAHAN

MOTTO

Kata yang paling indah di bibir umat manusia adalah kata "Ibu", dan

panggilan paling indah adalah "Ibuku". Ini adalah kata yang penuh harapan

dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati ( Kahlil

Gibran).

Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang

adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan

tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh

permasalahan akan rusak. (Khalifah Ali).

PERSEMBAHAN

Skripsi ini dipersembahkan untuk:

1. Ayah dan Ibu yang selalu memberikan doa dan

kasih sayangnya kepadaku

2. Kakak-kakak dan adikku yang selalu memberikan

kasih sayang dan dorongan dalam menyelesaikan

skripsi ini.

3. Ketiga keponakanku Alin, Raihan, Faris yang selalu

menjadi penghiburku disaat penat.

4. Sahabat-sahabatku Indah, Lia, Etha dan Bendol

terima kasih atas persahabatan kita selama ini.

vi

PRAKATA

Puji syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan karunia dan

rahmatnya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul Tari

Topeng Endel Dalam Perkembangan dan Pelestarian Kesenian Khas Tegal

(Studi Di Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal). Skripsi ini disusun

bertujuan untuk memenuhi sebagian persyaratan guna memperoleh gelar sarjana

pendidikan program studi pendidikan Sosiologi dan Antropologi Fakultas Ilmu

Sosial Universitas Negeri Semarang.

Penulis menyadari bahwa berkat bantuan dari berbagai pihak maka skripsi

ini dapat tersusun. Oleh karena itu pada kesempatan ini maka penulis

menyampaikan rasa terima kasih kepada yang terhormat :

1. Prof. Dr. Sudijono Sastroatmodjo, M. Si, selaku Rektor Universitas Negeri

Semarang yang telah memberikan kesempatan pada penulis untuk

menyelesaikan studi di Program studi Sosiologi dan Antropologi.

2. Drs. Subagyo, M.Pd, selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial yang telah

memberikan ijin untuk melakukan penelitian.

3. Drs. M. S. Mustofa, M.A, selaku Ketua Jurusan Sosiologi dan Antropologi

dan Dosen Pembimbing II yang dengan penuh kesabaran meluangkan

waktu untuk memberikan bimbingan, pengarahan dan saran dalam

penulisan skripsi ini.

vii

4. Drs. Totok Rochana M.A, selaku Dosen Pembimbing I yang dengan

penuh kesabaran meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan,

pengarahan dan saran dalam penulisan skripsi ini.

5. Dra. Elly Kismini, M.Si selaku Dosen Penguji Skripsi yang dengan penuh

kesabaran meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan, pengarahan

dan saran dalam skripsi ini.

6. Para seniman tari topeng Endel di Kecamatan Dukuhwaru yang telah

banyak memberikan informasi.

7. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu-persatu yang telah

membantu penulis untuk menyelesaikan skripsi ini.

Besar harapan penulis semoga Allah SWT memberikan balasan atas segala

amal baik bapak dan ibu serta teman-teman dikemudian hari. Semoga skripsi ini

dapat bermanfaat bagi penulis dan pembaca.

Semarang, 2009

Penulis

viii

SARI

Fachriya, Indri Arum. 2009. Tari Topeng Endel Dalam Perkembangan dan Pelestarian Kesenian Khas Tegal (Studi Di Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal). Sarjana pendidikan Sosiologi dan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I Drs. Totok Rochana M.A dan Pembimbing II Drs. M. S. Mustofa M.A. 71 h. Kata Kunci : Tari, Endel, Perkembangan, Pelestarian , Kesenian

Tari topeng Endel pada mulanya menggambarkan seorang pembantu yang tugasnya untuk menghibur ratu atau raja Brawijaya dan menyambut tamu sebelum adegan cerita satu malam dimulai. Dalam gerakan tari topeng Endel menyesuaikan gaya dan tingkah laku masyarakat Tegal yang dapat dilihat dalam logat bicaranya yang keras, cepat dan kasar namun memiliki sifat yang halus. Kesenian tari topeng Endel adalah seni tari yang menggunakan properti topeng berwarna putih dengan karakter genit dan cantik, yang memiliki ciri khas tertentu dari kebudayaan Jawa Tengah khususnya kabupaten Tegal.

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah mengapa masyarakat di Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal masih melestarikan kesenian tari topeng Endel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab mengapa masyarakat di Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal masih melestarikan kesenian tari topeng Endel.

Metode yang digunakan adalah metode kualitatif, adapun yang menjadi subyek penelitian ini adalah masyarakat Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal yang masih melestarikan tari topeng Endel. Informan dalam penelitian ini adalah Seniman, Kepala bidang kebudayaan Kabupaten Tegal, Ketua Dewan Kesenian Tingkat Kecamatan Dukuhwaru, Kantor Kecamatan Dukuhwaru, Penonton. Metode Pengumpulan Data menggunakan Observasi, Wawancara,Dokumentasi

Hasil penelitian menerangkan: (1) Bahwa yang menjadi sebab masyarakat Kecamatan Dukuhwaru masih melestarikan kebudayaan tradisional terutama tari topeng Endel adalah Pelaku kesenian tari topeng Endel orang Kecamatan Dukuhwaru sehigga mereka memandang penting. (2) Penontonnya adalah golongan terpelajar dan kaum laki-laki. (3) Upaya-upaya yang dilakukan para seniman adalah meningkatkan kualitas dalam penampilan, menambah instrumen, menambah wilayah pertunjukan dan lain sebagainya. (4) Faktor-faktor pendorong kesenian tradisional tari topeng Endel dapat dibagi menjadi dua yaitu faktor intern antara lain adanya kreativitas, adanya semangat dan keinginan dari para penari. Sedangkan faktor ekstern dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dan pihak Keluarga dari para pelaku kesenian tari topeng Endel. (5) Faktor-faktor penghambat juga dapat dibagi menjadi dua yaitu faktor Intern antara lain dana, banyak peralatan yang sudah dibeli para kolektor seni, Para keluarga pewaris tari topeng Endel jarang dilibatkan dalam acara-acara kesenian. Faktor Ekstern antara lain berubahnya pola pikir masyarakat yang tidak lagi terikat dengan kesenian

ix

tradisional, Ada dua daerah yaitu Kabupaten Tegal dan KODIA Tegal yang sama-sama mengakui tari topeng Endel dan lima tari topeng lainnya sebagai ciri khas daerahnya

Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa ha-hal yang menyebabkan mengapa masyarakat di Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal masih melestarikan kesenian tari topeng Endel karena (1) Ada kelompok masyarakat yang menganggap tari topeng Endel itu penting. (2) Terdapat kelompok masyarakat pemerhati tari topeng Endel. (3) Ada upaya-upaya untuk melestarikan dengan cara meningkatkan kualitas dalam penampilan, menambah instrumen, menambah wilayah pertunjukan dan lain sebagainya. (4) Ada dukungan dari pemerintah dengan cara sering diikutkan dalam festival-festival kesenian baik ditingkat Propinsi maupun Nasional. (5) Faktor-faktor penghambat antara lain kurangnya dana, banyak peralatan yang sudah dibeli para kolektor seni, Para keluarga pewaris tari topeng Endel jarang dilibatkan dalam acara-acara kesenian, ada dua daerah yaitu Kabupaten Tegal dan KODIA Tegal yang sama-sama mengakui tari topeng Endel dan lima tari topeng lainnya sebagai ciri khas daerahnya

Saran untuk perkembangan dan pelestarian tari tradisional topeng Endel adalah: (1)Bagi para seniman diharapkan lebih meningkatkan kualitas penampilan dengan cara mencampurkan kesenian modern tanpa mengurangi makna tari topeng Endel, (2) bagi Pemerintah Kabupaten Tegal untuk lebih memperhatikan perkembangan dibidang kesenian dan mengambil langkah-langkah yang tepat melalui pembinaan dan pelatihan a