STATISTIKA PARAMETRIK

  • View
    224

  • Download
    7

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Laporan Praktikum statistika Modul 3

Text of STATISTIKA PARAMETRIK

BAB IPendahuluan1.1 Latar BelakangDalam kehidupansehari-hari sering kita temui permasalahan yang dapat diformulasikan ke dalam persamaan matematis. Hubungannya dengan statistika yaitu statistika digunakan untuk menyatakan data atau bilangan yang diperoleh dari data, misalnya rata-rata dari data tersebut. Statistika didefinisikan sebagai ilmu yang membahas tentang pengambilan data, pengolahan data sampai kesimpulan yang diperoleh dari perhitungan dan pengolahan data tadi, serta membuat keputusan yang dapat diterima berdasarkan analisis. Keunikan statistik yaitu kemampuannya untuk menghitung ketidakpastian dengan tepat. Hal inilah yang akan digunakan dalam praktikum kali ini. Didalam statistik ada tiga hal penting yang mendasar yaitu analisa data yang membahas tentang pengumpulan, penyajian dan mengintisarikan data. Kedua adalah probabilitas yaitu membahas tentang hukum peluangdan yang terakhir adalah kesimpulan statistik yaitu tentang ilmu penarikan kesimpulan statistik dari data tertentu berdasarkan pengetahuan tentang probabilitas. Dalam praktikum kali ini praktikan ingin membahas teori probabilitas. Praktikan ingin mengetahui besar jumlah proporsi sebenarnya mahasiswa yang menggunakan provider Telkomsel di Fakultas Sains dan Teknologi angkatan 2010 dan 2011 sebagai sim card mereka.

1.2 Perumusan Masalah Berapa banyakkah mahasiswa FST angkatan 2010 dan 2011 yang menggunakan provider Telkomsel ? Berapakah perbandingan antara mahasiswa FST angkatan 2010 dengan 2011 yang menggunakan provider Telkomsel ?

1.3 Tujuan Agar praktikan dapat mengerti pengertian hipotesis statistik parametrik Agar praktikan mampu menerapkan kegunaan pengujian hipotesis statistik parametrik. Agar praktikan dapat mengetahui provider manakah yang paling banyak digunakan oleh mahasiswa angkatan 2010 dan 2011 di FST Agar praktikan dapat membandingkan berapa banyak pengguna Telkomsel antara mahasiswa FST angkatan 2010 dengan angkatan 2011

1.4 Flow Chart Praktikum

BAB IILANDASAN TEORI

Definisi Statistik Ada 2 pendekatan untuk menganalisis informasi berdasarkan jenis informasiyang diperoleh, yaitu analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Analisis kuantitatif atau analisis data kuantitatif adalah analisis yang berbasis pada kerja hitung-menghitung angka. Angka yang diolah disebut input dan hasilnya disebut output juga berupa angka. Analisis kualitatif/analisis data kualitatif adalah analisis yang berbasis pada kerja pengelompokan simbol-simbol selain angka. Simbol itu berupa kata, frase, atau kalimat yang menunjukkan beberapa kategori. Input maupun output analisis data kualitatif berupa simbol, dimana outputnya disebut deskripsi verbal.Statistik adalah sebagai alat pengolah data angka. Stasistik dapat jugadiartikan sebagai metode/asas-asas guna mengerjakan/memanipulasi data kuantitatifagar angka berbicara. Pendekatan dengan statistik sering digunakan metode statistikyaitu metode guna mengumpulkan, mengolah, menyajikan, menganalisis &menginterpretasikan data statistik. Statistika dapat pula diartikan pengetahuan yangberhubungan dengan pengumpulan data, pengolahan data, penganalisisan danpenarikan kesimpulan berdasarkan data dan analisis. Jadi statistik adalah produk darikerja statistika.Ada dua konsep dalam bahasa Inggris.Statistik: nilai yang dihitung dari sebuahsampel (mean, median, modus, dan sebagainya). Statistik: metode ilmiah untuk pengumpulandata atau kumpulan angka. Dalam bahasa Indonesia, statistik memiliki 3 pengertiandimuka.Kumpulan data = dataNilai yang dihitung dari dari sebuah sampel = statistik sampelMetode ilmiah guna mengumpulkan, mengolah, menyajikan, dan analisis data = statistik Statistika DeskriptifStatistika Deskriptif adalah metode-metode yang berkaitan dengan pengumpulan dan penyajian suatu gugus data sehingga memberikan informasi yang berguna.Perlu kiranya dimengerti bahwa statistika deskriptif memberikan informasi hanya mengenai data yang dipunyai dan sama sekali tidak menarik inferensia atau kesimpulan apapun tentang gugus data induknya yang lebih besar. Penyusunan table, diagram, grafik, dan besaran-besaran lainnya di majalah dan Koran termasuk dalam statistika deskriptif ini.Iqbal Hasan (2004:185) menjelaskan: Analisis deskriptif adalah merupakan bentuk analisis data penelitian untuk menguji generalisasi hasil penelitian berdasarkan satu sample. Analisa deskriptif ini dilakukan dengan pengujian hipotesis deskriptif. Hasil analisisnya adalah apakah hipotesis penelitian dapat digeneralisasikan atau tidak. Jika hipotesis nol (H0) diterima, berarti hasil penelitian dapat digeneralisasikan. Analisis deskriptif ini menggunakan satu variable atau lebih tapi bersifat mandiri, oleh kare itu analisis ini tidak berbentuk perbandingan atau hubungan.Iqbal Hasan (2001:7) menjelaskan: Statistik deskriptif atau statistic deduktif adalah bagian dari statistic mempelajari cara pengumpulan data dan penyajian data sehingga muda dipahami. Statistik deskriptif hanya berhubungan dengan hal menguraikan atau memberikan keterangan-keterangan mengenai suatu data atau keadaan atau fenomena. Dengan kata statistic deskriptif berfungsi menerangkan keadaan, gejala, atau persoalan. Penarikan kesimpulan pada statistic deskriptif (jika ada) hanya ditujukan pada kumpulan data yang ada. Didasarkan pada ruang lingkup bahasannya statistik deskriptif mencakup:1. Distribusi frekuensi beserta bagian-bagiannya seperti:a. Grafik distibusi (histogram, poligon frekuensi, dan ogif)b. Ukuran nilai pusat (rata-rata, median, modus, kuartil dan sebagainya)c. Ukuran dispersi (jangkauan, simpangan rata-rata, variasi, simpangan baku, dan sebagianya)d. Kemencengan dan keruncingan kurva 2. Angka indeks3. Times series/deret waktu atau berkala4. Korelasi dan regresi sederhanaBambang Suryoatmono (2004:18) menyatakan Statistika Deskriptif adalah statistika yang menggunakan data pada suatu kelompok untuk menjelaskan atau menarik kesimpulan mengenai kelompok itu saja Ukuran Lokasi: mode, mean, median, dll Ukuran Variabilitas: varians, deviasi standar, range, dll Ukuran Bentuk: skewness, kurtosis, plot boksPangestu Subagyo (2003:1) menyatakan: Yang dimaksud sebagai statistika deskriptif adalah bagian statistika mengenai pengumpulan data, penyajian, penentuan nilai-nilai statistika, pembuatan diagramatau gambar mengenai sesuatu hal, disini data yang disajikan dalam bentuk yang lebih mudah dipahami atau dibaca.Sudjana (1996:7) menjelaskan: Fase statistika dimana hanya berusaha melukiskan atau mengalisa kelompok yang diberikan tanpa membuat atau menarik kesimpulan tentang populasi atau kelompok yang lebih besar dinamakan statistika deskriptif.Statistik Induktif (Inferensi) : Membuat berbagai inferensi terhadap sekumpulan data yang berasal dari suatu sampel. Inferensi Melakukan perkiraan, peramalan, pengambilan keputusan Statistik Inferensi : Suatu keputusan, perkiraan atau generalisasi tentang suatu populasi berdasarkan informasi yg terkandung dari suatu sampel. Pengukuran Realibilitas Konsekuensi dari kemungkinan bias dalam inferensi.

Statistika InferensiaStatistika Inferensia mencakup semua metode yang berhubungan dengan analisis sebagian data untuk kemudian sampai pada peramalan atau penarikan kesimpulan mengenai keseluruhan gugus data induknya.Generalisasi yang berhubungan dengan inferensia statistik selalu mempunyai sifat takpasti, karena kita mendasarkan pada informasi parsial yang diperoleh dari sebagian data. Untuk memperhitungkan ketidakpastian ini, pengetahuan mengenai teori peluang mutlak diperlukan.Dalam statistika inferensia diadakan pendugaan parameter, membuat hipotesis, serta melakukan pengujian hipotesis tersebut sehingga sampai pada kesimpulan yang berlaku umum. Metode ini disebut juga statistika induktif, karena kesimpulan yang ditarik didasarkan pada informasi dari sebagian data saja. Pengambilan kesimpulan dari statistika inferensia yang hanya didasarkan pada sebagian data saja sebagian data saja menyebabkan sifat tak pasti, memungkinkan terjadi kesalahan dalamn pengambilan keputusan sehingga pengetahuan mengenaiteori peluangmutlak diperlukan dalam melakukan metode-metode statistika inferensia.

Statistika ParametrikPengertian Statistika Parametrik. Statistika Parametrik (Metode Kuantitatif) adalah metode statistika yang menyangkut pendugaan parameter, pengujian hipotesis, pembentukan selang kepercayaan, dan hubungan antara dua sifat (peubah) atau lebih bagi parameter- parameter yang mempunyai sebaran (distribusi normal) tertentu yang diketahui. Statistika parametik lebih banyak digunakan untuk menganalisis data yang berskalainterval dan rasio dengan dilandasi asumsi tertentu seperti normalitas. Statistika nonparametik dapat digunakan untuk menganalisis data yang berskala nominal dan ordinal.Metode statistika parametrik berlandaskan pada anggapan-anggapan tertentu yang telah disusun terlebih dahulu, jika anggapan-anggapan tersebut tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya, apalagi jika menyimpang jauh maka keampuhan metode ini tidak dapat dijamin atau bahkan dapat menyesatkan. Pengolongan Statistika Parametrik antara lain: Regresi, Path (Jalur), SEM, Korelasi Kanonik, Faktor, deskriminan, claster, regresi logistik, probit & tobit, multivariat. Prosedur penggunaan statistika parametrik harus mempertimbankan: 1. Penentuan Hipotesis 2. Pemilihan uji statistika (alat analisis) 3. Penentuan 4. Taraf Nyata dan ukuran cuplikan (n)5. Menentukan sebaran cuplikan (Sampling distribution)6. Penentukan daerah penolakan Ho7. Pengambilan keputusan dan penarikan kesimpulan.

Kelebihan & Kekurangan Statistika Parametrik Dalam kenyataan, penggunaan metode satatistik tidak terlepas dari berbagai kelebihan dan kekurangan. Adapun kelebihan dan kekurangan statistika parametrik sebagai berikut:

1. Kelebihan statistika parametrik adalah: Dapat digunakan untuk menduga atau meramal. Hasil analisis dapat diperoleh dengan pasti dan akurat apabila digunakan sesuai aturan-aturan yang telah dite