Surya epaper 7 november 2013

  • View
    3.916

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

Text of Surya epaper 7 november 2013

  • 1. KAMIS, 7 NOVEMBER 2013 NO. 358 TAHUN XXVI TERBIT24 HALAMANHARGA HARGA LANGGANAN: Rp 29.000/BULAN BERLANGGANAN/PENGADUAN/SIRKULASI:(031) 8479 555ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYARp 1.000 (031) 8419 000Polisi Bikin Macet demi Tangkap Pencuri Sempat Mengejar di Jalan Padat SURABAYA, SURYA - Aksi pengejaran polisi terhadap komplotan pencuri baterai berlangsung dramatis, Rabu (6/11). Polisi terpaksa menutup Jalan Ahmad Yani yang sudah padat untuk menjebak mobil berisi komplotan itu. Tak melihat peluang lolosdengan mobil, keempat pria itu langsung meninggalkan kendaraan berikut barang curiannya. Namun hanya tiga yang bisa ditangkap beberapa saat setelah kabur, sedangkan satu lainnya kabur. Yang ditangkap pertama adalah Sigit Andrias Yuniarto (37) KE HALAMAN 7SURYA/M TAUFIKTERTANGKAP - Komplotan pencuri baterai tower ditangkap setelah terjebak kemacetan di Jalan A Yani Surabaya, Rabu (6/11). Foto kanan: Bagian depan mobil pelaku penyok setelah menabrak kendaraan lain saat mencoba kabur.Lapor Pungli Bisa Mati SoekarwoSURABAYA, SURYA - Pemberitaan Harian Surya tentang upah buruh mendapat perhatian Pemprov Jawa Timur. Gubernur Soekarwo memanggil para petinggi Pemprov di ruang kerjanya, Rabu (6/11) pagi. Soekarwo menggelar rapat bersama Asisten IV Bidang Administrasi Umum Akhmad Sukardi, Asisten III Bidang Kesra Edi Purwinanto, Kepala Biro Hukum Suprianto, Kepala Inspektorat Bambang Sadono, Kepala Disnakertransduk Hary Soegiri, dan Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Warno Harisasono. Rapat selama sekitar satu jam tersebutKeluhan-keluhan adanya pungli atau pemerasan, dapat disampaikan lewat call center di nomor : 031-3536749 Melalui SMS :0818573333e-mail di : p2t@jatimprov.go.id Kotak pos :9000 SB 60090 grafis: surya/rendraAtau datang ke kantor UPT P2T BPM Jatim, Jalan Pahlawan Surabaya.Buka Posko Pengaduan Pungli membahas keluhan pengusaha terkait maraknya pungutan liar yang membuat pengusaha susah memenuhi tuntutan upah buruh seperti yang diberitakan Surya dalam liputan khusus yang terbit edisi Rabu (6/11). Merespon hal tersebut, Pemprov Jawa Timur memutuskan membuka posko pengaduan pungli perusahaan oleh aparat nakal. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Timur menyambut baik keputusanITVJERMAIN DEFOEJaminan Jermain DefoeUMK Jangan untuk Pencitraan KENAIKAN Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) yang tinggi atau naik secara drastis dikhawatirkan memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di Jawa Timur. Kalangan industri padat tenaga kerja seperti industri tekstil dan produk tekstil atau garmen.KEMENANGAN atas Sheriff Tiraspol pada lanjutan fase Grup K di White Hart Lane, Jumat (8/11) dini hari nanti, akan memastikan langkah Tottenham Hotspur melaju ke babak knockout Liga Europa. Tottenham mendapatkan jaminan dari penyerang haus golnya, Jermain Defoe, untuk memastikan langkah itu. Salah satu permasalahan yang dihadapi Manajer Andre Villas-Boas adalah ketajaman timnya. Dalam lima laga terakhir Spurs di semua kompetisi, mereka hanya mampu mencetak enam gol. Defoe yang berstatus "striker kedua" bisa menjadi solusi. Penyerang Inggris tersebut berada di ambang rekor gol bersama Tottenham. Saat ini Defoe sudah mengoleksi 22 gol untuk Spurs di kompetisi Eropa, sama dengan legenda klub asal London Utara tersebut, Martin Chivers. Tambahan KE HALAMAN 7 KE HALAMAN 716 Jam Bekerja tak Juga Hidup Layak 16 Jam bekerja setiap hari selama 13 tahun ternyata belum cukup bagi Solihin Suryadi untuk merasakan hidup layak. Solihin bersama istrinya, dan dua anaknya tetap harus menjalani hidup jauh dari kata hidup sederhana.SOLIHIN adalah gambaran buruh Indonesia yang hidup pas-pasan karena minimnya upah dan tingginya biaya hidup di kota besar. Usai bekerja selama tujuh jam di pabrik pembuat spons di Waru Sidoarjo, Solihin harus kembali bekerja hingga pukul dua belas malam sebagai penjual roti bakar khas Bandung. Solihin terpaksa menambah jam kerja dengan berjualan untuk menutupi kebutuhan hidup. Upahnya sebagai buruh pabrik spons sebesar Rp1,8 juta, tidak pernah cukup. Jika hanya bergantung upahnya sebagai buruh, maka dia pastikan kedua anaknya tidak akan bersekolah. KE HALAMAN 7SURYA/MIFTAH FARIDLBELUM HIDUP LAYAK - Solihin Suryadi menyisir rambut putrinya di kamar kos sederhana tempat ia bersama istri dan kedua anaknya tinggal di Tambak Sawar, Waru, Sidoarjo, Rabu (6/11). KE HALAMAN 7NOVITA DEWI2 Lagu untuk AlbumSisi Lain Kota Hanoi, Vietnam (4-Habis)Melihat Qwang Mahir Main Catur Ada jutaan anak dari beberapa generasi di Vietnam yang menderita penyakit kerusakan otak dan cacat fisik, hingga meninggal. Penyakit ini mereka derita akibat zat kimia yang disebar tentara Amerika Serikat selama Perang Vietnam pada awal 1960-1970.LAGU Sampai Habis Air Mata yang dinyanyikan Novita Dewi langsung melekat di hati penggemarnya. Penyanyi bersuara emas yang menjadi runner up dalam ajang pencarian bakat X Factor itu takjub melihat penonton di Makassar hafal lagu itu. Bagi pemilik nama Novita Dewi Sri Rejeki Marpaung, itu pemandangan yang menyesakkan dada. Ia mengakui namanya mulai melesat ketika orang melihat penampilannya dari minggu ke minggu di ajang pencarian bakat itu. Apalagi ketika ia harus bernyanyi di depan Paula Abdul, juri X Factor dari KE HALAMAN 7Q SURYA/MIFTAH FARIDLREHABILITASI - Sejumlah anak Vietnam beraktivitas di pusat rehabilitasi di Jalan Levab Thien, Thanh Xuan, Hanoi.WANG, demikian remaja 16 tahun ini biasa disapa. Siang itu Surya beruntung bisa berinteraksi dengan Qwang di pusat rehabilitasi anak korban herbisida kimia yang disemprotkan tentara Amerika Serikat untuk menumpas tentara Vietnam. Hai, hai, sapa Qwang kepada Surya.Remaja berambut cepak itu mengalami keterbelakangan mental. Syaraf otaknya rusak. Kerusakan itu membuatnya tidak bisa benar-benar mandiri. Sejak kecil, ia hidup di pusat rehabilitasi. Ada lebih dari 100 bocah dirawat di lembaga KE HALAMAN 7KAPANLAGIjoin facebook.com/suryaonlinefollow @portalsurya

2. INTER-NASKAMIS, 7 NOVEMBER 2013surya.co.id | surabaya.tribunnews.com|DPR Koruptor Dapat Pensiun M Nazaruddin dan Wa Ode Nurhayati jakarta, surya - Sebanyak tujuh anggota DPR RI yang terlibat kasus korupsi ternyata masih mendapatkan dana pensiun. Dana pensiun ini didapat jika mereka diganti. Wakil Ketua Badan Kehormatan Siswono Yudhohusodo, Rabu (6/11) menyatakan, jika anggota DPR diberhentikan tidak dengan hormat, atau tersangkut pelanggaran etik berat, korupsi, maka tidak dapat dana pensiun. Tapi kalau mengundurkan diri tetap dapat dana pensiun. Yang jadi masalah adalah anggota DPR terlibat etika berat, diproses di BK sambil menunggu vonis, yang bersangkutan mundur, sehingga status dia mengundurkan diri, tetap dapat, ujar Siswono. Hingga kini, Siswono mengaku ada tujuh orang anggota dewan yang terlibat kasus korupsidan masih menerima dana pensiun. Mereka mendapat dana pensiun karena sudah mundur terlebih dulu sebelum ada sanksi yang dijatuhkan Badan Kehormatan atau pun fraksinya. Dua diantara tujuh orang itu, yakni Nazaruddin dan Wa Ode Nurhayati. Sisanya, nggak enak saya, ungkap Siswono. Nazaruddin menjadi terpidana korupsi wisma atlet, sedang Wa Ode terpidana kasus DPID (Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah). Pemberian uang pensiun ini didasarkan pada UU MPR DPR, DPD, dan DPRD (MD3). Siswono menyarankan agar UU MD3 dapat direvisi seperti aturan anggota DPR mengundurkan diri tapi dikemudian hari yang bersangkutan melakukan pelanggaran etik berat. Maka harus diatur. Orangmensiasati hukum kan seperti itu, tuturnya. Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR RI Trimedya Panjaitan menjelaskan,Nazaruddin mendapatkan pensiun, karena berhenti sebagai anggota DPR dengan mengundurkan diri. Sehingga terpidana korupsi wisma atlet itu mendapatkan dana pensiun setiap bulannya. Kalau dia diberhentikan dengan tidak hormat maka tidak mendapat apa-apa, kata Trimedya. Trimedya mengatakan, uang pensiun yang dibayar oleh negara maksimal hanya dua periode saja. Tiga periode tidak dihitung, katanya. Menurut Politisi PDIP, aturan itu dianggap adil jika para koruptor itu masih mendapat uang pensiun. Karena mereka pernah melakukan tugasnya sesuai tang-gung jawabnya, imbuhnya. Mungkin dia melakukan tindak pidana, tapi dia kan sudah bekerja, sekecil apapun pasti ada jasanya, lanjut Trimedya. Sementara, untuk anggota dewan yang masih berstatus tersangka, masih mendapat gaji sekitar Rp 8 juta ditambah uang tunjangan dan uang kehadiran pada saat sidang di komisi dan paripurna. Kalau untuk Angie masih menunggu kasasi, tukasnya. Untuk dana pensiun bagi anggota DPR yang berhenti sebelum masa tugasnya selesai, baik karena cuti maupun diganti, Sekretariat Jenderal akan melihat terlebih dulu alasan penggantian itu. Apakah diberhentikan dengan hormat atau tidak dengan hormat. Jika dengan hormat, maka akan mendapatkan dana pensiun, kata Sekretaris Jenderal DPR Winantuningtyastiti. (tribunnews/kompas.com)Partai Golkar Anggap Insiden Es Tebu Fitnah jakarta, surya - Insiden es tebu rombongan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) akhirnya berakhir damai. Acit, pedagang es tebu mengaku sudah lega, karena sudah dilunasi meski sempat terlambat. Kan sudah minta maaf, jangan diperpanjang lagi lah, kata Acit, Rabu (6/11). Insiden es tebu ini bermula saat capres Partai Golkar ini berkunjung ke Provinsi Jambi, Senin (4/11). Rombongan Ical saat santap sore di Rumah Makan Munir, sempat minum es tebu Acit, pedagang kaki lima yang ada di depan rumah makan tersebut. Namun, sudah habis 90 gelas, rombongan ini lupa membayar. Acit yang saat itu menagih ketika rombongan mau pulang, tidak mendapatkan haknya. Tak seorang pun yang mau membayarnya saat itu. Namun pada malam harinya, datang seseorang ke rumahnya untuk membayar es tebu tersebut. Wakil Sekjen Partai Golkar, Lalu Mara Satria Wangsa menyatakan, Ical tidak tahu jika rombongannya belum membayar minuman ringan es tebu tersebut. Pak ARB (Ical, red) tidak tahu dan minum (es tebu) juga tidak, kata Lalu Mara. Dia membantah