Tata Letak Fasilitas/Pabrik

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Tata Letak Fasilitas/Pabrik. Ivan Sujana, ST.,MT Program Studi Teknik Industri FT-U NTAN. Pengertian Dan Definisi Pabrik/Industri. - PowerPoint PPT Presentation

Text of Tata Letak Fasilitas/Pabrik

Perancangan dan Pengembangan Produk

Tata Letak Fasilitas/PabrikIvan Sujana, ST.,MTProgram Studi Teknik Industri FT-UNTAN1Pengertian Dan DefinisiPabrik/IndustriPabrik adalah setiap tempat dimana faktor-faktor manusia, mesin dan peralatan, material, energi, modal, informasi, sumber daya alam dan lain-lain dikelola secara bersama dalam suatu sistem produksi guna menghasilkan suatu produk secara efektif, efisien dan aman.Pabrik pada dasarnya merupakan salah satu jenis industri yang terutama akan menghasilkan produk jadi (finished goods product). Seperti halnya yang dijumpai pada industri manufaktur2Klasifikasi Industri/Pabrik Berdasarkan Aktifitas Yang Dilaksanakan (1)Industri Penghasil Bahan Baku / The Primary Raw Material IndustriesAktifitas produksinya mengolah sumber daya alam guna menghasilkan bahan baku atau bahan tambahan lainnya yg dibutuhkan oleh industri lain (industri penghasil produk/ jasa). Industri tipe ini dikenal juga sebagai extractive/ primary industry. Industri pengolahan bijih besi, Industri Perminyakan, dll.Industri Manufaktur / The Manufacturing IndustriesAktifitas produksinya memproses bahan baku menjadi produk setengah jadi (semi finished good) ataupun produk jadi (finished good product) Industri Permesinan, Industri Mobil, dll3Industri Pelayanan (Jasa) / Service IndustriesAktifitasnya bergerak dalam bidang pelayanan atau jasa, baik untuk melayani dan menunjang aktivitas industri yang lain maupun langsung memberikan pelayanan/jasa kepada konsumen Bank, Jasa Angkutan, Rumah Sakit, dll. Klasifikasi Industri Berdasarkan Aktifitas Yang Dilaksanakan (2)Industri Penyalur / Distribution IndustriesAktifitasnya melaksanakan pelayanan jasa industri baik untuk bahan baku maupun finished good product untuk didistribusikan ke konsumen lain Distributor Obat-Obatan4Klasifikasi Industri Berdasarkan Output Yang DihasilkanProducer Goods IndustriesIndustri yg outputnya akan digunakan utk proses produksi di industri yg lain Industri BajaConsumer Goods IndustriesIndustri yg output nya bias langusng digunakan oleh konsumen (perorangan) Industri Minuman5Klasifikasi Proses Industri Manufaktur (1)Continuos Process IndustriesIndustri yang proses produksinya berlangsung terus menerus tanpa henti, bila dihentikan akan menimbulkan kerugian :Material in process menjadi tidak terpakaiKerusakan pada sistem dan peralatan

Hal tersebut, umumnya merupakan kesekuensi logis (tuntutan) dari karakteristik raw material atau produk akhir. Misalnya karena bersifat cair, serbuk, panas, berbahaya dll.

Industri yang sering menggunakan proses ini adalah Primary Raw Material Industries, karena industri tersebut aktivitasnya adalah eksplorasi sumber daya alam.6Intermittent Process IndustriesIndustri yang proses produksinya berlangsung sesuai order yg diterima (job order), yang bisa dilaksanakan sewaktu-waktu, dan pengaturan tata letak fasilitas produksinya berdasarkan aliran proses. Umumnya diterapkan pada industri yang memiliki jumlah produksi sedikit tapi jenis produk sangat beragam.Repetitive Process IndustriesIndustri yang proses produksinya berlangsung secara berulang-ulang, sehingga umumnya digunakan pada industri yang memiliki skala produksi tinggi dengan tipe produk yang sedikit (mass production). Proses juga dapat dihentikan tanpa menimbulkan kerugian.Klasifikasi Proses Industri Manufaktur (2)7

Fasilitas Fisik Industri Manufaktur8

Proses Perencanaan Tata Letak Fasilitas Manufaktur9Tata letak fasilitas adalah suatu perencanaan yang terintegrasi dari aliran atau arus komponen-komponen suatu produk (barang dan atau jasa) di dalam sebuah sistem operasi (manufaktur dan atau non manufaktur) guna memperoleh interelasi yang paling efektif dan efesien antara pekerja, bahan, mesin dan peralatan serta penanganan dan pemindahan bahan, barang setengah jadi, dari bagian yang satu ke bagian yang lainnya.Pengertian Tata Letak (Layout) Fasilitas/Pabrik10ANALISI PRODUK SIGI PASARANALISIS PROSESANALISIS PASARANALISIS MACAM,JUMLAH MESIN DAN AREA YANG DIBUTUHKAN ALTERNATIF TATA LETAK (LAYOUT)MACAM LAYOUT YANG AMPUHANALISIS EKONOMIANALISIS ALIRAN MATERIALPOLA ALIRAN MATERIALSPACE AREA YANG TERSEDIASTRUKTUR ORGANISASITATA KETAK MESIN DAN DEPARTEMENSISTEM PEMINDAHAN MATERIALTATA LETAK FASILITAS PERKANTORANFASILITAS PERSONILFASILITAS PENUNJANG JASA PELAYANAN LAINTATA LETAK DEPARTEMEN PRODUKSILUAS TOTAL PABRIK YANG DIPERLUKANBUILDING REQUIREMENTBUILDING DESIGNDETAIL KONTRUKSI BANGUINANSkema Perencanaan Tata Letak Fasilitas/Pabrik11Persoalan yang timbul terkait tata letak (TIDAK HANYA PADAPERENCANAAN FASILITAS BARU):Perubahan rancangan produkPerluasan departemen (misal: penambahan produksi komponen)Pengurangan departemenPenambahan produk baruPemindahan departemenPenambahan departemen baruPeremajaan peralatan yang rusakPerubahaan metode produksiKebijakan penurunan biayaJenis Persoalan Tata Letak Fasilitas/Pabrik12Tujuan Perencanaan Tata Letak Fasilitas/Pabrik (1)Tujuan Umum

Bagaimana mengatur suatu daerah kerja, peralatan dan perlengkapan, sehingga dapat beroperasi secara ekonomis, aman serta memuaskan baik itu bagi pekerja maupun bagi pelanggan. Tujuan KhususMenaikan Output Produksi

Suatu tata letak yang baik akan memberikan keluaran (output) yang lebih besar dengan ongkos yang sama atau lebih sedikit, manhours yang lebih kecil, dan/atau mengurangi jam kerja mesin (machine hours).13Tujuan Perencanaan Tata Letak Fasilitas/Pabrik (2)Mengurangi Waktu Tunggu (Delay)

Mengatur keseimbangan antara waktu operasi produksi dan beban dari masing-masing departemen/mesin secara terkoordinir dan terencana baik akan dapat mengurangi waktu tunggu (delay) yang berlebihanMengurangi proses pemindahan bahan (Material Handling)

Utk merubah bahan menjadi produk jadi, maka akan memerlukan aktivitas pemindahan (movement) sekurang-kurangnya 1 dari 3 elemen dasar sistem produksi yaitu: bahan baku, orang/pekerja, atau mesin dan peralatan produksi. Bahan baku akan lebih sering dipindahkan dibandingkan dengan dua elemen dasar produksi lainnya. Pada beberapa kasus maka biaya untuk proses pemindahan bahan ini bisa mencapai 30% sampai 90% 14Tujuan Perencanaan Tata Letak Fasilitas/Pabrik (3)Penghematan penggunaan areal untuk produksi, gudang dan service

Jalan lintas, material yg menumpuk, jarak antara mesin-mesin yg berlebihan, dll semuanya akan menambah area yg dibutuhkan utk pabrik. Suatu perencanaan tata letak yg optimal akan mengatasi segala pemborosan pemakaian ruangan tersebut . Meningkatkan utilitas mesin, tenaga kerja, dan atau fasilitas produksi lainnya.

Faktor pemanfaatan mesin, tenaga kerja, dll erat kaitannya dgn biaya produksi. Suatu tata letak yg terencana baik akan Mengurangi investasi yg tidak perlu dalam hal penggunaan dan pemeliharaan mesin, dan atau fasilitas produksi lainnya. 15Tujuan Perencanaan Tata Letak Fasilitas/Pabrik (4)Mengurangi Inventory in process

Sistem produksi pada dasarnya menghendaki sedapat mungkin bahan baku untuk berpindah dari satu operasi langsung ke operasi berikutnya dengan cepat & berusaha mengurangi bertumpuknya bahan setengah jadi (material in process). Proses manufacturing yang lebih singkat

Dengan memperpendek jarak antara operasi satu dgn yg lain dan mengurangi bahan yg menunggu serta storage yg tidak diperlukan, maka waktu yg diperlukan dari bahan baku utk berpindah dari satu tempat ketempat yg lainnya dalam pabrik akan bisa diperpendek sehingga secara total waktu produksi akan dapat pula diperpendek. 16Tujuan Perencanaan Tata Letak Fasilitas/Pabrik (5)Mengurangi resiko bagi kesehatan dan keselamatan kerja dari operator

Perencanaan tata letak fasilitas/pabrik ditujukan utk membuat suasana kerja yg nyaman dan aman bagi pekerja didalamnya. Hal-hal yg bisa dianggap membahayakan bagi kesehatan dan keselamatan kerja dari operator harus dihindari.Memperbaiki moral dan kepuasan kerja

Perancangan tata letak fasilitas/pabrik yg baik akan menciptakan suasana lingkungan kerja yg menyenangkan sehingga moral dan kepuasan kerja akan dapat lebih ditingkatkan. Hasil positif dari kondisi ini tentu saja berupa performansi kerja yg lebih baik dan menjurus kearah peningkatan produktivitas kerja17Tujuan Perencanaan Tata Letak Fasilitas/Pabrik (6)Mempermudah aktivitas supervisi

Tata letak fasilitas/pabrik yg baik akan mempermudah aktivitas supervisi. Misal, dgn meletakan kantor/ruangan diatas, maka seorang supervisor dapat dgn mudah mengamati segala aktivitas yg sedang berlangsung diarea kerja dibawah pengawasan dan tanggung jawabnya Mengurangi kemacetan dan kesimpang-siuran

Material yg menunggu, gerakan pemindahan yg tidak perlu, serta banyaknya perpotongan (intersection) dari lintasan yg ada akan menyebabkan kesimpang-siuran yg akhirnya akan membawa kearah kemacetan aliran produksi 18Tata letak yang baik mempertimbangkan : Peralatan penanganan materialPersyaratan ruang dan kapasitasnyaLingkungan & keserasian (aesthetics)Kelancaran arus informasiBiaya pemindahan (cost of moving) antar area kerja yang satu dengan lainnyaPertimbangan Dalam Perencanaan Tata Letak Fasilitas/Pabrik (6)19Prinsip Dasar Perencanaan Tata Letak Fasilitas/Pabrik (1)Principle of Overall Integration

Tata letak yang baik dan benar adalah apabila dapat mengintegrasikan segenap tenaga kerja, bahan, mesin, peralatan serta perlengkapan lainnya dalam suatu cara tertentu sehingga dapat menghasilkan interelasi yang harmonis. Principle of Minimum Distance Movement

Tata letak fasilitas yang baik dan benar adalah apabila pergerakan tenaga kerja, bahan, barang setengah jadi dan atau barang jadi dari bagian yang satu ke bagian lainnya dengan jarak tempuh yang sependek mungkin 20Principle of Work Flow

Tata letak yang baik dan benar adalah apabila dapat mengatur sedemikian rupa sehingga memungkinkan pergerakan bahan, barang setengah jadi, dan atau barang jadi diantara bagian yang satu dengan bagian lainnya (stasiun kerja) s