teknologi busana

  • View
    96

  • Download
    2

Embed Size (px)

Text of teknologi busana

PENDAHULUAN

Busana adalah segala sesuatu yang dipakai dari ujung rambut sampai ujung kaki, termasuk pelengkap, tata rias wajah dan tata rias rambut. (Dra. Prapt Karomah, dalam Tata Busana Dasar 1990)Teknologi busana adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan bagaimana cara menciptakan sebuah busana, mulai dari cara mendapat ukuran suatu busana, cara membuat pola, cara memotong, cara menjahit, cara memasang lapisan pada kain, cara membuat fragmen-fragmen kecil untuk busana, cara Finishing, Hingga cara menghias suatu busana.Di dalam teknologi busana kita dapat mengenal tentang istilah-istilah dari cara membuat suatu busana misalnya macam-macam kampuh, kelim, rompok, depun, lajur dan sebagainya. Selain itu ita juga dapat mengenal tentang jenis-jenis kain dan tehnik pengerjaan dari kain tersebut. Selain belajar cara membuat busana dan fragmen-fragmen kecil yang ada dalam busana, di mata kuliah teknologi busana kita juga belajar bagaimana cara membuat lenan rumah tangga misalnya Cepal. Dari teknologi busana kita belajar cara mengoperasikan mesin jahit, namun selain belajar menjahit menggunakan mesin kita juga belajar menjahit manual menggunakan jahit tangan misalnya belajar berbagai macam tusuk untuk membuat krestik. Merancang bahan juga bagian dari teknologi busana, karena merancang bahan atau menghitung bahan merupakan suatu bagian dari membuat pakaian.

PEMBAHASANPertama kali yang kita lakukan dalam membuat pakaian adalah memotong bahan. saat memotong suatu bahan kita perlu memperhatikan:1. Serat bahanSaat kita memotong serat harus searah.2. KampuhJangan lupa memberi kampuh untuk jahitan.3. Pinggiran kainJika menggunakan belahan belakang pinggiran kain harus berada di belakang, dan sebaliknya.Dalam proses memotong, kita mulai harus selalu memulai dari bagian-bagian yang paling besar dan dilanjutkan ke bagian-bagian yang lebih kecil, untuk bagian yang kecil-kecil dapat menggunakan bahan sisa-sisa dari bagian yang besar.Dasar dari teknologi busana adalah kita belajar menjahit entah menjahit menggunakan mesin atau manual menggunakan tangan. Menjahit menggunakan tangan terbagi dalam berbagai macam tusuk, misalnya: Tusuk-tusuk dasar: Tusuk jelujur biasa : dikerjakan dari kanan ke kiri, mengambil dan meninggalkan bahan dengan jarak yang telah ditentukan.

Tusuk jelujur renggang: dibuat dengan sengkelit-sengkelit pada tusuk yang ditinggal.

Tusuk tikam jejak : seperti setikan yang dibuat dari mesin jahit, dikerjakan dari kanan ke kiri.

Tusuk tangkai : berkebalikan dengan tusuk tikam jejak, dipakai sebagai tusuk hias atau untuk memberi tanda nama. Tusuk tangkai dikejakan dari kiri ke kanan. Tusuk planel : digunakan untuk melekatkan sesuatu pada lain bagian. Pada bagian baik terlihat tusuk-tusuk mendatar. Tusuk feston : digunakan untuk menyelesaikan tiras-tiras, supaya serat-serat tidak keluar dari tepi guntingan. Dikerjakan dari kiri ke kanan.

Tusuk balut : tusuk ini digunakan untuk menyelesaikan tiras-tiras Tusuk piquer : dipakai pada pengerjaan tailoring

Dalam menjahit suatu busana, untuk menyatukan dua buah kain kita memerlukan suatu kampuh. Kampuh adalah sisa kain yang digunakan untuk tempat jahitan yang menghubungkan dua bagian dari kain.Macam-macam kampuh: Kampuh balikCara pembuatn kampuh balik adalah dengan menyatukan bagian baik kain (buruk ketemu buruk) di jahit 0,5 cm lalu dibalik dan dijahit kembali o,5 cm. Biasanya kampuh ini digunakan pada pakaian anak-anak karena kampuh ini cukup kuat. Kampuh perancisCara membuat kampuh ini dengan menjahit dua kain namun diberi selisih jarak sekitar 0,5 cm, setelah itu dilipat dua kali lagi dan dijahit pinggir. Kampuh ini hanya bisa digunakan untuk bahan-bahan yang tipis karena mengingat kampuh ini menggunakan berkali-kali lipatan. Kampuh bukaCara membuat kampuh hanya dengan menggambungkan dua kain (baik ketemu baik) lalu dijahit, tapi tepian kain harus di obras terlebih dahulu. Kampuh tepiCara membuat kampuh ini hampir sama dengan kampuh buka, perbedaanya pinggiran kain tidak di obras melainkan di jahit kecil.Untuk menyelesaikan tepian tiras dalam teknologi busana terdapat berbagai macam cara:1. Penyelesaian tepi tiras dengan menggunting zig zag2. Tepi tiras di balur, atau dijahit dengan menggunakan tusuk feston atau bisa juga menggunakan tusuk balut, namun hasilnya akan lebih rapi jika menggunakan tusuk feston.3. Tepi tiras dilipat dan dijahit.

Penyelesaian tepian kain.penyelesaian tepian kain disini dimaksutkan untuk menghias kain dan juga membuatnya lebih rapi, biasanya digunakan pada bagian leher, lengan dan juga bawah baju. RompokPenyelesain jenis ini menggunakan kunai serong (yaitu kain yang dipotong menyerong 45 dengan lebar 2 cm). Cara pengerjaan, tempelkan kuani serong dan tepian kain jahit kira-kira 0,5 cm lalu balik dan jahit lagi namun terlebih dahulu dilipat kedalam. DepunPenyelesain kain jenis ini lebih dimaksutkan untuk merapikan pinggiran kain bukan untuk menghias, penyelesain menggunakan depun kita membutuhkan kain pelapis yang disebut viselin. Cara pengerjaan, kain untuk depun dipotong menyesuaikan bentuk leher dan lengan lalu potong selebar 3 cm. Jahit (baik ketemu baik) sejauh 0,5 cm melingkar lalu balik dan kelim. Serip.Cara pengerjaan serip berkebalikan dengan depun, jika menggunakan kain yang berbeda warna serip bisa digunakan sebagai sekaligus hiasan. Kelim.Kelim biasanya digunakan pada bagian bawah baju. Cara membuat penyelesaian jenis ini dengan melipat ke dalam kain lalu di jahit menggunakan tangan.Merancang bahan juga salah satu bagian dari teknologi busana, disini kita sebisa mungkin menggunakan kain dengan seirit-iritnya. Untuk memudahkan kita dalam merancang bahan, merancang bahan dapat dilakukan meggunakan ukuran skala (ukuran kecil) terlebih dahulu, atau dapat juga langsung menggunakan pola-pola besar. Merancang bahan memiliki banyak keuntungan, misalnya: Menghemat bahan, karena dihitung dan dirancang dengan seteliti-telitinya. Dengan demikian menghemat pula pegeluaran uang, berhubung lebar bahan yang kita gunakan lebih sedikit. Tidak ada kemungkinan kekurangan bahan, dan jika kelebihan bahan tidak akan tersisa banyak.

PENUTUPTeknologi busana adalah bagian paling mendasar yang ada dalam proses pembuatan busana.Teknologi busana disini meliputi: Merancang bahan Proses memotong bahan Memasang lapisan Menjahit Menyelesaikan tiras atau pinggiran kain lainnya.Banyak keuntungan dari mempelajari teknologi busana, misalnya mengerti jenis-jenis kain, mengerti cara memotong kain dengan benar, mengerti cara merancang bahan dengan se-irit mungkin, mengerti tehnik-tehnik menjahit, mengertti tehnik-tehnik penyelesaian tepi kain dan mengetahui istilah-istilah dalam proses pembuatan busana.

Sumber referensi:1. Karomah, Prapti ; 1990 ; Tata Busana Dasar, Yogyakarta2. Soekaro ; 2009 ; Buku penuntun membuat pola busana tingkat dasar; Gramedia, Jakarta3. Mulyawan, Pori ; 1990 ; Tehnik MnejahitTika Pratiwi13513241053Kelas DPT. Busana s1Page 6