Zaman batu Paleolithikum Neolithikum Paleolithikum ...· zaman kuarter (sekira 3 juta tahun lalu

  • View
    252

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Zaman batu Paleolithikum Neolithikum Paleolithikum ...· zaman kuarter (sekira 3 juta tahun lalu

Zaman Palaeozoikum (palaeos = purba / tua) merupakan zaman ket ika di bumi

terdapat kehidupan makhluk yang pertama / tertua. Ter jadi sekira 340 juta tahun lalu. Dibagi menjadi cambrium (mulai ada kehidupan pr imit i f ) , si lur

(mulai ada kehidupan hewan bertulang belakang tua), devon ( mulai ada

kehidupan binatang jenis amphibi tertua), carbon (mulai ada binatang merayap),

dan perm (mulai ada hewan darat)

PERIODISASI GEOLOGISAzoikum Mesozoikum

Palaeozoikum Neozoikum / Kenozoikum

PERIODISASI GEOLOGISAzoikum Mesozoikum

Palaeozoikum Neozoikum / Kenozoikum

Zaman Mesozoikum (Meso = pertengahan) yaitu zaman pertengahan. Terjadi sekira 140 juta tahun lalu. Kehidupan semakin berkembang, kondisi tersebut ditandai munculnya hewan reptil besar seperti dinosaurus dan atlantosaurus, ikan-ikan besar, dan beberapa binatang menyusui. Periode ini dibagi menjadi trias (terdapat kehidupan ikan, amphibi, reptil), jura (terdapat reptil dan sebangsa katak), dan calcium (burung-burung pertama dan tumbuhan berbunga)

Zaman neozoikum atau kenozoikum berarti zaman baru. Terjadi sekitar 60 juta tahun lalu. Dibagi menjadi 2 zaman, yaitu zaman tersier (ditemukan binatang menyusui). Cth: Gajah purba di Amerika Utara dan eropa, bahkan sudah ada beberapa kera cth. gorilla dan orang utan) dan zaman kuarter (sekira 3 juta tahun lalu. terdapat kehidupan manusia dan dibagi menjadi dua zaman yaitu zaman dilluvium /pleistosen / glasial / es dan dibagi periodisasi tua - tengah muda. Zaman alluvium / holosen . zaman ini adalah awal kehidupan manusia pertama di bumi ) .

Zaman ini berlangsung pada masa pleistosen akhir sekira 600.000 taun. Ciri-Ciri Peralatan yang digunakan terbuat dari batu yang masih sangat kasar. Di Indonesia hasil kebudayaan Masa Palaeolithikum ditemukan di daerah sekitar Pacitan dan Ngandong (Jawa Timur) sehingga disebut kebudayaan Pacitan dan Ngandong.Hidup secara nomaden atau berpindah-pindah dalam kumpulan kecil untuk mencari makanan. Mereka berburu, mencari ikan, dan mencari biji-bijian, umbi, serta dedaunan sebagai makanan. (berburu dan meramu)

Paleolithikum PaleolithikumNeolithikum NeolithikumMegalithikum MegalithikumMesolithikum Mesolithikum

Zaman batu Zaman batu

Berlangsung 10.000 tahun lalu (zaman es akhir). Manusia sudah menetap dalam gua.

Benda peninggalan seperti zaman palaeolithikum. Benda peninggalan: Kapak genggam (sumatralith), kjokkenmoddinger (sampah dapur di tepi pantai dari kerang,

tulang ikan yang menjadi fosil) dan abris sous roche (tinggal dalam gua)

Berlangsung sekira 1500 SM. Manusia sudah hidup menetap (sedenter) dan bercocok

tanam. Sudah mampu membuat perhiasan, tembikar dan tenunan. Ciri benda peninggalan

batu yang sudah diasah dan lebih halus, seperti: kapak lonjong dan kapak persegi.

Manusia di zaman ini sudah mengenal kepercayaan akan roh nenek moyang

(animisme) dan benda-benda gaib (dinamisme)

Zaman ini ditandai munculnya kebudayaan dalam bentuk monumen yang terbuat dari batu berukuran besar untuk menghormati arwah nenek moyang. Kebudayaan ini muncul pada akhir zaman neolithikum, tetapi perkembangannya terjadi pada zaman perunggu (kebudayaan Dongson). Beberapa peninggalannya: menhir, dolmen, sarkofagus, kubur batu, waruga, punden berundak, arca batu, batu dakon,

PERIODISASI GEOLOGISAzoikum Mesozoikum

Palaeozoikum Neozoikum / Kenozoikum

PERIODISASI GEOLOGISAzoikum M e s o z o i k u m

Palaeozoikum Neozoikum / Kenozoikum

PERIODISASI GEOLOGISAzoikum Mesozoikum

Palaeozoikum Neozoikum / Kenozoikum

Paleolithikum NeolithikumMegalithikumMesolithikum

Zaman batu

Paleolithikum NeolithikumMegalithikumMesolithikum

Zaman batu

Zaman Azoikum (a = tidak dan zoon = hidup) kira kira 3500 s.d. 3800 juta tahun lalu. Zaman ini merupakan zaman ketika bumi masih sangat panas. Sehingga belum ada tanda kehidupan. Dibagi 2 zaman yaitu archaikum dan pracambrium. Terjadi sekira 2500 juta tahun lalu. Hanya terdapat binatang-binatang yang belum memiliki tulang.

BANGUNAN MEGALITHIKUMDolmen Sarkofagus

Menhir Punden Berundak

Bangunan bertingkat/ bersusun

seperti candi dan digunakan

sebagai tempat pemujaan roh

BANGUNAN MEGALITHIKUMDolmen SarkofagusMenhir Punden Berundak

BANGUNAN MEGALITHIKUM

BANGUNAN MEGALITHIKUM

SarkofagusDolmen

Menhir Punden Berundak

Dolmen SarkofagusMenhir Punden Berundak

Bangunan berupa tugu / tiang batu yang berfungsi sebagai tempat pemujaan roh nenek moyang

Meja batu sebagai tempat

meletakkan sesaji yang

dipersembahkan untuk roh nenek

Batu Temu Gelang adalah beberapa batu yang

disusun hingga membentuk lingkaran.

Fungsinya sebagai tempat musyawarah

atapun berkumpul dan tempat pertunjukkan

MEGALITHIKUM 2Arca Batu Batu DakonWaruga Batu Temu Gelang

MEGALITHIKUM 2Arca Batu Batu DakonWaruga Batu Temu Gelang

Batu dakon adalah batu monolit yang

pada permukaan atasnya diberi lubang

lebih dari satu. Bentuknya menyerupai

alat permainan dakon (bahasa Jawa).

Fungsi sebagai altar persembahan

dalam upacara ritual

MEGALITHIKUM 2Arca Batu Batu DakonWaruga Batu Temu Gelang

Patung yang dibuat dengan tujuan utama sebagai media

keagamaan/upacara pemujaan. Bentuknya binatang / manusia. Banyak ditemukan di Indonesia

seperti Pasemah (Sumatra Selatan dan Sulawesi Tenggara

MEGALITHIKUM 2Arca Batu Batu Dakon

Waruga Batu Temu Gelang

AdministratorTypewritten textSarkofagus adalah peti jenasah yang terbuat dari batu bulat (batu tunggal) Banyak ditemukan di daerah Bali. Dianggap keramat dan magis.

AdministratorTypewritten textPeti Jenasah kecil yg berbentuk kubus dan ditutup dgn batu lainyg berbentuk atap rumah dan merupakan peninggalan budayaMinahasa. Dari bentuk, gambar,dan relief akan diketahui profesiorang yang dikuburkan.

MANUSIA PURBA

Megantrophus paleojavanicus Pithecantrophus erectus

Homo wajakensis Homo soloensis

Ditemukan oleh Ralph Von Koenigswald (1936-1941) di Sangiran (Surakarta). Dinamakan Megantrophus palaeojavanicus karena fosil ini berumur paling tua, yaitu 1 - 2 juta tahun (berdasar stratigrafi). Cirinya: berbadan tegap, memiliki rahang dan geraham yang besar dan kuat, tiddak berdagu, memiliki tonjolan tajam di bagian kepala dan kening, bertulang pipi tebal,

MANUSIA PURBA

Megantrophus paleojavanicus Pithecantrophus erectus

Homo wajakensis Homo soloensis

Pertama kali ditemukan di Ngandong (lembah Sungai Bengawan Solo) tahun 1931 - 1934 oleh Ter Harr dan Oppenorth. Ciri-cirinya: berbadan tegap, memiliki tinggi 160-180cm, volume otak berkisar antara 1.000 - 1.300cc dengan ukuran tengkorak lebih besar daripada tengkroak Pithecantrophus.

MANUSIA PURBA

Ditemukan oleh Eugene Dubois (1891) di Trinil, sekitar Sungai Bengawan Solo. Manusia Pithecantrophus erectus ini memiliki badan tegap, tinggi 160-180cm, rahang dan geraham kuat, tidak berdagu, berhidung lebar, memiliki rahang yang menonjol ke depan, volume otak antara 750 - 1.000 cc dengan otak kecil yang belum berkembang.

MANUSIA PURBA

Ditemukan pertama kasli di daerah Wajak, Tulungagung, Jawa Timur tahun 1889 oleh Van Ritchotten. . Cirinya: memiliki tengkorak yang besar dengan volume otak 1000 - 1.700 cc, akar hidung lebar, wajah tebal dan datar, tinggi berkisar 160 - 180 cm, memiliki ciri yang m e n y e r u p a i r a s m o n g o l o i d d a n austromelanesoid.

Kehidupan bercocok tanam, sudah mengenal kelompok undagi, mengenal teknik cire a perdue dan bivalve. Peralatan sudah beralih ke logam seperti nekara& moko, kapak perunggu, dll. Masyarakat sudah mengenal sistem kepercayaan animisme dan dinamisme.

Berburu Meramu (Sederhana)

Berburu Meramu (Lanjutan)

Bercocok Tanam

Perundagian

Pemikiran masih sederhana, tinggal di padang rumput (dekat dengan air), berburu dan mengumpulkan makanan, hidup nomaden, peralatan masih kasar seper ti kapak genggam, kapak perimbas, zdan alat serpih. Hidup di zaman Palaeolithikum.

Hidup sudah agak menetap di dalam gua-gua. Sisa-sisa peninggalan berupa (sampah kjokkenmoddingerdapur dari kulit kerang) dan abris sous roche (gua sebagai tempat tinggal). Hidup di zaman Mesolithikum. Sudah mengenal pembuatan api dan menyimpan makanan

Hidup mengutamakan bercocok tanam (sistem ladang berpindah) dan beternak. Menetap dalam kelompok (perkampungan). Adanya pembagian kerja secara sederhana. Alat dari Batu yang sudah diasah berupa beliung persegi dan kapak lonjong, alat-alat pemukul dari kayu, gerabah, dan perhiasan. dari batu.

Megantrophus paleojavanicus Pithecantrophus erectus

Homo wajakensis Homo soloensis

Megantrophus paleojavanicus Pithecantrophus erectus

Homo wajakensis Homo soloensis

PEMBABAKAN BERDASAR EKONOMIBerburu Meramu

(Sederhana)

Berburu Meramu (Sederhana)

Berburu Meramu (Sederhana)

Berburu Meramu (Lanjutan)

Berburu Meramu (Lanjutan) Berburu Meramu (Lanjutan)

Bercocok Tanam

Bercocok Tanam Bercocok Tanam

Perundagian

Perundagian Perundagian

PEMBABAKAN BERDASAR EKONOMI

PEMBABAKAN BERDASAR EKONOMI PEMBABAKAN BERDASAR EKONOMI

Masyarakat Praaksara menganut animisme dan dinamisme. masyarakat praaksara memercayai adanya kekuatan gaib, tempat-tempat keraman. Masyarakat praaksara bercaya bahwa sesuatu mempunyai kekuatan yang memengaruhi keberhasilan atau k e g a g a l a n u s a h a m a n u s i a d a l a m mempertahankan hidup.

NILAI BUDAYA