Keanekaragaman Suku di Indonesia - Suku Bali

  • View
    228

  • Download
    4

Embed Size (px)

Text of Keanekaragaman Suku di Indonesia - Suku Bali

1. Assalamualaikum wr. 2. KELOMPOK 11 Anggota : Adinda Dismay Putrianto (01) Ardhya Kurnia Putri (05) 3. SUKU BALI 4. Bali berasal dari kata Bal dalam bahasa Sansekerta berarti "Kekuatan", dan "Bali" berarti "Pengorbanan" yang berarti supaya kita tidak melupakan kekuatan kita. Supaya kita selalu siap untuk berkorban. Bali mempunyai 2 pahlawan nasional yang sangat berperan dalam mempertahankan daerahnya yaitu I Gusti Ngurah Rai dan I Gusti Ketut Jelantik. Suku Bali adalah sukubangsa yang mendiami pulau Bali, menggunakan bahasa Bali dan mengikuti budaya Bali. Sebagian besarsuku Bali beragamaHindu, kurang lebih 90%. Sedangkan sisanya beragamaBuddha, Islam dan Kristen. ASAL MULA NAMA BALI 5. LETAK PULAU BALI 6. KEBUDAYAAN BALI 7. Rumah Baliyang sesuaidengan aturanAsta KosalaKosali(bagian Weda yang mengatur tataletak ruangan dan bangunan, layaknyaFeng Shui dalam Budaya China). Menurut filosofi masyarakatBali,kedinamisan dalam hidup akantercapai apabila terwujudnya hubungan yang harmonis antara aspek pawongan, palemahan dan parahyangan. Untukitu pembangunan sebuah rumah harus meliputi aspek-aspektersebut atau yang biasa disebut Tri Hita Karana.Pawongan merupakan para penghuni rumah. Palemahan berarti harus adahubungan yang baikantara penghuni rumah dan lingkungannya. 8. Pakaian AdatdaerahBalisesungguhnyasangat bervariasi, meskipun secara selintaskelihatannyasama. Masing masing daerah diBalimempunyai ciri khassimbolik dan ornamen, berdasarkan kegiatanatauupacara, jenis kelamin dan umur penggunanya. Status sosial dan ekonomi seseorang dapat diketahuiberdasarkan corak busanadan ornamen perhiasan yang dipakainya. 2. Pakaian Adat Bali 9. Pria Busana tradisional pria umumnya terdiri dari : Udeng ( ikat kepala ), Kain kampuh, Umpal ( selendang pengikat ), Kain wastra ( kemben ), Sabuk, Keris, Beragam ornamen perhiasan. Sering pula dikenakan baju kemeja, jas dan alas kaki sebagai pelengkap. Wanita Busana tradisional wanita umumnya terdiri dari : Gelung ( sanggul ), Sesenteng ( kemben songket ), Kain wastra, Sabuk prada ( stagen ), membelit pinggul dan dada, Selendang songket bahu ke bawah, Kain tapih atau sinjang di sebelah dalam, Beragam ornamen perhiasan, Sering pula dikenakan kebaya, kain penutup dada, dan alas kaki sebagai pelengkap. 10. 1.Bahasa Bahasa Bali di bagi menjadi 2 yaitu, 1. bahasa Aga yaitu bahasa Bali yang pengucapannya lebih kasar, dan 2. bahasa Bali Mojopahit yaitu bahasa yang pengucapannya lebih halus. Bahasa Bali Hindu mengenal 3tingkatan pemakaian bahasa, yaitu : bahasa Alus, Lumrah (Madya) dan Bahasa Bali Kasar. berbeda dengan bahasa Bali Aga yang hampir tidak mengenal tingkatan seperti itu 11. Sekitar 95%, Agama sebagian orang Bali adalah agama Hindu dan sisanya 5% adalah penganut agama Islam, Kristen, Katholik, Budha, dan KongHu Cu. Orang yang meninggal dunia pada orang Hindu diadakan upacara Ngaben yang dianggap sanggat penting untuk membebaskan arwah orang yang telah meninggal dunia dari ikatan-ikatan duniawinya menuju surga. Ngaben itu sendiri adalah upacara pembakaran mayat. Ada juga yang berbeda dengan Desa Trunyan, tradisi kamar mayat. Mulai dari Toya Bungkah, banyak perahu akan menyeberangi danau menuju ke sebuah desa Bali Aga, yang dikenal dengan nama Trunyan. Tempat ini terkenal dengan tradisi kamar mayatnya. 12. 3.Mata pencaharian Matapencarian penduduk meliputi pekerjaan sebagai ; Petani, pengerajin, pedagang dan berbagai jasakhususnyabidang kepariwisataan. Pertanian merupakan mata pencarian pokok masyarakat dan sebagian besar masyarakatbaliadalahpetani. 13. Sistem garis keturunan dan hubungan kekerabatan orang Bali berpegang kepada prinsip patrilineal (purusa) yang amat dipengaruhi oleh sistem keluarga luar patrilineal yang mereka sebut dadiadan sistem pelapisan sosial yang disebut wangsa(kasta). Kasta utama atau tertinggi adalah golongan Brahmana, kasta Madya adalah golongan Ksatrya dan kasta nista adalah golongan Waisya. Selain itu masih ada golongan yang dianggap paling rendah atau tidak berkasta yaitu golongan Sudra, sering juga merekadisebut jabawangsa (tidak berkasta). 4.Sistem kemasyarakatan 14. 5.Sistem pengetahuan Suku bali mempunyai pengetahuantentang : Alam sekitarnya, Alam flora di daerah tempat tinggalnya, Alam fauna di derah tempat tinggalnya, Zat-zat,bahan mentah, dan benda-benda dalam lingkungannya, Tubuh manusia, Sifat-sifatdan tingkahlakusesama manusia, Ruang dan waktu. 15. 6.Sistem teknologi Masyarakat Bali telah mengenal dan mengembangkan sistem pengairan yaitu sistem subak yang mengatur pengairan dan penanaman di sawah-sawah. Dan mereka juga sudah mengenal arsitektur yang mengatur tata letak ruangan dan bangunan yang menyerupai bangunan Feng Shui. Arsitektur merupakan ungkapan perlambang komunikatif dan edukatif. Bali juga memiliki senjata tradisional yaitu salah satunya keris. Selain untuk membela diri, menurut kepercayaan bila keris pusaka direndam dalam air putih dapat menyembuhkan orang yang terkena gigitan binatang berbisa. 16. 7.Sistem kesenian Kebudayaan kesenian di bali di golongkan 3 golongan utama yaitu ; Seni rupa misalnya seni lukis,seni patung, seni arsistektur Seni pertunjukan misalnya seni tari, seni sastra, seni drama, seni musik,dan Seni audiovisualmisalnyaseni video dan film. 17. Perkawinan Penarikan garis keturunan dalam masyarakat Bali adalah mengarah pada patrilineal. System kasta sangat mempengaruhi proses berlangsungnya suatu perkawinan, karena seorang wanita yang kastanya lebih tinggi kawin dengan pria yang kastanya lebih rendah tidak dibenarkan karena terjadi suatu penyimpangan, yaitu akan membuat malu keluarga dan menjatuhkan gengsi seluruh kasta dari anak wanita. 6. ORGANISASI SOSIAL 18. Tata krama : kebiasaan sopan santun yang di sepakati dalam lingkungan pergaulan antar manusia di dalam kelompoknya. Nguopin : gotong royong. Ngayah atau ngayang : kerja bakti untuk keperluan agama. Sopan santun : adat hubungan dalam sopan pergaulan terhadap orang- orang yang berbeda suku atau ras. 9. NILAI NILAI BUDAYA BALI 19. WASSALAMUALAIKUM SEKIAN DAN TERIMA KASIH