Jatuh Geriatri

  • View
    807

  • Download
    7

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Geriatri

Text of Jatuh Geriatri

  • 1. Kelompok 2A Tutor: dr. Asmaun Nadjamuddin, SpRMFAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

2. 1102070090 Sukri Lakowani 1102080103 Agung Dirgantara 1102090115 Zarah Alifani Dzulhijjah 1102090079 L.M Akhiruddin 1102090038 Assafahani Sibua 1102090010 M. Taufik Syarifuddin 1102090131 Fadli 1102090044 Tasia Mabud 1102090096 Rismawaty Samonding 1102090018 Risda Nurfadilah 1102090106 Andi Fajar Apriani 3. Seorang perempuan umur 65 tahun dibawa ke Puskesmas dengan keluhan nyeri pada pangkal paha kanan sehingga tidak dapat berjalan. Keadaan ini dialami sejak 5 hari yang lalu setelah jatuh di kamar mandi pada saat penderita berjalan tertatih- tatih. Sejak tujuh tahun terakhir ini penderita mengonsumsi obat- obat kencing manis,tekanan darah tinggi, jantung,dan rematik. Penderita pernah mengalami serangan stroke 3 tahun lalu. 4. Rematik berbagai kelainan yg ditandai oleh peradangan, degenerasi, atau kekacauan metabolik struktur jaringan ikat terutama sendi dan struktur yg berhubungan, dan disertai oleh rasa nyeri, kekakuan atau pembatasan gerak 5. perempuan ,65 th nyeri pada pangkal paha kanan tidak dapat berjalan 5 hari yang lalu jatuh di kamar mandi pada saat penderita berjalan tertatih- tatih Sejak tujuh tahun terakhir ini penderita mengonsumsi obat- obat kencing manis,tekanan darah tinggi, jantung,dan rematik serangan stroke 3 tahun lalu. 6. 1.Perubahan fisiologis apa yang terjadi pada usia lanjut? 2.Faktor resiko apa yang terjadi jika jatuh terduduk? 3. Bagaimana patomekanisme nyeri pada kasus ini? 4.Adakah riwayat konsumsi obat dengan perubahan fisiologis dan riwayat jatuh? 5.Hubungan riwayat penyakit terdahulu dengan keluhan! 6.Jelaskan Penanganan awal dari skala prioritas pada skenario! 7.Langkah diagnosis! 8.Komplikasi yang dapat terjadi akibat jatuh terduduk! 9.Penanganan untuk komplikasi dari segi geriatri! 7. 8. 60 th =LANSIANyeri,DM, hiperte nsi,Jantung, rem atik, stroke= MULTIPATOLOGIGERIATRI ?Mudah jatuh = CADANGAN FAALI MENURUNTertatihtatih,Tidak dapat berjalan = GGN STATUS FUNGSIONAL 9. KU: Nyeri pangkal paha Fraktur Collum Femoris Osteoporosis DM Rematik Hipertensi Jantung Stroke 10. PenuaanPenyakitWC LicinJATUH Hipotensi orthostatikObatHipoglikemia 11. OA Jatuh terdudukNYERIWanita, > 50 thnMenopauseOSTEOPOROSIS 12. DM 2NyeriHt AterosklerosisPJKOAHipoglikemiaHipotensi ortostatikJATUHStroke Tertatihtatih 13. Nyeri: paracetamol 500 mg/ hr dosis max 3000 mg Fraktur: operatif dan traksi Osteoporosis: Tingkatkan pembentukan: Na-flurida dan steroid anabolic Hambat reabsopsi: kalsium, estrogen, kalsitonin dan difosfonatRematik: Paracetamol 4 g/ hari atau NSAID topikal 14. Diabetes: diet, latihan,obat hiperglikemi Hipertensi: Diet rendah garam, medika mentosa Jantung: Diet Jantung I-IV ( 835 2023 kkal) Stoke: fisioterapi Psikoterapi & Sosialisasi 15. Anamnesis Seputar jatuh Gejala penyerta Kondisi komorbid Riwayat pengobatan Kondisi lingkunganPemeriksaan fisik GCS,tanda vital,tanda nyeri dan fraktur,neurologis, status fungsional dan kognitif,penapisan depresi 16. Pemeriksaan penunjang Lab:darah lengkap, laju endap darah, kadar kalsium, elektroforesis protein serum alkali fosfatase serum, bone-Gla-protein plasma (osteocalcin) X-ray panggul anteroposterior, lateral, dan oblique,Assasement Fungsional Fungsi gait dan keseimbangan Mobilitas 17. Saraf terjepit Nyeri ,Tidak dapat bergerakJATUH TERDUDUK Fraktur Collum Femoris 18. Konservatif Operatif Rehabilitiasi Psikoterapimedik 19. Perspektif Islam: 20. Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. (QS. Ar Ruum: 54) 21. Jatuh bisa disebabkan oleh gangguan gait, sensorik, kognitif, dan SSP yang didukung oleh lingkungan rumahnya yang berbahaya. Komplikasi dari JATUH: memar, keseleo, patah tulang bahkan kematian Mencegah lebih baik dari pada mengobati Pasien geriatri harus ditangani secara komprehensif (CGA): Interna, Rehab Medik dan Psikiatri