Tugas modul cili

  • View
    124

  • Download
    2

Embed Size (px)

Text of Tugas modul cili

  • Media pembelajaran

    Prosedur Pengembangan Modul

    Disusun oleh :

    Cili Astuti (15010104034)

    Fitriani Sukirman (15010104007)

    Andi Novia Ardiya Garini (15010104008)

    Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

    Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK)

    Institut Agama Islam Negeri Kendari (IAIN)

    2016

  • MENU UTAMA

    A. SK/KD

    1. Tujuan

    2. Reverensi

    B. INDIKATOR

    1. Materi

    2. Evaluasi

    3. Profil group

  • SK/KD

    A.Standar Kompetensi

    Mahasiswa dapat memahami prosedur pengembangan modul

    pembelajaran

    B.Kompetensi Dasar

    Mahasiswa memahami prosedur pengembangan modul pembelajaran

  • INDIKATOR

    1. Mahasiswa dapat menyebutkan prosedur- prosedur pengembangan

    modul pembelajaran

    2. mahasiswa dapat menjelaskan prosedur pengembangan modul

    pembelajaran

  • DAFTAR ISI

    HALAMAN JUDUL................................................................................................ i

    KATA PENGANTAR........................................................................................... ii

    MENU UTAMA

    A. Sk/kd ..................................................................................................... iii

    B. Indikator ................................................................................................ iv

    DAFTAR ISI......................................................................................................... v

    BAB I PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang.......................................................................................... 1

    B. Rumusan Masalah...................................................................................... 1

    C. Tujuan Penulisan........................................................................................ 2

    D. Tujuan Pembelajaran Umum dan Pembelajaran Khusus........................... 2

    BAB II PEMBAHASAN

    A. Pengertian modul....................................................................................... 3

    B. Ciri-ciri modul........................................................................................... 3

    C. Cara pengembangan modul....................................................................... 4

    D. Lembar kerja siswa secara umum............................................................... 6

    E. Perbedaan bahan ajar dan buku teks.......................................................... 14

    F. Ciri-ciri bahan ajar...................................................................................... 20

    G. Ciri-ciri buku teks...................................................................................... 24

    H. Jenis-jenis bahan ajar................................................................................. 26

    I. Teknik pengembangan modul..................................................................... 28

    J. Komponen-komponen modul...................................................................... 28

    K. Pemanfatan modul dalam pembelajaran di kelas........................................ 35

  • BAB III PENUTUP

    A. Kesimpulan .................................................................................................... 36

    B. Saran............................................................................................................... 36

    BAB VI EVALUASI

    A. Latihan ...........................................................................................................

    RANGKUMAN

    DAFTAR PUSTAKA

  • KATA PENGANTAR

    Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas tersusunnya bukuPengembangan Bahan Belajar Mandiri (Modul) ini.

    Saat ini sistem pembelajaran mandiri telah banyak diterapkan di Indonesia, seiringdengan makin berkembangnya lembaga pendidikan yang menyelenggarakan sistempendidikan terbuka dan jarak jauh, baik pada jalur pendidikan formal maupun nonformal termasuk lembaga Diklat kedinasan. Sistem pembelajaran mandiri memangmenuntut para peserta didiknya untuk dapat melakukan kegiatan belajar secaramandiri. Hal ini sebagai konsekwensi adanya ciri keterpisahan antara pengajar denganpeserta belajar dalam sistem pendidikan jarak jauh, serta adanya ciriketerbukaan/keluwesan dalam sistem pendidikan terbuka. Dalam perkembangannya,bahkan, sistem pembelajaran mandiri saat ini bukan hanya diterapkan di kalanganlembaga pendidikan terbuka dan jarak jauh, melainkan juga diterapkan pada sistempendidikan regular.

    Dalam sistem pendidikan yang menerapkan konsep pembelajaran mandiri, sangatdiperlukan bahan-bahan belajar yang dirancang khusus untuk dapat dipelajari olehpeserta didik secara mandiri, karena itu diperlukan para tenaga profesional yangmampu mengembangkan bahan belajar mandiri. Di fihak lain, sumber-sumberreferensi tentang pengembangan bahan belajar mandiri sampai saat ini masih sangatterbatas, apalagi sumber pustaka lokal.

    Terbitnya buku ini diharapkan dapat turut mengatasi terbatasnya referensi tersebut.Buku ini dimaksudkan untuk membantu para pembaca yang berminat untukmengembangkan bahan belajar mandiri ( modul). Sistematika dan sajian dalam bukuini diupayakan sedemikian rupa agar menjadi semacam paduan yang sederhana,praktis dan dapat dipelajari secara mandiri oleh pembaca sehingga bisa langsung

    diaplikasikan dalam kegiatan pengembangan bahan belajar mandiri. Meskipundemikian, penulis menyadari bahwa buku ini masih jauh dari sempurna. Berbagaiketerbatasan yang ada, menyebabkan kekurangsempurnaan buku ini. Oleh karenaya,kritik dan saran perbaikan sangat kami harapkan dari pembaca. Tak lupa penulis jugaingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua fihak yang telah ikutberperan membantu terbitnya buku ini.

    Semoga buku sederhana ini dapat bermanfaat bagi siapapun yang membacanya.

    Tim penulis

  • 1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang

    Modul dapat di artikan sebagai materi pelajaran yang disususn dan disajikan

    secara tertulis sedemikian rupa sehungga pembacanya diharapkan dapat menyerap

    sendiri materi tersebut. Dengan kata lain sebuah modul adalah bahan belajar dimana

    pembacanya dapat belajar sendiri.

    Pengembanagan bahan belajar mandiri atau biasa disebut modul , langkah-

    langkah yang di tempuh adalah (1) perencanaan;(2) penulisan;(3)reviw dan

    revisi;(4)finalisasi. Penulis yakin bahwa anda telah memiliki pengalaman di dalam

    tulis menulis, apakah menulis artikel,menulis diktat,menulis buku,dan menulis modul.

    Namun secara khusus dalam penyajian ini kami ingin mengajak anda untuk lebih

    memahami dan terampil dalam hal penulisan bahan ajar dalam bentuk modul. Oleh

    sebab itu modul ini diharapkan akan dapat membantu anda dalam meningkatkan

    pengetahuan tentang proses pengembangan bahan belajar mandiri (modul).

    Tujuan modul ini secara umum untuk memandu anda untuk merencanakan dan

    mengembangkan modul sebagai bahan belajar mandiri. Dengan demikian isi modul

    ini lebih bersifat praktis dan lebih banyak memberikan rambu-rambu yang perlu

    diperhatikan dalam menulis modul.

    Modul ini terdiri dari empat bagian. Bagian pertama mengenai tahap

    perencanaan menulis modul, tahap ke dua tentang tahap penulisan, bagian ketiga

    tentang tahap refiw, uji coba dan refisi, dan bagian empat tentang tahap finalisasi dan

    penggandaan/percetakan.

    B. Rumusan Masalah

    1. Pengertian modul

    2. Berbagai cara pengembangan modul

    3. Tahap perencanaan

    4. Tahap penulisan

    5. Tahap reviw,uji coba dan revisi

    6. Finalisasi dan percetakan

  • 2

    C. Tujuan

    1. Menjelaskan langkah-langkah mempersiapkan outline penulisan modul

    2. Menjelaskan langkah-langkah menulis sebuah modul

    3. Mengidentifikasi faktor-faktor yang penting dalam menulis modul

    D. Tujuan pembelajaran umum dan pembelajaran khusus

    1. Tujuan pembelajaran umum

    Tujuan pembelajaran umum sering di singkat dengan TPU(goal general

    instructional objective) merupakan pernyataan tentang apa yang diharapkan dapat

    dikuasai oleh peserta didik setelah selesai pembelajaran /setelah selesai

    menyelesaikan suatu modul bahan ajar. Tujuan pembelajaran umum tersebut dapat

    pula menggambarkan tentang apa yang ingin disampaikan oleh pengajar/modul.

    2. Tujuan pembelajaran khusus,atau sering disingkat dengan TPK (behafioral

    objektive/specific instructional objective) merupakan pernyataan-pernyataan yang

    menginformasikan apa yang dapat dicapai oleh peserta didik setelah

    menyelesaikan suatu kegiatan pembelajaran, mengandung tentang kemampuan-

    kemampuan (kompetensi) khusus (pengetahuan,keterampilan,sikap) yang dapat

    terukur. Kemampuan-kemampuan yang dicerminkan dalam TPK dinyatakan

    dengan kata kerja yang dapat diukur.

  • 3

    BAB II

    PEMBAHASAN

    A. Pengertian Modul

    Modul merupakan alat atau sarana pembelajaran yang berisi materi, metode,

    batasan-batasan, dan cara mengevaluasi yang dirancang secara sistematis dan menarik

    untuk mencapai kompetensi yang diharapkan sesuai dengan tingkat kompleksitasnya.

    Modul adalah bahan ajar yang disusun secara sistematis dan menarik yang mencakup

    isi materi, metode, dan evaluasi yang dapat digunakan secara mandiri. Dari sisi

    kebahasaannya, modul disusun secara sederhana sesuai dengan level berpikir anak

    SMK atau input SMK (dapat juga untuk level SMP, MTs, MA, SMA).

    Modul digunakan secara mandiri, belajar sesuai dengan kecepatan masing-masing

    indivisu secara efektif dan efisien. Modul juga memiliki karakteristik stand alone

    yaitu modul dikembangkan tidak ter