Presentasi telekomunikasi

  • View
    12.348

  • Download
    9

Embed Size (px)

DESCRIPTION

it's about telecommunication history in indonesia, and its infrastructure

Text of Presentasi telekomunikasi

  • 1. Perkembangan Industri Telekomunikasi di Indonesia Afrilia Christina Ariani 0806439202 Diah Prawita 0806439581 Henny Yusriani 0806439846 Ondy A. Saputra 0806440324 Sutjiati Octavia 0806440633 Mata Kuliah Teknologi dan Industri Komunikasi 16 April 2009
  • 2. Telekomunikasi
    • Berasal dari kata; Tele, yang artinya jauh, dan Komunikasi, yang artinya penyampaian informasi.
    • Telekomunikasi : penyampaian informasi atau hubungan antara satu simpul dengan simpul yang lainnya dengan mempergunakan peralatan khusus. Contoh: Telepon
    • Konsep Dasar Telekomunikasi
    • One Way System : dimana kedua belah pihak salah satu dapat saling berbicara atau mendengar.
    • Two Way System: dimana kedua belah pihak dapat saling berbicara dan mendengar.
  • 3. Sejarah Telekomunikasi Indonesia
    • 23 Oktober 1855 : telegraph diperkenalkan oleh pemerintah Hindia Belanda. Telegraph menggunakan elektro magnit yang menghubungkan Batavia (Jakarta) dan Buitenzorg (Bogor).
    • 1857 : jaringan telegraph menjangkau Surabaya, via Semarang-Ambarawa. Tiang telegraph didirikan di sepanjang jalur kereta api. Juga dibangun jalur kabel bawah laut antara Batavia-Singapura dan Banyuwangi-Australia
    • 16 Oktober 1882 : Pemerintah Hindia Belanda mendirikan Perusahaan Post-en Telegraafdienst (pelopor PT Telkom), membangun jaringan kabel telepon lokal Gambir-Tanjung Priok.
    • 1905 : Dibangun jaringan kabel telepon Jakarta-Surabaya. Sebanyak 38 perusahaan terlibat dalam usaha telekomunikasi. Untuk jaringan interlokal, perusahaan pengelola mendapat konsesi selama 25 tahun.
  • 4. Sejarah Telekomunikasi Indonesia
    • 1906 : Pengelolaan j aringan telepon diambil alih oleh pemerintah Hindia Belanda di bawah Post, Telegraaf en Telefoon Dienst. Kecuali jaringan telepon Perusahaan Kereta Api Deli (Deli Spoor Maatschappij). Pengambil-alihan ini dilakukan karena perusahaan-perusahaan pengelola hanya beroperasi di kota-kota besar, tidak mau merambah ke kota-kota kecil.
    • 1965: Pemerintah memisahkan jasa pos dan telekomunikasi ke dua perusahaan negara, perusaahan yang saat itu bernama PN Postel dilebur menjadi PN Pos dan Giro, dan satu lagi menjadi PN Telekomunikasi.
    • 1966 : Pemerintah menerapkan sistem SKSD (Sistem Komunikasi Satelit Domestik) yang menjadikan Satelit sebagai tulang punggung infrastruktur Telekomunikasi.
  • 5. Sejarah Telekomunikasi Indonesia
    • 29 September 1969 : Didirikan Stasiun sebagai penyelenggara telekomunikasi internasional via Intelsat. Bekerja sama dengan International Telephone and Telegraph (ITT) dan membentuk konsorsium di bawah bendera PT. Indonesian Satellite Corporation (Indosat).
    • 1975 : Indonesia negara kedua di dunia setelah Kanada yang memakai Satelit sebagai sarana telekomunikasi. Indonesia menjadi anggota Intelsat, yang merupakan Konsorsium Telekomunikasi Satelit Internasional yang berdiri tahun 1964. Didasari oleh Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia saat itu yang masih menggunakan teknologi berfrekuensi tinggi (single-side band dan shortwave) .
    • 1980-an : Pemerintah, lewat Keppres Nomor 52 tahun 1980, mengakuisisi Indosat dan menjadikan perusahaan itu sebagai BUMN. Pemerintah merogoh kocek sebesar US$ 43,6 juta untuk membeli saham ITT.
  • 6. Teknologi Telekomunikasi Indonesia Saat Ini
  • 7.
    • Kondisi Geografis negara Indonesia dengan 17 ribu pulau dalam area 1.919.440 km2 menjadi salah satu tantangan penyebaran dan pemerataan pembangunan ICT di Indonesia.
    • Aspek biaya pembangunan menjadi isu utama dalam pemerataan pembangunan Infrastruktur sehingga fokus pembangunan pada wilayah yang memiliki nilai ekonomis tinggi.
    • Data jumlah satuan sambungan telepon sampai posisi Q1-2007 sebesar 8.7jt sst, dan FWA sebesar 5.9Jt atau dengan tingkat teledensitas sebesar 6.64%. Dengan 10 kota besar mengambil 40% kapasitas dan rural hanya 0.2%. Serta 60% desa belum terjangkau oleh jaringan telekomunikasi.
    Gambaran Umum
  • 8.
    • Densitas Telepon bergerak 28.64% (63 juta) dan densitas telepon tetap dan bergerak mencapai 35.28%.
    • Penetrasi Internet mencapai 9.1% atau sekitar 20 juta pengguna, dan jumlah Warnet (berdasar data AWARI 2007) sebesar 7.602 dengan 70% pengguna internet di Indonesia berada di Wilayah Jakarta dan sekitarnya.
    • Sementara data Broadband ADSL, Fiber Optic: 100.000 pelanggan dan Mobile (EDGE, EVDO, 3G) sudah mencapai 2.000.000 pelanggan.
    • Penetrasi PC (personal computer) baru mencapai 6,5 juta dengan penjualan PC sebesar 1.257.531 unit (International Data Center-2006), dengan perbandingan penggunaan antara di kantor dan di rumah sebesar 5:1.
    • Investasi di sektor telekomunikasi sebesar Rp. 60-80 triliun.
    Gambaran Umum
  • 9. Jaringan Akses
  • 10.
    • Jasa-jasa tersebut secara rinci sebagai berikut:
    • Jaringan telepon umum / public switched telephone network
      • Jasa pelanggan telepon / telephone subscriber services
      • Jasa interkoneksi operator telekomunikasi/ interconnection services to other telecommunications operators
        • Interkoneksi jarak jauh internasional / international long distance interconnection
        • Interkoneksi sambungan tetap dan bergerak / mobile and fixed cellular interconnection
    • Jasa sambungan bergerak / mobille cellular services
      • Jasa sambungan analog / analog cellular services
      • Jasa sambungan GSM / GSM cellular services
      • Jasa sambungan PCN / PCN cellular services
    • Jasa satelit / satellite services
    • Jasa lainnya
      • VSAT
      • e-mail
      • kartu telepon / calling cards
  • 11. Penetrasi Telekomunikasi
  • 12. Telekomunikasi Publik Penyiaran Arsitektur Telekomunikasi Publik dan Penyiaran
  • 13. Kerangka Dasar Kebijakan Kompetisi Telekomunikasi
  • 14. Pentahapan Aspek Teknis Infrastruktur
  • 15.
    • Integrasi yang progresif dari beberapa platform jaringan yang berbeda untuk menyalurkan layanan yang serupa dan atau layanan-layanan yang berbeda yang disalurkan pada platform jaringan yang sama.
    • Konvergensi adalah bersatunya layanan telekomunikasi, teknologi informasi, dan penyiaran, dimana penyelenggaraan jasa telekomunikasi merupakan kegiatan penyediaan atau pelayanan jasa telekomunikasi yang memungkinkan terselenggaranya telekomunikasi melalui media apa aja, termasuk TV, siaran, radio & multi media. (Sumber: media law ombudsperson)
    • Karakteristik Jaringan Masa Depan yang Konvergen
      • Semua berbasis IP atau packet-based network
      • Aplikasi/layanan yang terpisah dari jaringan transport.
      • Jaringan yang terbuka
      • Jaringan broadband yang integrated atau konvergen
      • Jaringan yang obiquitous
      • Network intelligence yang terdistribusi
      • (source: OECD)
    Konvergensi
  • 16. Ada 3 penggerak utama konvergensi yaitu: konsumen dengan kebutuhan akan layanan yang makin bervariasi, operator, dan kemajuan teknologi. Perubahan layanan dan kebutuhan Pelanggan Permintaan yang men