Web viewPerayaan 1 juli 2014, dimana TNI/Polri dari polda papua dan polres jayapura melakukan kegiatan

  • View
    214

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Web viewPerayaan 1 juli 2014, dimana TNI/Polri dari polda papua dan polres jayapura melakukan...

PEMBAGIAN SEMBAKO POLISI DAN MILISI NKRI DI LAPANGAN THEYS, POLISI ANIAYA SEORANG MAHASISWA

1 Juli 2014, Polisi Bagi-Bagi Sembako Kepada Milisi NKRI

Upaya militer Indonesia untuk mengalikan rakyat papua kepada kegiatan pembagian sembako. Pembagian sembako adalah kagiatan perlawanan dengan hari kepapuaan dimana setiap 1 juli, 1 desember dan hari papua lainnya. Pembagian sembako adalah kegiatan propokasi militer Indonesia kepada rakyat Papua.

Perayaan 1 juli 2014, dimana TNI/Polri dari polda papua dan polres jayapura melakukan kegiatan pembagian sembako di Lapangan Theys di Sentani.

Kegiatan tersebut sengaja dilakukan oleh gabungan militer NKRI di tanah Papua. Kegiatan itu kegiatan yang bertentangan dengan hari papua. Dimana setiap 1 juli bagi warga bangsa Papua Barat adalah hari bersejara dan selalu diperingati hari bersejarah tersebut. 1 juli 1971, adalah hari proklamasikan kontitusi sementara bangsa Papua Barat di markas Victoria.

1 juli 2014, kapolres jayapura mengundang sejumlah Orang Tolikara (Suku Lani) dari jemaat Sion Gereja Injili di Indonesia (GIDI) di jalan BTN Matua sentani.

Segenap Jemaat GIDI Sion yang meramaikan kegiatan pembagian sembako oleh polisi di lapangan Theys sentani. Kogoya salah seorang mahasiswa yang sempat pantau kegiatan itu menjelaskan; TNI/Polri dari satuan polres jayapura sudah siaga sejak pagi di lapangan theys. Pada pukul. 05.00 mereka sudah ambil tempat disana.

Saya kesana pagi, dari sambing mobil saya sedang memotret kegiatan pembagian sembako. Saya tidak tahu ada polisi di belakang yang sedang pantau. Dia berpakain preman, sedang saya ambil gambar dengan menggunakan hp camera, saya di datangi Polisi.

Polisi kemudian pukul saya, ia pegang kepala saya lalu ia toki kepala saya dengan lapis mobil, polisi yang sedang parkir. Saya mata gunang dan terjatu. Ia melakukan pemukulan secara diam-diam, tanpa tanya, jelas kogoya sambil menunjukan kepalah yang memar.

Polisi pukul kogoya, karena mereka curiga bahwa poto yang diri ambil adalah akan diberikan kepada activit Papua. Saya piki begitu. Jelas kogoya.

Walaupun dapat pukul, jelas kogoya; saya tetap masuk dalam kegiatan mereka dan saya ambil gambar. Jelasnya sambil menunjukan gambar kegiatan tersebut.

Jemaat pada Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) di Sion Sentani adalah mayoritas masyarakat dari Kabupaten Tolikara. Mayoritas jemaat pada gereja dan atau jemaat tersebut adalah Milisi Barisan Merah Puti.

Untuk membuktikan, silakan simak laporan berikut ini;

Pada 19 November 2012, Kapolres Jayapura Rocky L dan Wakil Bupati Jayapura Robeth Djonso datang melatik Manase Kogoya sebagai kepala Barisan Merah Puti (MP) di jemaat sion.

Warga masyarakat Tolikara di jemaat Sion Sentani, barapen di halaman gereja. Mereka makan bersama dengan kapolres dan wakil bupati jayapura Robet Djonso.

Manase Kogoya dan Lekis Kogoya dipercayakan untuk melakukan konsolidasi BMP. Kapolres juga memberikan bantuan kepada jemaat itu. misalnya, pembuatan pagar gereja, memberikan bantuan bola vola, net gitar dan tong sampa serta mesin bapat. Usai melakukan pelantikan mereka menuju STAKIN untuk membubarkan ibadah perayaan HUT ke-IV KNPB.

Sampai hari gereja GIDI jemaat Sion adalah gereja barisan merah puti (BMP). M. Wati Kogoya anggota jemaat Sion yang juga ketua BMP sepegunungan tengah Papua. Pada pertengahan juni, wati melakukan barepen di halaman gereja untuk mengucap syukur untuk 14 kursi DPR papua yang di perjuangkan BMP Ramses Ohee, ketua BMP Pusat.

Sembako yang di bagikan polisi kepada masyarakat berupa:

1. Gula pasir 1 kg

2. Beras bungkus 2 kg

3. Minyak goreng plastic bimoli kg

4. Kopy+daun the 1 bungkus

5. Supermi 2 bungkus

6. Vit glas 1 botol

7. Garam + picin dll

Pembagian sembako itu di berikan kepada setiap kepala keluarga (KK)

Polisi setelah memberikan bantuan sembako, polisi antar milisi NKRI pulang dengan mobil polisi.

Salah seorang anggota Polisi

Memberikan pengumuman

Milisi NKRI dari Tolikara

Saat menerima sembako

Manase Kogoya, (baju biru)

Saat mengawasi warganya yang

Hendak menerima sembako

Tumbuk sembako yang di bagikan

TNI/Polri kepada masyarakat

Tolikara

Warga Milisi NKRI dari jemaat

Sion GIDI Sentani naik

Mobil polisi usai menerima

Sembako

Warga Milisi NKRI dari jemaat

Sion GIDI Sentani naik

Truk polisi usai menerima

Sembako

Wartawan bersama polisi

Di lapangan theys.

Demikian Laporan;

By.

Ericson Suhun

West Papua Independence Activist Of South Yally

===================================================