Gambaran Status Kesehatan dan Faktor Penyebab Pernikahan ...· dan Faktor Penyebab Pernikahan Usia

  • View
    216

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Gambaran Status Kesehatan dan Faktor Penyebab Pernikahan ...· dan Faktor Penyebab Pernikahan Usia

GAMBARAN STATUS KESEHATAN DAN FAKTOR PENYEBAB PERNIKAHAN USIA DINI PADA REMAJA DI

DESA CIO GERONG KABUPATEN PULAU MOROTAI MALUKU UTARA

SKRIPSI

Disusun Oleh: Arnistin Yulvianti Sabi

462008047

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN

UNUVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA SALATIGA

2012

i

GAMBARAN STATUS KESEHATAN DAN FAKTOR PENYEBAB PERNIKAHAN USIA DINI PADA REMAJA DI

DESA CIO GERONG KABUPATEN PULAU MOROTAI MALUKU UTARA

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan dalam Memperoleh Gelar Sarjana Keperawatan

Universitas Kristen Satya Wacana

Disusun Oleh: Arnistin Yulvianti Sabi

462008047

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNUVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA

SALATIGA 2012

ii

iii

iv

v

vi

HALAMAN PERSEMBAHAN

Skripsi ini sepenuhnya penulis persembahkan untuk:

Tuhan Yesus Sang pemberi hidup,, my hero papa-mama tercinta, kakak

Ista

serta adik-adik tersayang (Yuyun, Wiwin, Windy)..

MOTTO

Lakukan apa yang menjadi bagianmu,,

maka Bapamu yang di Sorga akan melakukan apa yang menjadi bagian-

Nya..

Filipi 4:13 Segala perkara dapat kutanggung didalam Dia yang

memberi kekuatan kepadaku

vii

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yesus Kristus yang telah

memberikan anugera dan rahmat-Nya kepada penulis, sehingga penulis

dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul Gambaran Status Kesehatan

dan Faktor Penyebab Pernikahan Usia Dini pada Remaja di Desa Cio Gerong

Kabupaten Pulau Morotai

Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini dapat terselesaikan atas

bantuan berbagai pihak baik itu dalam bentuk sumbangan pemikiran,

bimbingan, semangat dan doa yang tiada hentinya. Untuk itu penulis

mengucapkan terima kasih yang tulus kepada:

1. Ibu Ratriana Y.E. Kusumiati.,M.Si,.Psi selaku pembimbing I, yang sudah

meluangkan waktu untuk membimbing dan mengarahkan saya dengan

penuh kesabaran, mohon maaf jika selama bimbingan ada kesalahan yang

saya buat. Terimakasih banyak Ibu, Tuhan Yesus memberkati.

2. Ibu Ns. Sakti Oktaria Batubara.,S.Kep,.M.Kep selaku pembimbing II.

Terimakasih atas setiap waktu, bimbingan dan arahan yang diberikan

kepada saya. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam diri saya selama

proses bimbingan. Trimakasih banyak Ibu, Tuhan Yesus memberkati.

3. Ir. Ferry F. Karwur, M.Sc., Ph.D selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan

Universitas Kristen Satya Wacana.

viii

4. Ibu Johana R. H. Kawonal, BSc., Appl, CV, RN selaku Kaprodi Program

Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kristen

Satya Wacana.

5. Seluruh staf pengajar Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Satya

Wacana.

6. Wali Studi saya: Ns. Indah Wulaningsih., S.Kep (Wali Studi I) dan Ns. Sakti

Oktaria Batubara., S.Kep., M.Kep (Wali Studi II), terimakasih sudah

menjadi Orangtua saya selama saya menimbah ilmu di FIK UKSW.

7. Pemerintah Desa Cio Gerong Kabupaten Pulau Morotai yang telah

menerima dan mengijinkan penulis untuk melakukan penelitian ini, bagi

Masyarakat Desa Cio Gerong terlebih khusus yang dengan sukarela telah

bersedia menjadi partisipan dalam penelitian yang penulis lakukan di Desa

Cio Gerong.

8. Kedua Orangtua tercinta Papa Agang Sabi dan mama Yulnince Ngawaro

yang dengan penuh cinta kasih berjuang keras dalam hidup saya,

terimakasih atas segala usaha, dukungan, doa dan nasihat-nasihatnya,

tanpa kalian saya tidak berarti apa-apa. Adik-adik tersayang (Yuyun,

Wiwin, Windy), terimakasih atas dukungan dan doa-doanya. Kakak saya

tercinta Arnista Sabi, terimakasih sudah pernah hadir dalam hidup kami

dan telah menjadi motivasi terbesar saya untuk masuk dalam dunia

keperawatan.

9. Untuk My someone special, terimakasih atas semua dukungan doa,

semangat dan nasihat-nasihatnya. Untuk Ci'Ucan, kvery, kdel, kcilly,

ix

KAndry Kedeng, serta Om dan Tante yang tidak bisa saya sebutkan satu

persatu, terimakasih atas segala bentuk dukungan yang diberikan kepada

saya.

10. Keluarga kecil saya Kost Pink : Agata Rita, Asih Ocon, Orien, Lesina, Ita,

Ka kiky. Terimakasih atas semua tawa-canda, suka-duka yang kita lewati

bersama, setiap dukungan, doa dan masukan-masukannya. Maaf jika

selama bersama kalian ada hal-hal yang tidak berkenan dari diri saya.

Untuk anggota Kost Pink lainnya: KCeans, KTasya Katalina, KOm,

KWiliam, terimakasih atas segala bentuk dukungan yang diberikan kepada

saya.

11. Teman-teman seperjuangan Keluarga besar Angkatan 2008 FIK: Yosias,

Marsyan, Bu Theis, Kris, Agung, El, Eko, Yandri, Yoga, Noges, Rina, Kk

Ona, Asih, Rita, Orien,Lesi, Tanti, Jein, Yetni, An, Eby, Ida, Yuly, Memei,

Dwi, Oca, Suri, Elen, Oce, Alen, Ita, ola, Indri, Ica, Leni, Asnat, Melin, Lily,

Boiky, Anggi, Kely, Eno, Yane, Anje, Diana, Nesya, Asihma, Irma dudul,

Irma, Arnia, Kristin S, Kristin F, Etika, Djati, Nia, Albina, Evaldiana, Rinda,

Eva Kristi, Fanita, Anita, Uswatun, Sania, Maya, Mayasari, Desi, Widya, dll.

Terimakasih sudah menjadi teman, sahabat dan keluarga saya selama di

FIK, terimaksih atas setiap dukungan, doa dan semangatnya, bahagia bisa

mengenal kalian. Tetap semangat untuk mewujudkan setiap impian dan

harapan. Terimakasih untuk semuanya, Kau bukan hanya sekedar indah,

kau tak akan terganti. Terimakasih juga untuk Ibu Gracia, Ibu Linda dan

x

Pak Krisyen yang sempat mengajar, menasehati dan memberi semangat

pada kami.

12. Semua pihak yang tidak dapat saya tuliskan satu persatu, yang sudah

mendukung dan mendoakan saya dalam penulisan skripsi ini.

Salatiga, Juni 2012

Penulis

xi

ABSTRAK

Gambaran Status Kesehatan dan Faktor Penyebab Pernikahan Usia Dini pada Remaja di Desa Cio Gerong Kabupaten Pulau Mrotai Malukun Utara. Skripsi, Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. 16 + 89 + 54 = 159 UU RI No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan pada pasal 6 menyebutkan bahwa Untuk melangsungkan perkawinan seorang yang belum mencapai umur 21 (dua puluh satu) tahun harus mendapat izin kedua orang tua. Namun sejak dulu hingga sekarang di Indonesia masih banyak pasangan suami istri yang menikah di usia remaja (16-22 tahun). Berdasarkan data SDKI tahun 2007, jumlah kasus pernikahan dini mencapai 50 juta penduduk dengan rata-rata usia perkawinan di Indonesia yakni 19,1 tahun. Beberapa ahli menyatakan bahwa pernikahan usia remaja disebabkan oleh faktor ekonomi, pendidikan, diri sendiri dan faktor orang tua (Sari, 2006). Menurut Gantt dan Rosenthal 2004, kehamilan usia remaja beresiko terhadap harga diri rendah, depresi, penyalagunaan obat, gangguan emosi, anak yang dilahirkan mengalami lahir prematur, BBLR, child abuse, diterlantarkan dan kematian. Di desa Cio Gerong Pulau Morotai Maluku Utara, tercatat dari Tahun 2001-2010 terjadi peningkatan jumlah pernikahan di usia remaja. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis yang bertujuan untuk mengetahui Gambaran Status Kesehatan dan Faktor Penyebab Pernikahan Usia Dini pada Remaja di Desa Cio Gerong Kabupaten Pulau Mrotai Malukun Utara. Data dikumpul melalui wawancara mendalam dan observasi pada warga desa Cio Gerong yang menikah di usia dini, kemudian dibuat pendokumentasian yang dilengkapi catatan lapangan dan hasil rekaman. Hasil wawancara disusun dalam bentuk verbatim, selanjutnya dianalisis dengan tiga cara yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Sedangkan uji keabsaan data dilakukan dengan triangulasi. Hasil penelitian mengidentifikasi lima tema yaitu pernikahan usia dini disebabkan oleh faktor internal, pernikahan usia dini disebabkan oleh faktor eksternal, dampak pernikahan usia dini dilihat dari kesehatan psikologis dampak pernikahan usia dini dilihat dari kesehatan fisik dan hilangnya kesempatan melanjutkan pendidikan. Peneliti menyarankan agar orangtua lebih memperhatikan tugas dan perkembangan anak berdasarkan batasan usianya, perlu adanya peningkatan kerjasama pemerintah dan tenaga kesehatan desa Cio Gerong dalam melakukan promosi dan pendidikan kesehatan bagi masyarakatnya. Kata kunci: Pernikahan usia dini, faktor penyebab, status kesehatan, remaja, desa Cio Gerong. Daftar Pustaka : 21 (2000-2011)

xii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL... i

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS TUGAS AKHIR................. ii

PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI TUGAS AKHIR......... iii

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING..... iv

HALAMAN PENGESAHAN... v

HALAMAN PERSEMBAHAN... vi

KATA PENGANTAR........ vii

ABSTRAK........... xi

DAFTAR ISI........... xii

DAFTAR TABEL................. xiv

DAFTAR LAMPIRAN........... xv

BAB I PENDAHULUAN..... 1

1.1. Latar Belakang..... 1

1.2. Fokus Penelitian...... 6

1.3. Tujuan Penelitian......... 7

1.4. Manfaat Penelitian... 7

BAB II TINJAUAN TEORI....... 10

2.1. Remaja........ 10

2.1.1. Pengertian Remaja........ 10

2.1.2. Tugas Perkembangan Remaja..... 12

2.2. Faktor Penyebab dan Dampak Pernikahan Usia Dini.. 14

xiii

2.2.1. Penger