Nur Masripatin, Kirsfianti Ginoga, Gustan Pari, karbon... Cadangan Karbon pada berbagai Tipe Hutan dan

  • View
    1

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Nur Masripatin, Kirsfianti Ginoga, Gustan Pari, karbon... Cadangan Karbon pada berbagai Tipe Hutan...

  • Cadangan Karbon pada berbagai Tipe Hutan dan Jenis Tanaman di Indonesia

    Penulis: Nur Masripatin, Kirsfianti Ginoga, Gustan Pari, Wayan Susi Dharmawan, Chairil Anwar Siregar, Ari Wibowo, Dyah Puspasari, Arief Setiyo Utomo, Niken Sakuntaladewi, Mega Lugina, Indartik, Wening Wulandari, Saptadi Darmawan, Ika Heryansah, N.M. Heriyanto, H. Haris Siringoringo, Ratih Damayanti, Dian Anggraeni, Haruni Krisnawati, Retno Maryani, Dana Apriyanto, Bayu Subekti.

    Penerbit: Pusat Penelitian dan Pengembangan Perubahan Iklim dan Kebijakan

    Kampus Balitbang Kehutanan Jl. Gunung Batu No. 5 Bogor; Telp. 0251 8633944; Fax: 0251 8634924; Email: forestpolicy@puslitsosekhut.web.id; Website: http://www.puslitsosekhut.web.id

    ii

  • PENGANTAR

    Data dan informasi cadangan carbon di berbagai tipe hutan dan ekosistem ini di harapkan mampu menjadi dasar pertimbangan para pihak untuk menentukan :

    1. Jenis vegetasi yang akan ditanam sebagai upaya peningkatan serapan pada karbon tertentu.

    2. Estimasi besaran emisi yang akan dihasilkan apabila hutan atau pohon tertentu ditebang atau hilang.

    Oleh karena itu buku ini bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman para pihak dalam optimasi terkait pengelolaan hutan.

    Kami menyadari bahwa masih banyak data dan informasi cadangan karbon yang belum tercakup dalam buku ini, karena itu perbaikan dan peningkatan data (up dating) akan terus dilakukan. Akhirul kalam, penghargaan dan terima kasih untuk seluruh pihak yang berperan serta dalam penyusunan buku ini.

    Bogor, Desember 2010

    Kepala Puslitbang Perubahan Iklim dan Kebijakan,

    Dr. Ir. Kirsfianti L. Ginoga, M.Sc

    iiiCadangan Karbon pada berbagai Tipe Hutan dan Jenis Tanaman di Indonesia

  • PENGANTAR .................................................................................iii DAFTARISI .....................................................................................iv DAFTARTABEL ...............................................................................iv

    PENDAHULUAN ................................................... 1 CADANGAN KARBON DI HUTAN ALAM .............. 2 CADANGAN KARBON DI HUTAN TANAMAN ....... 5 PENUTUP ......................................................... 31 GLOSSARY ................................................................................32 PUSTAKA ...................................................................................33 Lampiran: Beberapa jenis pohon di Indonesia ...............................40

    DAFTARISI

    DAFTARTABEL Tabel 1. Cadangan karbon di atas permukaan tanah pada beberapa

    kelas hutan alam .............................................................................3

    Tabel 2. Cadangan karbon di atas permukaan tanah pada hutan tanaman ................................................................................6

    Tabel 3. Cadangan karbon pada hutan rakyat dan tegakan agroforestri ....13 Tabel 4. Cadangan karbon pada kawasan non hutan .................................19 Tabel 5. Cadangan karbon tanah ................................................................25

    iv

  • Pendahuluan

    Hutan merupakan sumber daya alam yang sangat penting dan bermanfaat bagi hidup dan kehidupan baik secara langsung maupun tidak langsung. Manfaat langsung dari keberadaan hutan di antaranya adalah kayu, hasil hutan bukan kayu dan satwa. Sedangkan manfaat tidak langsungnya adalah berupa jasa lingkungan, baik sebagai pengatur tata air, fungsi estetika, maupun sebagai penyedia oksigen dan penyerap karbon. Penyerapan karbon sendiri terjadi didasarkan atas proses kimiawi dalam aktivitas fotosintesis tumbuhan yang menyerap CO2 dari atmosfer dan air dari tanah menghasilkan oksigen dan karbohidrat yang selanjutnya akan berakumulasi mejadi selulosa dan lignin sebagai cadangan karbon.

    Kerusakan hutan, perubahan iklim dan pemanasan global, menyebabkan manfaat tidak langsung dari hutan berkurang, yaitu karena hutan merupakan penyerap karbon terbesar dan memainkan peranan yang penting dalam siklus karbon global dan dapat menyimpan karbon sekurang kurangnya 10 kali lebih besar dibandingkan dengan tipe vegetasi lain seperti padang rumput, tanaman semusim dan tundra (Holdgate, 1995 dalam Adiriono, 2009).

    Kemampuan hutan dalam menyerap dan menyimpan karbon tidak sama baik di hutan alam, hutan tanaman, hutan payau, hutan rawa maupun di hutan rakyat tergantung pada jenis pohon, tipe tanah dan topografi. Oleh karena itu, informasi mengenai cadangan karbon dari berbagai tipe hutan, jenis pohon, jenis tanah dan topografi di Indonesia sangat penting. Dari seratus empat (104) jenis pohon di Indonesia (lampiran 1), baru 11 jenis pohon yang sudah diketahui cadangan karbonnya. Saat ini sumber data yang komprehensif tentang cadangan karbon di berbagai tipe ekosistem hutan dan penggunaan lahan lain masih terbatas. Oleh karena itu, penyusunan booklet ini bertujuan untuk menyediakan sumber informasi sebagai acuan data cadangan karbon di lokasi pengukuran yang dilakukan pada berbagai tipe ekosistem hutan dan penggunaan lahan. Informasi yang disampaikan berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan baik oleh instansi pemerintah, swasta, lembaga penelitian internasional dan nasional, maupun perguruan tinggi.

    1Cadangan Karbon pada berbagai Tipe Hutan dan Jenis Tanaman di Indonesia

  • Cadangan Karbon di Hutan Alam Cadangan karbon pada berbagai kelas penutupan lahan di hutan alam berkisar antara 7,5 – 264,70 ton C/ha seperti tercantum pada Tabel 1. Secara umum pada hutan lahan kering primer mampu menyimpan karbon dalam jumlah lebih besar dibandingkan dengan hutan lahan kering sekunder karena pada hutan sekunder telah terjadi gangguan terhadap tegakannya. Kebakaran, ekstraksi kayu, pemanfaatan lahan untuk bercocok tanam dan kejadian atau aktivitas lainnya di kawasan hutan yang menyebabkan berkurangnya potensi biomassa yang berindikasi langsung terhadap kemampuannya menyimpan karbon. Pola tersebut juga terjadi pada hutan rawa primer dan hutan rawa sekunder. Selanjutnya pada hutan lahan kering relatif memiliki kemampuan menyimpan karbon dalam jumlah lebih besar daripada hutan rawa dan mangrove karena kemampuannya dalam membangun tegakan yang tinggi dan berdiameter besar sebagai tempat menyimpan karbon.

    2 Cadangan Karbon di Hutan Alam

  • Ta be

    l 1 .

    Ca da

    ng an

    k ar

    bo n

    di a

    ta s

    pe rm

    uk aa

    n ta

    na h

    pa da

    b eb

    er ap

    a ke

    la s

    hu ta

    n al

    am

    No .

    Ti pe

    H ut

    an Ca

    da ng

    an K

    ar bo

    n di

    A ta

    s Pe

    rm uk

    aa n

    Ta na

    h (to

    n C/

    ha )

    Su m

    be r

    Ke te

    ra ng

    an

    1. Hu

    ta n

    al am

    di

    pt er

    ok ar

    pa 20

    4, 92

    – 2

    64 ,7

    0 1.

    D ha

    rm aw

    an d

    an

    Si re

    ga r (

    20 09

    ); 1.

    M et

    od e

    de st

    ru ct

    ive s

    am pl

    in g

    di a

    re al

    k er

    ja IU

    PH HK

    -H A

    PT . S

    ar pa

    tim ,

    Sa m

    pi t,

    Ka lim

    an ta

    n Te

    ng ah

    d en

    ga n

    ni la

    i D BH

    7 ,0

    – 7

    0, 0

    cm ; p

    er sa

    m aa

    n al

    lo m

    et rik

    b io

    m as

    a di

    a ta

    s pe

    rm uk

    aa n

    ta na

    h Y

    = 0,

    01 12

    (D BH

    )2, 68

    78

    2. S

    am so

    ed in

    e t a

    l. (2

    00 9)

    2. M

    et od

    e pe

    rs am

    aa n

    al lo

    m et

    rik C

    ha ve

    s bi

    om as

    a di

    a ta

    s pe

    rm uk

    aa n

    ta na

    h Y

    = 0,

    05 09

    x ρ

    x D

    BH 2 x

    T p

    ad a

    Hu ta

    n Pe

    ne lit

    ia n

    M al

    in au

    , K al

    im an

    ta n

    Ti m

    ur d

    en ga

    n ni

    la i D

    BH 7

    ,0 –

    7 0,

    0 cm

    2. Hu

    ta n

    lin du

    ng 21

    1, 86

    No or

    ’a n

    (2 00

    7) M

    et od

    e pe

    rs am

    aa n

    al lo

    m et

    rik B

    ro w

    n bi

    om as

    a di

    a ta

    s pe

    rm uk

    aa n

    ta na

    h Y

    = 38

    ,4 90

    8 –

    11 ,7

    88 3

    x DB

    H +

    1, 19

    26 x

    D BH

    2 d

    i H ut

    an L

    in du

    ng S

    un ga

    i W ai

    n,

    Ka lim

    an ta

    n Ti

    m ur

    d en

    ga n

    ni la

    i D BH

    5 ,0

    – 4

    0, 0

    cm

    3. Hu

    ta n

    se ku

    nd er

    be

    ka s

    ke ba

    ka ra

    n hu

    ta n

    7, 5

    – 55

    ,3 Hi

    ra ts

    uk a

    et a

    l. (2

    00 6)

    M et

    od e

    de st

    ru ct

    ive s

    am pl

    in g

    di H

    ut an