PENYUSUNAN PERENCANAAN SOSIAL DAN BUDAYA Kegiatan ... Bab II...  Kegiatan Penyusunan Masterplan Kesehatan

  • View
    215

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of PENYUSUNAN PERENCANAAN SOSIAL DAN BUDAYA Kegiatan ... Bab II...  Kegiatan Penyusunan Masterplan...

PENYUSUNAN PERENCANAAN SOSIAL DAN BUDAYA

Kegiatan Penyusunan Masterplan Kesehatan Kabupaten Banyuwangi

BAB II TINJAUAN KEBIJAKAN KESEHATAN DAERAH II - 1 LAPORAN AKHIR

Perencanaan Masterplan Kesehatan Kabupaten Banyuwangi

ini didasarkan pada rencana yang lebih tinggi. Salah satu dokumen

rencana yang akan dijadikan acuan atau dasar tersebut adalah

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)

Kabupaten Banyuwangi Tahun 2001 2015.

Dalam RPJMD Kabupaten Banyuwangi Tahun 2001 2015

memiliki 7 (tujuh) isu strategis. Salah satu isu strategisnya adalah

masalah pendidikan dan kesehatan (point 1), dimana isu ini

merupakan isu utama dalam RPJMD tersebut. Isu inilah yang akan

melatar belakangi perlunya pembangunan bidang kesehatan dan

pendidikan. Berikut ini diuraikan kebijakan Bidang Kesehatan yang

tertuang dalam RPJMD Kabupaten Banyuwangi Tahun 2011 2015.

Berdasarkan analisa data dan informasi di Kabupaten

Banyuwangi, dirumuskan isu-isu strategis yang sebagai permasalahan-

permasalahan utama yang sedang dan akan dihadapi pada lima tahun

mendatang, yaitu 1) Pendidikan dan Kesehatan, 2) Kemiskinan dan

pengangguran, 3) Revitalisasi Sektor Pertanian, Pariwisata dan UMKM,

4) Lingkungan, 5) Perlindungan Sosial, 6) Infrastruktur, dan 7) Tata Kelola

Pemerintahan yang Baik.

PENYUSUNAN PERENCANAAN SOSIAL DAN BUDAYA

Kegiatan Penyusunan Masterplan Kesehatan Kabupaten Banyuwangi

BAB II TINJAUAN KEBIJAKAN KESEHATAN DAERAH II - 2 LAPORAN AKHIR

2.1. Isu Strategis Bidang Kesehatan

Pendidikan dan kesehatan adalah dua isu yang paling dominan di

dalam memberi sumbangan terhadap kualitas sumber daya manusia

(SDM). Apabila kualitas pendidikan dan kesehatan bagus, maka kualitas

SDM juga akan bagus. Oleh karena itu, dua hal ini menjadi bagian penting

dalam MDGs sebagaimana diprogramkan oleh PBB. Sehingga, beberapa

negara juga menaruh perhatian yang serius terhadap dua isu ini.

Kualitas SDM di Kabupaten Banyuwangi masih menjadi

permasalahan yang cukup serius. Indeks Pembangunan Manusia (IPM)

Kabupaten Banyuwangi masih berada di bawah rata-rata IPM Provinsi

Jawa Timur. SDM merupakan faktor utama dalam pembangunan. Negara-

negara yang memiliki pertumbuhan dan stabilitas ekonomi, serta tingkat

kesejahteraan yang lebih baik biasanya adalah negara-negara yang

memiliki SDM yang berkualitas. Oleh karena itu, kualitas SDM merupakan

salah satu faktor penentu bagi kemampuan suatu negara atau daerah

untuk menjadi negara atau daerah yang memiliki daya saing tinggi.

Jepang dan sejumlah negara lainnya merupakan negara yang tidak

memiliki sumber daya alam yang memadai, namun negara-negara

tersebut memiliki SDM yang berkualitas sehingga mereka mampu menjadi

negara yang maju. Kualitas SDM yang bagus menjadikan negara maju

mampu menjadi negara yang lebih kompetitif (competitive state) apabila

dibandingkan dengan negara-negara lain. Negara-negara kompetitif yang

terdapat di Asia diantaranya adalah Jepang dan Singapura.

Dalam upaya meningkatkan kualitas SDM maka masalah-masalah

yang berkaitan dengan pendidikan dan kesehatan harus diatasi. Salah

satu contoh di Kabupaten Banyuwangi adalah angka buta huruf yang

masih lebih tinggi daripada angka buta huruf Provinsi Jawa Timur.

Kesehatan merupakan salah satu isu penting di Kabupaten Banyuwangi.

Umur Harapan Hidup (UHH) di Kabupaten Banyuwangi masih di bawah

rata-rata Provinsi Jawa Timur. Keadaan ini diperparah oleh rendahnya

pola pangan harapan yaitu pola kecukupan asupan pangan dan gizi

PENYUSUNAN PERENCANAAN SOSIAL DAN BUDAYA

Kegiatan Penyusunan Masterplan Kesehatan Kabupaten Banyuwangi

BAB II TINJAUAN KEBIJAKAN KESEHATAN DAERAH II - 3 LAPORAN AKHIR

termasuk akses terhadap air bersih. Di samping, angka kematian bayi

dan ibu-ibu yang melahirkan masih cukup tinggi. Keadaan demikian

menjadi tantangan di dalam meningkatkan kualitas kesehatan di

Kabupaten Banyuwangi.

2.2. Indikator Kinerja Bidang Kesehatan

Untuk menjamin aspek akuntabilitas pencapaian kinerja RPJMD

sekaligus sebagai acuan penyusunan Renstra dan Renja SKPD, indikator

dan target kinerja dinyatakan dengan jelas pada RPJMD ini. Indikator

kinerja RPJMD ditampilkan dengan menggambarkan kondisi awal dan

target tahunan selama periode 2010 sampai 2015. Sebagai referensi

maka digunakan data time series lima tahun sebelumnya sebagai

pembanding.

Indikator Kinerja Daerah khusus terkait permasalahan kesehatan di

Kabupaten Banyuwangi disajikan pada tabel berikut.

PENYUSUNAN PERENCANAAN SOSIAL DAN BUDAYA

Kegiatan Penyusunan Masterplan Kesehatan Kabupaten Banyuwangi

BAB II TINJAUAN KEBIJAKAN KESEHATAN DAERAH II - 4 LAPORAN AKHIR

Tabel 2.1. Penetapan Indikator Kinerja Daerah Terhadap Capaian Kinerja Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan

RPJMD Kabupaten Banyuwangi 2011 2015 ASPEK, FOKUS DAN INDIKATOR KINERJA MENURUT BIDANG URUSAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN KABUPATEN BANYUWANGI

NO BIDANG

URUSAN/INDIKATOR

Kondisi Kinerja Periode Sebelumnya Target Capaian Tahun RPJMD Kondisi Kinerja akhir

periode RPJMD

SKPD Penanggung

jawab 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015

ASPEK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

Fokus Kesejahteraan & Pemerataan Ekonomi

1. Indikator Makro Lintas SKPD

1.7. IPM (Indeks Pembangunan Manusia)

66,8 67,24 67,80 68,24 68,80 69,24 69,80 70,24 70,80 71,24 71,24 Lintas SKPD

Fokus Kesejahteraan Sosial

2. Kesehatan

2.1. Angka kelangsungan hidup bayi (kematian bayi per 1000 kelahiran)

44,90 43,90 40,79 40,60 37,00 35,54 30,00 25,00 20,00 15,00 15,00 Dinas Kesehatan

2.2. Angka kematian ibu melahirkan (per 100.000 kelahiran hidup)

- 65,00 103,00 97,00 80,00 75,00 70,00 65,00 60,00 55,00 50,00 Dinas Kesehatan

2.3. Angka usia harapan hidup 65,95 65,94 66,78 66,89 67,00 66,9-67.20 67,0-67.50 67,1-67.90 67,2-68.20 67,3-68.50 67,3-68.50 Dinas Kesehatan

2.4. Persentase balita gizi buruk

0,35 0,36 0,39 0,31 0,46 5% 5% 5% 5% 5% 5% Dinas Kesehatan

ASPEK PELAYANAN UMUM

Fokus Layanan Urusan Wajib

2. Kesehatan

2.1. Rasio posyandu per satuan balita

1,69 1,70 1,81 1,78 1,96 1,95 1,95 1,94 1,94 1,94 1,94 Dinas Kesehatan

PENYUSUNAN PERENCANAAN SOSIAL DAN BUDAYA

Kegiatan Penyusunan Masterplan Kesehatan Kabupaten Banyuwangi

BAB II TINJAUAN KEBIJAKAN KESEHATAN DAERAH II - 5 LAPORAN AKHIR

NO BIDANG

URUSAN/INDIKATOR

Kondisi Kinerja Periode Sebelumnya Target Capaian Tahun RPJMD Kondisi Kinerja akhir

periode RPJMD

SKPD Penanggung

jawab 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015

2.2. Rasio puskesmas, poliklinik, pustu per 30.000 penduduk

155,44 158 154,64 161 142,18 142,18 142,18 142,18 142,18 142,18 142,18 Dinas Kesehatan

2.3. Rasio Rumah Sakit per 10.000 penduduk

1:14,31 1:14,33 1:14,36 1:14,68 1:14,64 1:14,49 1:14,53 1:14,56 1:14,59 1:14,63 1:14,63 Dinas Kesehatan

2.4. Rasio dokter per satuan penduduk

7,17 7,11 7,59 6,99 6,89 7,27 7,45 7,55 7,66 7,89 7,89 Dinas Kesehatan

2.5. Rasio tenaga kefarmasian per 100.000 penduduk

0,89 0,95 1,14 1,05 0,99 2,19 2,19 2,31 7,66 1,55 1,55 Dinas Kesehatan

2.6. Rasio tenaga ahli gizi per 100.000 penduduk

1,21 1,40 1,65 1,42 1,30 2,19 2,31 2,50 2,68 2,80 2,80 Dinas Kesehatan

2.7. Jml Rumah Sakit 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 Dinas Kesehatan

2.8. Jml Puskemas, Pustu, Pusling

199 216 216 203 201 216 216 216 216 216 216 Dinas Kesehatan

2.9. Jml Tenaga Medis 194 201 208 196 230 240 250 260 270 280 280 Dinas Kesehatan

2.10. Keperawatan (perawat dan bidan)

1207 1313 1399 1263 1234 1240 1250 1260 1270 1280 1280 Dinas Kesehatan

2.11. Kefarmasian (apoteker dan ahli farmasi)

27 24 29 26 30 35 37 40 43 45 45 Dinas Kesehatan

2.12. Tenaga kesehatan 13 21 23 19 36 50 60 70 80 90 90 Dinas Kesehatan

2.13. Sanitarian 34 31 33 22 26 28 31 34 37 45 45 Dinas Kesehatan

2.14. Ahli gizi 19 22 26 23 21 35 37 40 43 45 45 Dinas Kesehatan

2.15. Rasio tenaga medis per 1000 penduduk

12,32 12,75 13,16 12,13 14,28 15,05 15,64 16,23 16,82 17,40 17,40 Dinas Kesehatan

2.16. Rasio tenaga keperawatan per 100.000 penduduk

49,78 54,24 53,53 45,24 43,14 43,83 44,05 44,26 44,53 44,73 44,73 Dinas Kesehatan

2.17. Rasio tenaga Kesehatan per 1000 penduduk

0,83 1,33 1,46 1,18 2,23 3,14 3,75 4,37 4,98 5,59 5,59 Dinas Kesehatan

2.18. Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani

84 88 41 49 44 80 81 81 80 80 80 Dinas Kesehatan

PENYUSUNAN PERENCANAAN SOSIAL DAN BUDAYA

Kegiatan Penyusunan Masterplan Kesehatan Kabupaten Banyuwangi

BAB II TINJAUAN KEBIJAKAN KESEHATAN DAERAH II - 6 LAPORAN AKHIR

NO BIDANG

URUSAN/INDIKATOR

Kondisi Kinerja Periode Sebelumnya Target Capaian Tahun RPJMD Kondisi Kinerja akhir

periode RPJMD

SKPD Penanggung

jawab 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015

2.19. Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompeten