DEPOSITO SEBAGAI JAMINAN BANK GARANSI DALAM .Pemberian bank garansi dalam pelaksanaan perjanjian

  • View
    226

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of DEPOSITO SEBAGAI JAMINAN BANK GARANSI DALAM .Pemberian bank garansi dalam pelaksanaan perjanjian

DEPOSITO SEBAGAI JAMINAN BANK GARANSI DALAM

PELAKSANAAN PERJANJIAN KERJASAMA ANTARA SUPPLIER

DENGAN DISTRIBUTOR

( STUDI PADA PT BANK DANAMON Tbk CABANG PEMUDA SEMARANG )

TESIS

Untuk memenuhi sebagian persyaratan

mencapai derajat sarjana S-2

Magister Kenotariatan

PRISCILLA FEBRIANA, SH

NIM: B4B 004162

PROGRAM PASCA SARJANA

UNIVERSITAS DIPONEGORO

SEMARANG

2006

ABSTRAKSI

DEPOSITO SEBAGAI JAMINAN BANK GARANSI DALAM PELAKSANAAN PERJANJIAN KERJASAMA ANTARA SUPPLIER

DENGAN DISTRIBUTOR ( STUDI PADA PT BANK DANAMON tbk CABANG SEMARANG - PEMUDA )

Perbankan mempunyai peranan yang besar bagi aktivitas perekonamian. Peran strategik bank merupakan wahana yang mampu menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat secara efiktif dan efisien ke arah peningkatan taraf hidup rakyat. Dalam rangka menambah sumber-sumber penerimaan bagi bank serta untuk memberikan pelayanan kepada nasabahnya, bank menyediakan berbagai bentuk jasa. Semakin pesatnya persaingan antara bank, bank didorong tidak hanya mengandalkan sumber penerimaan utamanya dari penyaluran kredit melainkan juga dari jasa-jasa yang diberikan. Bentuk jasa yang diberikan oleh bank selalu mengalami perkembangan

Salah satu bentuk jasa yang ditawarkan oleh bank adalah Bank Garansi. Bank Garansi adalah salah satu jasa yang diberikan oleh bank berupa jaminan pembayaran sejumlah uang tertentu yang akan diberikan kepada pihak penerima jaminan, apabila pihak yang dijamin melakukan cidera janji. Perjanjian yang dapat dilayani dengan bank garansi tidak dibatasi hanya pada perjanjian perjanjian tertentu. Salah satunya adalah perjanjian kerjasama antara Supplier dengan Distributor. Pihak yang dijamin biasanya adalah nasabah bank yang bersangkutan, sedangkan jaminan diberikan kepada pihak lain yang mengadakan suatu perjanjian dengan nasabah.

Pemberian bank garansi dalam pelaksanaan perjanjian kerjasama antara supplier dengan distributor merupakan jenis bank garansi pembelian, dimana bank garansi diberikan kepada supplier sebagai jaminan pembayaran atas pembelian / pemasaran suatu barang/produk. Dalam proses tersebut pihak yang dijamin oleh bank wajib memberikan sejumlah jaminan lawan kepada bank sebagai jaminan terhadap resiko yang mungkin timbul dikemudian hari. Deposito merupakan salah satu bentuk jaminan lawan yang dapat dipakai sebagai jaminan pada bank garansi.

Deposito dijadikan jaminan bank garansi oleh nasabah, karena alasan praktis dan efisien sehingga memenuhi tuntutan kebutuhan akan kelancaran usaha dalam waktu yang relatif singkat, karena pada dasarnya pemberian fasilitas bank garansi dengan jaminan deposito tidak membutuhkan analisis yang mendalam terhadap kemampuan nasabah karena jaminan untuk mendapatkan bank garansi sudah berada dalam pengguasaan bank.

Proses penyelesian yang ditempuh oleh bank apabila pihak yang dijamin (distibutor) melanggar janji merupakan penyelesaian yang sederhana. Dalam hal debitur wanprestasi maka bank dapat langsung membuka pemblokiran deposito dan selanjutnya bank mengambil pelunasan terhadap bank garansi. Karena dengan menjadi aktifnya / adanya tuntutan dari pihak penerima bank garansi, maka perjanjian bank garansi berubah menjadi perjanjian kredit antara bank dengan pihak yang dijamin (distributor) Kata kunci : bank garansi

ABSTRACT

DEPOSIT AS WARRANTY BANK GUARANTEE IN IMPLEMENTATION OF

COOPERATION AGREEMENT BETWEEN SUPPLIER AND DISTRIBUTOR (STUDY ON PT BANK DANAMON TBK BRANCH OF SEMARANG-PEMUDA)

Banking has the important role for economic activities. The strategic role of bank is a mode that able to assemble and supply the society fund effectively and efficiently toward an increasing of people standar-life. In order to adding the receiving sources for bank and providing service to the customer, bank gives several of tipe service. Progressively quik of competition between banks, the bank urged not only relying on the primary receiving source of credit distribution but from the services which given, as well. The type of service which given by bank is always experiencing a development. One of services type which offered by bank is Bank Guarantee. Bank Guarantee is one of service that given by bank in form of payment security an amount of certain money that will given to the security receiver party, if throught bank guarantee is unlimited only on certain agreement. One of is cooperation agreement between Supplier and Distributor. The party who guaranteed commonly is the partinent bank client, while a security which given to other party is performing an agreement with client. Giving of Bank Guarantee in implementation of cooperation agreement between Supplier and Distributor is type of the purchasing Bank Guarantee, in which the bank guarantee given to Supplier as payment agreement upon purchasing/marketing a product. In the process a party who guaranteed by bank obliged to give some opponent security that can applied as security upon bank guarantee.

Deposit became the warranty bank guarantee by client, because the practical and efficient reasons so that comply with the necessary demand of business fluency by deposit neednt analysis to get the warranty bank is already in the bank domination.

The completion process that performed by bank is the party which guaranteed (distributor) is not comply with an agreement is simple execution. In the case of wan-achievement debtor then a bank may direct open the deposit blocking and furthermore the bank take a settlement for warrant bank. Because be active / existing of demand from the receiver party of warranty bank, then the warranty bank agreement change become credit agreement between bank and distributor. Key Word: Bank Guarantee

TESIS

DEPOSITO SEBAGAI JAMINAN BANK GARANSI DALAM

PELAKSANAAN PERJANJIAN KERJASAMA ANTARA SUPPLIER

DENGAN DISTRIBUTOR

( STUDI PADA PT BANK DANAMON tbk CABANG SEMARANG-PEMUDA )

Disusun oleh:

PRISCILLA FEBRIANA, S.H

NIM: B4B 004162

Telah dipertahankan di depan Tim Penguji

Pada tanggal 15 Agustus 2006

dan dinyatakan telah memenuhi syarat untuk diterima

Mengetahui:

Pembimbing Utama Ketua Program Studi

Herman Susetyo, S.H,M.Hum Mulyadi, S.H, M.S NIP : 130 702 192 NIP : 130 529 429

PERNYATAAN

Dengan ini penulis menyatakan bahwa Tesis ini adalah hasil pekerjaan penulis

sendiri dan di dalamnya tidak terdapat karya yang telah diajukan untuk

memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan Tinggi, dan lembaga

pendidikan lainnya. Pengetahuan yang diperoleh dari hasil penerbitan maupun

yang belum/tidak diterbitkan, sumbernya telah dijelaskan di dalam tulisan dan

daftar pustaka dari tulisan ini.

Semarang, Agustus 2006

Penulis.

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada The One and Only Jesus Christ

untuk semua berkat, karunia dan talenta tak terkira dalam pribadi penulis.

Sehingga terwujud harapan penulis dengan selesainya penyusunan Tesis ini

sebagai salah satu syarat untuk mencapai gelar Sarjana S2 di Magister

Kenotariatan Universitas Diponegoro Semarang.

Penulis sadar bahwa di dalam penyusunan Tesis ini terdapat banyak

kekurangan karena adanya keterbatasan waktu, tenaga, biaya dan pengetahuan

yang sangat terbatas. Tetapi dari hal yang seperti ini semoga dapat membawa hal

yang baik dan lebih maju di masa yang akan datang.

Untuk itu demi berkembangnya ilmu pengetahuan hukum khususnya

dalam bidang Hukum Perdata, maka penulis menerima kritik dan saran apabila

terdapat kekurangan-kekurangan dalam tesis ini.

Dalam penyusunan tesis ini penulis menyadari bahwa tanpa bimbingan

dan petunjuk dari berbagai pihak, tentulah penyusunan skripsi ini tidak dapat

terlaksana. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya

kepada:

1. Bapak Rektor Universitas Diponegoro Semarang.

2. Bapak Mulyadi, S.H, M.S, selaku Ketua Program Studi Magister

Kenotariatan Universitas Diponegoro Semarang.

3. Bapak Yunanto, S.H, M.H dan Bapak Budi Ispriarso, S.H, M.H selaku

Sekretaris I dan Sekretaris II Magister Kenotariatan Universitas

Diponegoro Semarang.

4. Bapak Herman Susetyo, S.H, M.Hum selaku Dosen Pembimbing yang

dengan penuh kesabaran dan perhatian memberikan bimbingan, petunjuk

dan pengarahan dalam penyusunan tesis ini.

5. Bapak Tjipto S Soeroso, S.H, selaku Wali Studi yang telah memberikan

waktu membantu selama studi di Magister Kenotariatan Universitas

Diponegoro Semarang.

6. Bapak dan ibu Tim Review Proposal yang telah memberikan masukan

untuk menjadi lebih baik dalam penulisan Tesis ini.

7. Bapak Yonathan Helmi W, SH, selaku Regional Credit Support

Administration Head PT Bank Danamon Tbk Cabang Pemuda-Semarang,

yang telah meluangkan waktunya untuk bertukar pikiran dengan penulis

dan yang telah memberikan data-data yang menyangkut penulisan Tesis

ini kepada penulis.

8. Bapak Rudy Setiawan dan Bapak Bambang Raharjo, selaku Legal Officer

dan Account Officer PT Bank Danamon Tbk Cabang Pemuda-Semarang,

yang telah meluangkan waktunya untuk bertukar pikiran dengan penulis

dan yang telah memberikan data-data yang menyangkut penulisan Tesis

ini kepada penulis.

9. Seluruh Staff Administrasi Magister Kenotariatan Universitas Diponegoro

Semarang, yang telah membantu dan memberikan pelayanan yang baik

selama penulis menjalankan