Click here to load reader

PENELITIAN PENGELOLAAN LAHAN SUBOPTIMAL DAN ... ... ii MAK: 1800.202.006.054 PROPOSAL PENELITIAN PENELITIAN PENGELOLAAN LAHAN SUBOPTIMAL DAN LAHAN TERDEGRADASI UNTUK MENDUKUNG

  • View
    2

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of PENELITIAN PENGELOLAAN LAHAN SUBOPTIMAL DAN ... ......

  • ii

    MAK: 1800.202.006.054

    PROPOSAL PENELITIAN

    PENELITIAN PENGELOLAAN LAHAN SUBOPTIMAL DAN LAHAN TERDEGRADASI UNTUK

    MENDUKUNG PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA

    Dr. Maswar, M.Agric., Sc

    BALAI PENELITIAN TANAH BALAI BESAR LITBANG SUMBERDAYA LAHAN PERTANIAN

    BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN KEMENTRIAN PERTANIAN

    2017

  • iii

    LEMBAR PENGESAHAN

    1. Judul RPRP Penelitian Pengelolaan Lahan Suboptimal dan Lahan Terdegradasi untuk Mendukung Peningkatan Produktivitas Tanaman Pangan dan Hortikultura

    2. Unit kerja Balai Penelitian Tanah 3. Alamat unit kerja Jl. Tentara Pelajar No. 12, Cimanggu, Bogor 4. Sumber Dana DIPA/RKAKL Satker Balai Penelitian Tanah 5. Status Penelitian Lanjutan 6. Penanggung Jawab

    a. Nama b. Pangkat/Golongan c. Jabatan

    Dr. Ir. Maswar, M.Agric,Sc. IV.a/Pembina Peneliti Madya

    7. Lokasi Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan 8. Agroekosistem Lahan kering Masam, Lahan Gambut, dan Lahan terdegradasi 9. Tahun Mulai 2016 10. Tahun Selesai 2019 11 Output tahunan 1. Teknologi olah tanah konservasi pada pola tanam padi

    gogo–jagung yang mampu meningkatkan karbon tanah terhumufikasi dan agregat tahan air (water stable aggregate).

    2. Komponen teknologi pengelolaan tanah untuk perbaikan kualitas tanah dan pengembangan tanaman cabai merah pada lahan kering masam terdegradasi.

    3. Komponen teknologi perbaikan sifat fisik, kimia dan biologi tanah gambut dan mitigasi emisi GRK, yang mendukung budidaya bawang merah di lahan gambut.

    4. Informasi pengaruh teknologi mulsa dan pembenah tanah terhadap sifat fisik dan kimia tanah, pertumbuhan dan produksi bawang merah di lahan kering dataran tinggi.

    5. (empat) draft KTI (Karya tulis ilmiah) 12 Output akhir Teknologi pengelolaan lahan suboptimal dan pemulihan

    lahan terdegradasi untuk peningkatan produksi tanaman pangan dan hortikultura

    13 Biaya Rp. 492.500.000,- (Empat ratus sembilan puluh dua juta lima ratus ribu rupiah).

    Koordinator Program

    Dr. Ir. I Wayan Suastika, M.Si NIP.19610815 199003 1001

    Penanggungjawab RPTP

    Dr. Maswar,M. Agric Sc. NIP. 19620527 199303 1 001

    Mengetahui, Kepala Balai Besar Litbang

    Sumberdaya Lahan Pertanian

    Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr. NIP. 19640623 198903 1 002

    Kepala Balai Penelitian Tanah

    Dr. Husnain, SP., MP NIP. 19730910 200112 2 001

  • iv

    RINGKASAN

    1. Judul Kegiatan RPRP : Penelitian Pengelolaan Lahan Suboptimal dan Lahan terdegradasi untuk Mendukung Peningkatan Produktivitas TanamanPangan dan Hortikultura

    2. Nama dan alamat unit kerja : Balai Penelitian Tanah Jl. Tentara Pelajar No. 12, Cimanggu, Bogor

    3. Sifat usulan penelitian : Lanjutan 4. Penanggungjawab : Dr. Maswar 5. Justifikasi : Pemanfaatan dan sekaligus peningkatan

    produktivitas lahan suboptimal, utamanya lahan kering masam, gambut dan lahan-lahan terdegradasi yang relatif luas sebarannya, merupakan salah satu opsi pencapaian swasembada pangan dan peningkatan produksi tanaman pangan dan hortikultura. Penanganan faktor pembatas (fisik, kimia dan biologi tanah) merupakan kunci utama pemberdayaan lahan suboptimal, lahan gambut dan lahan terdegradasi. Inovasi teknologi yang diterapkan juga sekaligus harus ditujukan untuk peningkatan adaptasi system budidaya terhadap perubahan iklim. Oleh karena itu, diperlukan teknologi yang adaptif yang mampu mengkonservasi dan/atau meningkatkan status karbon tanah, menanggulangi kemasaman tanah, dan meningkatkan ketersediaan air pada lahan kering, serta memperbaiki sifat fisik dan kimia gambut untuk budidaya tanaman pangan dan/atau hortikultura.

    6. Tujuan Penelitian : 1. Mendapatkan teknologi olah tanah konservasi pada pola tanam padi gogo–jagung di lahan kering yang mampu meningkatkan karbon tanah terhumifikasi dan agregat tahan air (water stable aggregate).

    2. Mempelajari efek residu dari pembenah tanah terhadap: (a) perbaikan kualitas tanah, khususnya dalam penangulangan faktor pembatas lahan kering masam terdegradasi, dan (b) peningkatan produktivitas tanaman cabai merah.

    3. Mempelajari dampak perbaikan sifat fisika, kimia dan biologi tanah gambut terhadap produktivitas bawang merah

    4. Mengetahui pengaruh teknologi mulsa dan pembenah tanah terhadap sifat fisik dan kimia tanah, pertumbuhan dan produksi bawang merah di lahan kering dataran tinggi

    7. Luaran yang diharapkan : (1) Teknologi olah tanah konservasi pada pola tanam padi gogo – jagung di lahan kering yang mampu meningkatkan karbon tanah

  • v

    terhumifikasi dan agregat tahan air (water stable aggregate).

    (2) Komponen teknologi pengelolaan tanah untuk perbaikan kualitas tanah dan pengembangan tanaman cabai merah pada lahan kering masam terdegradasi.

    (3) Komponen teknologi perbaikan sifat fisik, kimia dan biologi tanah gambut dan mitigasi emisi GRK dari lahan gambut yang mendukung budidaya bawang merah di lahan gambut.

    (4) Informasi pengaruh teknologi mulsa dan pembenah tanah terhadap sifat fisik dan kimia tanah, pertumbuhan dan produksi bawang merah.

    (5) 4 (empat) draft KTI (Karya tulis ilmiah)

    8. Outcome : Peningkatan produktivitas lahan suboptimal khususnya lahan kering masam, lahan gambut,dan lahan terdegradasi.

    9. Sasaran akhir Optimalisasi lahan suboptimal untuk mendukung pembangunan pertanian terkait swasembada dan ketahanan pangan

    10. Lokasi penelitian Jawa, Sumatera, dan Kalimantan

    11. Jangka waktu : Mulai TA 2016-2019

    12. Suber dana DIPA/RKAKL Satker: Balai Penelitian Tanah, TA. 2017

  • vi

    SUMMARY

    1 Title of RPTP/RDHP : Research on Marginal and Degraded Land Management to improve food crops and horticulture crops productivity

    2 Implementation unit : Indonesia Soil Research Institute (ISRI), Jl. Tentara Pelajar No. 12, Cimanggu, Bogor

    3 Location : Java, Sumatera and Kalimantan 4 Objective a. Short term

    (1) To find the tillageconservation technology on rice – maize cropping systems in dry land that able to improve soil carbon and water stable aggregate.

    (2) To study the residual effects of soil ameliorant to: (a) improving soil quality particularly soil limiting factor of drylands, and (b) increasing the chilli productivity.

    (3) To study the impact of improvement physical, chemical and biological properties of peat soil on the onion productivity.

    (4) To determine the influence of mulch and ameliorant technology on soil physical and chemical properties, and onion production on upland plateau.

    b. Longterm To find the technologies that improve the productivity of sub-optimal dryland, peatlands, and degraded land, in support of sustainable food self-sufficiency, and an increase the horticultural and food crops productivity

    5 Expected output a. Short term

    : (1) The conservation tillage technology on rice – maize cropping systems in dry land that able to improve soil carbon and water stable aggregate.

    (2) Information the residual effects of soil ameliorant to: (a) improving soil quality particularly soil limiting factor of dry lands, and (b) increasing the chilli productivity.

    (4) The technology that improve physical, chemical, and biological properties of peatrelated to increase the union productivity.

    (5) The mulch and ameliorant technologies that improve soil physical and chemical properties and onion production on upland plateau.

    (6) Four draft scientific papers b. Long term : The technologies that improve the productivity of sub-

    optimaldryland, peatlands, and degraded land, in support of sustainable food self-sufficiency, and an increase the horticultural cropsproductivity

    6 Discription of methodology

    Research will be conducted on suboptimal (marginal) lands, peatlands, and degraded land in Sumatera, Java, and Kalimantan island. The combination among conservation tillage, fertilization and mulching

  • vii

    technology will be implemented to improve soil physical and chemical properties and crops productionon rice – maize cropping systems in dry land acid soils.The soil quality will be improved with soil ameliorant made from compost and biochar for chilli produntion in dry land acid soils. Amelioran, and peat fertilizer (pugam) will be use to improve phyisical, chemical, and biological properties of peat soil and onion production. The combination mulch with amelioran and fertilizer will be implemented on onion croping system on pleteau upland.

    7 Duration 4 (four) years

    8 Budget/fiscal year Rp 500.000.000 (Five hundred million rupiahs)

    9 Source of budget : DIPA/RKAKL 648680 Indonesia Soil Research Institute (ISRI), Fiscal Year 2017

  • 1

    I. PENDAHULUAN

    1.1. Latar Belakang

    Tantangan pembangunan pertanian masa depan terfokus pada bagaimana upaya

    mewujudkan swasembada pangan dan sekaligus memantapkan ketahanan pangan nasional

    yang berkelanjutan melalui peningkatan produksi. Peningkatan produksi pertanian tersebut

    dapat dilakukan melalui peningkatan produktivitas dan/atau perluasan areal lahan budidaya

    baik untuk tanaman pangan maupun hortikultura.Berkaitan dengan hal ini, upaya yang dapat

    dilakukan salah satunya adalah mel

Search related