Penentuan Pola Sebaran Konsentrasi Klorofil-A

  • View
    66

  • Download
    11

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Klorofil-A

Text of Penentuan Pola Sebaran Konsentrasi Klorofil-A

  • PENENTUAN POLA SEBARAN KONSENTRASI KLOROFIL-A DI SELAT SUNDA DAN PERAIRAN SEKITARNYA DENGAN

    MENGGUNAKAN DATA INDERAAN AQUA MODIS

    Firman Ramansyah

    C64104010

    PROGRAM STUDI ILMU DAN TEKNOLOGI KELAUTAN FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN

    INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2009

  • PERNYATAAN MENGENAI SKRIPSI DAN SUMBER INFORMASI Dengan ini saya menyatakan bahwa Skripsi yang berjudul: PENENTUAN POLA SEBARAN KONSENTRASI KLOROFIL-A DI SELAT SUNDA DAN PERAIRAN SEKITARNYA DENGAN MENGGUNAKAN DATA INDERAAN AQUA MODIS Adalah benar merupakan hasil karya sendiri dan belum diajukan dalam bentuk apapun kepada perguruan tinggi manapun. Semua sumber data dan informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka dibagian akhir skripsi ini. Bogor, Januari 2009 FIRMAN RAMANSYAH C64104010

  • RINGKASAN

    FIRMAN RAMANSYAH. Penentuan Pola Sebaran Konsentrasi Klorofil-a di Selat Sunda dan Perairan Sekitarnya dengan Menggunakan Data Inderaan AQUA MODIS. Dibimbing oleh DJISMAN MANURUNG dan NANI HENDIARTI.

    Penelitian dengan judul Penentuan Pola Sebaran Konsentrasi Klorofil-a di Selat Sunda dan Perairan Sekitarnya dengan Menggunakan Data Inderaan Aqua MODIS ini meliputi empat lokasi penelitian, yaitu Selat Sunda, Laut Jawa Bagian Barat, Selatan Jawa Bagian Barat, dan Pantai Barat Sumatera Bagian Selatan. Periode data yang digunakan selama tiga tahun, mencakup bulan September 2005 sampai Agustus 2008. Persiapan penelitian dan proses pengolahan data citra Satelit Aqua MODIS dilakukan di Laboratorium Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis, Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Institut Pertanian Bogor.

    Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data estimasi konsentrasi klorofil-a fitoplankton dari data citra satelit Aqua MODIS (Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer) level 3. Data yang digunakan merupakan composite data 8 harian dan data bulanan dengan resolusi spasial 4 km. Jumlah pixel untuk masing-masing lokasi penelitian yaitu 37 x 37 pixel (21.904 km2). Nilai konsentrasi klorofil-a dari masing-masing lokasi penelitian ditampilkan dalam bentuk grafik time series dan dianalisis secara spasial untuk melihat adanya variasi dalam tiap bulan dan tiap musimnya. Data lainnya yaitu data SOI (Southern Oscillation Index) bulanan dari Januari 2005 sampai November 2008. Data ini digunakan untuk mengetahui fenomena ENSO (El Nio Southern Oscillation) yang terjadi selama periode penelitian dan pengaruhnya pada fluktuasi konsentrasi klorofil-a yang terjadi dilokasi penelitian.

    Hasil analisis fluktuasi konsentrasi klorofil-a di Selat Sunda dengan konsentrasi tinggi terjadi pada Musim Timur dan Musim Peralihan II. Di Laut Jawa Bagian Barat konsentrasi klorofil-a tinggi terjadi pada Musim Barat dan Musim Timur. Konsentrasi klorofil-a tinggi yang terjadi di Selatan Jawa Bagian Barat dan Pantai Barat Sumatera Bagian Selatan memiliki waktu yang sama dengan konsentrasi klorofil-a tinggi yang terjadi di Selat Sunda. Sebaran spasial konsentrasi klorofil-a di Selat Sunda, Laut Jawa Bagian Barat, Selatan Jawa Bagian Barat dan Pantai Barat Sumatera Bagian Selatan menunjukkan bahwa konsentrasi klorofil-a tinggi tersebar pada wilayah Teluk Lampung, Teluk Semangka, Pesisir Pantai Barat Lampung Bagian Selatan, Teluk Pelabuhan Ratu, Pesisir Pantai Timur Sumatera Bagian Utara dan Teluk Jakarta.

    Fenomena ENSO yang terjadi pada Mei-Oktober 2006 adalah fenomena El Nio lemah-sedang. Pada Januari-April 2006 dan Oktober 2007-Maret 2008 terjadi fenomena La Nia lemah-sedang. El Nio tahun 2006 menyebabkan konsentrasi klorofil-a di Selat Sunda, Selatan Jawa Bagian Barat dan Pantai Barat Sumatera pada Musim Timur dan Peralihan II lebih tinggi dari pada tahun tidak terjadinya El Nio. Sedangkan La Nia tahun 2006 dan 2008 menyebabkan konsentrasi klorofil-a di Laut Jawa pada musim barat memiliki konsentrasi yang lebih tinggi dari pada pada tahun yang tidak mengalami fenomena La Nia.

  • PENENTUAN POLA SEBARAN KONSENTRASI KLOROFIL-A DI SELAT SUNDA DAN PERAIRAN SEKITARNYA DENGAN

    MENGGUNAKAN DATA INDERAAN AQUA MODIS

    SKRIPSI sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Perikanan

    Pada Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor

    Oleh

    Firman Ramansyah C64104010

    PROGRAM STUDI ILMU DAN TEKNOLOGI KELAUTAN FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN

    INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2009

  • Judul skripsi : PENENTUAN POLA SEBARAN KONSENTRASI KLOROFIL-A DI SELAT SUNDA DAN PERAIRAN SEKITARNYA DENGAN MENGGUNAKAN DATA INDERAAN AQUA MODIS

    Nama : Firman Ramansyah NIM : C64104010

    Disetujui,

    Pembimbing I Pembimbing II

    Dr. Ir. Djisman Manurung, M.Sc. Dr. Nani Hendiarti, M.Sc. NIP. 130 682 133 NIP. 680 003 321

    Mengetahui,

    Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

    Prof. Dr. Ir. Indra Jaya, M.Sc. NIP. 131 578 799

    Tanggal lulus: 20 Januari 2009

  • KATA PENGANTAR

    Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT, atas berkah, rahmat dan

    karunia-Nya, sehingga penyusunan skripsi dengan judul Penentuan Pola

    Sebaran Konsentrasi Klorofil-a Di Selat Sunda dan Perairan Sekitarnya

    dengan Menggunakan Data Inderaan Aqua MODIS dapat terselesaikan.

    Melalui penelitian ini, diharapkan adanya gambaran umum mengenai fluktuasi

    konsentrasi klorofil-a secara spasial dan temporal di Selat Sunda dan peraiaran

    sekitarnya dimana informasi tersebut dapat digunakan dalam penentuan daerah

    penangkapan ikan dan produktifitas primer perairan.

    Pada kesempatan ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada:

    1. Bapak Dr. Ir. Djisman Manurung, M.Sc. dan Ibu Dr. Nani Hendiarti, M.Sc. (P3

    TISDA-BPPT) selaku pembimbing yang telah meluangkan waktunya untuk

    membimbing dan memberikan masukan kepada penulis.

    2. Ibu Risti E. Arhatin, S.Pi, M.Si. selaku dosen penguji dan

    Dr. Ir. Bisman Nababan, M.Sc. selaku penguji dari Komisi Pendidikan S1

    Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan.

    3. Distributed Active Archive Center (DAAC) NASA Goddard Space Fligh Center

    (GSFC) yang telah menyediakan data citra satelit Aqua MODIS.

    4. Australian Government Bureau of Meteorology yang telah menyediakan data

    SOI (Southern Oscillation Index).

    5. Kedua orang tua dan keluarga atas motivasi dan dukungannya kepada penulis.

    6. Fanny Meliani, S.Pi. (P3 TISDA-BPPT) atas bantuan dalam pengolahan data.

    7. Teman-teman dan semua pihak yang telah membantu dan mendukung penulis

    dalam banyak hal.

    Penulis menyadari bahwa skripsi ini jauh dari kesempurnaan. Akhir kata

    penulis berharap semoga tulisan ini membawa manfaat untuk berbagai pihak.

    Bogor, Januari 2009

    Penulis

  • DAFTAR ISI

    Halaman

    DAFTAR TABEL .......................................................................................... viii

    DAFTAR GAMBAR ...................................................................................... ix

    DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................. x

    1. PENDAHULUAN....................................................................................... 1 1.1. Latar belakang..................................................................................... 1 1.2. Tujuan ................................................................................................. 3 2. TINJAUAN PUSTAKA ............................................................................. 4 2.1. Fitoplankton dan klorofil-a ................................................................. 4 2.2. Penggunaan teknologi penginderaan jauh dalam analisis

    klorofil-a diperairan ............................................................................ 9 2.3. Satelit AQUA MODIS ........................................................................ 11 2.4. Karakteristik Selat Sunda dan perairan sekitarnya.............................. 16

    3. BAHAN DAN METODE ........................................................................... 21

    3.1. Waktu dan lokasi penelitian ................................................................ 21 3.2. Data dan alat penelitian....................................................................... 22 3.3. Metode pengolahan data ..................................................................... 23 3.4. Analisis data ........................................................................................ 28

    3.4.1. Fluktuasi klorofil-a secara temporal................................................. 28 3.4.2. Analisis spasial................................................................................. 28 4. HASIL DAN PEMBAHASAN .................................................................. 29 4.1. Fluktuasi temporal konsentrasi klorofil-a ........................................... 29

    4.1.1. Selat Sunda....................................................................................... 29 4.1.2. Laut Jawa ......................................................................................... 31 4.1.3. Selatan Jawa dan Pantai Barat Sumatera Bagian Selatan................ 32 4.2. Keterkaitan antara fluktuasi temporal klorofil-a dengan ENSO......... 36 4.3. Sebaran spasial klorofil-a....