Enceng Gondok Untuk Penjernihan Air

  • View
    1.284

  • Download
    32

Embed Size (px)

Text of Enceng Gondok Untuk Penjernihan Air

No : TA/TL/2008/027

TUGAS AKHIR

PENGGUNAAN TANAMAN ENCENG GONDOK (Eichornia Crassipes) SEBAGAI PRE TREATMENT PENGOLAHAN AIR MINUM PADA AIR SELOKAN MATARAMDiajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Teknik Lingkungan

Oleh : Nama No. MHS : Nuzulul Lail : 99 513 005

JURUSAN TEKNIK LINGKUNGAN FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA JOGJAKARTA 20081

LEMBAR PENGESAHAN PENGGUNAAN TANAMAN ENCENG GONDOK (Eichornia Crassipes) SEBAGAI PRE TREATMENT PENGOLAHAN AIR MINUM PADA AIR SELOKAN MATARAM

Nama No. Mhs

: Nuzulul Lail : 99 513 005

Telah diperiksa dan disetujui oleh :

Dosen pembimbing I Ir. H. Kasam, MT Tanggal :

Dosen pembimbing II Andik Yulianto, ST Tanggal : 2

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN HALAMAN PERSEMBAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR INTISARI ABSTRACT BAB I PENDAHULUAN 1.1 LatarBelakangMasalah...................................................1 1.2 Rumusan Masalah ..........................................................5 1.3 Tujuan Perencanaan .......................................................5 1.4 Manfaat Penelitian..... ...................................................5 1.5 Batasan Masalah...............................................................6 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 2.2 2.3 Karakteristik Air Baku Pada Industri............................7 Air Permukaan ........................................................9 Air Sungai Sebagai Air Bersih....................................10 2.3.1 2.3.2 2.4 2.4.1 2.4.2 Kuantitas........................................................10 Kualitas .....................................11 Kekeruhan..12 Total Suspended Solid (TSS).14 3

Air Minum..12

2.4.3 2.5.1 2.5.2 2.5.3 2.5.4 2.5.5 2.6 BAB III 3.1 3.2 3.3 3.4 3.5 3.6 3.7 3.8 3.9

DO (Disolved Oxygen)..15 Klasifikasi Enceng Gondok..17 Ciri-ciri Fisiologis Enceng Gondok.21 Manfaat Enceng Gondok.............................22 Kerugian Enceng Gondok.............................23 Penyerapan Oleh Enceng Gondok................23

2.5 Tanaman Enceng Gondok (Eichornia Crassipes).17

Hipotesis....................................................................24 Lokasi Penelitian...........25 Parameter Penelitian..................................................25 Waktu Penelitian.......................................................25 Metode Penelitian.....................................................26 Langkah Penelitian....................................................27 Variabel Penelitian.....................................................29 Pengujian Kekeruhan.................................................29 Pengujian Total Disolved Suspended Solid (TSS)....30 Analisa Kualitas Air Permukaan...31 3.9.1 Analisa Kekeruhan Dan Analisa Total Suspended Solid(TSS)..................................31

METODE PENELITIAN...................................................25

3.10 Analisa Tanaman.......................................................32 3.11 Metode Analisa Data.................................................32 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 4.2 4.3 4.4 Umum .......................................................................33 Parameter Kekeruhan.................................................34 4.2.1 4.3.1 Pembahasan Kekeruhan...............................42 Pembahasan TSS (Total Suspended Solid)..50 Parameter TSS(Total Suspended Solid)....................43 Peranan Tanaman Enceng Gondok..............................50 4

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 5.2 Kesimpulan...................................................................52 Saran.............................................................................52

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Sepektrum Ukuran Partikel. Tabel 1.2 Jenis Partikel Koloid. Tabel3.1 Analisa Kekeruhan Dan AnalisaTotal Suspended Solid (TSS). Tabel 4.1 Hasil Pengujian Kekeruhan Untuk Td 2 Jam. Tabel 4.2 Hasil Pengujian Kekeruhan Untuk Td 4 Jam. Tabel 4.3 Hasil Pengujian TSS Untuk Td 2 Jam. Tabel 4.4 Hasil Pengujian TSS Untuk Td 4 Jam.

14 14 31 34 38 43 47

5

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Tanaman Enceng Gondok. Gambar 3.1 Diagram Alir Penelitian. Gambar 3.2 Reaktor Continyu. Gambar 4.1 Penurunan Kekeruhan Untuk Konsentrasi 0% Pada Td 2 Jam. Gambar 4.2 Penurunan Kekeruhan Untuk Konsentrasi 50% Pada Td 2 Jam. Gambar 4.3 Penurunan Kekeruhan Untuk Konsentrasi 100% Pada Td 2 Jam. Gambar 4.4 Penurunan Kekeruhan Untuk Konsentrasi 0% Pada Td 4 Jam. Gambar 4.5 Penurunan Kekeruhan Untuk Konsentrasi 50% Pada Td 4 jam. Gambar 4.6 Penurunan Kekeruhan Untuk Konsentrasi 100 %Pada Td 4 Jam. Gambar 4.7 Penurunan TSS Untuk Konsentrasi 0% Pada Td 2 Jam. Gambar 4.8 Penurunan TSS Untuk Konsentrasi 50% Pada Td 2 Jam. Gambar 4.9 Penurunan TSS Untuk Konsentrasi 100% Pada Td 2 Jam. Gambar 4.10 Penurunan TSS Untuk Konsentrasi 0% Pada Td 4 Jam. Gambar 4.11 Penurunan TSS Untuk Konsentrasi 50% Pada Td 4 Jam. Gambar 4.12 Penurunan TSS Untuk Konsentrasi 100% Pada Td 4 Jam.

17 26 28 35 36 37 39 40 41 44 45 46 47 48 49

6

PENGGUNAAN TANAMAN ENCENG GONDOK (Eichornia Crassipes) SEBAGAI PRE TREATMENT PENGOLAHAN AIR MINUM PADA AIR SELOKAN MATARAMKasam1), Andik Yulianto), Nuzulul Lail3)

Intisari

Air sungai merupakan air permukaan yang mempunyai sifat yang sangat ditentukan oleh komponen penyusunnya. Adapun parameter pencemaran air sungai seperti TSS, kekeruhan dan lain-lain. Salah satu alternatif pengolahan sebagai pengolahan awal (pre-treatment) sebelum masuk pengolahan selanjutnya. Penelitian dilakukan dengan memanfaatkan tanaman enceng gondok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kemampuan penggunaan Tanaman Enceng Gondok dalam menurunkan kadar kekeruhan dan TSS pada air Selokan Mataram dengan variasi tutupan tanaman 0% (tanpa tanaman), 50%, dan 100% dengan waktu 2 jam dan 4 jam serta luas tutupan permukaan reaktor. Penelitian ini menggunakan reaktor yang terbuat dari kayu yang dilapisi plastik dengan ukuran 0,5 m x 1,0 m dan memanfaatkan tanaman enceng gondok (Eichornia Crassipes) sebagai media untuk menurunkan kekeruhan dan TSS. Sehingga pada akhir penelitian ini dapat diketahui besarnya kemampuan penggunaan Tanaman Enceng Gondok dalam menurunkan kadar kekeruhan dan TSS pada air Selokan Mataram dengan variasi tutupan tanaman 0% (tanpa tanaman), 50%, dan 100% dengan waktu 2 jam dan 4 jam serta luas tutupan permukaan reaktor. Analisis laboratorium menggunakan Spektrofotometri, yaitu untuk menguji kekeruhan dengan metode pada SNI 06-2413-1991. Dan untuk analisis TSS menggunakan Gravimetri dengan metode pada SK SNI 06-6989.3-2004. Berdasarkan hasil pengujian pada tiap jam telah mengalami perubahan sehingga tanaman enceng gondok mampu menurunkan Kadar TSS maka hasil yang didapat dalam penelitian ini diketahui bahwa tanaman enceng gondok dapat menurunkan TSS dengan efisiensi sebesar 24,56% dan untuk kekeruhan efisiensinya sebesar 34,67 %. Kata kunci : Air Permukaan, Reaktor Kayu, Tanaman Enceng Gondok, TSS.1 2

Kekeruhan,

Dosen Pengajar Jurusan Teknik Lingkungan Dosen Pengajar Jurusan Teknik Lingkungan 3 Mahasiswa Jurusan Teknik Lingkungan

7

THE USING OF EICHORNIA CRASSIPES AS A PRE TREATMENT OF DRINKING WATER TREAT AT WATER SELOKAN MATARAMKasam1), Andik Yulianto), Nuzulul Lail3

Abstract

Irrigate the river represent the surface water having the nature of very determined by its compiler component. As for contamination parameter irrigate the river of like TSS, kekeruhan and others. One of the processing alternative as processing of early pre-treatment of before entering processing hereinafter. Research done/conducted by exploiting thyroid crop enceng. Target of this research is to know the level of ability of Thyroid Crop Enceng usage in degrading rate of kekeruhan and TSS of at water of Moat Mataram with the variation of tutupan crop 0% without crop, 50%, and 100% with the time 2 [hour/clock] and 4 hour and also wide of tutupan of reactor surface. This research use the made reactor from wood arranged in layers by the plastic of the size 0,5 m x 1,0 m and exploit the thyroid crop enceng ( Eichornia Crassipes) as media to degrade the kekeruhan and TSS. So that by the end of this research is knowable to level of ability of Thyroid Crop Enceng usage in degrading rate of kekeruhan and TSS of at water of Moat Mataram with the variation of tutupan crop 0% ( without crop), 50%, and 100% with the time 2 [hour/clock] and 4 [hour and also wide of tutupan of reactor surface. Analyse the laboratory use the Spektrofotometri, that is to test the kekeruhan with the method of at SNI 06-24131991. And to analyse the TSS use the Gravimetri with the method of at SK SNI 066989.3-2004. Pursuant to examination result of at every hour have experienced of the change so that thyroid crop enceng can degrade the Rate TSS of hence result got in this research is known by that thyroid crop enceng can degrade the TSS with the efficiency of equal to 24,56% and for the turbidity of its efficiency equal to 34,67 %. Key word : irrigate The Surface, Wood Reactor, Thyroid Crop Enceng Gondok, Turbidity, TSS

1 2

Dosen Pengajar Jurusan Teknik Lingkungan Dosen Pengajar Jurusan Teknik Lingkungan 3 Mahasiswa Jurusan Teknik Lingkungan

8

BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Masalah Air dan sumber-sumbernya merupakan salah satu kekayaan alam yang mutlak

dibutuhkan oleh makhluk hidup guna menopang kelangsungan hidupnya dan memelihara kesehatannya. Kehadiran air di dunia ini sangat penting sekali artinya bagi kehidupann karena tanpa air semuanya akan musnah. Sehingga dapat dikatakan bahwa air tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan, tanpa air tidaklah mungkin ada kehidup