15
S S Y A I T A I H S R K E U V A I L N A U TRANSFORMASI ORNAMEN ACEH UNTUK IDE PERANCANGAN ARSITEKTUR KONTEMPORER DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE J-BATIK Zulhadi Sahputra, Era Nopera Rauzi, Mirza Jurusan Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik Unyiah ISSN : 2085-0905 rnal Arsit u e J ktu / P e r i o d e M e i - A g u s t u s 2 0 1 8 r F T Unsyi a h E d is i V o l u m e 1 II. JALUR PEJALAN KAKI DI KAWASAN KAMPUS UNIVERSITAS SYIAH KUALA Nasrullah Ridwan, Mirza Fuady, Zahriah Jurusan Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik Unsyiah PENGARUH REVOLUSI INDUSTRI 4.0 TERHADAP PERKEMBANGAN ARSITEKTUR Burhan Nasution, Sofyan Jurusan Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik Unsyiah PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KENYAMANAN JALUR PEJALAN KHAKI Tarmi Anisa, Mirza Fuady, Muftiadi, Teuku Ivan Jurusan Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik Unsyiah PENGARUH POLA SIRKULASI PUSAT PERBELANJAAN DI KOTA BANDA ACEH TERHADAP PENGUNJUNG Zahrina, Teuku Ivan, Zahriah Jurusan Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik Unsyiah

ISSN : 2085-0905

  • Upload
    others

  • View
    10

  • Download
    0

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: ISSN : 2085-0905

S S Y A I T A I H S R KE UV AI LN AU

TRANSFORMASI ORNAMEN ACEH UNTUK IDE PERANCANGAN ARSITEKTUR KONTEMPORER DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE J-BATIKZulhadi Sahputra, Era Nopera Rauzi, MirzaJurusan Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik Unyiah

ISSN : 2085-0905

rnal Arsitu eJ ktu / Periode Mei - Agustus 2018r F T Unsyiah Edisi Volume 1II.

JALUR PEJALAN KAKI DI KAWASAN KAMPUS UNIVERSITAS SYIAH KUALANasrullah Ridwan, Mirza Fuady, ZahriahJurusan Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik Unsyiah

PENGARUH REVOLUSI INDUSTRI 4.0 TERHADAPPERKEMBANGAN ARSITEKTURBurhan Nasution, SofyanJurusan Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik Unsyiah

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAPKENYAMANAN JALUR PEJALAN KHAKITarmi Anisa, Mirza Fuady, Muftiadi, Teuku IvanJurusan Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik Unsyiah

PENGARUH POLA SIRKULASI PUSAT PERBELANJAANDI KOTA BANDA ACEH TERHADAP PENGUNJUNGZahrina, Teuku Ivan, ZahriahJurusan Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik Unsyiah

Page 2: ISSN : 2085-0905

Edisi II, Vol. 1, Periode Mei - Agustus 2018

Diterbitkan oleh Lab. Desain

Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Fakultas Teknik Unsyiah Darussalam – Banda Aceh

Jurnal Arsitektur

Edisi II, Vol. 1, Periode Mei - Agustus 2018

Page 3: ISSN : 2085-0905

Pelindung Ketua Jurusan Arsitektur

FT Universitas Syiah Kuala

Penanggung Jawab Husnus Sawab, ST. MT

Dewan Editor Ir. Mirza Irwansyah MBA. MLA.Ph.D

Ir. Izziah,M.Sc. Ph.D

Ir. Purwanita Setijanti, M.Sc. Ph.D

Ir. Dyah Erti Idawati, Ph.D

Dr. Safwan ST.M.Eng

Ir. Elysa Wulandari, MT

Redaksi Pelaksana Zulfiqar Taqiuddin, S.Sn

Erna Mutia, ST. MT

Teuku Ivan, ST. MT

Alamat Redaksi Lab. Desain

Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala

JL. Tgk Syeh Abdurrauf No. 7

Darussalam- Banda Aceh

E-mail: [email protected]

Desain Kreatif: Masdar- Zulfikar

Raut Jurnal Arsitektur Fakultas Teknik

Universitas Syiah Kuala

Copyright to Raut all individual authors

Terbit tiga kali setahun

ISSN 2085-0905

Raut adalah wacana bagi mahasiswa, staf

pengajar dan segenap masyarakat arsitektur

untuk bertukar pandangan tentang Arsitektur

dan Lingkungan, perkotaan dan Permukiman

dan hal lain yang berkaitan dengannya.

Raut akan mempertimbangkan untuk memuat

naskah, yang merupakan tulisan yang terorganisasi

dengan baik, jelas terbaca, menarik, koheren,

mempunyai nilai argumentasi intelektual dan

memiliki hasil yang akurat, yang akan diterbitkan

pada bulan Maret, Juli, dan November tiap tahun.

Naskah diserahkan dalam bentuk hasil cetakan

(print out) dan CD(file), dengan ketentuan

penulisan sebagai berikut:

a. Naskah harus asli yang berupa hasil penelitian

atau studi literatur yang belum pernah

dipublikasikan sebelumnya;

b. Naskah asli ditulis dalam bahasa Indonesia

atau Inggris dengan dilengkapi abstrak dalam

bahasa Indonesia atau Inggris termasuk kata

kunci dengan jumlah halaman berkisar antara

5 s/d 10 halaman pada kertas A4;

c. Mencantumkan sumber dari semua gambar,

tabel, skema atau pemikiran yang bukan

merupakan hasil karya penulis;

d. Kutipan pada naskah baik dalam tulisan, tabel

atau gambar ditulis:....(Santosa, 2003);

Daftar pustaka ditulis dan diurutkan

berdasarkan abjad dari nama pengarang,

contoh:

Santosa, Mas (2003), Totalitas Arsitektur

Tropis, Tradisi, Modernitas dan

teknologi, Pidato Pengukuhan untuk

Jabatan Guru Besar dalam Sains

Arsitektur, FTSP ITS Surabaya;

Kata-kata atau istilah asing ditulis dengan huruf miring.

e. Dewan Editor, Redaksi Pelaksana dan

semua pihak yang terlibat pada Jurnal

Raut dengan ini menyatakan bahwa tidak

bertanggung jawab terhadap aksi plagiat

yang dilakukan oleh penulis. Kalaupun

hal ini terjadi, segala akibat dan resiko

akan dibebankan kepada penulis. Dalam

mereview naskah, dewan editor hanya

melihat kesesuain format dan tingkat

keilmiahan karya ilmiah.

Page 4: ISSN : 2085-0905

Kriteria Penulisan

Raut menerima sumbangan tulisan dengan ketentuan:

a. Naskah yang diterima adalah naskah dengan topik Arsitektur dan Lingkungan,

perkotaan dan Permukiman dan hal lain yang berkaitan dengannya;

b. Naskah dikirim dalam dua rangkap, dialamatkan ke redaksi Jurnal Raut Jurusan

Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala Jl. Syeh Abdurrauf No. 7

Kopelma Darussalam Banda Aceh atau melalui email [email protected];

c. Naskah dalam format digital (Microsoft Word) diketik berjarak 1,5 spasi huruf

Times New Roman ukuran 12 pada kertas ukuran A4, dengan margin atas dan kiri

3,5 cm, bawah dan kanan 3 cm, dengan jarak header footer 1,5 cm;

d. Format penulisan naskah adalah: Halaman Judul, Abstrak, Isi, Catatan dan Daftar

Pustaka. Format hasil penelitian minimal: Judul, Nama Penulis yang dilengkapi

dengan alamat email dan instansi penulis, Abstrak, Pendahuluan, Kajian Pustaka,

Hasil dan Diskusi, Kesimpulan dan Daftar Pustaka. Naskah bisa dilengkapi dengan

gambar/foto dan tabel;

e. Mencantumkan sumber dari semua gambar, tabel, skema atau pemikiran yang

bukan merupakan hasil karya penulis, kutipan pada naskah baik dalam tulisan, tabel

atau gambar ditulis:....(Santosa, 2003); Daftar pustaka ditulis dan diurutkan

berdasarkan abjad dari nama pengarang, contoh:

Santosa, Mas (2003), Totalitas Arsitektur Tropis, Tradisi, Modernitas

dan Teknologi, Pidato Pengukuhan untuk Jabatan Guru Besar dalam

Sains Arsitektur, FTSP ITS Surabaya

Stitt, Fred A. (2009), Ecological Design Handbook : Sustainable

Strategies for Architecture, Landscape Architecture, Interior

Design, and Planning, McGraw Hill, San Fransisco

REDakSI

Jurnal Arsitektur

Page 5: ISSN : 2085-0905

Edisi II, Vol. 1, Periode Mei - Agustus 2018

Syukur alhamdulillah berkat ridha Allah, Raut edisi II tahun 2018 sudah

berada ditangan pembaca. Raut edisi ini terbit dengan 5 makalah, yang diisi oleh

penulis dari Jurusan Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik Unsyiah.

Seperti biasa penghargaan yang setinggi-tingginya redaksi ucapkan kepada

peneliti yang telah bersedia hasil penelitiannya dipublikasikan pada jurnal ini.

Harapan kami, mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus berlanjut agar hasil

penelitian kita semua dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas pada umumnya dan

yang sebidang dengan jurnal ini pada khususnya.

REDaKSi

Jurnal Arsitektur

Page 6: ISSN : 2085-0905

Edisi II, Vol. 1, Periode Mei - Agustus 2018

DafTaR ISi

Redaksi

Dari Redaksi

Daftar Isi

TRANSFORMASI ORNAMEN ACEH

UNTUK IDE PERANCANGAN ARSITEKTUR KONTEMPORER

DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE J-BATIK…….……………………..…

Zulhadi Sahputra, Era Nopera Rauzi, Mirza

Prodi Arsitektur, Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, FT Unsyiah

1 - 9

JALUR PEJALAN KAKI DI

KAWASAN KAMPUS UNIVERSITAS SYIAH KUALA…………………………..

Nasrullah Ridwan, Mirza Fuady, Zahriah Prodi Arsitektur, Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, FT Unsyiah

10 - 21

PENGARUH REVOLUSI INDUSTRI 4.0 TERHADAP

PERKEMBANGAN ARSITEKTUR

(EFFECT OF INDUSTRIAL REVOLUTION 4.0

TOWARD ARCHITECTURE DEVELOPMENT)….…………………………………

Burhan Nasution, Sofyan

Prodi Arsitektur, Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, FT Unsyiah

22 - 29

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KENYAMANAN

JALUR PEJALAN KAKI

(Studi Kasus: Jalan K.H. Ahmad Dahlan Kota Banda Aceh)………..………………...

Tarmi Anisa, Mirza Fuady, Muftiadi, Teuku Ivan Prodi Arsitektur, Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, FT Unsyiah

30 - 38

PENGARUH POLA SIRKULASI PUSAT PERBELANJAAN

DI KOTA BANDA ACEH TERHADAP PENGUNJUNG

(Studi Kasus: Hermes Palace Mall Banda Aceh )…………………………………...

Zuhrina, Teuku Ivan, Zahriah Prodi Arsitektur, Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, FT Unsyiah

39 - 50

Indeks

Tata Cara Penulisan

Jurnal Arsitektur

Page 7: ISSN : 2085-0905

Zulhadi Sahputra, Era Nopera Rauzi, Mirza: TRANSFORMASI ORNAMEN ACEH...

Edisi II, Vol. 1, Periode Mei - Agustus 2018 1

TRANSFORMASI ORNAMEN ACEH

UNTUK IDE PERANCANGAN ARSITEKTUR KONTEMPORER

DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE J-BATIK

Zulhadi Sahputra, Era Nopera Rauzi, Mirza

[email protected]

Jurusan Arsitektur dan Perencanaan FT Unsyiah

ABSTRAK

Ornamen merupakan salah satu representasi lokalitas arsitektur nusantara. Penggunaan

dan penerapan ornamen dalam desain arsitektur umumnya masih stereotipikal, sehingga

keberadaan ornamen kurang mendapat tempat dalam konteks kekinian. Agar sesuai dengan

konteks kekinian, perlu dilakukan transformasi kreatif terhadap ornamen nusantara dengan

menggunakan software j-Batik. Aceh adalah salah satu daerah yang memiliki kekayaan

ornamen lokal. Dengan pendekatan fraktal melalui software j-Batik, ornamen tersebut dapat

ditransformasikan menjadi ide untuk desain arsitektur kontemporer. Pemanfaatan teknologi

digital berbasis fraktal (software j-Batik) merupakan tools untuk menjembatani proses

transformasi tersebut. Langkah proses transformasi yang dilakukan antara lain: analisis dan

perbaikan geometri ornamen, interpretasi prinsip fraktal pada ornamen, interpretasi varian

ornamen dengan j-Batik, eksplorasi hasil interpretasi ornamen dengan aplikasi fraktal, dan

aplikasi hasil transformasi ornamen ke dalam rancangan. Transformasi kreatif ini dilakukan

untuk mengembangkan pengetahuan baru dalam mengglobalkan ornamen nusantara dengan

kemajuan proses arsitektur digital. Tujuan yang ingin dicapai adalah untuk memahami

proses transformasi ornamen bungong seulanga dan berkontribusi pada pengayaan dan

pelestarian ornamen lokal dengan menggunakan teknologi digital.

Kata Kunci: transformasi, ornamen, arsitektur digital, j-Batik, perancangan,

kontemporer.

PENDAHULUAN

Ornamen Aceh merupakan salah satu warisan lokal yang bisa

ditransformasikan dalam rangka mendorong ide-ide kreatif untuk desain arsitektur

kontemporer yang berorientasi pada lokalitas. Salah satu pendekatan untuk

memahami proses transformasi ornamen adalah dengan memanfaatkan metode

fraktal. Transformasi merupakan sebuah upaya untuk mengaktualisasikan kembali

warisan arsitektur tradisional dalam konteks kekinian. Transformasi dengan metode

fraktal berbasis digital ini digagas dengan maksud memelihara, mengembangkan,

dan memberi peluang ornamen Aceh untuk berkembang dan menyesuaikan diri.

lenovo
Highlight
Page 8: ISSN : 2085-0905

Zulhadi Sahputra, Era Nopera Rauzi, Mirza: TRANSFORMASI ORNAMEN ACEH…

2 Edisi II, Vol. 1, Periode Mei - Agustus 2018

Metode ini dapat dimanfaatkan untuk mengubah pola dasar ornamen menjadi

pola-pola baru yang lebih inovatif dan eksploratif. Pemanfaatan metode tersebut

dilakukan dengan menggunakan software j-Batik untuk menghasilkan transformasi

dari ornamen Aceh dan diterapkan ke dalam elemen desain bangunan. Metode

komputasi teknologi digital berbasis fraktal merupakan salah satu pendekatan baru

untuk merevitalisasi dan mengkodifikasi ornamen lokal.

Dalam perkembangannya, budaya lokal harus mampu bersinergi dengan

moderenisasi sebagai sebuah kolaborasi untuk saling melengkapi. Pengetahuan baru

tersebut tidak akan bisa dicapai jika hanya meminjam atau membuat imitasi sebuah

masa lampau.

ORNAMEN ACEH

Budaya Aceh sangat dipengaruhi oleh budaya islam. Oleh karena itu,

sebahagian besar motif, ornamen, dan desain kerajinan Aceh merupakan terjemahan

dari budaya islam. Menurut Barbara Leigh (1989:151) motif yang digunakan di Aceh

dibagi dalam 5 kategori, antara lain: (1) motif geometris. (2) motif kehidupan nabati.

(3) motif kehidupan burung. (4) motif kehidupan satwa, dan (5) Motif islam.

Ornamen yang paling banyak digunakan adalah ornamen motif tumbuh-tumbuhan

(flora). Sedangkan ornamen motif sosok manusia dan motif hewan tidak

diperbolehkan dalam Islam karena bisa melambangkan berhala. Meskipun ada

ornamen hewan, biasanya telah diabstraksi dalam bentuk geometris.

Gambar 1. Bentuk-bentuk ornamen Aceh

Sumber: Buku Seni Rupa Aceh, 1989

Page 9: ISSN : 2085-0905

Zulhadi Sahputra, Era Nopera Rauzi, Mirza: TRANSFORMASI ORNAMEN ACEH...

Edisi II, Vol. 1, Periode Mei - Agustus 2018 3

Pada pola-pola geometri ornamen Aceh yang terbentuk terdapat logika-logika

matematis. Pada dasarnya geometri ornamen Aceh merupakan geometri sederhana

yang dilakukan pengulangan (iteratif dan rekursif), pergerakan, rotasi, skala, dan

pencerminan serta gabungan antara satu sama lainnya dalam posisi dan skala bentuk

geometri yang bervariasi dan beragam.

SOFTWARE J-BATIK

j-Batik adalah software untuk membuat pola batik dengan menggunakan

rumus fraktal. j-Batik menggunakan salah satu tipe fraktal yaitu bahasa L-sistem

untuk membuat bentuk-bentuk motif batik. L-sistem merupakan bagian dari ilmu

matematika yang membahas tentang pengulangan (iterasi), rekursif, pergerakan,

rotasi, skala, dan pencerminan. Sederhananya, j-Batik adalah sebuah software yang

dapat menghasilkan pola dengan menggunakan rumus matematika (fraktal).

Dengan satu dasar rumus fraktal yang ada, software j-Batik ini bisa

menghasilkan berbagai bentuk pola hanya dengan mengubah nilai parameter yang

terdapat pada software tersebut. Selain itu sebuah pola dapat dilakukan modifikasi

atau kombinasi dengan pola-pola lainnya untuk menghasilkan pola-pola baru yang

berbeda. Software ini biasanya digunakan untuk membuat pola-pola batik melalui

proses digital.

Penggunaan software j-Batik sebagai salah satu inovasi teknologi digital

dapat digunakan sebagai tools dalam proses transformasi dan eksplorasi ornamen

Aceh dengan pendekatan metode dan teori fraktal. Logika matematis berupa pola-

pola ornamen Aceh yang ada saat ini dapat diterjemahkan lagi ke dalam software

untuk menciptakan kombinasi pola-pola baru yang lebih inovatif.

Penggunaan software j-Batik dirasakan cocok karena adanya kesamaan pola

atau motif antara ornamen Aceh dengan batik. Memadukan teknologi dengan

lokalitas memberi pemahaman bahwa lokalitas, dalam hal ini ornamen Aceh mampu

untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang merupakan representasi

kedinamisan sifat dasar ornamen Aceh.

Page 10: ISSN : 2085-0905

Zulhadi Sahputra, Era Nopera Rauzi, Mirza: TRANSFORMASI ORNAMEN ACEH…

4 Edisi II, Vol. 1, Periode Mei - Agustus 2018

PROSES TRANSFORMASI

Proses transformasi adalah proses runut intruksi langkah penggambaran

transformasi ornamen dengan menggunakan software j-Batik. Proses transformasi

secara digital menggunakan komputer tidak bisa mengkodifikasi sesuatu yang

bersifat abstrak seperti nilai dan makna dari unsur sosial budaya yang ada pada

ornamen Aceh. Dalam penelitian ini, ornamen Aceh yang dipilih sebagai objek

transformasi adalah ornamen Bungong Seulanga.

Adapun proses transformasi ornamen Aceh yang dilakukan untuk

mendapatkan ide perancangan arsitektur kontemporer antara lain:

1. Analisis dan perbaikan geometri ornamen bungong Seulanga

Langkah perbaikan ini dilakukan dengan menggunakan AutoCAD

berdasarkan bentuk dan struktur geometri referensi asli dari ornamen bungong

Seulanga.. Analisis yang dikaji adalah bagaimana bentuk dasar dan aturan

transformasi yang terjadi pada bentuk geometri ornamen bungong Seulanga sebagai

acuan proses transformasi selanjutnya dengan menggunakan metode fraktal.

Gambar 2. Analisis geometri ornamen bungong Seulanga.

Sumber: Analisis Pribadi

2. Interpretasi prinsip fraktal pada ornamen

Tahap ini dilakukan untuk mengetahui prinsip dan parameter fraktal serta

geometri pada ornamen bungong Seulanga. Prinsip fraktal yang ada pada ornamen

bungong seulanga adalah self-similarity (bentuk/bagian yanag serrupa antara satu

dengan lainnya) dan self-affinity (bentuk/bagian yang saling terangkai anata satu

dengan lainnya). Parameter fraktal yang mempengaruhi proses terbentuknya

ornamen adalah jumlah iterasi (pengulangan), besar sudut dan panjang inisiator

(betuk awal) dan generator (aturan untuk memodifikasi inisiator) pembentuk

ornamen.

Page 11: ISSN : 2085-0905

Zulhadi Sahputra, Era Nopera Rauzi, Mirza: TRANSFORMASI ORNAMEN ACEH...

Edisi II, Vol. 1, Periode Mei - Agustus 2018 5

Gambar 3. Interpretasi prinsip fraktal pada ornamen bungong Seulanga

Sumber: Analisis Pribadi

3. Interpretasi varian ornamen dengan j-Batik

Proses interpretasi ornamen dilakukan dengan menggunakan aturan

penggambaran dengan software j-Batik , yaitu dengan menggunankan bahasa L-

system. Dalam bahasa L-system, struktur bahasanya hanya terdiri atas rumus utama

(axiom) dan rumus detail. Yang dimaksud dengan rumus utama adalah simbol awal

yang akan digunakan. Sedangkan rumus detail merupakan simbol-simbol yang akan

digunakan menggantikan simbol awal yang terdapat pada rumus utama.

Page 12: ISSN : 2085-0905

Zulhadi Sahputra, Era Nopera Rauzi, Mirza: TRANSFORMASI ORNAMEN ACEH…

6 Edisi II, Vol. 1, Periode Mei - Agustus 2018

Contoh:

Rumus Utama : A

Rumus Detail : A = AB

Yang dimaksud dengan iterasi dengan menggunankan bahasa L-system adalah

menggantikan A dengan A = AB berulang kali sebanyak n kali.

n = 0 iterasi 0: A

n = 1 iterasi 1: AB

n = 2 iterasi 2: ABB

n = 3 iterasi 3: ABBB

n = 4 iterasi 4: ABBBB

n = 5 iterasi 5: ABBBBB

Tabel 1. Langkah sistem iterasi

Langkah Sitem Iterasi

n=1 n=2 n=3 n=5

Berikut adalah hasil interpretasi varian ornamen bungong Seulanga dengan

menggunakan j-Batik. Varian yang dipilih adalah yang bentuknya paling mendekati

dengan referensi bentuk asli dari ornamen yang ada pada database.

Page 13: ISSN : 2085-0905

Zulhadi Sahputra, Era Nopera Rauzi, Mirza: TRANSFORMASI ORNAMEN ACEH...

Edisi II, Vol. 1, Periode Mei - Agustus 2018 7

Gambar 4. Varian hasil interpretasi ornamen bungong Seulanga

Sumber: Analisis Pribadi

4. Eksplorasi hasil interpretasi ornamen dengan aplikasi fraktal

Tahap ini dimulai dengan memilah struktur ornamen, sub struktur ornamen,

dan elemen pembentuk ornamen beserta algoritma proses. Salah satu elemen dari

struktur ornamen dipilih sebagai konsep dasar untuk eksplorasi pengembangan

variasi bentuk arsitektur dengan j-Batik . Pertimbangan dalam menentukan elemen

ornamen yang digunakan antara lain kesesuaian bentuk dengan figur bangunan yang

akan didesain, tingkat kerumitan hasil tranformasi terkait dengan proses aplikasi

pada desain, dan nilai estetika yang dihasilkan dari proses transformasi

Gambar 5. Eksplorasi hasil interpretasi ornamen dengan aplikasi fraktal

Sumber: Analisis Pribadi

Page 14: ISSN : 2085-0905

Zulhadi Sahputra, Era Nopera Rauzi, Mirza: TRANSFORMASI ORNAMEN ACEH…

8 Edisi II, Vol. 1, Periode Mei - Agustus 2018

5. Aplikasi hasil transformasi ornamen ke dalam rancangan

Langkah ini merupakan tahap penerapan/aplikasi hasil eksplorasi hasil

interpretasi ornamen dengan j-Batik pada rancangan bangunan.

Gambar 6. Proses aplikasi hasil transformasi ornamen ke dalam perancangan

Sumber: Analisis Pribadi

KESIMPULAN

Proses transformasi ornamen dengan metode fraktal merupakan kebaruan

(novelty) dalam perancangan arsitektur. Dengan bantuan teknologi digital, ornamen

Aceh dapat direvitalisasi kembali dalam varian bentuk-bentuk baru yang tidak dapat

dibayangkan sebelumnya untuk dikembangkan menjadi berbagai rancangan

bangunan kontemporer.

Transformasi dengan j-Batik cenderung mengarah ke metode dekomposisi

dan akan menghilangkan “ruh” bentuk asli dari ornamen, oleh karena itu perlu

digunkan metode borrowing (meminjam) agar bentuk asli tetap terlihat. Penggunaan

metode fraktal dengan software j-Batik sebaiknya digunakan di bawah pengawasan

dari ahli budaya lokal untuk menjaga identitas dan makna dari ornamen lokal.

Page 15: ISSN : 2085-0905

Zulhadi Sahputra, Era Nopera Rauzi, Mirza: TRANSFORMASI ORNAMEN ACEH...

Edisi II, Vol. 1, Periode Mei - Agustus 2018 9

DAFTAR PUSTAKA

Antoniades. Anthony C., (1992). “Poetics of Architecture: Theory of Design”. New

York: Van Nostrand Reinhold.

Edgar. Gerald (2008), “Measure, Topology, and Fraktal Geometry”, Second Edition,

Springer Science + Business Media, New York.

Stiny. G and Gips, J., (1978). “Algorithmic Aesthetics: Computer Model for Critism

and Design in the Art”. London: University of California Press, Berkeley Los

Angeles.

Ekomadyo. AS., (2013). “Fraktal Parametric Design for Transforming Traditional

Patterns into Contemporary Building”. DADA 2013 International Conference

on Digital Architecture, Series of Events “Digital Infiltration”, Beijing.

Kasim, MS., (2006). Seni Rupa Aceh, Banda Aceh: CV. Sepakat Baru.

Kenneth. Falconer., (2003). “Fraktal Geometry, Mathematical Foundations and

Applications”. Second Edition. England: John Wiley & Sons Ltd.

Leigh, Barbara. (1989), “Tangan-tangan Terampil Seni Kerajinan Aceh”. Jakarta:

Penerbit Djambatan.

Yale University, (2010). Fraktal Geometry, (http://classes.yale.edu/, diakses 10

September 2013.