Click here to load reader

Analisis Bedah Soal SNMPTN 2012 Kemampuan Penalaran Numerik (Aljabar dan Aritmatika Sederhana).docx

  • View
    231

  • Download
    6

Embed Size (px)

Text of Analisis Bedah Soal SNMPTN 2012 Kemampuan Penalaran Numerik (Aljabar dan Aritmatika Sederhana).docx

Analisis Bedah Soal

SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI

Disertai TRIK SUPERKILAT dan LOGIKA PRAKTIS

(Aljabar dan Aritmetika Sederhana)

Disusun Oleh :

Pak Anang

Kumpulan SMART SOLUTION dan TRIK SUPERKILAT Analisis Bedah Soal SNMPTN 2012

Kemampuan Penalaran Numerik

(Aljabar dan Aritmetika Sederhana)

By Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Berikut ini adalah analisis bedah soal SNMPTN untuk materi TPA Penalaran Numerik khususnya bagian

Aljabar dan Aritmetika Sederhana.

Soal-soal berikut ini dikompilasikan dari SNMPTN tiga tahun terakhir, yaitu SNMPTN 2009, SNMPTN

2010, dan SNMPTN 2011.

Soal-soal berikut disusun berdasarkan ruang lingkup mata TPA Penalaran Numerik pada bagian Aljabar

dan Aritmetika Sederhana, juga disertakan tabel perbandingan distribusi soal dan topik Aljabar dan

Aritmetika Sederhana yang keluar dalam SNMPTN tiga tahun terakhir.

Dari tabel tersebut diharapkan bisa ditarik kesimpulan bagaimana prediksi soal SNMPTN yang akan

(Ruang LingkupTopik/MateriSNMPTN2009SNMPTN2010SNMPTN2011SNMPTN2012AljabarMembandingkan Dua Pernyataan242Angka yang Tersembunyi4Perbandingan5Operasi Aljabar Pecahan3Operasi Aljabar Pangkat atau AkarOperasi Aljabar Interval1HimpunanAritmetikaOperasi Hitung Bilangan Bulat1Operasi Hitung Pecahan1Operasi Hitung Pangkat atau Akar6Operasi Hitung Tanggal atau Jam2Nilai Taksiran, Pendekatan atau Pembulatan11Aritmetika SosialJUMLAH SOAL852020)keluar pada SNMPTN 2012 nanti.

(Bimbel SNMPTN 2012 TPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)) (Halaman 1)

ALJABAR SEDERHANA

Membandingkan Dua Pernyataan

Membandingkan dua perkalian.

1. (SNMPTN 2009)

Jika R bilangan yang menyatakan 0,671% dari 5,71;

dan S bilangan yang menyatakan 5,71% dari 0,671,

maka ....

A. R = S

B. R < >

C. R > >

D. R S

E. R = S + 0,5

Pembahasan:

C = 0,671% 5,71 =

> = 5,71% 0,671 =

Jadi, C = >.

0,671 5,71

100

5,71 0,671

100

TRIK SUPERKILAT:

Lihat baik R dan S memiliki bilangan 0,671 dan 5,71 serta tanda persen (%).

Jadi, dengan menggunakan kemampuan penalaran matematis, kita tahu bahwa R dan S adalah sama.

2. (SNMPTN 2009)

Jika A bilangan yang menyatakan 22 F % dari 22,

G

dan B bilangan yang menyatakan F dari 20,

H

maka ....

A. A = B

B. A = F B

H

C. A > I

D. A < I

E. A = 4B

Pembahasan:

1

2

22,5 22

100

495

100

1

I = 20 =

4

25 20

=

100

500

100

Jadi, J < I.

TRIK SUPERKILAT:

Langsung muncul di kepala bahwa F adalah 25%.

H

22,5 dikali 22 itu adalah 450 + 45 = 495, sementara

25 dikali 20 jelas kita bisa cepat menghitungnya. 500!

3. (SNMPTN 2010)

Jika L bilangan yang menyatakan F

FMN

dari 1312,

dan O bilangan yang menyatakan 20 F % dari 131 G ,

maka ....

A. L < O

B. L > O

C. L = O

D. L = F O

M

E. L = 50O

Pembahasan:

1

1312

H FN

L =

150

1312 =

150

= 8,746P

1

O = 20

4

2

% 131 =

10

81

400

1312

10

106272

=

4000

= 26,568

Jadi, L < O.

TRIK SUPERKILAT:

1 2

L = 131

15 10

1 2

O = 20

4

% 131

10

Dengan menggunaan feeling dan intuisi nalar matematis, nilai F FM

itu pasti di bawah 10%, sehingga

dengan mudah kita mengatakan bahwa F

FM

< 20 F %. Jadi kesimpulannya? L < O. Selesai.

H

4. (SNMPTN 2010)

Jika x adalah 12,11% dari 0,34,

dan y adalah 34% dari 0,1211,

maka ....

A. x = y

B. x < T

C. x > T

D. y = 100x

E. x = 100y

Pembahasan:

x = 12,11% 0,34 =

12,11 0,34

100

4,1174

=

100

y = 34% 0,1211 =

Jadi, x = y.

34 0,1211

100

4,1174

=

100

TRIK SUPERKILAT:

12,11% = 0,1211

34% = 0,34

Lihat baik-baik bahwa antara x dan y sebenarnya tidak ada yang berbeda. Hanya notasi persen

diubah jadi desimal dan sebaliknya.

Membandingkan dua interval.

5. (SNMPTN 2010)

Jika x dan y bilangan bulat yang memenuhi 16 < U < 18 dan 17 < T < 19, maka ....

A. x < T

B. x > T

C. x = y

D. x = 2y

E. x > 2T

Pembahasan:

U dan T adalah bilangan bulat, lho ya!!!

16 < U < 18 U = 17

17 < T < 19 U = 18

Jadi, U < T

Membandingkan dua bangun.

6. (SNMPTN 2010)

Suatu persegi P mempunyai sisi x. Jika persegi panjang Q mempunyai panjang y dua kali lebar sisi

persegi P, maka ....

A. xG = y

B. x = 2y

C. xG < T

D. x > T

E. 2x = y

Pembahasan:

Persegi P sisi x.

Persegi panjang Q, y = 2x.

Jadi, 2x = y.

7. (SNMPTN 2011)

Persegi panjang X mempunyai panjang 2Y dan lebar Z. Persegi [ yang panjang sisinya Y,

mempunyai luas seperempat luas X. Jadi ....

A. Y = Z

B. Y = 2Z

C. 2Y = Z

D. Y = 4Z

E. 4Y = Z

Pembahasan:

Luas persegi [ =

Y \]\] =

\]\] =

1

Luas persegi panjang X

4

1

(2YZ)

4

1

Z

2

Jadi, karena bangun [ adalah persegi, dimana sisi-sisinya sama, yaitu sisi Y dan sisi 2Z, sehingga

Y = F Z 2Y = Z.

G

TRIK SUPERKILAT:

Perbandingan luas 1 : 4 artinya perbandingan sisi 1 : 2. Karena panjang sisi persegi [ adalah

separuh dari panjang persegi panjang X, secara nalar matematis kita akan paham bahwa bangun

tersebut sebenarnya sama. Jadi bangun [ persegi juga. 2Y = Z.

Membandingkan dua pecahan.

8. (SNMPTN 2011)

Jika [ = F^ GF `F dan X = F^ GF F_, maka ....

F_

A. [ = X

B. [ < X

C. [ > X

GG ``

F_ GG `F

D. 21[ < 18X

E. 17[ = 18X

Pembahasan:

17 21 31

[ =

18 22 33

17 21 18

X =

18 22 31

Jadi, [ > X.

11067

=

13068

6426

=

13068

TRIK SUPERKILAT:

Karena dua pecahan awal pada perkalian tersebut sama, coret saja.

17 21 31 31

[ = =

18 22 33 33

17 21 18 18

X = =

18 22 31 31

Tanpa menghitung, kita paham bahwa pecahan jika selisih penyebut dan pembilang lebih besar, sementara penyebut memiliki nilai berdekatan, jelaslah bahwa pecahan dengan selisih penyebut pembilang yang besar tersebut adalah memiliki nilai yang lebih kecil. Jadi, [ > X.

Angka yang Tersembunyi.

Angka pada perkalian.

9. (SNMPTN 2009)

6X3

9

5787

Nilai X pada perkalian di atas adalah ....

A. 3

B. 4

C. 5

D. 6

E. 8

Pembahasan:

6X3 9 = 5787 (600 9) + (X 10 9) + (3 9) = 5787

5400 + 90X + 27 = 5787

5427 + 90X = 5787

90X = 5787 5427

90X = 360

X = 4

TRIK SUPERKILAT:

6X3 9 = 5787 5787: 9 = OcdLYL TL?

Oh ternyata 5787: 9 = 643.

Jadi X = 4.

10. (SNMPTN 2009)

57e

e

1719

Nilai e pada perkalian di atas adalah ....

A. 9

B. 7

C. 6

D. 4

E. 3

Pembahasan:

57e e = 1719 (500 e) + (70 e) + (e e) = 1719 eG + 570e = 1719

eG + 570e 1719 = 0

(e + 573)(e 3) = 0

e = 573 atau e = 3

TRIK SUPERKILAT:

Bilangan kuadrat yang nilai belakangnya 9, kalau nggak 3 ya 7.

Lihat soal. 500-an dikali berapa biar hasilnya 1700-an.

7 nggak mungkin lah. Pasti 3 jawabannya.

Angka pada pecahan.

11. (SNMPTN 2009)

Z 60

=

15% Z

Nilai Z pada persamaan di atas adalah ....

A. 2

B. 3

C. 4

D. 6

E. 8

Pembahasan:

Z

15%

60 900

= ZG = 15% 60 Z = f

Z 100

= 9 = 3

TRIK SUPERKILAT:

Z

15%

60 15 15 4

= ZG = 15% 60 Z = f

Z 100

Jadi, TRIK SUPERKILAT-nya adalah memecah bilangan dengan faktor-faktor kuadrat.

15 2

Jadi, Z = = 3

10

12. (SNMPTN 2009)

7 Y

=

Y 14,25

Nilai Y pada persamaan di atas adalah ....

A. 10

B. 12

C. 14

D. 16

E. 20

Pembahasan:

7 Y

=

Y 14,25

YG = 7 14,5 Z = h99,75 10

TRIK SUPERKILAT:

14,5 bulatkan ke atas