ANALISIS CURAH HUJAN HARIAN ... - .analisis curah hujan. harian . maksimum dan ekstrim di kabupaten

  • View
    220

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of ANALISIS CURAH HUJAN HARIAN ... - .analisis curah hujan. harian . maksimum dan ekstrim di kabupaten

ANALISIS CURAH HUJAN HARIAN MAKSIMUM DAN EKSTRIM DI

KABUPATEN BOGOR

LAILATUL MASRUROH

DEPARTEMEN GEOFISIKA DAN METEOROLOGI

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

2013

ABSTRACT

LAILATUL MASRUROH (G24080057). Analysis of Maximum Daily Rainfall and Extreme

Rainfall in Bogor Regency. Supervised by Rini Hidayati

The impact of extreme rainfall often cause serious problems for human being. However, the

study of extreme rainfall is needed, so the impact of such extreme events can be anticipated as

early as possible. This research aims to know the changes of extreme and maximum daily rainfall

at some stations of Bogor Regency, and analyze the relationship between maximum daily rainfall

with IOD condition (Indian Ocean Dipole) and SOI (Southern Oscillation Index). The analysis

which used in this study are trend test using the Spearman Rank statistics and the probability

distribution to acquire the probability of extreme rainfall and analyze maximum daily rainfall data

with exceedence probability 5%, 10%, 25% and 50%. Correlation analysis was used to test the

relationship between maximum daily rainfall with SOI and IOD. The results show that extreme

rainfall occur in January, February and March, even occur in April. The most statistical

distribution describes the maximum daily rainfall data in Bogor regency is Normal and Lognormal

distribution. In some stasion, 3-Parameter Lognormal distribution, Gamma and Weibull can

describes maximum daily rainfall data in dry season. The probability of extremes rainfall based on

consecutively three day rainfall in region of this study is high enough, that is 0.80 at Gunung Mas,

0.23 at Katulampa, and 0.13 at Empang stasion. Generally, SOI and IOD significantly correlated

and consistent on the maximum daily rainfall patterns in Bogor area in dry season and inconsistent

in rainy season.

Keyword : Correlation analisys, Extreme rainfall, Maximum daily rainfall IOD and SOI.

ABSTRAK

LAILATUL MASRUROH (G24080057). Analisis Curah Hujan Harian Maksimum dan Ekstrim

di Kabupaten Bogor. Dibimbing oleh Rini Hidayati.

Dampak dari curah hujan ekstrim seringkali menimbulkan permasalahan yang serius bagi

kehidupan manusia. Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian mengenai hujan ekstrim, sehingga

dampak dari kejadian ekstrim tersebut dapat di antisipasi sedini mungkin. Penelitian ini bertujuan

untuk memperoleh gambaran perubahan curah hujan ekstrim dan CH harian maksimum di

beberapa stasiun di Kabupaten Bogor, dan menganalisis hubungan antara curah hujan harian

maksimum dengan kondisi IOD (Indian Ocean Dipole) dan SOI (Southern Oscillation Indeks).

Analisis yang digunakan adalah uji tren menggunakan Spearman Rank Statistik dan analisis

distribusi sebaran peluang untuk memperoleh peluang curah hujan ekstrim dan menganalisa data

curah hujan harian maksimum dengan peluang terlampui 5%, 10%, 25% dan 50%. Analisis

korelasi digunakan untuk menguji hubungan keeratan curah hujan harian maksimum dengan SOI

dan IOD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian hujan harian maksimum > 100 mm banyak terjadi pada bulan-bulan Januari, Februari dan Maret, bahkan diantaranya terjadi pada

bulan April. Sebaran teoritis yang paling menggambarkan data curah hujan maksimum bulanan di

Kabupaten Bogor adalah sebaran Normal dan Lognormal. Pada beberapa stasiun di musim

kemarau sebaran yang menggambarkan data CH harian maksimum adalah 3-Parameter

Lognormal, Gamma dan Weibull. Peluang kejadian ekstrim berdasarkan curah hujan berturut-turut

di wilayah kajian cukup tinggi yakni 0.80 di Gunung Mas, 0.23 di Katulampa dan 0.13 di Empang.

Secara umum SOI dan IOD berkorelasi nyata dan konsisten pada pola curah hujan harian

maksimum di wilayah Bogor untuk musim kemarau dan tidak konsisten untuk musim hujan.

Kata kunci : Analisis korelasi, Curah hujan ekstrim, Curah hujan harian maksimum, IOD dan SOI.

ANALISIS CURAH HUJAN HARIAN MAKSIMUM DAN EKSTRIM DI

KABUPATEN BOGOR

LAILATUL MASRUROH

Skripsi

Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar

sarjana sains pada mayor meteorologi terapan

DEPARTEMEN GEOFISIKA DAN METEOROLOGI

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

2013

Judul Skripsi : Analisis Curah Hujan Harian Maksimum dan Ekstrim di

Kabupaten Bogor

Nama : Lailatul Masruroh

NIM : G24080057

Menyetujui:

Pembimbing

Dr. Ir. Rini Hidayati, MS.

NIP: 19600305 198703 2 002

Mengetahui:

Ketua Departemen Geofisika dan Meteorologi,

Dr. Ir. Rini Hidayati, MS.

NIP: 19600305 198703 2 002

Tanggal Lulus:

Hak Cipta milik IPB, tahun 2013

Hak Cipta dilindungi Undang-Undang

Dilarang mengutip sebagian atau seluruh karya tulis ini tanpa mencantumkan atau menyebutkan sumbernya. Pengutipan hanya untuk kepentingan pendidikan, penelitian, penulisan karya ilmiah,

penyusunan laporan, penulisan kritik, atau tinjauan suatu masalah; dan pengutipan tersebut tidak

merugikan kepentingan yang wajar IPB

Dilarang mencantumkan dan memperbanyak sebagian atau seluruh Karya tulis dalam bentuk

apapun tanpa izin IPB

vii

KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur atas kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat dan karuniaNya, penulis dapat

menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul Analisis Curah Hujan Harian Maksimum dan

Ekstrim di Kabupaten Bogor sebagai syarat untuk mendapatkan gelar Sarjana Sains. Penelitian ini

dilakukan pada bulan Maret hingga Desember 2012.

Terima kasih penulis sampaikan kepada seluruh pihak yang telah membantu penulis dalam

menyelesaikan penyusunan skripsi ini terutama kepada Allah SWT, kedua orang tua tercinta, adik,

kakak dan seluruh keluarga besar yang telah mendoakan dan memberi semangat, serta kepada:

1. Ibu Dr. Ir. Rini Hidayati, MS. selaku pembimbing dan ketua Departemen Geofisika dan Meteorologi.

2. Kementrian Agama RI yang telah membiayai pendidikan saya di tingkat sarjana. 3. Seluruh Staf pengajar GFM atas ilmu, pengalaman dan pengetahuan yang diberikan selama

perkuliahan. 4. Badan Meteorologi dan Geofisikan serta Balai Pendayagunaan Sumber Daya Air Ciliwung-

Cisadane yang telah membantu dalam pengumpulan data dan informasi.

5. Temanteman GFM 45 terima kasih atas kebersamaan yang sudah dilalui selama masa studi.

6. Taufik, Kak Bembi, Faiz, Pacul, Iput, Sintong, Nisa dan Aulia terima kasih atas segala bantuan dan masukannya.

7. Fida, Fey, Fatcha, Dodi, Mirna, Dora, Farrah, Mela, Fitra, Akfia, Usel, Ria, Diyah, Hanifah, Dila terima kasih atas semangat dan bantuannya selama di Laboratorim.

8. Para Sahabat dan teman-teman CSS MoRa IPB khususnya CSS45 atas kebersamaan, kekeluargaan dan persahabatan dalam suka duka selama di IPB.

9. Teman-teman Wisma Kenanga (Eka, Riri, luvi, Nisa, Uun, Mia, Tesha, Iin, Puji), Az-zahra (Venni, Ika, Alma, Widya, Tri), A1-L9 (Vevi, Ratna, Uti, Ela, Nidya, Ina, Desta, Mimi,

Amel, mba Nia) yang selalu mendukung dan menyemangati.

10. Seluruh Staf TU GFM atas kemudahan dalam administrasi. 11. Semua pihak yang banyak membantu penyelesaian skripsi ini yang tidak bisa saya sebutkan

satu persatu.

Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penulisan skripsi ini. Oleh karena itu,

penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun guna memperbaiki segala

kekurangan tersebut. Penulis juga berharap semoga tulisan ini dapat memberi manfaat khususnya

bagi penulis dan bagi semua yang membacanya.

Bogor, Januari 2013

Lailatul Masruroh

viii

RIWAYAT HIDUP

Penulis dilahirkan di Lamongan (Jawa Timur) pada tanggal 22 Juli 1989. Penulis merupakan

anak kedua dari tiga bersaudara dari pasangan Bapak Maruf dan Ibu Rofiah. Penulis

menyelesaikan jenjang sekolah dasar pada tahun 2002 di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Mazroatul Ulum 02. Kemudian melanjutkan ke pendidikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Mazroatul Ulum

dan lulus pada tahun 2005. Setelah lulus MTs penulis melanjutkan pendidikan di Madrasah Aliyah

(MA) Mazroatul Ulum dan lulus pada tahun 2008. Pada tahun yang sama penulis lulus seleksi

masuk Institut pertanian Bogor (IPB) melalui jalur Beasiswa Kementrian Agama RI dan diterima

pada Mayor Meteorologi Terapan, Departemen Geofisika dan Meteorologi, Fakultas Matematika

dan Ilmu Pengetahuan Alam. Selama masa studi, penulis aktif pada beberapa organisasi

kemahasiswaan, yaitu aktif menjadi anggota CSS MoRA (Community of Santri Scholars of

Ministry of Religious Affairs) IPB, KMNU (Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama) dan

HIMAGRETO (Himpunan Mahasiswa jurusan Geofisika dan Meteorologi). Untuk menyelesaikan

studi di Departemen Geofisika dan Meteorologi, penulis membuat tugas akhir dengan judul

Analisis Curah Hujan Harian Maksimum dan Ekstrim di Kabupaten Bogor dibawah bimbingan Ibu

Dr. Ir. Rini Hidayati, MS.

ix

DAFTAR ISI

Halaman

KATA PENGANTAR ....................................................................................................... vii

RIWAYAT HIDUP ............................................................................................