Hujan Lebat Di Musim Kemarau, Bagaimana Bisa? Prakiraan 2020. 10. 21.¢  Hujan Lebat Di Musim Kemarau,

  • View
    3

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Hujan Lebat Di Musim Kemarau, Bagaimana Bisa? Prakiraan 2020. 10. 21.¢  Hujan Lebat Di...

  • BMKG Edisi Agustus 2020

    Hujan Lebat

    Di Musim Kemarau,

    Bagaimana Bisa? Prakiraan cuaca menjadi lebih menantang selama

    badai Coronavirus

    Ikhtisar & Prospek

    Kondisi Cuaca Kualanamu

    0813 9797 4910 / (061) 7954 811

    stametkualanamu@gmail.com

    http://kualanamu.sumut.bmkg.go.id

    Stasiun Meteorologi Kualanamu

    Jl. Tengku Heran No. 119,

    Desa V Kebun Kelapa, Kec. Beringin

    Kabupaten Deli Serdang - 20552

    0813 9797 4910

  • KATA PENGANTAR

    TIM REDAKSI

     PELINDUNG

    BAMBANG SETIAJID, M.T.

    (Kepala Stasiun)

     PENASEHAT

    MEGA SIRAIT, S.P.

    (Kasie. Data dan Informasi)

    DARUL ANWAR, S.T.

    (Kasie. Observasi)

    EKA YUDIANA, M.AP.

    (Ka. Subbag Tata Usaha)

     PEMIMPIN REDAKSI

    M. FACHRY, S.Tr.

     ANGGOTA REDAKSI

    ANDI SYAFRIZAL, S.Sos

    NENSY NINDY TAMBUNAN, S.S.T.

    ELLYA V. I. MANURUNG, S.Tr

    OCTO M. PASARIBU, S.Tr

    YOLANDA M. TONDANG, S.Kom

    JAMHARI, S.T.

    ASTRI P. ARSA, S.Tr

    CRISTINE W. SIMANUNGKALIT, S.Tr

    DEASSY E. D. DOLOK SARIBU, S.Si

    RAPTAMA SIBURIAN, S.Tr

    FITRIANA LUBIS, M.Si

     EDITOR

    M. NOVAL RAMBE, S.Kom

    IMMANUEL J. A. SARAGIH, S.Tr

    Puji syukur kami panjatkan

    kehadirat Tuhan YME atas berkat dan

    rahmat-Nya kami Tim Buletin Stasiun

    Meteorologi Kualanamu dapat

    menyelesaikan Buletin cuaca ini. Buletin

    ini dibuat mengingat pentingnya

    informasi cuaca dalam kehidupan

    masyarakat sekarang ini, terkhusus

    yang berkaitan langsung dengan bidang

    penerbangan. Informasi cuaca pada

    saat ini sudah tidak dapat dipisahkan

    lagi dengan bidang penerbangan.

    Keadaan cuaca sudah menjadi faktor

    penting dalam menjamin keselamatan

    penerbangan. Buletin cuaca ini

    diharapkan dalam membantu semua

    pihak yang terkait bidang penerbangan

    untuk lebih dekat dan mengetahui lagi

    tentang informasi cuaca khusiusnya di

    Bandara Kualanamu Deli Serdang.

    Akhir kata, kami tim buletin Stasiun

    Meteorologi Kualanamu berharap agar

    buletin ini bermanfaaat bagi kita semua

    khususnya pengguna jasa penerbangan

    dalam mendukung keselamatan

    penerbangan.

    Deli Serdang, Agustus 2020

    Kepala Stasiun Meteorologi

    Kualanamu

    BAMBANG SETIAJID, M.T.

    NIP. 19630203 198503 1 001

  • DAFTAR ISI

    HUJAN LEBAT DI MUSIM

    KEMARAU, BAGAIMANA

    BISA?

    IKHTISAR DAN PROSPEK

    KONDISI CUACA BANDARA

    KUALANAMU

    DAFTAR KEJADIAN

    BENCANA DI SUMATERA

    UTARA - JULI 2020

    KEGIATAN KANTOR

    JULI 2020

    WAKTU TERBIT DAN

    TERBENAM MATAHARI

    JULI 2020

    SENJATA OPERSIONAL :

    “PANCI PENGUAPAN”

    ARTIKEL :

    “PRAKIRAAN CUACA

    MENJADI LEBIH MENANTANG

    SELAMA BADAI

    CORONAVIRUS”

  • Hujan Lebat

    Di Musim Kemarau,

    Bagaimana Bisa?

    Oleh : Noval

    Akhir Bulan Juli kemarin, kita

    disuguhkan oleh hujan lebat yang hampir

    terjadi berturut-turut, bahkan hujan yang

    terjadi tak jarang menimbulkan banjir di

    sebagian kota Medan dan sekitarnya.

    Padahal di bulan Juli untuk wilayah Kota

    Medan, Kabupaten Deli Serdang dan

    sekitarnya masih dalam periode musim

    kemarau. Mengapa hal ini bisa terjadi,

    apakah ini termasuk hal yang normal,

    ataukah berkaitan dengan perubahan iklim,

    mari kita simak penjelasannya.

    Dalam KBBI, musim adalah sesuatu

    keadaan yang mencolok dalam satu periode.

    Musim hujan diartikan yakni dalam periode

    tertentu keadaannya sering atau banyak

    hujan, dan Musim kemarau artinya dalam

    periode tertentu jarang terjadi hujan.

    Tentunya ini adalah penilaian secara

    kualitatif.

    Sedangkan menurut BMKG, definisi

    musim berdasarkan kuantitaf curah hujan

    persepuluh hari atau dasarian. Dasarian

    dengan curah hujan kurang dari 50 mm dan

    diikuti oleh 2 dasarian berikutnya

    dikategorikan sebagai musim kemarau. Atau

    dengan kata lain, dalam 3 dasarian berturut-

    turut, curah hujan pada tiap-tiap dasariannya

    tidak mencapai 50 mm. Oleh karenanya saat

    periode musim kemarau bukan berarti tidak

    terjadi hujan, namun hujan yang terjadi tidak

    melebihi 50 mm. Namun pada kondisi

    tertentu yang sifatnya periodik, ada saat-saat

    hujan turun sangat intens pada saat musim

    kemarau, hal ini bisa terjadi akibat faktor-

    faktor yang bersifat dinamis ataupun faktor

    lokal kondisi setempat.

    Berikut ini beberapa faktor dinamis

    yang “mengganggu” periode musim kemarau

    di Wilayah Sumatera Utara pada akhir Bulan

    Juli lalu.

  • Anomali suhu muka laut pada

    akhir Juli 2020 di sekitar Sumatera Utara

    berkisar 0.5 oC – 1 oC, ini berarti suhu

    di sekitar Sumut tergolong hangat.

    Kondisi ini menjadi salah satu penyebab

    pembentukan awan hujan di Sumatera

    Utara.

    MJO juga turut mempengaruhi

    periode musim kemarau (gambar 2).

    MJO adalah gelombang atmosfer yang

    tumbuh dan berkembang di Samudera

    Hindia akibat interaksi atmosfer dan

    lautan. MJO yang memasuki wilayah

    Sumatera Utara menambah

    pembentukan awan hujan, sehingga

    datangnya MJO yang bertepatan pada

    periode musim kemarau, sedikit

    mengganggu kondisi normal yang ada.

    Gambar 1. Anomali Suhu Muka Laut

    Dasarian III Juli 2020

    Gambar 2. Diagram MJO

    Selain itu kondisi angin lapisan

    atas juga turut mempengaruhi. Dari

    gambar 3 dapat kita lihat, pada kondisi

    normal pola angin baratan cukup kuat

    bertiup dari pesisir barat Sumatera Utara

    hingga ke laiu cina selatan, namun di

    akhir Juli kemarin, angin dari tenggara

    yang berasal dari Benua Australia

    bertiup hingga ke wilayah Sumatera

    Utara yang menyebabkan pengumpulan

    massa udara (konvergensi) yang

    terbentuk di sekitar wilayah Sumatera

    Utara. Hal ini memicu pembentukan

    awan hujan yang cukup signifikan.

    Gambar 3. Peta Angin Dasarian III Juli

  • Oleh : DEASSY

    ANALISIS CUACA JULI 2020

    1. KONDISI ANGIN PERMUKAAN

    a b

    Arah dan kecepatan angin merupakan

    salah satu unsur yang sangat penting bagi

    pengoprasian Bandar Udara di suatu

    tempat, dikarenakan arah dan kecepatan

    angin dapat menentukan arah landas pacu

    di Bandar udara, sehingga dapat

    mengorientasikan pesawat saat mendarat

    dan lepas landas. Stasiun Meteorologi

    Kualanamu adalah salah satu stasiun

    yang melayani informasi cuaca

    penerbangan di bandar udara Kualanamu.

    Sehingga untuk dapat mengetahui arah

    dan kecepatan angin di wilayah

    Gambar 1. Windrose (a) dan Diagram Distribusi Kecepatan Angin (b) bulan Juli 2020

    Kualanamu dan sekitarnya digunakan data

    pengamatan arah dan kecepatan angin di

    Stasiun Meteorologi Kulanamu yang

    diolah dengan aplikasi WRPLOT, sehingga

    didapatkan kondisi arah angin pada Juli

    2020 di Bandara Kualanamu paling

    banyak bergerak dari arah Tenggara dan

    Tenggara dengan prosentase sekitar

    23,8%. Kecepatan angin maksimum >12

    m/s dengan prosentase sekitar 0,1%.

    Kecepatan angin dominan adalah 1-3 m/s

    dengan prosentase sekitar 60,6%.

  • 2. KONDISI VISIBILITY

    Gambar 2 menunjukkan grafik jarak

    pandang mendatar (visibility) pada bulan

    Juli 2020. Grafik tersebut menunjukkan

    dimana selama bulan Juli 2020 visibility

    rata-rata berkisar antara 6 – 9 Km. Untuk

    kejadian jarak pandang mendatar paling

    tinggi yang terjadi adalah 10 km, jarak

    pandang terendah adalah 150 meter

    terjadi pada tanggal 28 pada jam 10.00

    UTC (17.00 WIB). Kejadian jarak pandang

    terendah tersebut diakibatkan karena

    kondisi hujan sedang disertai petir.

    Gambar 2. Grafik Jarak Pandang Mendatar bulan Juli 2020

    3. KEADAAN TUTUPAN AWAN

  • Dilihat dari satelit cuaca untuk keadaan

    tutupan awan selama bulan Juli 2020 di

    Bandara Kualanamu, rata-rata jumlah

    awan berkisar antara SCATTERED hingga

    4. KEADAAN CUACA

    Gambar 4. Distribusi Curah Hujan di Bandara Kualanamu bulan Juli 2020

    BROKEN dengan tinggi dasar awan 1600

    hingga 1800 feet dan rata – rata lama

    penyinaran matahari sebanyak 5.0 jam.

    Gambar 2. Tabel Kondisi Tutupan Awan Bandara Kualanamu Juli 2020

    KONDISI TUTUPAN AWAN BANDARA KNO - JULI 2020

    JUMLAH AWAN TINGGI DASAR AWAN LAMA PENYINARAN MATAHARI

    RATA - RATA

    FEW - SCATTERED 1600-1800 FEET 5.9 JAM

    Berdasarkan Gambar 4, terlihat pada

    bulan Juli terjadi 18 hari hujan. Pada

    dasarian I terjadi 3 hari hujan, dasarian II

    terjadi 5 hari hujan, dan dasarian III terjadi

    10 hari hujan. Curah hujan harian paling

    tinggi terjadi pada tanggal 6 Juli yaitu

    sebesar 75,8 mm.

  • 5. SUHU UDARA

    Gambar 5. Distribusi Suhu Udara Permukaan bulan Juli 2020

    Pada bulan Juli 2020 suhu udara yang

    terjadi di wilayah Kualanamu berkisar